Page 2 of 12 FirstFirst 1234567891011 ... LastLast
Results 11 to 20 of 113
Like Tree8Likes

Thread: Pemutusan Hubungan Kerja

  1. #11
    Senior Contributor dudulz's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    5,657
    Rep Power
    11

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by andir View Post
    Kewirausahaan PTN/PTS baru rencana, sementara ini PTN/PTS akan memberikan bekal dulu terhadap dosennya untuk menambah ilmu Kewirausahaan, semoga saja berhasil kalau nanti Kewirausahaan di berikan kepada setiap Mahasiswa, ini tentunya bekal nanti setelah lulus para mmahasiswa akan mandiri dan tentunya membuka lapangan kerja baru.
    kerja via elektronic sebenarnya sudah banyak dilakukan di negara kita, tapi masih bersifat part timer.
    kita pun berharap para Pengusaha agar mempertimbangkan masalah PHK dampak dari krisis keuangan dunia ini, para karyawanpun agar bekerja lebih tekun lagi untuk enyelesaikan pekerjaannya, hindari dulu tuh unjuk rasa/demo.
    gak-gak, dudulz dulu kuliah di UGM angkatan masuk 2004, dan dah ada kuliah kewirausahaan tuh?! waktu itu disuruh bikin business planning ampe bener2 bikin usaha. beberapa temen sekelas dudulz malah banyak yg keterusan dengan usahanya. buat dudulz yang akhirnya jadi "kuli" buat orang lain sih sebenernya tidak terlalu bermanfaat jadinya....


  2. #12
    Senior Member effendi's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    brigjen katamso
    Posts
    2,518
    Rep Power
    8

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by andir View Post
    kalau menimpa diri kita siapkah kita menerima PHK/DiRumahkan?
    mari kita sharing siapa tahu dari KF ada jalan keluar bagi yang sudah/belum terkena PHK.
    siap saja!!
    semuanya ada diatur di UU naker dan permenaker tentang itu...

    kalo di-PHK atas permintaan sendiri akan menerima: pesangon, uang penghargaan masa kerja, gaji berjalan dan 15 persen dari jumlah keseluruhan uang pesangon...

    kalo di-PHK atas permintaan perusahaan akan menerima 2 kali dari atas permintaan sendiri.........
    bang quinn

  3. #13
    Advisor
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    22,172
    Rep Power
    29

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    PT Maspion, melalui jajaran direksinya memutuskan tidak akan terjadi "PHK" di perusahaannya selama krisis keuangan global ini berlangsung.
    untuk menghemat biaya operasional dan menekan pengeluaran lainnya, PT Maspion memberlakukan "pengurangan jam kerja".
    kebijakan itu tentunya sangat bijaksana sehingga karyawannya terhindar dari 'PHK".
    kita berharap karyawan PT Maspion memaklumi adanya pengurangan jam kerja dan yang lebih penting lagi mari kita tingkatkan lagi produktivitas dan disiplin kerja.
    agar aman dari "PHK" karyawan diharapkan selama krisis ini hindari itu unjuk rasa untuk menuntut kenaikan THP.
    selamat buat PT Maspion yang sudah memutuskan "tidak akan PHK di Perusahaannya"
    bagaiman perusahaan yang lain?

  4. #14
    Senior Member antoderman's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Retired
    Posts
    2,990
    Rep Power
    9

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by andir View Post
    PT Maspion, melalui jajaran direksinya memutuskan tidak akan terjadi "PHK" di perusahaannya selama krisis keuangan global ini berlangsung.
    untuk menghemat biaya operasional dan menekan pengeluaran lainnya, PT Maspion memberlakukan "pengurangan jam kerja".
    kebijakan itu tentunya sangat bijaksana sehingga karyawannya terhindar dari 'PHK".
    kita berharap karyawan PT Maspion memaklumi adanya pengurangan jam kerja dan yang lebih penting lagi mari kita tingkatkan lagi produktivitas dan disiplin kerja.
    agar aman dari "PHK" karyawan diharapkan selama krisis ini hindari itu unjuk rasa untuk menuntut kenaikan THP.
    selamat buat PT Maspion yang sudah memutuskan "tidak akan PHK di Perusahaannya"
    bagaiman perusahaan yang lain?
    Saya ikut salut dengan Maspion

