Page 11 of 824 FirstFirst ... 2345678910111213141516171819202161111511 ... LastLast
Results 101 to 110 of 8231

Thread: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

  1. #101
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by innocent View Post
    From CNN...



    To : tito... I hope you'd be able to monitor and control this thread carefully, so it won't become the same rubbish as many other threads...
    Thank you to alarm me.
    Me either, don’t want this thread lost its credibility.
    The Girls are alright; you will experience an amazingly feeling as you FIGHT SHOULDER TO SHOULDER WITH WOMEN. I tell you, WOMEN ARE ALWAYS STERNER AND ZEALOUSLY THAN THE MEN TO OVERCOME SOMETHING THEY BELIEVED.

    I know you ought to understand that.

    Regards,
    Tito

  2. #102
    Senior Member kentut2's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Posts
    1,328
    Rep Power
    6

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by tito View Post
    Sekarang, giliran Gadis Gadis cantik, manis nan sexy ini yang perlu saya puaskan HASRATNYA.

    Jadi begini.
    Semua pendapat kalian HEBAT, KRITIS DAN BENAR.
    Cuma untuk itu saya pikir kita HARUS MEMBUAT SEBUAH THREAD BARU LAGI.

    Thread ini sesungguhnya saya DEDIKASIKAN KEPADA PARA PENENTANG PERANG IRAK; karena saya TERPANGGIL UNTUK MENGHENTIKAN SEGALA KEBODOHAN INI.

    Thread ini sesungguhnya saya DEDIKASIKAN KEPADA PARA PENENTANG PERANG IRAK; sebagai EKSPRESI DARI TITIK KULMINASI RASA MUAK SAYA MELIHAT SEGALA KETOLOLAN YANG BERGENTAYANGAN DIDEPAN MATA.

    Thread ini sesungguhnya saya DEDIKASIKAN KEPADA PARA PENENTANG PERANG IRAK; sebagai sebuah wahana bagi mereka untuk mengekspresikan pikiran pikirannya SECARA MASUK AKAL.

    Thread ini sesungguhnya saya DEDIKASIKAN KEPADA PARA PENENTANG PERANG IRAK; sebagai sebuah KAWAH CANDRADIMUKA BAGI MEREKA UNTUK BELAJAR BERPIKIR REALISTIS.

    Thread ini sesungguhnya saya DEDIKASIKAN KEPADA PARA PENENTANG PERANG IRAK; sebagai sebuah sarana bagi mereka untuk menyadari bahwa NERAKA J*H*N*M TELAH HADIR UNTUK MELATIH MEREKA BERPIKIR SECARA DISIPLIN.

    Saya masih menunggu mereka datang.

    Regards,
    Tito

    Ayo prajurit bidik senjatamu..tembaki kesemuanya...tak perlu pastikan sasarannya karena peluru tak bermata...karena pembenaran kematian dalam perang adalah biasa....jangan pernah pikirkan belas kasihan....pikirkan dan kasihani dirimu prajurit karena kau sebenarnya hanya sasaran tembak lawanmu juga...lupakan facisme...lupakan demokrasi...lupakan politik...lupakan keluargamu ....lupakan tanah airmu...jangan takut dosa...jangan pernah berpikir sorga...hilangkan rasa kemanusiaan mu....habisi..habisi...begitulah jika perang jadi pembenaran ...begitulah jika sejarah kelam kemanusiaan jadi pembenaran....begitulah jika naluri penghancuran dikedepankan...semoga sejarah jadi pembelajaran bukan jadi doktrin...he...he...
    [ ku minta janjimu ku tak mau menunggu asa ]

  3. #103
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by innocent View Post
    From CNN...



    To : tito... I hope you'd be able to monitor and control this thread carefully, so it won't become the same rubbish as many other threads...
    This is I called it:

    THE DEMOCRACY IS IN THE MAKING.

    Should I start again this lecture with the success stories of:
    The Japan Democracy?
    The Germany Democracy?
    The U.S Democracy?
    France Democracy?

    I have a joke for you this morning:
    As I read that report from CNN you’ve brought it forward just now, I thought the Democracy in Iraq is not that bad IF one compared it with the behaves of Saddam in the past; such:

    SHOT HIS MINISTER DURING THE CABINET’S MEETING.
    KICKED HIS TOP RANK MILITARY OFFICER OUT FROM THE FLYING HELICOPTER.

