Page 1 of 4 1234 LastLast
Results 1 to 10 of 35

Thread: Ekspedisi Cincin Api Kompas


  1. #1
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Icon8 Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Jauh di bawah tanah yang kita pijak sekarang, ada banyak getaran, guncangan, yang tanpa kita sadari aktivitasnya terjadi setiap waktu. Suatu lempengan tipis dan keras bergerak terhadap lempengan lain. Gerakan itu terus terjadi sejak bumi lahir hingga detik sekarang ini.


    Sekarang, kita yang diam di atas tanah air ini, seperti tidak populer membicarakan, merumuskan, atau sekadar menyadari hidup dalam jeratan sabuk gempa. Di bawah kita terhampar batas lempeng India-Australia yang setiap waktu menghujan ke bawah lempeng Eurasia. Sehingga wajar jika Bukit Barisan di sepanjang Sumatera, yang memang terbentuk oleh pergerakan dua lempeng tersebut, sering di guncang gempa dan pantai baratnya tersapu tsunami. Demikian juga sepanjang Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, selain gempa dan tsunami, aktivitas gunung berapi meningkat seiring meningkatnya magma akibat pergerakan lempeng tersebut. Belum lagi jika kita berpijak di timur Indonesia, lempeng tektonik sekaligus bertemu, yaitu lempeng Pasifik dengan lempeng Australia. Ada lagi yang menyebutkan ditambah dengan mendekatnya lempeng Filipina.


    Kita, manusia-manusia yang hidup di tengah peristiwa geologi tersebut, memiliki persepsi beragam. Persepsi lahir dari nilai-nilai sosial dan politik negeri ini. Nilai-nilai tradisional tentu telah lama dianut masyarakat yang hidup di kawasan gunung berapi dan rawan gempa. Misalnya bagaimana membaca gejala alam dan cara membuat rumah panggung dari kayu yang ternyata tahan gempa. Nilai-nilai itu juga melahirkan mitologi atas ketidakkuasaan diri terhadap peristiwa dari Yang Maha Kuasa.


    Sedangkan nilai-nilai baru terus berupaya menciptakan sistem mitigasi yang modern meskipun terseok-seok dibombardir carut-marut politik negeri. Persoalan mengupayakan adanya sistem mitigasi yang cocok, membangun persepsi yang baik terhadap suatu bencana geologi kalah populer dibanding mengurusi partai politik, mengamankan jabatan dan kekuasaan.


    Karena kita terlena dalam kemelut politik dan melupakan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan. Maka seharusnya kita tidak menyalahkan masyarakat yang bersikap pasrah terhadap maut, memandang takdir, ketika gunung berapi meletus, gempa mengguncang dan tsunami menyapu.


    ***
    Jauh dari hiruk-pukik ibu kota Jakarta, satu tim yang terdiri dari wartawan, ahli geologi, arkeologi, botani serta antropologi, mengintensifkan diri dalam sebuah perjalanan yang dinamai Ekspedisi Cincin Api Kompas.


    Ekspedisi dilakukan selama satu tahun lamanya. Sejak Juni 2011, tim ekspedisi melakukan perjalanan secara bertahap ke sejumlah kawasan gunung berapi dan patahan yang masuk dalam zona cincin api (ring of fire) di Indonesia. Telah dilakukan perjalanan ke Gunung Tambora, lalu Danau Toba, Gunung Sibayak, Gunung Sinabung, dan baru saja selesai yaitu ke Gunung Krakatau.


    Tulisan kecil di atas sekadar catatan awal dalam thread di forum ini untuk menerima interaksi, bahan diskusi, berbagi pengalaman, wawasan dan pengetahuan dari berbagai macam sudut pandang, yang tentu bermanfaat memperkaya hasil ekspedisi yang disajikan berupa reportase lengkap dalam edisi khusus di Harian Kompas, Kompas.com dan Kompas TV dimulai tanggal 14 September 2011.


    Salam anak negeri...
    Last edited by Fikri.hidayat; 25-08-11 at 01:42 AM.



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

  2. #2
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas


    Kaldera Gunung Tambora
    Kaldera Gunung Tambora (2.850 mdpl), Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Rabu (22/6/2011). Gunung ini pernah meletus dahsyat pada tahun 1815 hingga meninggalkan kaldera seluas 7 kilometer. Letusan gunung yang terbentuk oleh zona subduksi ini terdengar hingga 2.000 kilometer. Selain menewaskan puluhan ribu orang, letusan gunung ini juga menyebabkan perubahan iklim dunia. Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas melakukan pendakian ke gunung ini dalam rangkaian ekspedisi memetakan masalah geografi, sejarah dan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan gunung berapi.
    KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT



    Supervolcano Toba
    Danau Toba terlihat dari menara pandang Tele di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (22/7/2011). Danau Toba adalah danau terbesar di Indonesia. Danau hasil volcano tektonik terbesar di dunia, dengan panjang danau 87 kilometer dan lebar 27 kilometer, terbentuk dari letusan gunung berapi raksasa (supervolcano) yang terjadi sekitar 75 ribu tahun lalu.
    KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

  3. #3
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Rupanya masalah geografi, mitigasi bencana kurang populer, atau barangkali belum hangat dibicarakan?

