Buka puasa ternyata tidak terbatas pada kalangan orang beragama Islam saja, namun melalui puasa tersebut dapat dijalin kebersamaan antara masyarakat yang ada. Hal tersebut ditunjukkan oleh Binus University melalui acara buka puasa bersama dengan warga di sekitar kampus Anggrek.
Acara buka puasa pada hari Senin 30 Juli 2012 tersebut dijadwalkan mulai jam 4 ternyata dihadiri oleh banyak warga dan juga orang - orang Binus University, dan juga dihadiri oleh Ibu Sinta Nuriyah Wahid. Tema yang diusung adalah “Puasa Sebagai Perisai Kemiskinan”. Antusiasme warga dan orang - orang Binus University ditunjukkan oleh banyaknya orang yang hadir sehingga acara sangat ramai sekali.
Binus University melalui bagian CSRnya yaitu Teach For Indonesia (TFI) memberikan ratusan paket sembako dan bantuan biaya pendidikan kepada masyarakat di sekitar kampus. Acara yang juga dihadiri oleh Rektor Binus University yaitu Pak Harjanto Prabowo akhirnya ditutup dengan berbuka bersama dengan makanan yang sudah tersedia.
Banyak yang akhirnya tertarik untuk ikut dan juga berbuka bersama, hal tersebut menunjukkan bahwa puasa dan berbuka tidak terbatas pada hanya yang beragama Islam saja namun bisa juga diikuti oleh pemeluk agama lainnya. Inilah yang harusnya dimaknai sebagai Bhinneka Tunggal Ika, sehingga kita tidak diceraiberaikan oleh isu - isu SARA yang saat ini ramai diperdengarkan.
Melalui puasa ini juga, harusnya kita sebagai manusia yang lebih beruntung harusnya dapat membantu kawan lain yang kurang beruntung. Bantuan tidak harus selalu yang wah maupun mewah, namun kepedulian kita melalui tindakan nyata harusnya dapat dilakukan. Jika kita peduli maka harusnya kita mau untuk membantu sesama kita yang berkekurangan. Hal tersebutlah yang menjadi berkurang di era zaman sekarang ini.
Binus Buka Puasa Bersama
Sumber :
Binus University Buka Puasa Bersama Warga
Bookmarks