ada yg punya aplikasi nya nda..?? atw gak aplikasi berfungsi mengunci (memberi password) apalagi FD (flash disk) saya colok ke computer.. need help.. thx
ada yg punya aplikasi nya nda..?? atw gak aplikasi berfungsi mengunci (memberi password) apalagi FD (flash disk) saya colok ke computer.. need help.. thx
Memang serba salah jadi orang susah.. Tetapi lebih susah kalau jadi orang serba salah!
Saya sarankan menggunakan USB Flash disk yang memiliki fitur "lock" agar tidak bisa di-write 9menghindari infeksi virus/malware.
kalau AV yang langsung terinstal di uFd saya rasa masih tidak efektif
kalau mau coba software ; folderlock misalnya cukup baik untuk memproteksi folder dan file anda
Maksudnya apa nih? Bisa dijelaskan lebih lanjut?
Apa maksudnya mau jelankan antivirus dari USb?
1. kalau yang ini cara praktisnaya ialah pakai Antivirus portable seperti di situs ini
2. Fle ini (file eksekusi alis exe) harus diimpan di USB. Namakan file tersebut misalnya menjadi portableav.exe atau pertahankan nama aslinya.
3. Buat file autorun.inf memakai Notepad dengan mengetik kode berikut ini:
[autorun]
open=portableav.exe
4. save file tersebut di USB flash memory dengan nama "autorun.inf" (tanpa tanda kutip)
5. Ini artinya dalam USB itu ada dua file ini:
G:\autorun.inf
G:\portableav.exe
6. Tolong dicek apakah bekrja atau tidak dengan cara copot USB itu lalu memasangnya lagi
Salam!
Last edited by Flores; 16-01-09 at 08:30 PM.
trims buat tips nya flores
Cara lain yang bisa ditempuh ialah bila USB Anda ialah SanDisk
Kalau USB Anda mereknya Sandisk, maka pakai saja
U3 Smart Drive Launchpad.
Instal U2Launchpad ini ke USB anda. Program U3 launchpad v.1.6 bisa didownload di sini
Trus download portable antivirus yang jalan di U3
Ada banyak antivirus yang berjalan untuk U3.
dapat dilihat di webste ini
Nah kalu yang ini Anda bisa jalankan antivirus dari USB untuk scan komputer, bahkan bisa jalankan berbagai program dari USB, asalkan program itu portale dan kompatibel dengan U3 alias ialah U3 Smart Drive.
Salam!
Boleh juga untuk jaga-2. Namun secara teknis, kompi yg sudah tertular virus yang "menggunakan" flashdisk sbg media penyebarannya akan langsung menginfeksi flashdisk sesaat (bahkan detik pertama) ketika media tersebut enable/mount pada kompi tsb. Fungsi autorun dari Antivirus portable kamu pd flashdisk dalam hal ini selalu terlambat dieksekusi oleh OS, karena OS akan mengeksekusi prosedur yg stay di memory terlebih dahulu, yakni virus itu sendiri.
Menurut hematku, penggunaan flashdisk yg memiliki hard-lock lebih efektif mencegah penularan. Lock sebelum ditancep ke kompi, kerja seperti biasa, ketika menjalankan fungsi-2 WRITE terhadap flashdisk, misal: COPY file, DELETE file, SAVE dokumen ketika editing, barulah buka lock-nya, setelah itu LOCK kembali.
Untuk cara apapun, ketika suatu media akan menjalankan fungsi WRITE maka penularan dari sebuah "virus yang menjalankan routine penularannya pada saat proses pembacaan (fungsi READ/WRITE sebagai trigger)" terhadap suatu media flashdisk, secara teknis mustahil untuk dihindari. Fungsi READ/WRITE adalah fungsi mutlak jika bicara media penyimpanan (walau di-LOCK pakai gembok baja sekalipun) ketika ingin menyimpan maka gemboknya HARUS dibuka, saat itulah virus ini akan menjalankan routine penularannya.
