Page 9 of 11 FirstFirst 1234567891011 LastLast
Results 81 to 90 of 104
Like Tree129Likes

Thread: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku


  1. #81
    Senior Member
    Join Date
    Apr 2010
    Location
    Bogor
    Posts
    1,269
    Rep Power
    9

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by Abebah Adi View Post
    Indonesia kaya dengan tradisi menyambut ramadhan, mudah-mudahan kekhusuan umat Muslim di Indonesia dalam menyambut ibadah Shaum menjadi ajang toleransi antar umat beragama. Mari kita saling menghormati ibadah setiap umat beragama.
    Ketika saya berpuasa di kampung asal saya, ritual puasa gegap gempita, campur aduk mana yang syariah Islam dan mana yang berinteraksi dengan budaya lokal dan saya menikmatinya.
    Sangat berbeda ketika saya mengikuti arus urbanisasi ke Bogor, kota plural. Nah disini muncul banyak masalah toleransi ini. Disatu sisi, orang kampung seperti saya kangen dengan tradisi puasa yang pernah saya nikmati, tetapi di sisi lain ada tetangga non-muslim. Speaker cempreng berkumandang saling sahut di tengah malam buta. Sayapun patut bersyukur, walau saya menyukai hal itu, tetapi saya datangi juga pengurus masjid yang bersuara cempreng tsb dan memberikan solusi alternatif toleransi: speakernya dibelikan yang lebih lembut, atau durasi suara via speaker yang keluar masjid dikurangi (kalau bisa hanya adzan saja).
    Toleransi itu indah.
    vtc06, David Yitz and Alexs like this.

  2. #82
    Member Alexs's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Posts
    609
    Rep Power
    3

    Smile Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by achamad View Post
    Ketika saya berpuasa di kampung asal saya, ritual puasa gegap gempita, campur aduk mana yang syariah Islam dan mana yang berinteraksi dengan budaya lokal dan saya menikmatinya.
    Sangat berbeda ketika saya mengikuti arus urbanisasi ke Bogor, kota plural. Nah disini muncul banyak masalah toleransi ini. Disatu sisi, orang kampung seperti saya kangen dengan tradisi puasa yang pernah saya nikmati, tetapi di sisi lain ada tetangga non-muslim. Speaker cempreng berkumandang saling sahut di tengah malam buta. Sayapun patut bersyukur, walau saya menyukai hal itu, tetapi saya datangi juga pengurus masjid yang bersuara cempreng tsb dan memberikan solusi alternatif toleransi: speakernya dibelikan yang lebih lembut, atau durasi suara via speaker yang keluar masjid dikurangi (kalau bisa hanya adzan saja).
    Toleransi itu indah.
    Benar gan . Yang penting toleransi itu dilakukan dengan tulus dan ikhlas oleh semua pihak. Jangan yang Muslim aja yang bertoleransi, tapi yang lain kurang serius menjalankannya...!!!!
    David Yitz likes this.

  3. #83
    Senior Member
    Join Date
    Apr 2010
    Location
    Bogor
    Posts
    1,269
    Rep Power
    9

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by ntarluq View Post
    Perbedaan merupakan rahmat .... jika setiap individu mau toleran satu dgn lainnya ...
    bukan memaksa membuat hanya satu pendapat .... Atau di sama2kan ....

    Toleran itu merupakan kebutuhan ...
    Sedangkan pluralisme adalah anti perbedaan dan anti kebhinekaan ... atau dkl: PENYERAGAMAN ....
    Bulan Ramadhan dengan perintah puasa yg berarti "menahan" adalah ajang penempaan & pengendalaian untuk tidak terpasung oleh zona kenyamanan. Zona kenyamanan bisa diartikan menginginkan penegakan tradisi yang turun-temurun, yang ternyata dilibas oleh pergerakan kemajuan sosial.
    David Yitz likes this.

  4. #84
    Newbie
    Join Date
    Feb 2012
    Posts
    3
    Rep Power
    0

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by Alexs View Post
    Benar gan . Yang penting toleransi itu dilakukan dengan tulus dan ikhlas oleh semua pihak. Jangan yang Muslim aja yang bertoleransi, tapi yang lain kurang serius menjalankannya...!!!!
    realita yang anda tangkap sangat bertentangan dengan isi dari TS yang dibuat, bagaimana bisa anda mengatakan jangan hanya muslim aja yang bertoleransi, tapi yang lain kurang serius menjalankanya ???

    coba anda baca ulang lg isi TS ini, bukankah umat non muslim yang lebih bertoleransi ketimbang yang lain?

