Siapa sih yang mau diselingkuhi? Pasti nggak ada yang mau.
Tapi kalau tanpa diduga pasangan kamu ternyata selingkuh, kamu apakan dia?
Diputusin/digugat cerai?
Dimaafkan?
Dicakar?
--apalagi ya?
Siapa sih yang mau diselingkuhi? Pasti nggak ada yang mau.
Tapi kalau tanpa diduga pasangan kamu ternyata selingkuh, kamu apakan dia?
Diputusin/digugat cerai?
Dimaafkan?
Dicakar?
--apalagi ya?
buat kita yang belum pernah mengalami pasti akan sangat mudah untuk berkata cerai/putus/cakar/bunuh dsb..........
tapi buat yang diselingkuhi,saya percaya sangat sangat berat bagi mereka untuk mengambil keputusan..
kalau belum menikah sich ya gampang dech putusin aja dan buang kelaut cari yg lain aja..
tapi kalau yg dach menikah....banyak faxtor x yg harus dipertimbangkan sepertinya......![]()
c yau
yup...bagi yg dah nikah bukan perkara mudah buat ambil satu keputusan....
Dan satu faktor yang selalu dilupakan: introspeksi.
Seluruh dunia, apalagi pasangan yang diselingkuhi, selalu menghukum peselingkuh sebagai pelaku tindak kejahatan tunggal tanpa syarat. Tapi berumah tangga itu masalah memersatukan dua orang, memerlukan dua orang, dan sebagai akibat dari perbuatan dua orang.
Jadi sebelum mengambil keputusan untuk bercerai, mencakar, melabrak, dll, seharusnya seorang pasangan yang diselingkuhi memikirkan dulu alasan pasangannya berselingkuh.
1. Sudahkah saya memberi sesuai keinginannya?
Di saat pasangan bermasalah, umumnya kita beranggapan kita perlu banyak bicara menghiburnya. Tapi bagi beberapa orang, hiburan yang diinginkan hanyalah pasangannya berada di sampingnya tanpa mengatakan apa2.
2. Apa kelebihan orang lain hingga pasangan kita berselingkuh?
Dengan kata lain, apa kekurangan kita.
Banyak orang yang, sesudah menikah, menganggap pertarungan sudah berakhir. Mereka tidak perlu bersusah payah memerebutkan pasangannya dengan ribuan jomblo yang siap menerkam. Jadi mereka tidak perlu bersiaga untuk menjaganya. Faktanya, menikah hanya memindahkan arena pertempuran dari perebutan menjadi memertahankan, mengubah parameter dari menyerang menjadi menjaga. Kenyataan bahwa kita kalau tidur bisa mengalahkan orang mati pulasnya tidak berarti bahwa pasangan kita tidak ingin sekali waktu kita bangun lebih dulu daripada dia dan menyiapkan sekadar camilan pagi untuknya.
3. Apa saya memberi kesempatan pasangan saya untuk selingkuh?
Kita merasa terbang ke langit ketujuh kalau pasangan kita mau menemani kita melakukan kegiatan yang paling kita sukai, tapi jatuh ke neraka ketujuh kalau pasangan kita meminta kita menemaninya melakukan kegiatan yang paling disukainya. Sesudah beberapa tahun, kelakuan seperti ini tidak akan mengubah pasangan siapa pun, hanya menanamkan bom waktu yang semakin lama semakin siap meledak sewaktu-waktu.
Memikirkan sendiri ketiga hal di atas itu tidak mudah. Kita cenderung membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain. Tapi jalan ke surga saja tidak lebar dan lancar, kenapa jalan ke kebahagiaan harus berbeda?
Yang harus ditanamkan dari awal tuh sebenarnya cuman satu.
Percaya atau tidak, orang yang terbaik untuk kita, datangnya selalu pada saat yang salah atau terlambat.
Jadi kalau ada pasangan pacaran / menikah yang bilang, "dia terbaik buat saya", it's a bullshit alias omong kosyong. trust me. saya yakin yang bilang begitu 5 - 6 tahun kemudian kemungkinan salah satu berselingkuhnya sangat besar.
Ingat kasus Yuni Shara, Monica Oemardi, Helmi Yahya, Dhani Ahmad dan Rossa?Saya ingat benar mereka berlima di awal pernikahannya mengucapkan hal ini di televisi saat diwawancarai.
Karena apa? Kita manusia seringkali hanya tersepona oleh hal hal yang kelihatan saja. Waktu pacaran kita hanya melihat hal2 baiknya saja. Tanpa tes yang mendalam. Lalu di waktu berjalan setelah menikah mereka akan menemukan kebosanan, hingga akhirnya menemukan seseorang yang dianggap lebih daripada pasangannya di mata mereka.
73696874206461657220746f6e6e6163206f75792066692064 6970757473206572756f79
Aku stuju dgn pendapat expired...,
terus terang diselingkuhi itu sangat menyakitkan, namun kepikiran gak knp pasangan kita sampai selingkuh..? ada gak something wrong pada diri yg diselingkuhi..? bgmn jika sdh bbrp kali dibicarakan bahwa tolong kita saling mengerti, memahami..tapi ternyata pasangan kita tidak pernah mau mengerti dan dia asik dengan EGO-nya...Lalu tiba2 ada org lain yang lbh care dan benar2 hadir membawa sukacita, salahkah jika akhirnya perasaan itu beralih seperti air yg mengalir kepadanya..?
-> May Leonard <-"Charity suffereth long, and is kind"
Sayangnya kepercayaan akan sulit diberikan kepada orang tersebut..kita juga bawaan nya jadi curicurigation teruz sama orang tersebut...hmmm.....tapi keputusannya harus kita ambil sendiri,,kita liat juga orang itu sampe seberapa menyesal....![]()
bener bgt tante aLin..
jgn kan u/ yg sdh menikah.. u/ yg beLum menikah aja rasa'na suLit bgt u/ m'ambiL keputusan..
bnyk bgt yg perLu d'p'timbangkan..
apaLg kLw umur kita sdh m'injak dewasa..
emg gampang seh cari pacar Lg.. tp u/ m'cari Lg yg sesuai itu suLitt..
saiia setuju sm aki..
Lbh baik introspeksi diri duLu sbeLum marah2 gara2 si dia seLingkuh..
takut'na kita m'ambiL keputusan yg ga tepat..
mommy wanna be
walau belum menikah tp sangat berat rasanya bila hal itu terjadi...
Alhamdll sih belum pernah di selingkuhin & moga aja tidak pernah....
biar hal itu ga terjadi... ayang akan menjaganya dg baik. Love you mas..... jadi kangen![]()
Dibalik setiap pria sukses selalu ada wanita yang luar biasa
Bantaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii![]()
ku tak selalu dapatkan yg kusuka karna tu aku selalu menyukai yg kudapat
Bookmarks