Papan bunda adalah terjemahan dari motherboard versi saya sendiri. Apabila ada yg ahli bahasa disini, tolong berikan terjemahan yg lebih pas. Sekalian tolong terjemahkan juga kalimat "Plug your joystick into the server's port and play it." Saya mencoba menerjemahkan sendiri kok hasilnya agak˛ gimana gitu. "Masukkan batang gembiramu ke dalam lubang pembantu dan mainkan." Nah!
Okey, kembali ke topik
Motherboard atau mainboard (atau disingkat mobo) adalah sebuah komponen komputer yg bentuknya memang mirip papan tipis, ukurannya sekitar 30 X 25 cm. Di atasnya terpasang banyak sekali komponen elektronik seperti IC, kapasitor dll. Semua komponen komputer, dgn satu dan lain cara, akan terhubung ke mobo.
Mobo memegang peran yg sentral dlm sebuah sistem komputer. Dialah yg memfasilitasi semua komunikasi data antar komponen. "Otak" dari mobo adalah sebuah IC yg biasa diistilahkan dgn chipset. Jadi mobo˛ dgn chipset yg sama akan menghasilkan kinerja yg kurang lebih sama.
Beberapa hal yg harus dipertimbangkan dalam memilih mobo:
Yang pertama adalah jenis soketnya. Soket adalah sebuah "tempat" (atau slot) dimana prosesor akan dipasang. Jenis prosesor yg berbeda (apalagi merk yg berbeda) memiliki soket yg berbeda pula. Jadi mobo unt Intel, misalnya, tentu berbeda dgn mobo unt AMD. Prosesor hanya bisa terpasang pada mobo dgn soket yg sesuai (kompatibel).
Jenis soket unt prosesor˛ Intel generasi sekarang adalah LGA 775, sedangkan unt prosesor AMD adalah AM2 (dan AM2+). Sebetulnya soket AM2 dan AM2+ adalah sama, hanya berbeda fitur dan dukungan jenis prosesornya saja. Jadi prosesor AMD AM2 bisa dipasang di mobo AM2+ atau sebaliknya (pada sebagian besar chipset dan merk mobo).
Yang kedua adalah type chipsetnya. Terutama unt prosesor Intel, teliti betul apakah chipset mobo kompatibel dgn prosesornya sekalipun soketnya sama. Mobo unt prosesor Intel generasi lama, sekalipun soketnya sama˛ LGA 775, blm tentu kompatibel dgn prosesor generasi yg lbh baru. Sekali lagi, teliti dgn cermat spesifikasinya. Unt AMD, pada umumnya asal soketnya sesuai, maka prosesor bisa berfungsi dgn baik.
Dua hal diatas adalah mutlak agar komputer bisa bekerja dgn baik. Pertimbangan lainnya adalah fitur˛ yg ada di mobo:
Apakah ada VGA yg terintegrasi (onboard) atau tidak? Kita akan bahas plus minus VGA onboard dalam thread tersendiri nanti.
Jenis dan kecepatan memory yg didukung oleh mobo. Apakah DDR, DDR2 (dan yg terbaru DDR3)
Sekali lagi, "Harga tdk pernah bohong." Mobo dgn chipset yg sama persis, selisih harga antara satu merk dgn merk lain bisa sangat besar, sampai ratusan ribu bahkan. Ini karena adanya fitur˛ tambahan serta kualitas komponen dan dukungan layanan purnajualnya. Bijaksanalah membelanjakan uang anda unt membeli mobo.
- Kelengkapan interface (koneksi antara satu komponen dan lainnya). Bagi kita yg masih menggunakan perangkat lama dgn koneksi paralel atau serial (Printer, Scanner. External Modem dll), ada baiknya meneliti apakah mobo tsb memiliki koneksi ini. Pada mobo terbaru merk tertentu, koneksi paralel dan serial sdh tdk disertakan lagi. Kita hrs menambah sendiri dgn menggunakan I/O card. Kemudian bagi anda yg gemar melakukan video editing,periksa juga apakah mobo tsb memiliki interface firewire (semacam koneksi mirip USB tapi memiliki kecepatan transfer yg lbh tinggi, cocok unt transfer file ukuran besar spt file video). Koneksi USB dan LAN biasanya sdh terintegrasi di mobo generasi sekarang
- Biasanya SoundCard juga sdh terintegrasi di mobo. Kecuali menghendaki kualitas audio yg sangat˛ prima, soundcard onboard sdh sangat memadai.
- Fitur˛ lainnya biasanya hanya berupa fitur tambahan saja seperti sistem pendingin chipset dgn pipa (heatpipe) serta kapasitor dari jenis yg lbh bagus (solid capasitor).
Memilih mobo hampir sama seperti memilih pasangan hidup. Komponen ini tidak bisa diupgrade. Prosesor, Memory, VGA dll bisa dgn mudahnya diupgrade, tapi tidak dgn mobo. Mengupgrade mobo sama saja dgn mengganti sistem secara keseluruhan.
Sedikit tips:
Pilihlah mobo dgn type chipset yg terbaru yg sesuai dgn kemampuan dompet anda. Dgn chipset yg lbh baru maka kemungkinan unt kompatibel dgn prosesor generasi yang akan datang akan semakin besar (kecuali prosesornya mengunakan soket jenis lain). Jadi apabila komputer dirasa sdh ketinggalan kereta, maka kita tinggal mengganti prosesornya saja. Jauh lbh murah daripada mengganti keseluruhan sistem.



LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote
enaknya di Hybrid CF gak y???kalo iya yang support yang mana y?denger2 sih 3450 tapi yang mana?yang 64 bit???trus merek yang bagus untuk type seperti ini yang mana y?His yang punya pendingin kah ato Gecube??
kalo bisa maen crysis di level medium jg gpp, apalagi di high..mau dunk..

Bookmarks