  5. #85
    Junior Member David Yitz's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    123
    Rep Power
    4

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by lamela88 View Post
    yang bikin perbedaan adalah para elite politikus,,, para boneka Zion penganut satanic,,,,,,,,,,!!!!

    gak selalu seperti itu hehhehe --'
    ​salam damai bagi kita semua!
    Klik Thread ini selama bulan puasa: http://forum.kompas.com/cerita-unik-...sekolahku.html

  6. #86
    Member Alexs's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Posts
    609
    Rep Power
    3

    Smile Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by DodoR View Post
    realita yang anda tangkap sangat bertentangan dengan isi dari TS yang dibuat, bagaimana bisa anda mengatakan jangan hanya muslim aja yang bertoleransi, tapi yang lain kurang serius menjalankanya ???

    coba anda baca ulang lg isi TS ini, bukankah umat non muslim yang lebih bertoleransi ketimbang yang lain?
    Lebih baik agan baca dulu thread ini sejak awal, nanti ketemu apa yang saya maksud. Sebab tulisan saya itu kan bagian dari diskusi disini. Tapi kalau agan merasa tersinggung ane minta maaf. Ane tak bermaksud untuk SARA atau pun menyinggung perasaan orang lain..!!! Salam perkenalan dan persahabatan dari saya

  7. #87
    Junior Member David Yitz's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    123
    Rep Power
    4

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by Alexs View Post
    Kok sepi sihhhhhhhhhhh............!!!!! Cik Gu David apa kabar, masa thread-nya ditinggalin...!!!
    ahahahah sepi yaaa??
    saya harus ke yogya, ada tugas dan mau memperdalam ilmu multikulturalisme di sana
    dan fakta mengatakan bhw di yogya hidup bisa lebih damai dibandingkan di jakarta ) sungguh!
    pastinya saya masih sehat walafiat walaupun sudah menulis begini
    rencananya malah saya mau minta mimin-momod di kompas forum ini untuk buka 'Lapak Kedamaian' jgn cuma 'lapak campur sari' aja eheheh *ngarep*
    bukan ditinggalin kokk hehehe
    Alexs likes this.
    Klik Thread ini selama bulan puasa: http://forum.kompas.com/cerita-unik-...sekolahku.html

  8. #88
    Junior Member David Yitz's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    123
    Rep Power
    4

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by achamad View Post
    Mumpung bulan puasa, saya kopas tafsir anti galau dan sekaligus bermakna toleransi antar agama oleh Qurais Shihab dari :
    AlMAidah 5: 69: Inna allatheena amanoo waallatheena hadoo waalssabi-oona waalnnasara man amana biAllahi waalyawmi al-akhiri waAAamila salihan fala khawfun AAalayhim wala hum yahzanoona
    Melalui ayat ini Allah memberi jalan keluar sekaligus ketenangan kepada mereka yang bermaksud memperbaiki diri. Ini sejalan dengan kemurahan Allah yang selalu membuka pintu bagi hamba-hamba-Nya yang insaf. Kepada mereka disampaikan bahwa jalan guna meraih ridha Allah bagi mereka dan juga bagi umat-umat yang lain tidak lain kecuali iman kepada Allah dan hari kemudian serta beramal saleh. Karena itu ditegaskan bahwa : sesungguhnya orang-orang yang beriman, yakni yang mengaku beriman kepada Nabi Muhammad saw., orang-orang Yahudi, yang mengaku beriman kepada Nabi Musa as., orang-orang Nasrani, yang mengaku beriman kepada Nabi Isa as., dan orang-orang Shabi`in, kaum musyrik atau penganut agama dan kepercayaan lain, siapa saja diantara mereka yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian sebagaimana dan sesuai dengan segala unsur keimanan yang diajarkan Allah melalui nabi-nabi dan beramal saleh, yakni yang bermanfaat dan sesuai dengan nilai-nilai yang ditetapkan Allah maka untuk mereka pahala amal-amal saleh mereka yang tercurah di dunia ini tersimpan hingga di akhirat nanti di sisi Tuhan Pemelihara dan Pembimbing mereka, serta atas kemurahan-Nya; tidak ada kekhawatiran terhadap mereka menyangkut sesuatu apapun yang akan datang, dan tidak pula mereka bersedih hati menyangkut sesuatu yang telah terjadi.

    Yang dimaksud dengan kata (هادوا ) adalah orang-orang Yahudi atau beragama Yahudi. Mereka dalam bahasa Arab disebut (يهود ). Yang berarti “kembali” yakni bertaubat. Mereka dinamai demikian, karena mereka bertaubat dari penyembahan anak sapi.

    Sedangkan kata (النصاري) an-nashara terambil dari kata nashirat yaitu satu wilayah di Palestina, dimana Maryam, ibu Nabi Isa as. dibesarkan dan dari sana dalam keadaaan mengandung Isa as. di Beit Lahem. Dari sini Isa as. digelar oleh Bani Israil dengan Yasu’, dan dari sini pula pengikut-pengikut beliau dinamai nashara yang merupakan bentuk jamak dari kata nashri atau nashiri.

    Kata (الصابئين) as-shabi`in ada yang berpendapat terambil dari kata (صبا ) shaba’ yang berarti muncul dan nampak. Misalnya ketika melukiskan bintang yang muncul. Dari sini ada yang memahami istilah Al-Qur`an ini dalam arti penyembah binatang. Ada juga yang memahaminya terambil dari kata (سباء) Saba’ satu daerah di Yaman di mana ratu Balqis pernah berkuasa dan penduduknya menyembah matahari dan bintang. Ada lagi yang berpendapat bahwa kata ini adalah kata lama dari Bahasa Arab yang digunakan oleh penduduk Mesopotamia di Irak.

