[quote=imobil;155970]beli dimana mas Uzmad[/quote
Buku Satanic Verses bisa dibeli di sembarang toko buku di sini. saya beli di antiquariat, 2 EU.
[quote=imobil;155970]beli dimana mas Uzmad[/quote
Buku Satanic Verses bisa dibeli di sembarang toko buku di sini. saya beli di antiquariat, 2 EU.
Abarat I & II. If you want something new, try to read this book.
Gue lagi baca Rahasia Meede : Misteri Harta Karun VOC oleh E.S. Ito..... sebenernya kebalik krn gue udah baca novel ke-2nya Negara Kelima.....
Enjoy while you can!
" Simple Taoism "
Berisi filsafat-filsafat dan penjelasannya yg mudah dicerna untuk menambah wawasan kita dalam menjalani kehidupan ...
Oke juga bagi yang mencari pencerahan kalo pikiran lagi suntuk atau lagi ada masalah ....
Beberapa bulan yang lalu saya membaca Bumi Manusia-nya Bung Pram. Saya masih bingung, komunisnya dimana sehingga buku ini sampai dilarang pada era orde baru.
Oh itu buku Pramoedya pertama yang saya baca (kalo ga salah taon 84) dan kesannya masih sampe sekarang. Sungguh briliant orang itu. Di saat para ilmuwan indonesia masih berkutat soal ideologi nasionalisme, Pram so melewati kritik ideologi dengan membahas martabat manusia!
Orang mengaitkan buku ini dengan komunisme mungkin karena secara tersirat paham martabat manusia yang dibawa Pram terpengaruh oleh paham manusia menurut Marx.
unique wine racks reviews... Memory Foam Pillow
Maksudnya paham Nyai Ontosoroh yang tidak mau samasekali memaafkan kesalahan ayahnya yang telah menjual dirinya, kesalahan ibu dan saudara2nya yang tidak bisa membelanya sehingga sang Nyai terjual?
Paham Nyai Ontosoroh yang tidak bisa memaafkan suami yang menghianatinya?
Pada akhirnya Nyai Ontosoroh mengalami nasib yang sama, tragis. Saya benar2 terpukau kepada karakter Nyai Ontosoroh. Sangat penyayang dan melindungi terhadap anak-anaknya, berpandangan sangat maju, sangat menghargai intelektual, ahli ekonomi bisa berdagang, tidak seperti intelektual yang "menjual intelektualitasnya", di sisi lain kerasnya terhadap musuh bukan main deh. Minta ampun.
Kalau tidak salah buku ini ditulis Pram ketika dalam penjara orde baru?
Bookmarks