
Originally Posted by
Deddy
Buku terakhir dibaca kemarin judulnya, "Intel, Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia"
Lama juga saya menyukai buku-buku intelijen dan bisa dibilang buku ini menjadi buku intelijen yang mewarnai dunia buku Indonesia setelah Memori Jenderal Yoga (Jenderal Yoga Soegama, mantan Kepala Bakin).
Buku ini membahas sejarah intel Indonesia sejak jaman Kolonel Dzulkifli Lubis yang dikenal sebagai bapak intel Indonesia. Sayangnya, sejarah awal tersebut kurang mengupas tuntas peristiwa Patuk (rencana makar Jenderal Soedarsono terhadap presiden Soekarno. Pak Harto menjabat sebagai sub ordinat dibawah Jenderal Soedarsono saat itu namun tidak ikut serta dalam rencana tersebut). Sejarah awal juga kurang membahas peristiwa 17 Oktober 1952, saat terjadi konflik antara AH Nasution dengan Presiden Soekarno yang memicu penempatan moncong meriam ke istana.
juga dibahas pula perjalanan intel Indonesia dimasa orde lama (pembentukan BPI oleh Soebandrio, perebutan Irian Barat hingga peristiwa G-30-S/PKI. Pada masa orde baru, sempat disinggung mengenai keterlibatan Aspri (Assisten Pribadi) Pak Harto, Ali Moertopo dengan Opsus (Operasi Khusus) yang terkenal dan peristiwa konflik antara Jenderal Soemitro + Jenderal Sutopo Yuwono dengan Ali Moertopo akibat imbas peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari).
buku ini juga menguraikan sepak terjang dinas rahasia Amerika (CIA, ), Inggris (MI6) dan Uni Soviet (KGB) di Indonesia.
Sebagai bagian dari literatur dunia sandi yudha, dengan segala ketertutupannya, buku ini menjadi bahan yang sangat berharga untuk dibaca.
Bookmarks