    Di tengah kurs dolar yang naik sampai dengan Rp.11.000-an dan pangsa pasar yang berkurang, Maspion tetap teguh dan yakin akan titik terang akan pasar lokal/domestik Indonesia.
    Sangat Tersiksanya Ibu Yg Cinta & Mengabdi Utk Bangsa Adalah Bukti Rendahnya HAM Masyarakat

  5. #15
    Junior Member
    Join Date
    Jan 2009
    Location
    Jakarta
    Posts
    11
    Rep Power
    0

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by Nentautako View Post
    oh.. dear God. Everything I submit to your hands. May Your will be done.
    Punya informasi bagaimana dalam menghadapi terutama hak-hak karyawan?

  6. #16
    Junior Member
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    251
    Rep Power
    6

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by TamuUsil View Post
    sebenernya karena sebagain besar dari kita terbiasa kerja sama orang, jadinya kurang terbangkitkan potensi yang terpendam di dalamnya

    saya juga masih takut sih kalo ternyata harus ngalami itu, karena poin di atas itu tadi

    tapi dari obrolan, cerita temen, bacaan dll enggak selalu kok phk itu berarti 'kiamat'. bahkan sebagian besar temen saya lebih seneng mem-phk-kan diri dari kantornya terus buka usaha sendiri... eh, sukses tuh

    ada lagi cerita tentang penjaga gereja yang di-phk gara2 tdk bisa baca-tulis, akhirnya justru sukses jadi penjual tembakau yang punya banyak cabang dimana-mana. waktu mau setor uang ke bank enggak ngerti karena buta huruf itu tadi. si petugas bank bilang, " bapak yang buta huruf aja uangnya segini banyak, gimana kalo bisa baca-tulis?!" dijawab sama tuh bapak," kalo saya bisa baca tulis, saat ini saya masih jadi penjaga gereja nak.."

    tuh khan?!
    yang penting sekarang, apapun posisi kita di perusahaan, berbuatlah maksimal supaya perusahaan tetap eksis (bukan supaya kita tetap 'dipakai'; ambil tujuan yang lebih besar!!)
    banyak kasih masukan ke otak kita tentang hal positif dan motivasi supaya kalo hal itu menimpa kita, paling tidak mental kita enggak ikutan down. mental yang siap jadi modal yang sangat bagus untuk kemajuan berikutnya
    kalo ada modal n kesempatan, siap2 aja dari sekarang nyicil bisnis. ada prang pinter bilang, bisnis yang dimulai saat krisis, kalau bisa bertahan, justru akan lebih cepat berkembang...

    ok, good luck everybody
    Harus hati-hati juga kalau mau membuka usaha sendiri karena tidak semua orang yg beralih dari pegawai menjadi wirausahawan berakhir "happy ending". Banyak yg tidak mengerti seluk beluk berbisnis lalu terjun membuka usaha akhirnya uang pesangon dan tabungan habis. Pelajari dulu sebelum menanamkan modal.

    Kalau mau memulai usaha sendiri sebaiknya bukan usaha yg mensyaratkan modal besar tetapi usaha yg sesuai dengan keahlian kita.

    Kalau saya kena PHK saya mau kembali ke kampus, belajar lagi.

  7. #17
    Advisor
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    22,172
    Rep Power
    29

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by antoderman View Post
    Saya ikut salut dengan Maspion

    betul Bang, gw. salut sama Maspion walau ada pengurangan jam kerja, karyawan dijamin aman untuk bekerja dan tidak akan terjadi PHK, agar Maspion tetap berproduksi mari kita beli tuh produknya, dengan membeli produk Maspion berarti kita ikut mensukseskan program Maspion, diharapkan karyawannya kondusif menghadapi situasi krisis global seperti sekarang ini.

