Forum


     

Page 1 of 16 1234567891011 ... LastLast
Results 1 to 10 of 157
Like Tree242Likes

Thread: [CUR] Tradisi "Pernikahan Sesama Jenis" Menjelang Sahur

  1. #1
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    [CUR] Tradisi "Pernikahan Sesama Jenis" Menjelang Sahur

    Oleh : Muhammad Samin
    Berbagai macam tradisi yang dilakukan oleh sejumlah daerah yang ada di Indonesia selama bulan Ramadhan menjelang sahur dengan tujuan untuk membangunkan warga untuk sahur. Tradisi bangun sahur diberbagai daerah seperti Pantura tradisi ini disebut dengan istilah komprekan, di daerah Cirebon disebut Obrok-Burok, di Jawa Timur disebut Tektekan, di Semarang itu disebut Dekdukan. Diluar Jawa tradisi bangun sahur juga ada seperti Gorontalo itu disebut dengan istilah Tumbilotohe,di Kalimantan tradisi bangun sahur diistilahkan dengan sebutan Bagarakan Sahur.

    Menariknya di daerahku tepatnya di daerah pelosok Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ada satu hal yang berbeda dari istilah bangun sahur di daerah yang ada Indonesia. Dimana tradisi turun menurun ini terus berlangsung pada bulan ramadhan yakni sahur pertamadan sahur terakhir, tradisi ini disebut “Tradisi Pernikahan Sesama Jenis”.

    Mungkin anda bertanya-tanya seperti apa tradisi pernikahan sesama jenis yang merupakan hal yang sangat tabu bahkan dalam agama dilarang. Ini justru dalam bulan suci ramadhan, di daerahku justru diperbolehkan bahkan menjadi sebuah hal kewajiban bagi setiap RT/RW yang ada di desaku. Apalagi tradisi ini dijadikan perlombaan, dimana setiap RT/RW akan menggiring pasangan penganten sesama jenis keliling kampung dengan berbagai macam iringan penganten ada yang memakai iringan rebbana dengan membaca sholawat nabi. Ada yang melakukan iringan dengan bunyi musik, dan ada juga yang melakukan iringan dengan memukul alat-alat rumah tangga yang dijadikan alat musik.

    Jangan protes dulu dengan “pernikahan sesama jenis” yang merupakan hal yang tabu bahkan dilarang dalam agama justru dibolehkan didesaku pada Bulan Suci Ramadhan.

    Berikut penulis melakukan wawancara singkat dengan Kepala Desa terkait “tradisi pernikahan sesama jenis” yang dilakukan di desaku tepatnya di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur

    Kepala Desa Mendahara Tengah Muhammad Yasin menuturkan tradisi pernikahan sesama jenis ini merupakan tradisi sejak awal berdirinya Kampung Lama Desa Mendahara sekitar puluhan tahun yang lalu, dimana tradisi ini menjadi populer dan terus dilakukan oleh warga setiap sahur pertama dan sahur terakhir. Kadang pada malam takbiran beberapa warga juga ada yang menampilkan pernikahan sesama jenis.

    “Tapi jangan salah sangka, pernikahan sesama jenis ini Cuma dilakukan untuk menghibur dan menyemarakan dalam bulan ramadhan. Bukan pernikahan sebenarnya, dimana dua orang pemuda ada yang dihiasi menjadi penganten perempuan dan pemuda satunya dihiasi dengan penganten laki-laki yang kemudian digiring keliling kampung. Pernikahan sesama jenis ini hanya bersifat hiburan saja, bukan pernikahan sebenarnya,” ujar Kepala Desa menceritakan tradisi penganten Sesama jenis yang ada di Desa Mendahara Tengah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

    M Yasin menambahkan, pernikahan sesama jenis ini juga dihiasi dengan pakaian adat yang berbeda-beda, sebab di Desa Mendahara Tengah terdapat berbagai macam etnis yakni Etnis Jawa, Etnis Bugis (Sulawesi Selatan), Etnis Banjar (Kalimantan), Etnis Padang (Sumatera Barat) dan Etnis Melayu. “Tradisi ini semakin modern, jika dulu iringan penganten sesama jenis dengan menggunakan arakan beduk dan alat-alat rumah tangga dijadikan musik. Saat ini iringan penganten dilakukan dengan iringan musik dengan berbagai macam aliran, rock, religi, dangdut, pop bahkan musik sesuai adat dari daerah masing-masing,” tegas Kepala Desa Mendahara Tengah ini.

    Penasaran dengan tradisi seperti apa yang ada di daerah pelosok Desa Mendahara Tengah Kampung Lama, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Anda bisa melihat dan menyaksikan langsung tradisi ini pada akhir ramadhan nanti, sebab tradisi awal ramadhan sudah dilakukan pada puasa pertama Sabtu 21 Juli 2012 kemarin. Penulis tidak bisa mengabadikan gambar-gambar yang ada pada acara tradisi tersebut, dikarenakan tidak pulang kampung. Akhir ramadhan nanti, penulis akan berusaha mengabadikan pernikahan sesama jenis yang diiringi keliling kampung dalam rangkan menyemarakan Bulan Suci Ramadhan menjelang sahur yang kemudian akan dipublikasikan di Kompasiana. Salam dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa (***)

    Sumber: Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur
    Last edited by Tymeconue; 30-07-12 at 10:41 PM.

  2. #2
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    Tadinya kukira pernikahan sesama jenis beneran huahahahahah. Unik juga ya tradisi di Jambi ini. Aku pengen lihat deh.

  3. #3
    Newbie
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    Unik, keknya disana bakal ngakak setiap paginya, ga mungkin tidur lg, hahahaha

  4. #4
    Newbie
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    jadi pengen kesana huaaa..unik juga tradisi daerahnya , ayo coba share2 lagi yang punya tradisi uniknya
    Mochryan and justinana like this.

  5. #5
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    Quote Originally Posted by Playhoe View Post
    Unik, keknya disana bakal ngakak setiap paginya, ga mungkin tidur lg, hahahaha
    bener juga ya. lucu pastinya. hahahhahaha.
    SINTOAKA, Mochryan and justinana like this.

  6. #6
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    Quote Originally Posted by doedoedo View Post
    jadi pengen kesana huaaa..unik juga tradisi daerahnya , ayo coba share2 lagi yang punya tradisi uniknya
    oke deh kk. memang unik-unik nih. jadi nggak monoton kegiatan di bulan Ramadhan ini. silakan liat- liat juga tradisi unik lainnya di forum kompas ini ya.
    SINTOAKA, Mochryan and justinana like this.

  7. #7
    Newbie
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    1
    Rep Power
    0

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    ini merupakan sesuatu yg unik, karena berbeda dari yang lain, dan tentunya ini bersifat hiburan, sehingga tidak melanggar agama yang dapat dijadikan sebagai ajang kompetisi yang sehat.. keren
    justinana likes this.

  8. #8
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    Re: [CUR] Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    Quote Originally Posted by kipasman View Post
    ini merupakan sesuatu yg unik, karena berbeda dari yang lain, dan tentunya ini bersifat hiburan, sehingga tidak melanggar agama yang dapat dijadikan sebagai ajang kompetisi yang sehat.. keren
    iya, penting juga untuk tidak menyimpang dari ajaran agama yang telah ditentukan. thanks for nimbrung ^^.
    justinana likes this.

  9. #9
    Newbie staniswd's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    12
    Rep Power
    0

    Re: [CUR] Tradisi "Pernikahan Sesama Jenis" Menjelang Sahur

    Quote Originally Posted by Tymeconue View Post
    Oleh : Muhammad Samin
    Berbagai macam tradisi yang dilakukan oleh sejumlah daerah yang ada di Indonesia selama bulan Ramadhan menjelang sahur dengan tujuan untuk membangunkan warga untuk sahur. Tradisi bangun sahur diberbagai daerah seperti Pantura tradisi ini disebut dengan istilah komprekan, di daerah Cirebon disebut Obrok-Burok, di Jawa Timur disebut Tektekan, di Semarang itu disebut Dekdukan. Diluar Jawa tradisi bangun sahur juga ada seperti Gorontalo itu disebut dengan istilah Tumbilotohe,di Kalimantan tradisi bangun sahur diistilahkan dengan sebutan Bagarakan Sahur.
    Menariknya di daerahku tepatnya di daerah pelosok Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi ada satu hal yang berbeda dari istilah bangun sahur di daerah yang ada Indonesia. Dimana tradisi turun menurun ini terus berlangsung pada bulan ramadhan yakni sahur pertamadan sahur terakhir, tradisi ini disebut “Tradisi Pernikahan Sesama Jenis”.
    Mungkin anda bertanya-tanya seperti apa tradisi pernikahan sesama jenis yang merupakan hal yang sangat tabu bahkan dalam agama dilarang. Ini justru dalam bulan suci ramadhan, di daerahku justru diperbolehkan bahkan menjadi sebuah hal kewajiban bagi setiap RT/RW yang ada di desaku. Apalagi tradisi ini dijadikan perlombaan, dimana setiap RT/RW akan menggiring pasangan penganten sesama jenis keliling kampung dengan berbagai macam iringan penganten ada yang memakai iringan rebbana dengan membaca sholawat nabi. Ada yang melakukan iringan dengan bunyi musik, dan ada juga yang melakukan iringan dengan memukul alat-alat rumah tangga yang dijadikan alat musik.
    Jangan protes dulu dengan “pernikahan sesama jenis” yang merupakan hal yang tabu bahkan dilarang dalam agama justru dibolehkan didesaku pada Bulan Suci Ramadhan.
    Berikut penulis melakukan wawancara singkat dengan Kepala Desa terkait “tradisi pernikahan sesama jenis” yang dilakukan di desaku tepatnya di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur
    Kepala Desa Mendahara Tengah Muhammad Yasin menuturkan tradisi pernikahan sesama jenis ini merupakan tradisi sejak awal berdirinya Kampung Lama Desa Mendahara sekitar puluhan tahun yang lalu, dimana tradisi ini menjadi populer dan terus dilakukan oleh warga setiap sahur pertama dan sahur terakhir. Kadang pada malam takbiran beberapa warga juga ada yang menampilkan pernikahan sesama jenis.
    “Tapi jangan salah sangka, pernikahan sesama jenis ini Cuma dilakukan untuk menghibur dan menyemarakan dalam bulan ramadhan. Bukan pernikahan sebenarnya, dimana dua orang pemuda ada yang dihiasi menjadi penganten perempuan dan pemuda satunya dihiasi dengan penganten laki-laki yang kemudian digiring keliling kampung. Pernikahan sesama jenis ini hanya bersifat hiburan saja, bukan pernikahan sebenarnya,” ujar Kepala Desa menceritakan tradisi penganten Sesama jenis yang ada di Desa Mendahara Tengah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.
    M Yasin menambahkan, pernikahan sesama jenis ini juga dihiasi dengan pakaian adat yang berbeda-beda, sebab di Desa Mendahara Tengah terdapat berbagai macam etnis yakni Etnis Jawa, Etnis Bugis (Sulawesi Selatan), Etnis Banjar (Kalimantan), Etnis Padang (Sumatera Barat) dan Etnis Melayu. “Tradisi ini semakin modern, jika dulu iringan penganten sesama jenis dengan menggunakan arakan beduk dan alat-alat rumah tangga dijadikan musik. Saat ini iringan penganten dilakukan dengan iringan musik dengan berbagai macam aliran, rock, religi, dangdut, pop bahkan musik sesuai adat dari daerah masing-masing,” tegas Kepala Desa Mendahara Tengah ini.
    Penasaran dengan tradisi seperti apa yang ada di daerah pelosok Desa Mendahara Tengah Kampung Lama, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Anda bisa melihat dan menyaksikan langsung tradisi ini pada akhir ramadhan nanti, sebab tradisi awal ramadhan sudah dilakukan pada puasa pertama Sabtu 21 Juli 2012 kemarin. Penulis tidak bisa mengabadikan gambar-gambar yang ada pada acara tradisi tersebut, dikarenakan tidak pulang kampung. Akhir ramadhan nanti, penulis akan berusaha mengabadikan pernikahan sesama jenis yang diiringi keliling kampung dalam rangkan menyemarakan Bulan Suci Ramadhan menjelang sahur yang kemudian akan dipublikasikan di Kompasiana. Salam dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa (***)

    Sumber: Tradisi “Pernikahan Sesama Jenis” Menjelang Sahur

    nice info gan, saya tunggu kelanjutannya bang TS...
    Last edited by staniswd; 28-07-12 at 07:20 PM.

  10. #10
    Junior Member Tymeconue's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Location
    Hope to near you <3
    Posts
    472
    Rep Power
    2

    Re: [CUR] Tradisi "Pernikahan Sesama Jenis" Menjelang Sahur

    Quote Originally Posted by staniswd View Post
    nice info gan, saya tunggu kelanjutannya bang TS...
    thanks udah mampir. gimana? tertarik ngeliat pernikahan sesama jenis ini nggak? apa agan yang mau jadi pengantinnya? hahahahaha.

Page 1 of 16 1234567891011 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0