Quote:
Originally Posted by Ano
Berikan pada bumi apa yang menjadi milik bumi.
Kata-kata ini mengispirasi saya untuk mengusulkan pada pemerintah daerah agar membuat pori-pori pada bumi kita ini, terutama di daerah banjir. Daripada kita mengalirkan air hujan ke selokan, kali, sungai secara horisontal. Alangkah baiknya bila kita membuat selokan vertikal, yaitu kita lubangi bumi kita ini sedalam 1-2 meter dengan diameter sekitar 5 inch dengan jarak antar lubang sektiar 1 meter. Setuju ?
|
sangat setuju sekali. pembuatan biopori ini sebenarnya mengurangi (memang bukan meniadakan) masalah pengadaan lahan untuk pembuangan akhir sampah di suatu kota, karena di lubang biopori ini lah kita membuang sampah organik. sayangnya kebanyakan warga di negara kita tercinta tidak tergerak membuat biopori kalau hanya diberikan masukan dan atau penyuluhan tentang apa itu biopori, manfaat biopori dan cara pembuatan biopori; hal ini saya alami pada kerabat saya yg saya beri masukan mengenai pembuatan biopori ini dan manfaatnya tapi beliau sama sekali tidak tergerak membuat biopori. tampaknya kebanyakan warga jakarta dan daerah-2 lain melakukan pembuatan biopori kalau pemerintah daerahnya mewajibkan warga membuat biopori dan memberikan sanksi berat bagi yg tidak membuat biopori. semestinya pemerintah daerah di seluruh indonesia menyadari hal ini dan memberlakukan peraturan daerah yg mewajibkan pembuatan biopori dan memberikan sanksi tegas/berat bagi yg tidak (bersedia) membuat biopori. saya tidak tahu kapan pemda-pemda di seluruh indonesia, terutama jakarta, mewajibkan warganya membuat biopori. di jakarta yg terberitakan baru percontohan pembuatan biopori di rumah wapres jusuf kalla. perlu diketahui bahwa biaya pembuatan biopori ini sangat murah, bisa diswadayakan oleh masyarakat dalam bentuk gotong-royong dalam pembiayaan di suatu kelompok warga (RT, RW). agar tidak membebani anggaran pemerintah daerah, pemerintah daerah yg bersangkutan hendaknya mewajibkan kelompok warganya yg cukup berada dari kalangan menengah ke atas membantu pembiayaan pembuatan biopori di lingkungan warga kalangan menengah ke bawah. jadi tidak ada alasan pembuatan biopori terhalang oleh kendala dana.