Page 8 of 26 FirstFirst 123456789101112131415161718 ... LastLast
Results 71 to 80 of 256

Thread: Mahabharata Arena

  1. #71
    Member
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    650
    Rep Power
    0

    Re: Mahabharata Arena

    Lha kakinya Arjuna kok dipangku istri krisna? bukannya itu pesta sex?

    Kalau jempolnya Ekalaya sudah gak ada kok masih menang vs arjuna? padahal jempol itu kunci manah, gak punya jempol gak bisa manah. Lalu alasan apa Drona motong jempol Ekalaya? karena Ekalaya dianggap mencuri ilmu Drona.
    Drona ketemu lagi sama ekalaya karena Arjuna mengadu pada Drona kalah perang vs Ekalaya.
    Drona itu profesional kalau sudah dikontrak darah Barata, gak mau ngajarin orang lain.
    Kalau ruhnya Ekalaya itu reingkarnasi ke Drestajumeno masuk akal, karena yang bikin kalah itu Drona, motong jempolnya, jadi gak bisa manah.

  2. #72
    Member
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    650
    Rep Power
    0

    Re: Mahabharata Arena

    Kunti sama Gandari itu netral mana? Netral Gandari, beliau matanya tertutup, artinya tidak melihat anak sendiri atau Pendawa, itu sikap netral, sayang anak sendiri juga sayang keponakan suaminya. Sedang Kunti bahkan berusaha menyuap Karna, untuk memihak Pandawa.

  3. #73
    Member Adiansyah's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    69
    Rep Power
    5

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by cubluk View Post
    Lha kakinya Arjuna kok dipangku istri krisna? bukannya itu pesta sex?

    Kalau jempolnya Ekalaya sudah gak ada kok masih menang vs arjuna? padahal jempol itu kunci manah, gak punya jempol gak bisa manah. Lalu alasan apa Drona motong jempol Ekalaya? karena Ekalaya dianggap mencuri ilmu Drona.
    Drona ketemu lagi sama ekalaya karena Arjuna mengadu pada Drona kalah perang vs Ekalaya.
    Drona itu profesional kalau sudah dikontrak darah Barata, gak mau ngajarin orang lain.
    Kalau ruhnya Ekalaya itu reingkarnasi ke Drestajumeno masuk akal, karena yang bikin kalah itu Drona, motong jempolnya, jadi gak bisa manah.
    makanya kata saya jg 'swinger' tuh krishna dan arjun... ini dari teks asli, bukan karangan bukan modifikasi. coba baca di sacred-texts.com. Tapi nyarinya susah, ribuan ayat. Karena Mbh itu kitab terpanjang di dunia. saya sempat donlod dulu lupa dari mana..Waktu sebelum bakar hutan kandavaprastha jg krishna dan arjun bareng draupadi dan subhadra dan jg istri krishna berenang bersama di sungai.

    Waktu ashvatthama sempat mengajak tukar senjata chakram krishna dengan brahmastra miliknya, krishna bilang, "arjun, yg kalo minta istri saya saja akan saya kasih, tidak pernah meminta senjata ini"...jd ini menunjukkan perilaku menyimpang 2 orang besar itu.

  4. #74
    Member Adiansyah's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    69
    Rep Power
    5

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by cubluk View Post
    Lha kakinya Arjuna kok dipangku istri krisna? bukannya itu pesta sex?

    Kalau jempolnya Ekalaya sudah gak ada kok masih menang vs arjuna? padahal jempol itu kunci manah, gak punya jempol gak bisa manah. Lalu alasan apa Drona motong jempol Ekalaya? karena Ekalaya dianggap mencuri ilmu Drona.
    Drona ketemu lagi sama ekalaya karena Arjuna mengadu pada Drona kalah perang vs Ekalaya.
    Drona itu profesional kalau sudah dikontrak darah Barata, gak mau ngajarin orang lain.
    Kalau ruhnya Ekalaya itu reingkarnasi ke Drestajumeno masuk akal, karena yang bikin kalah itu Drona, motong jempolnya, jadi gak bisa manah.
    Iya versi tadi saya baca di komik RA Kosasih.

    Dhristadyumna sih memang menggal drona karena dendam ayah dan saudara2nya gugur di tangan drona di perang. lagipula sebelum lahir Drupad ayahnya berdoa agar dikaruniai putra yang akan membunuh Drona.

    Drona nyuruh potong jempol stlh ekalavya dengan mahir memanah anjing berburu pandava dan kaurava di hutan. Mereka bingung gimana Ekalavya yang bangsa Nishada (non-aryan) bisa semahir itu. Di India Drona tidak terikat kontrak harus ngajar Bharata saja, karena kshatriya Yadava Satyaki, bahkan putra Drupad, musuhnya sendiri, si Dhristadyumna itu diterima jd murid oleh Drona. Drona adalah guru yg berbudi luhur, sampe sekarang di India ada Dronacharya award untuk guru teladan. Tapi sifat rasis Aryan sulit dihilangkan sehingga kejadian Ekalavya itu.