    You know pal, Journalist is always Journalist (sorry Artemis).
    They always blow anything up just for RATING.

    Regards,
    Tito

  4. #104
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by kentut2 View Post
    ayo prajurit bidik senjatamu..tembaki kesemuanya...tak perlu pastikan sasarannya karena peluru tak bermata...karena pembenaran kematian dalam perang adalah biasa....jangan pernah pikirkan belas kasihan....pikirkan dan kasihani dirimu prajurit karena kau sebenarnya hanya sasaran tembak lawanmu juga...lupakan facisme...lupakan demokrasi...lupakan politik...lupakan keluargamu ....lupakan tanah airmu...jangan takut dosa...jangan pernah berpikir sorga...hilangkan rasa kemanusiaan mu....habisi..habisi...begitulah jika perang jadi pembenaran ...begitulah jika sejarah kelam kemanusiaan jadi pembenaran....begitulah jika naluri penghancuran dikedepankan...semoga sejarah jadi pembelajaran bukan jadi doktrin...he...he...:d
    karena demikianlah:

    politik!!!!!!!!!!

  5. #105
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by bedjo View Post
    Saya juga kagum dengan anda, sebenarnya anda tidak menunjukan apa-apa di hadapan saya, tentang Perang Irak.
    Dimana anda berdiri, dan kemana pandangan anda tentang perang Irak, tapi yang anda tampilkan adalah mungkin adalah bahasanya anda Ilmu Politik.
    Nah ketika ilmu politik anda itu di bahas memang menampilkan sesuatu yang indah tapi amat menyakitkan jika dilihat realita.
    Maksud saya, ketika konteks dibahas kita juga harus mensejajarkan realita.
    Mana ada politik yang objectif, maka dari itu politik itu di anggap kotor oleh sebagian besar masyarakat, jika politik di jalankan seperti yang anda utarakan maka tidak akan terjadi perdebatan sengit.
    Anda bicara tidak realita seperti ungkapan anda, tapi anda bicara sistem, jika itu sistem maka percuma kita perdebatkan, di perdebatkan perlu jika harus ada solusi ketika antara retorika dan realita tak ketemu.
    Apakah politik dengan loby-loby bisa objektif.......? Tanya aja sendiri,jangan tanya saya.....
    Konsep anda bagus, tapi ga realistis menurut saya.

    Gurauan anda lucu sekali, roll coaster anda sedang meluncur mungkin yang dimaksud ikatan kursi anda yang harus di kencangkan, karna saya tak melihat mau meluncur kemana. Atau jangan2 anda sendiri yang akan meluncur sendirian.
    Sebuah ungkapan keputus-asaan.

    Ini sebuah SUBJEK YANG SULIT bukan?
    Ini sebuah FAKTA YANG MENYAKITKAN bukan?
    Ini sebuah OPINI YANG BAHKAN DIDALAM MIMPI PUN TIDAK PERNAH ANDA TEMUI bukan?

    BERPIKRLAH SECARA LATERAL.

    DAN ITU MEMBUAT ANDA BERBEDA!!!!

  6. #106
    Contributor artemis's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    3,864
    Rep Power
    9

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by tito View Post
    This is I called it:

    THE DEMOCRACY IS IN THE MAKING.

    Should I start again this lecture with the success stories of:
    The Japan Democracy?
    The Germany Democracy?
    The U.S Democracy?
    France Democracy?

    I have a joke for you this morning:
    As I read that report from CNN you’ve brought it forward just now, I thought the Democracy in Iraq is not that bad IF one compared it with the behaves of Saddam in the past; such:

    SHOT HIS MINISTER DURING THE CABINET’S MEETING.
    KICKED HIS TOP RANK MILITARY OFFICER OUT FROM THE FLYING HELICOPTER.

    You know pal, Journalist is always Journalist (sorry Artemis).
    They always blow anything up just for RATING.

    Regards,
    Tito
    are you trying to laying my secrets in the open? haha, kidding, nevermind... I'll make an exception in this matter.
    But maybe Frank Capra will be hurt with that Rating comment, Tito.
    Glad he will never know about this development of media business. the ideals of journalism had been stretched so far and wide in the name of money and rating, I bet he will be more hurting with this development than your comment.
    This is not a black and white world; you can't afford to believe in your side

  7. #107
    Senior Member bedjo's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    1,358
    Rep Power
    6

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by tito View Post
    Sebuah ungkapan keputus-asaan.

