Results 1 to 6 of 6

Thread: New Vios 2008 vs Neo Baleno


  1. #1
    Newbie
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    New Vios 2008 vs Neo Baleno

    Mau tanya pendapat nih, saya baru beli new vios 2008 walaupun di dalam hati terdalam naksir berat sama neo baleno. Karena selama ini pakai baleno next G puas banget sama overall performance-nya.

    Pilihan terakhir jatuh ke vios karena harga jual toyota relatif lebih baik dari suzuki (tipikal orang indonesia, udah mikir jual mobil padahal mobilnya aja belom dipakai hahhaha...)

    Sebenarnya secara teknis bagusan mana sih antara nios and neo baleno?

    and vios itu compression ratio berapa ya? kelihatannya musti pertamax minumnya (mudah-2 an pertamax tetap 7,000 per liter, hehehehhe)

  2. #2
    Member P4triotProkl4masi's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    510
    Rep Power
    7

    Re: New Vios 2008 vs Neo Baleno

    saya juga ada new vios, matic, mayan enak kan.................kompresi mesin vios 1:10,5 akan optimal kalo pake pertamax plus
    sebelum pertamax/pertamax+ turun, gua kalo ngisi 20 liter, 10 liter premium 10 liter pertamax/pertamax+...........kalo sekarang sih hajar pake pertamax aja
    nah kalo soal performa new vios vs neo baleno, nih ada reviewnya

    Dana Tersedia : Max. Rp 180.000.000.-
    Pemakaian : Bekerja.

    Hadirnya Suzuki SX4 cukup berhasil merebut hati banyak konsumen sedan di Tanah Air. Konsep crossover yang ditawarkan SX4 ampuh menciptakan godaan bagi konsumen yang menginginkan pembaruan dari segi model dan desain. Lalu apa yang akan terjadi bila SX4 dire-design dengan tambahan bagasi di belakang? Hasilnya berupa sedan SX4 yang oleh Indomobil diberi nama Neo Baleno. Sedan ini jelas memiliki DNA crossover yang berharap sukses seperti SX4.
    Kisah Neo Baleno seolah rewind perjalanan Baleno Next G. Ketika diluncurkan, berharap sesukses penjualan Aerio. Kenyataanya, konsumen memiliki apresasi berbeda dengan Next G yang seolah versi pendek dari Aerio. Buntutnya jelas, Next G gagal dalam penjualan dan ditandai harga bekasnya terjun bebas. Tentu Suzuki tidak ingin mengulang kisah serupa pada Neo Beleno.
    Desain Neo Beleno diambil dari flatform SX4. Dari depan Neo Baleno masih ketal mengusung ciri khas SX4. Mulai dari bentuk bonnet, desain lampu hingga lengkungan pilar A atau kaca depan. Sedangkan dari belakang, tentu saja berbeda. Kehadiran bagasi, sekaligus menyebabkan dimensi Neo Baleno lebih panjang sekitar 350 mm dari SX4. Ini memberikan perubahan signifikan karena garis roof bagian belakang Neo Baleno menjadi lebih landai.
    Walaupun berdarah crossover, Neo Baleno tidak memiliki ground clearance setinggi SX4. Aura crossover hanya dalam bentuk ekterior saja, menggiring Neo Baleno head to head dengan Honda City dan Toyota Vios. Ini berarti positioning Neo Baleno telah bergeser dari target konsumen yang dituju SX4.
    Mengambil keuntungan kesuksesan penjualan SX4, Neo Baleno memiliki cukup modal memasuki pasar small sedan 1.5 L yang sudah sengit. Mengusung mesin berkode M15A, 4 silinder 1.500 cc DOHC VVT, menghasilkan tenaga 100 hp di 6.000 dan torsinya 133 Nm pada 4.000 rpm.
    Berdasarkan data mesin Neo Baleno itu, mesin 1.500 cc VVT-i yang diusung Vios sedikit lebih bertenaga, 109 hp dan torsi 142 Nm. Paling unggul, dapur pacu VTEC yang bersemayam di bawah bonnet Honda City. Tenaga yang dihasilkan mencapai 110 hp dengan torsi 143 Nm. Tapi masalah tenaga bukan ukuran mutlak untuk performa sebuah mobil. Buktinya, tenaga mesin Vios yang sedikit di bawah City, masih lebih unggul di segi akselerasi.