    Di tengah kurs dolar yang naik sampai dengan Rp.11.000-an dan pangsa pasar yang berkurang, Maspion tetap teguh dan yakin akan titik terang akan pasar lokal/domestik Indonesia.

    Quote Originally Posted by armajohn View Post
    Punya informasi bagaimana dalam menghadapi terutama hak-hak karyawan?
    dari KF barangkali ada yang bisa menjelaskan permintaan armajohn?
    mengenai hak2 karyawan menghadapi PHK!

    Quote Originally Posted by Halimah View Post
    Harus hati-hati juga kalau mau membuka usaha sendiri karena tidak semua orang yg beralih dari pegawai menjadi wirausahawan berakhir "happy ending". Banyak yg tidak mengerti seluk beluk berbisnis lalu terjun membuka usaha akhirnya uang pesangon dan tabungan habis. Pelajari dulu sebelum menanamkan modal.

    Kalau mau memulai usaha sendiri sebaiknya bukan usaha yg mensyaratkan modal besar tetapi usaha yg sesuai dengan keahlian kita.

    Kalau saya kena PHK saya mau kembali ke kampus, belajar lagi.

    betul menuntut ilmu untuk menambah wawasan ilmu dan pengetahuan, diharapkan di tempat kerja Halimah tidak akan terjadi PHK.
    bekerja sambil "Kuliah" itu lebih baik Mbak.

  8. #18
    Senior Member PrinceaAng's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Location
    --
    Posts
    3,951
    Rep Power
    10

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by andir View Post
    kita merasa bangga pernyataan Direksi dari Polytron, bahwa perusahaannya tidak akan ada PHK, Polytron akan mempertahankan 4000 lebih karyawannya untuk bekerja di industri elektronic.
    hal ini dikarenakan eksport setiap tahunnya meningkat.
    ini jelas akan membuat nyaman karyawannya untuk bekerja lebih giat lagi, mari kita dukung pernyataan jajaran Direksi Perusahaan eletronoc tersebut.
    gimana perusahaan yang lainnya?
    Hmmm..... sepertinya saya pernah menanggapi post yang kaya ini, dimana yah ?

    PT Hartono Istana Teknologi / Polytron sudah dari 2005 memberlakukan sistem outsourcing di bagian industrinya, terutama karyawan biasa dan sekelas operator. Kalo dibilang mempertahankan 4000 lebih karyawannya itu jelas benar. Tapi apa yang dipertahankan ? Karyawan yang sesungguhnya atau jumlahnya saja tapi tetap ada rolling didalamnya ? Itu yang harus dicermati.
    Sebenarnya sistem mereka itu tidak melanggar UU, dan secara feng shui juga sehat karena ada perubahan terus menerus di bagian buruh. Dari sistem managemen juga baik karena ada penghematan besar disana, perusahaan tidak harus menaikan gaji dari pegawai yang sudah terlalu lama bekerja sebagai operator.

    Saran saya bagi yang ingin segera meninggalkan pekerjaannya karena tidak betah dengan kondisi yang semakin menekan ini, jangan.
    Lebih baik dibetah-betahkan saja, dan mulai perketat pengeluaran dan tingkatkan tabungan tanpa membuka investasi baru dibidang lain yang ada diluar pekerjaan.
    Saving yang sudah dilakukan dari dulu, saya sarankan untuk terus ditingkatkan lagi.
    Mengapa ? Untuk menghadapi kemungkinan negatif, yaitu terkena PHK dengan beragam alasan. Setelah PHK, saving yang telah dikumpulkan ditambah dengan pesangon yang 'seadanya' itu diharapkan bisa membawa peluang membuka usaha kecil-kecilan sendiri. Saya sarankan untuk usaha dibidang makanan. Entah itu berupa warung, jualan nasi goreng keliling, atau jika memungkinkan membuka resto sendiri.
    Kenapa makanan ? Karena semua orang juga tahu bisnis dibidang ini sudah terhitung jelas laba per porsi makanan bisa mencapai 100%. Tentu secara bisnis ini menguntungkan. Soal jenisnya, terserah anda sesuai lingkungan tempat anda berjualan.
    Anda sebaiknya juga mulai melakukan survey lapangan, mulai dari mencoba warung2 atau resto-resto lain, mencari tempat berjualan yang cocok, melihat harga dari bahan dasar kebutuhan, sampai alat bantu masak dan perluas network anda. Selama anda masih bekerja, uang untuk pengeluaran survey bisa didapat dari penghasilan anda, tentu tetap harus berhati-hati, dan saving harusnya menjadi nomor satu sebelum menentukan tindakan yang akan diambil.

