Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 11 to 20 of 30

Thread: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)


  1. #11
    Newbie jameselfin's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    35
    Rep Power
    0

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by Mr.Shock View Post
    MEngapa Indonesia tidak mau mengakui saja, kalo mereka (malaysia) saat ini memang lebih unggul dalam banyak hal,.. salah satunya pembangunan ekonomi dan pendidikan....

    Gengsian kah ?....
    tul...
    tapi solusinya ya tetap dari diri kita sendiri....
    Majulah Indonesiaku..
    Terbanglah tinggi, Garuda Perkasaku...

  2. #12
    Senior Member Azahari's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Bumi Pertiwi
    Posts
    1,547
    Rep Power
    8

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by Flores View Post
    Juga Soal seni.

    Bicara film dan musik, sebenarnaya kita mejajah malaisia.

    Bahkan harus mereka akui bahwa kita juga 'menjajah' mereka secara bahasa karena orang malaisia sekarang cenderung bicara gaya Indonesia.

    Salam!
    Nah ini dia. itu juga yang ingin aku sampaikan.
    Sebagai ilustrasi: Pernah dimuat di akbar (koran) di Malaysia tentang kekaguman musisi Malaysia terhadap musisi Indonesia. Satu hal yang paling mereka kagumi adalah kemampuan aransemen para musisi kita. Mereka tidak habis pikir mengapa bisa kemampuan aransemen musisi Indonesia begitu tinggi. Satu lagu sederhana bisa begitu Agung setelah digubah oleh Erwin Gutawa misalnya. Tidak hanya dimiliki segelintir musisi kita, tapi hampir merata. Itulah adalah bakat alam para musisi kita, kekayaan budaya kita.
    Tidak hanya itu, produktifitas musisi kita juga jauh diatas mereka. Industri musik kita rata-rata mengeluarkan satu album sehari. Tapi di Malaysia belum tentu tercipta satu lagu dalam satu minggu.
    Masih terlalu banyak yang bisa kita banggakan hanya dalam aspek Budaya.
    Seperti kreatifitas, keaneka ragaman, keluhuran.

    Masalah bahasa juga. Remaja Malaysia semakin hari semakin meniru logat Indonesia. Kata sandang spt Lho, Koq, Sih. Sudah biasa terdengar disana.

  3. #13
    Zha
    Zha is offline
    Junior Member Zha's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    di batas horison
    Posts
    384
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by Flores View Post
    Juga Soal seni.

    Bicara film dan musik, sebenarnaya kita mejajah malaisia.

    Bahkan harus mereka akui bahwa kita juga 'menjajah' mereka secara bahasa karena orang malaisia sekarang cenderung bicara gaya Indonesia.

    Salam!
    Yup, kreatifitas anak bangsa kita jauh di atas mereka. Lihat saja buku apa yang paling ngetop di sana: Laskar Pelangi. Film yang meramaikan Festifal Film Malaysia: Laskar Pelangi, penyanyi paling ngetop di Malaysia: Krisdayanti dan Melly Goeslow, film yang populer di Malaysia: MIRROR a film by Hanung Bramantyo, yang dibintangi Nirina Zubir. Bahkan apa bahasa gaul yang mereka pakai jika sedang gentayangan di internet? BAHASA GAUL INDONESIA (bahasa Jakarta yang kemudian telah dijadikan bahasa slang Indonesia alias elo gue).

    Bahkan, pemerintah Malaysia mengeluarkan peraturabn untuk membatasi pemutaran lagu2 Indonesia di Radio Malaysia, khawatir jika lagu2 mereka kalah pamor. Well, Indonesia hanya perlu pemimpin bermutu agar kita bisa bangkit, toh kita punya kekayaan yang tak ternilai!

    Di jaman Majapahit pun Malaysia sudah kalah jauh dibanding kita, hanya akhir2 ini (ditambah mereka dijajah Inggris dan kita sial karena dijajah Belanda dan Jepang), mereka di atas kita... Majulah Indonesia!
    Last edited by Zha; 22-11-08 at 10:07 AM.
    ku menerkam, mengaum, berlari,,,


  4. #14
    Junior Member assayoda's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Balikampong
    Posts
    439
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by Azahari View Post
    MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA.

    Mengapa Malaysia menjadi seperti sekarang ini? Seolah-olah ada rasa permusuhan. Sampai ada situs (kalau gak salah: www.ihateindonesia.com )
    Saya akan mencoba mengulasnya.
    Saya juga adalah seorang keturunan bangsa Melayu dari kesultanan yang ada di Kalimantan. Jadi kira-kira tahu etno-psikologi masyarakat Malaysia yg nota-bene adalah puak Melayu juga.