    Ini sebuah SUBJEK YANG SULIT bukan?
    Ini sebuah FAKTA YANG MENYAKITKAN bukan?
    Ini sebuah OPINI YANG BAHKAN DIDALAM MIMPI PUN TIDAK PERNAH ANDA TEMUI bukan?

    BERPIKRLAH SECARA LATERAL.

    DAN ITU MEMBUAT ANDA BERBEDA!!!!
    Saya tidak sedang berputus asa sobat................
    Anda ini jumawa sekali ya, untuk ukuran di forum, banyak orang kelas teri seperti anda ini.
    Sudut pandang kita memang beda, sebab di dalam fakultas Hukum tidak terlalu mendalam belajar literatur politik tapi kami belajar filsafat politik. Dalam filsafat politik kami harus berpikir objektif tidak subjectif seperti anda, sebab hukum adalah fakta bukan rekayasa menurut selerah.
    Pada titik pertanyaan filsafat politik dimulai.
    Dengan rasionalitasnya manusia mencoba mempertanyakan apa hakikat dari organisasi masyarakat yang baik (good) dan tepat (right) atau bagaimana cara hidup yang baik dan paling tepat bagi manusia.

    Pertanyaan ini menjadi perdebatan penting dalam studi filsafat politik, yaitu antara paham teoleogi dan deontologi. Pertanyaannya adalah mana yang lebih utama, apakah prinsip kebaikan harus mengalah pada prinsip ketepatan, ataukah prinsip ketetapan harus diletakkan di bawah prinsip kebaikan. Sebuah buku yang banyak didiskusikan yang mengembangkan filsafat politik dengan pendekatan deontologis, jadi berbeda dengan tradisi utilitarianism, atau liberalisme yang dikembangkan oleh Immanuel Kant, dan John Stuart Mill dapat dilihat, misalnya, John Rawls, Political Liberalism, With A New Introduction and the Reply to Habermas (Columbia University Press, New York) 1993. Untuk diskusi mengenai teori kebaikan dan teori kebenaran lihat misalnya Richard B. Brand, Theory of the Good and The Right (Oxford University Press, Oxford), 1979, lihat juga Pettit Philip, “The Contribution of Analytical Philosophy”, in A Companion to Contemporary Political Philosophy, Robert E. Goodin and Philip Pettit (eds) (Blackwell, Victoria), 2004.
    1. Lihat, Alan Brown, Modern Political Philosophy (Penguin Books, Middlesex) 1986, p. 11
    - Dalam kata-kata Alan Brown: “It was obvious that there was a variety of possible ends, values or ideals which were relevant to how a man ought to live and act and how a community ought to be organized. It was less obvious, on reflection, which of these values, if any, was correct” (ibid.)
    Dua pertanyaan ini menjadi perdebatan penting dalam studi filsafat politik, yaitu antara paham teoleogi dan deontologi. Pertanyaannya adalah mana yang lebih utama, apakah prinsip kebaikan harus mengalah pada prinsip ketepatan, ataukah prinsip ketetapan harus diletakkan di bawah prinsip kebaikan. Sebuah buku yang banyak didiskusikan yang mengembangkan filsafat politik dengan pendekatan deontologis, jadi berbeda dengan tradisi utilitarianism, atau liberalisme yang dikembangkan oleh Immanuel Kant, dan John Stuart Mill dapat dilihat, misalnya, John Rawls, Political Liberalism, With A New Introduction and the Reply to Habermas (Columbia University Press, New York) 1993. Untuk diskusi mengenai teori kebaikan dan teori kebenaran lihat misalnya Richard B. Brand, Theory of the Good and The Right (Oxford University Press, Oxford), 1979, lihat juga Pettit Philip, “The Contribution of Analytical Philosophy”, in A
    Perang Iraq bagi anda adalah merupakan suatu peristiwa memang di takdirkan saya sebagai orang beragama dapat sependapat dengan anda, tapi ajaran dan pendapat anda yang mengatakan bahwa perang iraq adalah cara Barat mengajarkan demokrasi di tanah Arab saya pikir anda dan teman anda Amerika itu mungkin sudah SINTING menurut saya.
    Karna jika memang demokrasi yang menurut anda itu hidup bagai di surga, lantas apakah demokrasi anda itu mengajarkan juga jika mereka tidak mau menerima paham (tidak sepaham ) maka harus di perangi di ratakan dengan tanah.
    Jika memang ini adalah perang politik maka anda yang saya anjurkan untuk lebih dulu belajar falsapah politik dan filsafat politik.