    Terima kasih.

  9. #19
    Senior Member PrinceaAng's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Location
    --
    Posts
    3,951
    Rep Power
    10

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by Halimah View Post
    Harus hati-hati juga kalau mau membuka usaha sendiri karena tidak semua orang yg beralih dari pegawai menjadi wirausahawan berakhir "happy ending". Banyak yg tidak mengerti seluk beluk berbisnis lalu terjun membuka usaha akhirnya uang pesangon dan tabungan habis. Pelajari dulu sebelum menanamkan modal.

    Kalau mau memulai usaha sendiri sebaiknya bukan usaha yg mensyaratkan modal besar tetapi usaha yg sesuai dengan keahlian kita.

    Kalau saya kena PHK saya mau kembali ke kampus, belajar lagi.
    Betul, saya setuju dengan banyak yang tidak happy ending. Memang diperlukan penggalian potensi diri terlebih dulu sebelum memulai suatu usaha. Banyak orang yang sudah terlanjur terlena dengan gaji bulanan, fasilitas, perlindungan hak buruh, uang makan, uang bensin, uang transport, de el el selama menjadi pegawai dan buruh dan mengabaikan potensi dirinya sendiri, menganggap angin lalu perubahan pesat yang terjadi di luar dari pekerjaannya.

    Tidak ada suatupun yang pasti dalam hidup ini kecuali perubahan itu sendiri.

    Itulah yang kurang baik. Kebiasaan dan anggapan itu membuat manusia menjadi tidak mampu mempertahankan diri disaat krisis.
    Harus ada perubahan dalam diri sendiri dari tiap pegawai, staff, karyawan, dan buruh untuk mau hidup lebih maju lagi. Krisis yang terjadi sekarang ini adalah saat yang baik untuk mengevaluasi ulang tujuan dan sistem hidup dari mereka dan kita sendiri.

    Untuk menanggapi post ini, saya kira yang terpenting dari semua pebisnis pemula maupun pebisnis kawakan adalah kemampuan mengatur keuangan dengan sangat cermat dan hati-hati namun dapat cepat tanggap terhadap perubahan. Tentu aplikasi di dunia nyata sangat berbeda antar orang per orang dan masing-masing jenis bisnis.

    Saran saya adalah perketat pengeluaran, pencarian alternatif yang lebih sesuai dengan kemampuan keuangan, dan pertinggi saving atau tabungan. Itu sebagai langkah pertama.
    Langkah berikutnya, gali kemampuan diri. Setiap orang pasti punya sesuatu yang jauh lebih baik daripada orang lain (dalam hal positif), itu adalah modal pertama.
    Langkah ke tiga, sesuaikan kemampuan diri itu terhadap lingkungan sekitar dan perubahannya.
    Langkah ke empat, mulai gali potensi lingkungan yang ada untuk mengembangkan jaringan sosial sendiri (secara positif).
    Langkah ke lima, lakukan pencocokan dengan tujuan bisnis pribadi. Tujuan bisnis yang baik adalah yang mampu bertahan pada saat krisis. Bisa mencontoh dari lingkungan sekitar, bisa juga menggabungkan pengetahuan, kemampuan, dan hasil analisa pribadi sampai saat ini.
    Langkah ke enam, mulai lakukan perhitungan untung rugi, perencanaan modal, bahan penolong, bahan baku, perhitungan pendapatan, dan jangkauan bisnis. Langkah sederhana, lakukan join modal bersama teman atau kerabat agar kerugian bisa ditanggung berdua juga.
    Langkah ke tujuh, mulai lakukan bisnis dalam lingkup kecil dulu sembari menahan modal agar tidak tergerus jika menghadapi masalah, tekuni, baru berpikir untuk expansi.