  5. #75
    Member choeroetz's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    296
    Rep Power
    5

    Re: Mahabharata Arena

    Membaca cerita2 di atas jadi kangen sama film yang sempat booming dulu, banyak pesan morah, filosofi dan semangat perjuangan yang bisa dipelajari

  6. #76
    Junior Member
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Re: Mahabharata Arena

    ayooo lanjoot lanjooot...
    sekali2 cerita yg Rahwana doong

  7. #77
    Member Adiansyah's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    69
    Rep Power
    5

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by cubluk View Post
    Kunti sama Gandari itu netral mana? Netral Gandari, beliau matanya tertutup, artinya tidak melihat anak sendiri atau Pendawa, itu sikap netral, sayang anak sendiri juga sayang keponakan suaminya. Sedang Kunti bahkan berusaha menyuap Karna, untuk memihak Pandawa.
    Mata ditutup juga bisa berarti, udah suami buta, bukan menuntun tapi ikut2 menutup mata, bahkan atas kejahatan anak2nya...

    Tapi Ghandari versi asli adalah wanita yang mengerti dharma. Karena mengetahui suaminya buta saat pertama dipertemukan, Gandhari memutuskan untuk tidak melihat matahari lagi, konon karena kesetiaanya, pengabdiannya pada suami. Jadi ia menutup mata di pagi hari sampai sore. (mungkin ada filosofinya jg mengingat Gandhari adalah pemuja Shivah yang taat).

    Gandhari juga selalu mencintai Pandava, dan sering mengingatkan putra2nya. Sakit hati sebagai seorang ibu hanya ditanyakan kepada Bhima setelah perang, pertama kenapa Duryodhan dijatuhkan dng cara memukul paha (terlarang dlm peraturan). Kedua kenapa Bhima tega meminum darah Dushasana. Tidak ingin mengecewakan bibinya, Bhima memuji kehebatan Duryodhana sehingga ia tak sanggup jatuhkan dalam fair fight(pukul paha itu ide Krishna). Mengenai Dushasana dikatakan darahnya tidak pernah melewati giginya, ia hanya melaksanakan sumpah(padahal memang diminum, jantungnya dikeluarkan, tangannya dicabut paksa). Ia pun memeluk Bhima dengan tulus. Karena keluhurannya itu ucapannya dituruti Tuhan, seperti ketika ia mengutuk Krishna (yg katanya Tuhan jg) sebagai penyebab hancurnya bangsa Bharata, dan pertempuran seperti ini akan menghabisi bangsa Yadava, akhirnya kejadian.

  8. #78
    Member
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    650
    Rep Power
    0

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by Nosveratu View Post
    ayooo lanjoot lanjooot...
    sekali2 cerita yg Rahwana doong
    Rahwana itu kasatria juga, Shinta itu juta cinta sama Rahwana tapi karena sudah bersuami Rama, ya gak mau diajak kawin sama Rahwana, mending bunuh diri jika Rahwana memperkosanya. Shinta itu sebenarnya gak cinta sama Rama, pengin rekreasi ke hutan, minta kijang mas hanya alasan untuk bertemu Rahwana (nostalgia doang). Waktu ditemanin adik Rama, adik Rama malah diusir karena Shinta mau nostalgia sama Rahwana. Cerita Ramayana juga bagus, bermutu tinggi. Itu ceritanya Subali & Sugriwa kalau dianalisis sangat bermutu tinggi.

  9. #79
    Member
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    650
    Rep Power
    0

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by Adiansyah View Post
    Mata ditutup juga bisa berarti, udah suami buta, bukan menuntun tapi ikut2 menutup mata, bahkan atas kejahatan anak2nya...

    Tapi Ghandari versi asli adalah wanita yang mengerti dharma. Karena mengetahui suaminya buta saat pertama dipertemukan, Gandhari memutuskan untuk tidak melihat matahari lagi, konon karena kesetiaanya, pengabdiannya pada suami. Jadi ia menutup mata di pagi hari sampai sore. (mungkin ada filosofinya jg mengingat Gandhari adalah pemuja Shivah yang taat).

    Gandhari juga selalu mencintai Pandava, dan sering mengingatkan putra2nya. Sakit hati sebagai seorang ibu hanya ditanyakan kepada Bhima setelah perang, pertama kenapa Duryodhan dijatuhkan dng cara memukul paha (terlarang dlm peraturan). Kedua kenapa Bhima tega meminum darah Dushasana. Tidak ingin mengecewakan bibinya, Bhima memuji kehebatan Duryodhana sehingga ia tak sanggup jatuhkan dalam fair fight(pukul paha itu ide Krishna). Mengenai Dushasana dikatakan darahnya tidak pernah melewati giginya, ia hanya melaksanakan sumpah(padahal memang diminum, jantungnya dikeluarkan, tangannya dicabut paksa). Ia pun memeluk Bhima dengan tulus. Karena keluhurannya itu ucapannya dituruti Tuhan, seperti ketika ia mengutuk Krishna (yg katanya Tuhan jg) sebagai penyebab hancurnya bangsa Bharata, dan pertempuran seperti ini akan menghabisi bangsa Yadava, akhirnya kejadian.
    Wah banyak bener ilmunya, saya tahunya cuma dari dalang radio sepatah-sepatah.

  10. #80
    Member Adiansyah's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    69
    Rep Power
    5

    Re: Mahabharata Arena

    Quote Originally Posted by cubluk View Post
    Wah banyak bener ilmunya, saya tahunya cuma dari dalang radio sepatah-sepatah.
    iya...di terjemah asli yg terdiri dari 18 bab detail sekali per kejadian, per kata2, bahkan per panah yg diluncurkan...

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0