selama ada niat disitu ada jalan, jika buku2 bapak tidak menajadi best seller d negeri sendiri coba di lempar ke negara2 tetangga dimana respon2 penduduknya terhadap buku lebih tinggi banding negeri kita ini
selama ada niat disitu ada jalan, jika buku2 bapak tidak menajadi best seller d negeri sendiri coba di lempar ke negara2 tetangga dimana respon2 penduduknya terhadap buku lebih tinggi banding negeri kita ini
Come and See my blog @http://meongcyber.blogspot.com
saya rasa bisa jika bukunya best seller..
tapi kalau menulis saja dirasa kurang coba jualan buku juga
Kalau bukunya terjual lumayan, bisa. Tapi kalau penjualannya seret, justru penerbitnya yang kasihan Pak... :-)
Nasihat saya tetaplah untuk menulis buku.
Para penulis terkenal, awalnya menulis juga karena passion, bukan karena supaya menjadi kaya dan terkenal (setidaknya demikian pengamatan saya).
"I looked into the eye of the Island. And what I saw was beautiful"
Bisa saja, namun harus ada paduan antara ketekunan, jaringan dengan penerbit dan penulis serta keberuntungan. Berdasar pengamatan saya, ada beberapa jenis buku yang bisa menghidupi di Indonesia:
1. Buku Proyek. Terutama proyek dari Depdikbud..
2. Novel laris yang difilmkan.
3. Buku teks wajib untuk mahasiswa atau pelajar.
4. Biografi yang dipesan oleh tokoh bersangkutan.
Bookmarks