LENSAINDONESIA.COM: Meski masih lima bulan lagi diresmikan pada Konvensi Nasional Partai Republik di Tampa, Florida, Agustus mendatang, tapi kandidat Mitt Romney terus membombardir Obama dengan serangan soal prestasi ekonomi.
Dan memang, isu ekonomi dan lapangan pekerjaan baru menjadi isu sentral kedua calon penguasa Gedung Putih periode berikutnya.
Serangan pada kinerja lawan sudah langsung dimainkan Presiden Obama dengan meluncurkan iklan televisi yang ekstrim menyoroti rekor Romney saat gubernur Massachusetts.
Dalam iklan itu, Romney dituding menumpuk hutang ketika menjabat dan bertanggung jawab atas penciptaan lapangan pekerjaan paling buruk di Amerika Serikat.
“Ekonomi Romney” tidak jalan ketika itu dan tidak akan bisa jalan sekarang, dan bahwa warga Amerika tidak akan mampu menanggung hasil ekonomi seperti itu”, demikian isi iklan tersebut.
“Ketika Mitt Romney menjadi gubernur, Massachusetts menjadi nomor satu. Nomor satu dalam hutang negara bagian sebesar 18 miliar dolar, utang per kapita lebih besar dibanding di negara bagian manapun di Amerika. Pada waktu bersamaan Massachusetts anjlok ke peringkat 47 dalam penciptaan lapangan kerja, salah satu prestasi ekonomi paling buruk di Amerika. Nomor satu dalam hutang, nomor 47 dalam penciptaan lapangan kerja. Itulah ekonomi Romney yang tidak berhasil waktu itu dan tidak akan berhasil sekarang,“ serang Obama dalam iklannya.
Tak mau kalah, kandidat Presiden Partai Republik, Mitt Romney balas mengejek soal prestasi ekonomi Obama dengan iklan
politik di televisi dan menyebut presiden benar-benar tidak mengetahui keadaan ketika Jumat (15/06) lalu mengatakan sektor swasta Amerika baik-baik saja.
“Sektor swasta baik-baik saja. Yang kita lihat sebagai kelemahan dalam perekonomian kita berhubungan dengan pemerintahan negara
bagian dan lokal,” kata Obama.
“Bagi presiden Amerika untuk tampil dan mengatakan sektor swasta baik-baik saja, dia akan tercatat dalam sejarah. Ini adalah
kesalahan perhitungan yang luar biasa dan ketidaktahuan Presiden yang tidak paham keadaan di lapangan,” ujar Romney.
SUMBER


LinkBack URL
About LinkBacks





Reply With Quote
Bookmarks