    Sempat membaca JOURNEY OF MANKIND
    di situs ini. Berdasarkan teori yang dipaparkan di grafis dan tulisan, proses migrasi manusia dari Afrika yang melintasi Sumatera pada 75 ribu tahun silam, terputus oleh peristiwa meletusnya super-volcano Toba (sekarang jadi Danau Toba).

    Super-letusan Gunung Toba, Sumatera, mengakibatkan musim dingin dan zaman es dengan memusnahkan populasi makhluk hidup secara dramatis, lebih dari 10.000 orang tewas. Letusan abu vulkanik sampai ketebalan 5vmeter menutupi India, Pakistan dan kawasan teluk. Abu vulkanik Toba ditemukan dio inti es di Greenland

    Selengkapnya baca:

    http://bradshawfoundation.com/journey/
    http://bradshawfoundation.com/journey/toba2.html



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

  4. #4
    Senior Contributor hon_hon's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Indonesia Tercinta
    Posts
    6,790
    Rep Power
    16

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Indah banget kang.....TOP

    huuuu....iri banget....pegen ikut
    The Sea is Deeper Than Your Bathtub DUDE!!!!



  5. #5
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Quote Originally Posted by hon_hon View Post
    Indah banget kang.....TOP

    huuuu....iri banget....pegen ikut
    apa perlu di sela-sela ekspedisi yang dilakukan tim, diadakan trip khusus pembaca Kompas ke salah satu rute ekspedisi. Semacam napak tilas gitu dan tim ekspedisi jadi trip advisor hehehe...



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

  6. #6
    Newbie
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    19
    Rep Power
    0

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    perjalanan sudah selesai ya? padahal pengen banget ikut
    apalagi abis ngeliat di kick andy, rasanya iri banget

  7. #7
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Quote Originally Posted by machaan View Post
    perjalanan sudah selesai ya? padahal pengen banget ikut
    apalagi abis ngeliat di kick andy, rasanya iri banget
    Ekspedisi masih berlangsung, baru saja dimulai Juni lalu dan terus jalan hingga satu tahun ke depan
    • Juni lalu kami menuntaskan ke Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Selain melakukan pendakian, tim juga ikut dalam kegiatan ekskavasi permukiman yang tertimbun letusan dahsyat Gn Tambora bersama Balai Arkeologi Bali.
    • Juli lalu tim sudah ke (supervolcano) Danau Toba, Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak di Sumatera Utara. Di rute ini tim pergi bersama ahli vulkanologi Indonesia, Indyo Pratomo.
    • Agustus baru saja menuntaskan menjelajahi Selat Sunda, mendaki Gunung Krakatau dan sekitarnya, menapaki kawasan ujung kulon serta melakukan penyelaman bawah laut. Di Gunung Krakatau, tim pergi bersama ahli botani dari LIPI, Prof Tukirin Partomihardjo.
    • Dan pertengahan September 2011 ini kami siap berangkat menuju Gunung Agung - Batur di Bali dan Gunung Rinjani di Lombok.
    Sajian liputan berupa cross media coverage bisa dilihat dalam edisi khusus mulai 14 September ini di Harian Kompas, Kompas TV dan Kompas.com. Tunggu saja sajian foto-foto interaktif dan video yang menakjubkan. Hasil liputan juga bisa dilihat melalui aplikasi iPad.



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

  8. #8
    Newbie
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    1
    Rep Power
    0

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Quote Originally Posted by Fikri.hidayat View Post
    apa perlu di sela-sela ekspedisi yang dilakukan tim, diadakan trip khusus pembaca Kompas ke salah satu rute ekspedisi. Semacam napak tilas gitu dan tim ekspedisi jadi trip advisor hehehe...
    perluu!!! ayo dibuka donk pendaftarannya.saya tunggu...

  9. #9
    Newbie
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    18
    Rep Power
    0

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    walau indonesia rawan gempa,tapi indonesia mempunyai segudang keindahan.

  10. #10
    Moderator Fikri.hidayat's Avatar
    Join Date
    Jul 2010
    Location
    Indonesia
    Posts
    702
    Rep Power
    8

    Re: Ekspedisi Cincin Api Kompas

    Quote Originally Posted by egodasa View Post
    walau indonesia rawan gempa,tapi indonesia mempunyai segudang keindahan.
    Betul, negeri ini memiliki kekayaan yang sangat beragam. Tumbukan lempeng dan letusan gunung berapi menghasilkan negeri kepulauan yang elok. Butuh ribuan tahun sejak pembentukan kepulauan hingga sekarang bisa kita nikmati.

    Tapi ingat, saat ini bumi terus melakukan pembentukan dirinya. Maka, wajar jika sering terjadi gempa dan letusan gunung berapi.



    "Leave nothing but footprints, Kill nothing but time, Take nothing but pictures"

Page 1 of 4 1234 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO