kurangi penggunaan kertas sebisa mungkin, dengan demikian kita ikut menjaga ekosistem yang ada di muka bumi.pemilu indonesia mengakibatkan hilangnya pohon yang bisa mengurangi emisi karbon
kurangi penggunaan kertas sebisa mungkin, dengan demikian kita ikut menjaga ekosistem yang ada di muka bumi.pemilu indonesia mengakibatkan hilangnya pohon yang bisa mengurangi emisi karbon
hmmmm...bicara emang mudah, tapi pada kenyataannya banyak yang gak perduli.
tuch dari hari ke hari, kertas pemilu koq semakin lebar aja............
pokoknya selama masa kampanye dan pemilu gak tau berapa juta pohon yang ditebang abis unuk mencetak iklan2nya....dan ditempelkan di tiang2 listrik...
c yau
sbenarnya kita tdk perlu khawatir menggunakan kertas karena sifat kertas yang terbaharukan... yang jadi masalah khan pensuplainya... bisa tidak mereka menghargai pendapatan mereka di 15 tahun mendatang? akankah mereka masih mendapat suply pulp yang cukup...??
" BERDOALAH BUAT YERUSALEM, Berdoalah untuk perdamaiannya, dan berdoalah untuk Kota2 disekitarnya..."
kalo mau precise hitung juga berapa karbon yg dipake untuk menjadikan semuanya paperless
trus pertimbangkan juga kemampuan kertas didaur ulang, jangan lupa itung juga biaya (dalam currency karbon tentunya) yg dipake untuk mendaur ulang
itung dah mana yg lebihb kecil kerugiannya
(tiba2 terlintas di otak ide bisnis buka green consulting)
The Board of Directors.....
Mungkin bisa klo buat orang2 yang melek intelektual dan melek teknologi.... Tapi klo orang2 yang kayak di suku pedalaman gymana yah...??
BTW.. Saya sendiri bisa menghabiskan kertas banyak, hanya untuk membuat tugas yang 5000 kata dan kurang lebih 30 lembar.... hahahahaha.... Dan masih banyak kertas2 lainnya yang habis digunakan, trus dikasih deh ke tukang sayur... hehehehehe
Love being part of Film Production
nah itu dy... sulit untuk mengatakan paperless apalagi no paper for life...
belum ada solusi untuk pengganti kertas.. sebgai penulis, wartawan, mahasiswa, skripter, dan artis serta seniman lukis dan juga profesional lain...
seperti yang saya bilang, yang harus digugah itu masyarakat produsen kertas... layaklah berfikir jauh untuk menjadikan proyek produksi kertas memperhatikan life cycle dari kayu yang mature/produceable time nya itu 15-20 tahun..
" BERDOALAH BUAT YERUSALEM, Berdoalah untuk perdamaiannya, dan berdoalah untuk Kota2 disekitarnya..."
bagaimana klo sistem online, tngl nyediakan beberapa unit komputer di tiap tps bisa saja seprti itu.tngl bagaimana kita mengantisipasi penggunaan kertas yang berlebihan
konsentrasi ke pemilu saja kah? atau keseharian?
sebenarnya tidak bisa dibandingkan antara penggunaan pemilu dengan penggunaan sehari2...
toh kita hanya menambah 1 kertas saja khan? Maksimal 5 lah di pemilu legislatif kemaren... tapi apa sebanding dengan penggunaan kertas kita sehari2 yang bisa mencapai 10-100 lembar ( contoh untuk skripsi dan laporan2 )
jangan kurangi selama hal itu berguna.. kalau tidak berguna namun tetap banyak baru namanya pemborosan dan perusakan...
BETUL TIDAK?
" BERDOALAH BUAT YERUSALEM, Berdoalah untuk perdamaiannya, dan berdoalah untuk Kota2 disekitarnya..."
Betul2.
Yang namanya kertas itu bisa diperbaharui. Tinggal masalah produsennya.
Kalo SDM di Indonesia belum bisa sampe situ. Yah, mau ga mau kita harus belajar dan berhemat.
Sebenarnya sampah plastiklah yang berbahaya.
Juga sampah elektronik.
Tahu gak?
Indonesia dijadikan TPA sampah elektronik secara ilegal loh..
Kalo Pemerintah tidak menanggulangi masalah ini secara serius. Bisa gawat.
![]()
Kita hidup terpecah belah, Kasih Tuhanlah perekatnya
Bookmarks