    Sejarah kerajaan-kerajaan di Malaysia dimulai dengan didirikannya Kesultanan Melaka oleh Parameswara tahun 1402 M. Ia adalah putra raja Sriwijaya yg lari karena Palembang direbut Majapahit. Sebelumnya di tanah semenanjung sudah ada wilayah yang namanya Pahang.

    Keturunan Parameswara inilah yang mendirikan beberapa kesultanan lain seperti Perak dan Johor. Kemudian orang Minang datang dan mendirikan Negeri Sembilan. Setelah itu berturut berdiri kesultanan lain: Kelantan, Selangor, Kedah, Perlis dan Trengganu. Yang kesemuanya adalah puak Melayu yang datang dari pulau Sumatera. Etnis China berdatangan sejak Laksamana Yin Ching mengunjungi Melaka tahun 1402.

    Terjadinya pemisahan antara Malaysia dan Indonesia adalah karena diadakannya Perjanjian antara Britania Raya dan Belanda tahun 1824 yang dikenal dengan TRAKTAT LONDON. Britania mengambil semenanjung sedang Belanda mengambil Indonesia. Dulu persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia sangat mesra. Mereka banyak mengundang seniman/artis, Guru Besar dan Dosen serta Ulama-ulama dari Indonesia. Lagu dan film dari Indonesia mendapat tempat istimewa di masyarakat Malaysia. Hal inilah yang menjadi tali pengikat persahabatan dan kerukunan antara dua negara. Dalam hal budaya Malaysia sejak dahulu (dan hingga sekarang pun) mengakui keungggulan budaya Indonesia (hal ini disebabkan karena kekayaan etnis Indonesia). Ada rasa inferiority complex orang Malaysia thd bangsa Indonesia.

    Malaysia Modern dimulai dengan kebijakan ekonomi baru tahun 1971. Mereka banyak mengirim pelajarnya menuntut ilmu ke luar negeri antara lain ke Indonesia dan Inggris. Pembangunan ekonomi terbilang sukses. Kehidupan rakyat jadi lebih makmur. Korupsi (rasuah) sangat terlarang waktu itu. Perbuatan rasuah dianggap sangat memalukan. Itulah yang menyebabkan Malaysia berhasil dalam pembangunannya.

    Malaysia mulai menggeliat maju meninggalkan saudara tuanya: INDONESIA. Sayangnya kemajuan ini diiringi oleh kemauan batin bangsa Malaysia untuk diakui kemajuannya oleh kakaknya, INDONESIA. Setelah kemajuan mereka peroleh, Malaysia “menuntut” pengakuan dari Indonesia atas keunggulan itu. Tapi Indonesia seolah-olah tidak mau mengakui. Maka mulai timbullah “kebencian” itu. Hal ini diperparah dengan menurunnya “penghormatan” generasi baru Malaysia terhadap “leluhur”-nya. Dalam bathin, mereka bertekad akan mengalahkan Indonesia dalam segala bidang; ekonomi, teknologi, wilayah (ingat Sipadan dan Ligitan) seni dan budaya, olahraga. Inilah dampak dari Inferiority complex itu.
    Jangan terlalu berprasangka yang buruk dulu,sebaga seorang kakak harus sabar mendalami kasus semacam ini.Kita harus tahu dulu siapa yang membuka
    Ihateindonesia itu belum tentu orang melayu/malaysia.Saya disini tidak merasakan hal-hal seperti ini disini entah kalau disemenanjung.Kalau menurut saya ada beberapa bangsa yang mendiami malaysia ini,kemungkinan karena iklim politik di malaysia ini yang memprioritaskan bangsa melayu maka kemungkinan ada yang mengadu domba bangsa malaysia dengan bangsa Indonesia sehingga bangsa serumpun ini tidak bisa saling membantu atau bekerja sama karena negara yang serumpun hanya malaysia dan indonesia.
    Kita jangan takut dengan segala apa yang dilakukan Malaysia itupun dilakukan oleh segelintir orang,apalagi dalam seni/budaya mereka tidak bisa membajak begitu saja karena ada proses kreatif yg tidak bisa ditiru.Hanya sekarang MAlaysia lebih bergerak maju dalam setiap bidang karena didukung oleh negara jadi memang Indonesia sekarang mulai agak ketinggalan.Sebagai contoh bagaimana Petronas yang tidak lebih besar dari Pertamina bisa lebih berkembang dan menjadi asset negara yang baik dan korupsi/rasuah sangat dibenci sama orang Malaysia.hal-hal seperti ini yang harus di contoh oleh sang kakak.Tapi apapun juga yang terjadi di Malaysia dan sekarang saya lagi cari makan disini tetap INDONESIA Negara KU,tempat tumpah darahku,Merdeka