Saran:
1. Penggunaan Flashdisk memiliki resiko yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, gunakanlah flashdisk hanya untuk pertukaran file dari satu kompi ke kompi lainnya, bukan sebagai media penyimpanan utama dari data atau file penting. Kalaupun toh kena virus, anda tidak sampai putus menggigit jari anda bukan?
2. Selalu update antivirus yang digunakan (aku gak install anti virus tuh..)
3. Hindari menjalankan (klik) file-file eksekusi/aplikasi (akhiran EXE, COM) yang tidak jelas bagi Anda.
4. Jika flashdisk Anda sedang tertancap di kompi orang lain, cobalah buka windows explorer, browse media anda, pilih tampilan detail (Di toolbar klik Views >> Details) dan sortirlah file-file menurut Type-nya dengan meng-klik panel Type (di bagian atas yang ada Name, Size, Type, Date modified, dsb), tarik vertikal scroll-bar ke bawah untuk memeriksa file-file. Apabila gambar/logo/icon pada filenya adalah icon file MS-Word, atau Excel namun dikolom Type tertulis Application, maka sudah dapat dipastikan bahwa flashdisk Anda terinfeksi.
Lakukanlah langkah 4 ini pada komputer manapun untuk memastikan bahwa kompi tsb bebas virus yang sedang marak ini, yakni virus buatan lokal (menurutku) yang menular melalui flashdisk dan file Office (Word pada umumnya).
Bagaimana bila suatu file positif terinfeksi. JANGAN LANGSUNG DIHAPUS. Karena ada 2 jenis virus ini. 1) file virus menyatu dgn file data, 2) file virus terpisah dengan file data. Jika yg pertama maka anda ikut menghapus data Anda.
Jika jenisnya yang 2, maka file data di-hidden. Anda tidak akan bisa melihatnya pada kompi yang sedang Anda pakai, karena sudah dimanipulasi oleh virus. Lalu? waduh jadi panjang nih... ntar saja dilanjutin trik untuk mengantisipasinya (tidak perlu ahli komputer, hanya saja panjang tutorialnya, aku sudah lapar).
Tip menghindari saja dulu dah...
TIP untuk OS Windows :
1. Buat minimal 2 user accout: 1 admin, dan minimal 1 user biasa untuk bekerja (sesuaikan kebutuhan).
2. Gunakan admin account hanya untuk instal program, upgrade hardware, yang memang butuh akses admin.
3. Bekerjalah menggunakan account user biasa (akses terbatas/limited)
4. Apabila dicurigai kompi anda terinfeksi, maka cukup restart kompi, log-in sbg admin, hapus account user yang anda gunakan terakhir. BERES. Eit.. tggu dulu.
5. Buat account baru lagi. Kalau ingin gunakan nama yg sama dengan yg barusan dihapus, mesti restrart kompi dulu setelah langkah 4 diatas. Kalau mau langsung, buat dgn nama lain. Restart, login pakai acc biasa, BERES.
-------------
Tip ini sampai sekarang masih aku pakai. Serunya, jika ada flashdisk kawan yang terinfeksi virus autoran spt diatas masuk ke kompiku, virusnya dengan sendirinya "menyerahkan diri", he..he...he... dia mau akses fungsi admin (tulis registry misalnya) tapi gak bisa, muncul lah Error Message Window. (he..he..he.. DASAR LOE ANAK KECILLL...!)
Regards,
intel
Last edited by intel; 16-01-09 at 09:57 PM.
What you do not want others to do to you, do not do to others (Confucius)
Salah satu usaha untuk menghindari USB terinfeksi ialah dengan mematikan fungsi autorun komputer. Maksudnya, saat insert USB, komputer hanya mengenali ada eksternal device yang dikoneksi tetapi ngga membuka atau mengakses USB tersebut
Salam!
wah banyak masukan.. terima kasih semuanyaa.. info yg teman" berikan sangat berguna.. karena usb yg sering saya gunakan merupakan alat bantu yang sangat penting.. karena tidak sanggup beli notebook ataupun laptop.. hehehe![]()
Memang serba salah jadi orang susah.. Tetapi lebih susah kalau jadi orang serba salah!
Bookmarks