  8. #108
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by artemis View Post
    are you trying to laying my secrets in the open? haha, kidding, nevermind... I'll make an exception in this matter.
    But maybe Frank Capra will be hurt with that Rating comment, Tito.
    Glad he will never know about this development of media business. the ideals of journalism had been stretched so far and wide in the name of money and rating, I bet he will be more hurting with this development than your comment.
    You told the posters about your profession before. Didn't you?
    I found it somewhere; let me check it later.
    What a mess...

    I tell you what, I actually have millions of missiles ready to be lunched in this thread but seemingly the enemies have already pulled their pants down to their heels; they are all surrendered.

    As if I were a Genghis Khan I might celebrate this victory so jubilantly. I hope, these crepes mentality learned something here. And I do hope they stop whole of their stupidity and insanity and ought to think twice before then emerge with this kind of subject in future.

    You know, here, in this thread I must condescend myself so lower. I ought to be ashamed with such of my arrogance but I CAN'T HELP. Turning down anybody never has been my forte.

    But, by seeing the defenceless condition of the enemy's territory, has no more conscience than TO PUSH MY ADVANTAGE.

    POOR THESE PEOPLE!

  9. #109
    Member joe zabra's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Location
    borneo
    Posts
    55
    Rep Power
    4

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by astrid View Post
    Mungkin, US berusaha menguasai Irak untuk menyebarkan agama Katholik/Kristen atau bahkan paham Freemasonry

    Boleh kan berasumsi...dan itu mungkin saja terjadi loh.
    astrid . . .astrid . . kok asumsi logikanya cupek banget . . . tp engak heran jg seh . . . asumsi astrid ini mewakili org kebanyakan di repulik ini . .!
    Jesus selalu mengajarkan kasih, tidak ada dalam konsep kristiani kekerasan dan berperang apa lg jihad. kalau saja dalam ajaran kristiani ada konsep penyebaran agama dgn kekerasan/berperang/penjajahan mungkin negara indonesia semua penduduknya kristen. bukankah kita dijajah selama 350 tahun oleh bangsa eropa yg beragama kristen.
    perang . . . tetap kejahatan apapun alasannya, bahkan ketika kita membela diri perang tetap suatu kejahatan. perang merupakan naluri manusia paling purba. setinggi apapun wawasan, pendidikan dan bekal agama yg dimiliki maka ketika menyatakan perang yg ada cuma naluri purba yaitu saling membunuh utk memenuhi nafsu setan yg ada dlm dirinya.
    bung tito,
    tidak ada kata pembenaran utk perang . . . .? bisa betul disana ada konspirasi tetapi itu hanya antara setan dgn iblis.

    . . . be strong . . . .

  10. #110
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by bedjo View Post
    Saya tidak sedang berputus asa sobat................
    Anda ini jumawa sekali ya, untuk ukuran di forum, banyak orang kelas teri seperti anda ini.
    Sudut pandang kita memang beda, sebab di dalam fakultas Hukum tidak terlalu mendalam belajar literatur politik tapi kami belajar filsafat politik. Dalam filsafat politik kami harus berpikir objektif tidak subjectif seperti anda, sebab hukum adalah fakta bukan rekayasa menurut selerah.
    Pada titik pertanyaan filsafat politik dimulai.
    Dengan rasionalitasnya manusia mencoba mempertanyakan apa hakikat dari organisasi masyarakat yang baik (good) dan tepat (right) atau bagaimana cara hidup yang baik dan paling tepat bagi manusia.