    Semua langkah tersebut akan dirasa susah, memang susah, tidak ada pebisnis yang bisa berhasil tanpa kesulitan yang mendera pada awalnya, bahkan bagi orang yang mendapat warisan perusahaan besar sekalipun dari orang tuanya. Kesulitan dan cobaan itu adalah wajar, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Sifat pantang menyerah dan selalu mau bangkit lagi tanpa termakan emosi pribadi adalah sifat utama yang harus diperhatikan.

    Keberuntungan dan kesialan adalah 2 sisi yang berbeda dari 1 koin kehidupan. Karenanya, kita harus mampu melihat dari sisi yang positif agar diri sendiri tidak terjerumus dalam kegagalan tak berujung.

  10. #20
    Advisor
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    22,172
    Rep Power
    29

    Re: Pemutusan Hubungan Keja

    Quote Originally Posted by PrinceaAng View Post
    Hmmm..... sepertinya saya pernah menanggapi post yang kaya ini, dimana yah ?

    PT Hartono Istana Teknologi / Polytron sudah dari 2005 memberlakukan sistem outsourcing di bagian industrinya, terutama karyawan biasa dan sekelas operator. Kalo dibilang mempertahankan 4000 lebih karyawannya itu jelas benar. Tapi apa yang dipertahankan ? Karyawan yang sesungguhnya atau jumlahnya saja tapi tetap ada rolling didalamnya ? Itu yang harus dicermati.
    Sebenarnya sistem mereka itu tidak melanggar UU, dan secara feng shui juga sehat karena ada perubahan terus menerus di bagian buruh. Dari sistem managemen juga baik karena ada penghematan besar disana, perusahaan tidak harus menaikan gaji dari pegawai yang sudah terlalu lama bekerja sebagai operator.

    Saran saya bagi yang ingin segera meninggalkan pekerjaannya karena tidak betah dengan kondisi yang semakin menekan ini, jangan.
    Lebih baik dibetah-betahkan saja, dan mulai perketat pengeluaran dan tingkatkan tabungan tanpa membuka investasi baru dibidang lain yang ada diluar pekerjaan.
    Saving yang sudah dilakukan dari dulu, saya sarankan untuk terus ditingkatkan lagi.
    Mengapa ? Untuk menghadapi kemungkinan negatif, yaitu terkena PHK dengan beragam alasan. Setelah PHK, saving yang telah dikumpulkan ditambah dengan pesangon yang 'seadanya' itu diharapkan bisa membawa peluang membuka usaha kecil-kecilan sendiri. Saya sarankan untuk usaha dibidang makanan. Entah itu berupa warung, jualan nasi goreng keliling, atau jika memungkinkan membuka resto sendiri.
    Kenapa makanan ? Karena semua orang juga tahu bisnis dibidang ini sudah terhitung jelas laba per porsi makanan bisa mencapai 100%. Tentu secara bisnis ini menguntungkan. Soal jenisnya, terserah anda sesuai lingkungan tempat anda berjualan.
    Anda sebaiknya juga mulai melakukan survey lapangan, mulai dari mencoba warung2 atau resto-resto lain, mencari tempat berjualan yang cocok, melihat harga dari bahan dasar kebutuhan, sampai alat bantu masak dan perluas network anda. Selama anda masih bekerja, uang untuk pengeluaran survey bisa didapat dari penghasilan anda, tentu tetap harus berhati-hati, dan saving harusnya menjadi nomor satu sebelum menentukan tindakan yang akan diambil.

    Terima kasih.

    Princea Ang, trims masukannya mungkin akan bermanfaat bagi yang akan terkena PHK, mulai sekarang sudah mencoba langkah2 pahitnya kalau terjadi PHK.
    mungkin ada masukan lain selain membuka bidang usaha "makanan dan minuman"?
    yah kita tahu saat ini hampir disetiap pojok itu sudah berdiri yang menjajakan "makanan dan minuman".

Page 2 of 12 FirstFirst 1234567891011 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0