    PERBANDINGAN PERFORMA

    Merk Tenaga &Torsi Akselerasi 0-100 kpj
    Toyota Vios G VVT-i 109 hp & 142 Nm 11.5 detik
    Honda City VTEC 110 hp & 143 Nm 11.8 detik
    Suzuki Neo Baleno VVT 100 hp &133 Nm 14.0 detik

    Harus diakui soal performa akselerasi, Neo Baleno kalah jauh dibanding rivalnya. Juga tak selincah Vios maupun City. Tapi produk Suzuki ini, justru menekankan keunggulan pada aspek kestabilan dengan mengadopsi penuh format suspensi SX4. McPherson Strut di bagian depan dan torsion beam di belakang memang cukup keras untuk kelas sedan.
    Suzuki tampaknya terpaksa memilih peredaman lebih keras ketimbang SX4 untuk mengimbangi penambahan bobot karena hadirnya bagasi belakang. Berkat ground clearance yang 165 mm, memberi gerak leluasa Baleno layaknya SUV menghadapi jalan tak bertuan.
    Duplikasi SX4 juga ditemukan di dalam kabin. Tentunya, dengan pengecualian tinggi plafon yang lebih rendah. Seperangkat audio system terintergrasi di tengah dashboard. Ada penunjuk informasi waktu, suhu luar kabin dan tingkat konsumsi bahan bakar. Tiga tombol pengatur suhu kabin AC tertata rapi. Lingkar kemudinya dilengkapi kontrol sistem audio. Dan ketika pengendaraan malam hari, warna merah memenuhi panel instrumen.
    Namun yang luar biasa, dengan selisih harga lebih murah sekitar 15 juta rupiah ketimbang Vios maupun City, justru Neo Baleno menyajikan fitur keamanan optimal di kelasnya. Itu terwakili oleh sepasang air bag untuk pengemudi dan penumpang di depan. Juga sudah dilengkapi fitur keyless entry dengan immobilizer, safety belt 3 titik dengan pretensioner serta force limiter untuk seluruh penumpang.
    Keempat roda dijaga rem cakram yang dilengkapi ABS plus EBD. Bodi Neo Baleno telah menerapkan Total Effective Control Technology. Teknologi ini mampu meredam dan menyebarkan benturan secara maksimal ke seluruh bodi. Jangan lupa posisi air intake tinggi memberi kenyakinan saat menerjang genangan air.
    Hal lain yang patut menjadi pertimbangan, karakter mesin Neo Baleno tergolong jenis kompresi rendah. Dengan rasio kompresi 9:1, Neo Baleno sama sekali tidak bermasalah mengkonsumsi premium. Ini selling point yang bagus, mengingat harga bahan bakar kian mahal. Hal ini juga menjadi semacam alih keberuntungan bagi harga jual kembali Neo Baleno di masa mendatang.
    Yang lebih penting lagi, banderol yang ditawarkan Suzuki untuk Neo Baleno sungguh menggiurkan. Untuk memboyong unit bertransmisi otomatis 4-percepatan, konsumen cukup merogoh kocek Rp 179 juta. Selisih angka signifikan dibandingkan dengan harga yang dipatok untuk Toyota Vios dan Honda City.
    Harga Jual Kembali
    Harga jual kembali, memang masih menjadi pertimbangan utama mayoritas konsumen mobil. Dan bicara soal mobil bekas, Suzuki harus mengakui kehebatan brand Toyota maupun Honda di mata pembeli. Tapi kelahiran New Baleno kali ini diharapkan membawa perubahan siginifikan.
    Faktor resale value selalu menjadi salah satu barometer yang mempengaruhi konsumen saat membeli sebuah produk mobil. Menginggat Neo Baleno belum ada yang masuk katagori mobil bekas, sulit melakukan prediksi berdasarkan harga Baleno generasi sebelumnya. Baleno Next G tergolong anjlok di bursa mobil bekas. Untuk lansiran 2006, sudah bisa diperoleh dengan harga Rp 105 juta. Berarti terjadi depresiasi harga sekitar 40 persen setelah dua tahun pemakaian.
    Bandingkan dengan Toyota Vios untuk tahun yang sama. Vios masih ditawarkan di kisaran harga Rp 125 juta. Itu berarti mengalami depresiasi harga sekitar 32 persen. Namun sedikit berbeda dengan Honda City. Mobil ini, justru memiliki resale value cukup bagus dibanding Vios. Harga second City lansiran 2006 berada di atas harga Rp 150 juta. Jika dihitung dari harga baru, depresiasi yang dialami City sekitar 21 persen.
    Tapi bicara soal fitur yang diberikan, depresiasi harga ketika harus menjual kembali mestinya bisa diabaikan. Artinya harga second Neo Baleno belum tentu senasib dengan Next G. Apalagi bila dilihat dari mesin Neo Baleno yang tak bermasalah diisi premium sehingga bersahabat dengan ongkos operasional. Dari pertimbangan ini, ke depannya Neo Baleno sangat mungkin memiliki value for money yang bagus.

    DEPRESIASI DALAM 2 TAHUN

    Merek Tahun Depresiasi
    Honda City VTEC 2006 21% (Rp 40 juta)
    Suzuki Baleno Next G 2006 40% (Rp 70 juta)
    Toyota Vios G 2006 32% (Rp 60 juta)


    sumber dari smartdrive.co.id

    oh ya, new vios and vios lama mengusung jenis mesin yang sama yaitu
    1NZ-FE tapi yang baru dilengkapi oleh Intelligent Drive By Wire with ETCS-i
    Last edited by P4triotProkl4masi; 06-11-08 at 03:33 PM.

  3. #3
    Senior Member Happy's Avatar
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    Jawa
    Posts
    1,974
    Rep Power
    7

    Re: New Vios 2008 vs Neo Baleno

    Quote Originally Posted by kagakangen View Post
    Mau tanya pendapat nih, saya baru beli new vios 2008 walaupun di dalam hati terdalam naksir berat sama neo baleno. Karena selama ini pakai baleno next G puas banget sama overall performance-nya.

    Pilihan terakhir jatuh ke vios karena harga jual toyota relatif lebih baik dari suzuki (tipikal orang indonesia, udah mikir jual mobil padahal mobilnya aja belom dipakai hahhaha...)

    Sebenarnya secara teknis bagusan mana sih antara nios and neo baleno?

    and vios itu compression ratio berapa ya? kelihatannya musti pertamax minumnya (mudah-2 an pertamax tetap 7,000 per liter, hehehehhe)
    .
    Dari sudut pandang mana dulu bro ?
    thx
    .

  4. #4
    Junior Member
    Join Date
    Dec 2012
    Location
    surabaya
    Posts
    284
    Rep Power
    2

    Re: New Vios 2008 vs Neo Baleno

    Kalau saya sih pilih Vios gan.. soalnya lebih irit.

  5. #5
    Junior Member
    Join Date
    Jan 2013
    Posts
    200
    Rep Power
    2

    Re: New Vios 2008 vs Neo Baleno

    ntu saja vios gan. paling irit tuh varian. coba ja liat reviewnya di youtube

  6. #6
    Senior Member bmehk's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    2,410
    Rep Power
    5

    Re: New Vios 2008 vs Neo Baleno

    hmm bisa tambah wawasan nich.....................

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0