Judul Buku Ngawur Karena Benar
Penulis Sujiwo Tejo
Isi 248 halaman
Penerbit IIMANIA
Harga Rp 43.000
Sujiwo Tejo, seorang Dalang dan seorang yang sangat kritis terhadap ketidak benaran. Juga di kenal sebagai dalang edan. Dengan latar belakang pendidikannya di ITB jurusan Matematika dan Teknik Sipil, turut memberi warna dalam tulisannya. Kosmologi Wayang berbaur menjadi satu dengan filsafat dan logika ilmu pengetahuan modern. mengeluarkan Karya dengan Judul Ngawur Karena Benar
Dalam buku “Ngawur Karena benar” ini sangat terasa sinergi antara kosmologi wayang dan ilmu pengetahuan dan kekinian. membidik sasaran yang tepat.
“Normalnya, melihat kengawuran itu menyebalkan, namun saat yang disebut normal itu justru merusak akal sehat, lalu kita mau apa? Disinilah mengapa seorang sujiwo tejo ada. Ia berani ngawur, menabrak batas normal yang sering Penuh dengan kepalsuan.” Demikian Rosiana Silalahi, Seorang TV Host, Praktisi media dan Pendiri Rosi Inc, berkomentar tentang buku ini.
Kemudian juga Tina Talisa seorang TV host juga berkomentar, “Tulisan yang mengalir dan terasa kengawurannya dengan nyata. mengacak-ngacak pikiran ke arah yang benar”
Lain lagi dengan Nova Riyanti Yusuf, seorang Penulis, Psikiater, dan wanita di parlemen ini berkomentar. “Buku Ngawur karena benar semoga menjadi pertanda “insight” yang membaik, dan bisa menjadi salah satu resep untuk memelihara kesehatan jiwa bangsa Indonesia tercinta”
Kata-kata ngawur itu sendiri menurut saya adalah, salah, keliru, keluar pakem dari kebenaran dan keluar daru standar yang ada. Namun ketika seorang Sujiwo Tejo memberikan judul besarnya dalam karyanya “Ngawur karena Benar“, Ia ingin menabrak batas normal yang sering penuh dengan kepalsuan, seremoni dan tiada esensi.
Dalam pengantarnya Sujiwo Tejo, memberikan alasan yang sangat kuat “Ngawur Karena Benar” adalah jurus terakhir kita ketika mentok pada jurus-jurus lain yang konon sistematis, santun dan berbudi pekerti. setelah kita endus bahwa dibalik kedok tertata, sopan dan bertata krama itu ternyata adalah kepalsuan, ketika itulah ngawurisme bermula.



LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote


Bookmarks