    Kemudian tentang orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, ada sementara orang yang perhatiannya tertuju kepada penciptaan toleransi antar ummat beragama yang berpendapat bahwa ayat ini dapat menjadi pijakan untuk menyatakan bahwa penganut agama-agama yang disebut oleh ayat ini, selama beriman kepada Tuhan dan hari kemudian, maka mereka semua akan memperoleh keselamatan…tidak akan diliputi oleh rasa takut diakhirat kelak, dan tidak pula akan bersedih.

    Pendapat semacam ini nyaris mempersamakan semua agama, padahal agama-agama itu pada hakikatnya berbeda-beda dalam aqidah serta ibadah yang diajarkannya. Bagaimana mungkin Yahudi dan Nashrani dipersamakan, padahal keduanya saling mempersalahkan.

    Bahwa surga dan neraka adalah hak prerogratif Allah memang harus diakui. Tetapi hak tersebut tidak menjadikan semua penganut agama sama di hadapan-Nya. Bahwa hidup rukun dan damai antar pemeluk agama adalah sesuatu yang mutlak dan merupakan tuntunan agama, tetapi cara untuk mencapai hal itu bukan dengan mengorbankan ajaran agama, tetapi cara untuk mencapai hal itu bukan dengan mengorbankan ajaran agama. Caranya adalah hidup damai dan menyerahkan kepada-Nya semata untuk memutuskan di hari kemudian kelak, agama siapa yang direstui-Nya dan agama siapa pula yang keliru, kemudian menyerahkan pula kepadanya penentuan akhir, siapa yang dianugrahi kedamaian dan surga dan siapa pula yang akan takut dan bersedih.

    Firman-Nya (فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ) untuk mereka pahala disisi Tuhan mereka diperhadapkan dengan firman-Nya tentang orang yang durhaka (وباءوا بغضب من الله) mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Ini mendapat murka dan itu mendapat ridha yang tercermin antara lain dalam ganjaran; karena itu, janji itu disertai dengan kata di sisi Allah; sedang firman-Nya : (وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ) tidak ada kekhawatiran kepada mereka diperhadapkan dengan firman-Nya : (وضربت عليهم الدلة) dan ditimpakanlah atas mereka nista, nista karena ia menjadikan seseorang takut dan khawatir. Dalam ini takut dan yang itu tidak disentuh rasa takut. Sedang firman-Nya : (وَلاَ هُمْ يَحْزَنُون) tidak (pula) mereka bersedih hati, diperhadapkan dengan firman-Nya (المسكنة) kehinaan, karena kehinaan hidup menjadikan seseorang mengharapkan sesuatu yang tidak dapat dicapai sehingga meyedihkan hati. Dengan demikian, yang ini sedih dan itu gembira. Demikianlah terlihat hubungan ayat ini dengan ayat yang lalu, dari sisi uraiannya yang bertolak belakang. (M. Quraish Shihab, 2000: 209).


    wahh bagus artikelnyaa dan saya sangat setuju!
    kira2 tau gak tentang piagam madinah??

    Last edited by David Yitz; 13-08-12 at 12:03 AM.
    Klik Thread ini selama bulan puasa: http://forum.kompas.com/cerita-unik-...sekolahku.html

  9. #89
    Member Alexs's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Posts
    609
    Rep Power
    3

    Thumbs up Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by David Yitz View Post
    ahahahah sepi yaaa??
    saya harus ke yogya, ada tugas dan mau memperdalam ilmu multikulturalisme di sana
    dan fakta mengatakan bhw di yogya hidup bisa lebih damai dibandingkan di jakarta ) sungguh!
    pastinya saya masih sehat walafiat walaupun sudah menulis begini
    rencananya malah saya mau minta mimin-momod di kompas forum ini untuk buka 'Lapak Kedamaian' jgn cuma 'lapak campur sari' aja eheheh *ngarep*
    bukan ditinggalin kokk hehehe
    Ooo..begitu Cik Gu. Oke deh, semoga sukses selalu ya pendidikan-nya...!!!
    Last edited by Alexs; 12-08-12 at 11:48 PM.

  10. #90
    Junior Member David Yitz's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    123
    Rep Power
    4

    Re: [CUR] Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolahku

    Quote Originally Posted by achamad View Post
    Bulan Ramadhan dengan perintah puasa yg berarti "menahan" adalah ajang penempaan & pengendalaian untuk tidak terpasung oleh zona kenyamanan. Zona kenyamanan bisa diartikan menginginkan penegakan tradisi yang turun-temurun, yang ternyata dilibas oleh pergerakan kemajuan sosial.

    duhh maaf kata-katanya sulit dicerna nih hehehe maaf
    bisakah anda pake kata yg mudah dipahami hehe
    Klik Thread ini selama bulan puasa: http://forum.kompas.com/cerita-unik-...sekolahku.html

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0