  5. #15
    Senior Member Azahari's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Bumi Pertiwi
    Posts
    1,547
    Rep Power
    8

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by assayoda View Post
    Jangan terlalu berprasangka yang buruk dulu,sebaga seorang kakak harus sabar mendalami kasus semacam ini.Kita harus tahu dulu siapa yang membuka
    Ihateindonesia itu belum tentu orang melayu/malaysia.Saya disini tidak merasakan hal-hal seperti ini disini entah kalau disemenanjung.Kalau menurut saya ada beberapa bangsa yang mendiami malaysia ini,kemungkinan karena iklim politik di malaysia ini yang memprioritaskan bangsa melayu maka kemungkinan ada yang mengadu domba bangsa malaysia dengan bangsa Indonesia sehingga bangsa serumpun ini tidak bisa saling membantu atau bekerja sama karena negara yang serumpun hanya malaysia dan indonesia.
    Kita jangan takut dengan segala apa yang dilakukan Malaysia itupun dilakukan oleh segelintir orang,apalagi dalam seni/budaya mereka tidak bisa membajak begitu saja karena ada proses kreatif yg tidak bisa ditiru.Hanya sekarang MAlaysia lebih bergerak maju dalam setiap bidang karena didukung oleh negara jadi memang Indonesia sekarang mulai agak ketinggalan.Sebagai contoh bagaimana Petronas yang tidak lebih besar dari Pertamina bisa lebih berkembang dan menjadi asset negara yang baik dan korupsi/rasuah sangat dibenci sama orang Malaysia.hal-hal seperti ini yang harus di contoh oleh sang kakak.Tapi apapun juga yang terjadi di Malaysia dan sekarang saya lagi cari makan disini tetap INDONESIA Negara KU,tempat tumpah darahku,Merdeka
    Oke bung, Trims atas postingnya. Pandangan anda ada benarnya juga.
    Bagaimanapun hal yang saya utarakan pertama itu saya rangkum dari pembicaraan-pembicaraan informal kami. Bukan saya sendiri. Jadi seperti yang saya sebutkan itu adalah sebuah analisis. Dan perlu pembuktian lapangan.
    Betul kita harus tahu bahwa di semenanjung pada umumnya komposisi etnisnya ada beberapa. Makanya pemerintah disana menyebut Malaysia sebagai Asia mini, Truly Asia. Tapi kendali kekuasaan ada di puak bangsa Melayu, semestinya pemerintah memberi teladan kpd warganya. Ingat Pemerintah mereka sudah beberapa kali mencabar bangsa Indonesia dengan berbagai ulah. Hal ini lah yg ditiru oleh warganya. Sekali lagi saya katakan, kalaulah bangsa Malaysia merasa bangsa yng besar hendaknya Pemerintahnya mensosialisasikan etika bertetangga yang baik, bukan malah merongrong negara tetangga.

    Saya juga mendengar ada kelompok kecil di Malay yang berupaya menjaga hubungan baik ini dengan membawa suara persaudaraan antara Indo dan Malay. Tapi itu hanya riak kecil diantara gelombang sentimen yang besar.

    Satu hal lagi, Illegal logging di perbatasan antara Sabah/Sarawak dan Kalimantan Indonesia. Tidak ada niatan baik dari pemerintah Malaysia untuk mencegahnya. Malah dibuatkan jalan agar roda truk trailer bisa berjalan lancar.

    Saya juga pernah mengunjungi Kuching Sarawak di tahun 80-an. Memang sungguh beza dg di Indonesia. Hidup mereka Sejahtera, Aman dan Damai.
    Thanks anyway.
    Last edited by Azahari; 22-11-08 at 05:28 PM.

  6. #16
    Junior Member jonsimon's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    115
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Malaysia baik dalam semua hal gw liat ngak beda banyak ama indonesia, cuman yang bikin mereka arogan dan memandang rendah indonesia karena TKI. Mereka menganggab TKI adalah wajah asli indonesia yg miskin kebanyakan mereka memperlakukan TKI seperti budak. Jadi semua orang indonesia bagi mereka ngak jauh beda ama budak2 mereka yg notabene memang orang indonesia yang nyari ringgit disana karena di indonesia susah cari kerja. Nah dimana2 majikan pasti merasa lebih tinggi derajatnya dari pembantunya.
    Pendapat gw, selama kita ngak bisa menjaga hargadiri kita sebagai bangsa maka jangan berharap orang/bangsa lain akan menghargai indonesia.
    Pertanyaannya kapan indonesia bisa menciptakan lap kerja yg layak untuk rakyatnya? Sehingga orang indonesia ngak perlu jadi buruh,pembantu di malaysia, kalo mau memperkerjakan, kenapa ngak yang ahli, terdidik sehingga ngak jadi budak di negara orang.
    Mari kita sama2 bermimpi smoga suatu saat pembantu kita adalah orang2 malaysia karena semua rakyat indonesia sudah hidup diatas kelayakan.