    Pertanyaan ini menjadi perdebatan penting dalam studi filsafat politik, yaitu antara paham teoleogi dan deontologi. Pertanyaannya adalah mana yang lebih utama, apakah prinsip kebaikan harus mengalah pada prinsip ketepatan, ataukah prinsip ketetapan harus diletakkan di bawah prinsip kebaikan. Sebuah buku yang banyak didiskusikan yang mengembangkan filsafat politik dengan pendekatan deontologis, jadi berbeda dengan tradisi utilitarianism, atau liberalisme yang dikembangkan oleh Immanuel Kant, dan John Stuart Mill dapat dilihat, misalnya, John Rawls, Political Liberalism, With A New Introduction and the Reply to Habermas (Columbia University Press, New York) 1993. Untuk diskusi mengenai teori kebaikan dan teori kebenaran lihat misalnya Richard B. Brand, Theory of the Good and The Right (Oxford University Press, Oxford), 1979, lihat juga Pettit Philip, “The Contribution of Analytical Philosophy”, in A Companion to Contemporary Political Philosophy, Robert E. Goodin and Philip Pettit (eds) (Blackwell, Victoria), 2004.
    1. Lihat, Alan Brown, Modern Political Philosophy (Penguin Books, Middlesex) 1986, p. 11
    - Dalam kata-kata Alan Brown: “It was obvious that there was a variety of possible ends, values or ideals which were relevant to how a man ought to live and act and how a community ought to be organized. It was less obvious, on reflection, which of these values, if any, was correct” (ibid.)
    Dua pertanyaan ini menjadi perdebatan penting dalam studi filsafat politik, yaitu antara paham teoleogi dan deontologi. Pertanyaannya adalah mana yang lebih utama, apakah prinsip kebaikan harus mengalah pada prinsip ketepatan, ataukah prinsip ketetapan harus diletakkan di bawah prinsip kebaikan. Sebuah buku yang banyak didiskusikan yang mengembangkan filsafat politik dengan pendekatan deontologis, jadi berbeda dengan tradisi utilitarianism, atau liberalisme yang dikembangkan oleh Immanuel Kant, dan John Stuart Mill dapat dilihat, misalnya, John Rawls, Political Liberalism, With A New Introduction and the Reply to Habermas (Columbia University Press, New York) 1993. Untuk diskusi mengenai teori kebaikan dan teori kebenaran lihat misalnya Richard B. Brand, Theory of the Good and The Right (Oxford University Press, Oxford), 1979, lihat juga Pettit Philip, “The Contribution of Analytical Philosophy”, in A
    Perang Iraq bagi anda adalah merupakan suatu peristiwa memang di takdirkan saya sebagai orang beragama dapat sependapat dengan anda, tapi ajaran dan pendapat anda yang mengatakan bahwa perang iraq adalah cara Barat mengajarkan demokrasi di tanah Arab saya pikir anda dan teman anda Amerika itu mungkin sudah SINTING menurut saya.
    Karna jika memang demokrasi yang menurut anda itu hidup bagai di surga, lantas apakah demokrasi anda itu mengajarkan juga jika mereka tidak mau menerima paham (tidak sepaham ) maka harus di perangi di ratakan dengan tanah.
    Jika memang ini adalah perang politik maka anda yang saya anjurkan untuk lebih dulu belajar falsapah politik dan filsafat politik.
    FILSAFAT!
    Anda sedang ditertawai ramai ramai disini; tahukah anda bahwa anda sedang berhadapan dengan seseorang yang GILA FILSAFAT?

    Tidak PERCAYA?
    Anda bisa tanya posters disini (Mandau, Uzmad, Bimbim, Earsun, Innocent, Hatinurani, Ki Sunda) dan anda bisa baca Thread saya berjudul "The Ballads Of Iskandar" atau Thread Mandau "Sosialisme dan Kapitalisme"; anda:

    BAKAL MERINDING DAN KEHILANGAN JEJAK SEANDAINYA ANDA MEMBACA DISKUSI KAMI.

    KULIAH FILSAFAT SUDAH:

    LEWAT!!!!!

    Rupanya, hanya ini 'kah yang sanggup anda bawa kesini setelah semalaman tidak enak tidur dan tidak kenyang sarapan?


    Jangan bicara Imanuel Kant dengan saya.
    Jangan bicara Hegel dengan saya.
    Jangan bicara Soren Kirkegaard dengan saya.
    Jangan bicara John Dewey dengan saya.
    Jangan bicara Engels dengan saya.
    Jangan bicara APAPUN YANG BERBAU FILSAFAT DENGAN SAYA KARENA:

    ITU AKAN MENCIPTAKAN NERAKA J*H*N*M BARU BAGI ANDA!!!!

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0