
Originally Posted by
toyib
Kepada Yang Terhormat Para Pemimpin Bangsa dan Negara Indonesia.
Semoga Anda para pemimpin membaca forum ini.
Kenapa...Kenapa...Kenapa (ceritanya dari dulu adalah selalu dzolim).
Rakyat Indonesia yang membentuk negara sehingga menjadi Negara besar kemudian memilih anda-anda untuk menjadi Pemimpin Negara dengan dibayar oleh keringat rakyat, masih dengan teganya menindas rakyat.
(menindas rakyat? ya jelas menindas rakyat karena menciptakan sistem yang menyulitkan kehidupan rakyat, coba sistem apa yang mempermudah di Indonesia, sistemnya pasti mempersulit)
Keluhan seperti ini adalah salah satu dari puluhan juta dari segala keluhan terhadap pelayanan terhadap masyarakat.
Pemerintah SBY sudah memprivatisasi BUMN untuk mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme karena ada anggapan bahwa Perusahaan Swasta lebih ketat dalam mencegah Korupsi dan Kolusi serta nepotisme.
Apakah Instansi Pemerintah harus di swastanisasi untuk mencegah korupsi dan kolusi?
Masa Kepolisian mau diprivatisasi, lama-lama yang jadi polisi Indonesia adalah orang bule, orang arab, orang afrika, orang utan.
Kembali ke harga Mobil.
Harga Mobil international sudah murah, bahkan sebagian besar mobil import dirakit di Indonesia.
Tidak adakah Para pemimpin atau orang-orang mampu di Indonesia berniat membuat MOBIL NASIONAL dengan harga murah sehingga bisa digunakan untuk Usaha bagi kalangan menengah ke bawah.
Rasanya susah ya...? padahal kalau ada mobil nasional, SAYA PASTI (INSYA ALLAH DAN KALAU ALLAH SWT MERIDHOI) BELI. Karena siapa yang tidak bangga dengan produk nasional. Orang Malaysia saja akan marah kalau Mobil Nasional nya dibilangin Mobil Protol.
Saya yakin sebenarnyan anda-anda para Pejabat dan Pemimpin Bangsa Indonesia sangat mampu.
Tetapi kalian para pejabat terlalu sibuk memikirkan urusan pribadi sendiri seperti sekolah anak diluar negeri, shoping istri, kunjungan-kunjungan gak jelas, deposito pribadi, kunjungan ke luar negeri dalam rangka dinas/ studi banding (padahal wisata sambil buang uang rakyat) dll.
Ya sudah, daripada pusing memikirkan kalian para pejabat, lebih baik saya memikirkan anak istri saya sendiri dengan harapan suatu saat saya bisa juga jadi penjahat eh.. maaf pejabat (supaya bisa korupsi)
Maaf agak sentimentil, tapi itulah kenyataannya.
Saya toyib seorang Indonesia yang sekarang menjadi Warga Negara Luar Indonesia tetapi sangat mencintai seluruh Indonesia kecuali ...kecuali yang mempersulit rakyat.
Bookmarks