  7. #17
    Junior Member ConquerOr's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    164
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Keadaan ini di karenakan krg nya lap pekerjaan di negara kita, shg jd TKI di malaysia.
    Sdh mestilah pemerintah memerhatikan rakyat, jgn kantongnya sj diperhatikan.
    Kasus DUBES RI utk malaysia-korupsi. Gmn tuh, dia ditugaskan melindungi/megayomi rakyat Indonesia di Malaysia, kok malah buat yg bukan2..... Mental yg tdk kuat.
    Jadilah.... malaysia semena2 dgn TKI, wong....pemerintahnya aja `kotor`/ga hargai amanat rakyat sbg duta.
    Kalo duta (bangsa sendiri) ga menghargai kita.. jgn harap bangsa lain menghargai kita..

  8. #18
    Contributor
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,853
    Rep Power
    14

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Azahari, good post. Jadi sikap Malaysia terhadap Indonesia, mirip dengan Taiwan terhadap RRC dong.

    Tapi kesulungan itu anugerah Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat. Boleh lebih kaya, lebih maju dsb, tapi tetap saja Indonesia itu moyang Malaysia.

  9. #19
    Junior Member ConquerOr's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    164
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    GANYANG MALAYSIA..!!!

  10. #20
    Junior Member Route's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    Sunset in Jakartaaaaaaah
    Posts
    419
    Rep Power
    6

    Re: MEMAHAMI SIKAP MALAYSIA (Sebuah Analisis)

    Quote Originally Posted by Slump View Post
    Untuk beberapa hal seperti ekonomi, teknologi dan pembangunan memang Malaysia kelihatannya lebih maju. Tapi ada beberapa hal yang mereka masih ketinggalan dibanding Indonesia diantaranya demokrasi dan kebebasan media menyampaikan informasi. Kita sudah melakukan reformasi sedangkan mereka saat ini bisa dibilang masih dalam masa orde baru...

    Majulah Indonesiaku
    sorry double td error kirain yang diatas gak masuk hehe
    Sorry Bro ngga setuju!, Pembangunan di Malay bukan keliatannya lebih maju, tapi emang sudah maju. (GDP mereka berapa kali lipat GDP kita).
    Masalah demokrasi bukan mereka ketinggalan ini cuma soal pilihan, dan tampaknya pilihan mereka lebih tepat.
    UU ISA Malay dan Singa bisa membuat gov mereka konsentrasi ke masalah yg lebih penting. Mereka bisa mengendalikan terorisme dan tidak satupun kecolongan bom meledak. Masalahnya kalo demokrasi bebas diterapkan tapi rakyatnya belum siap, jdinya kayak kita di Indon. Mana penegakan hukum nggak jalan. Kalo sudah berhadapan dengan massa, penegak hukum kita sepertinya tidak mau melanggar HAM dengan cara membiarkan massa melanggar HAM.
    China contoh lain yg memilih tegas dalam masalah penegakkan hukum walaupun bagi sebagian org dianggap melanggar HAM. Barat dan dunia mengecam cara mereka menangani kelompok yg mereka anggap dapat mengacaukan keamanan negara, maen pentung maen giles pake tank. Tapi mereka yg anggap ini pelanggaran HAM juga tidak memberi solusi bagaimana cara memberi makan 1,3 milyar perut. Pernah denger ada bencana kelaparan di China? Cadangan devisa mereka sudah jauh dari aman. Padahal Kalo kita bingung mata uang kita devaluasi terus, Yuan mereka bingung mau devaluasi aja ngga bisa2 dan nggak boleh sama negara lain.
    Pernah denger ada negara lain yg menerapkan hukuman mati untuk para koruptornya yg makan duit rakyat?
    Iraq juga sebelum Saddam digulingkan Amrik yg begitu mengagungkan demokrasi sangat aman, tidak ada yg main kembang api. Dia tau cara mengendalikan rakyatnya yg seperti kuda liar.
    Seandainya kita bisa memanfaatkan potensi kita yg jauh lebih besar di banding negara Jaran Malaysia. Mungkin Rupiah kita sudah = Ringgit Malaysia.

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0