Page 5 of 824 FirstFirst 12345678910111213141555105505 ... LastLast
Results 41 to 50 of 8231

Thread: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

  1. #41
    Contributor artemis's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    3,864
    Rep Power
    9

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Perang untuk menanamkan suatu ideologi baru? Akhirnya kalo dipikir-pikir, masih sama saja dengan perang untuk meluaskan pengaruh kekuasaan. Dan bukan pula suatu yang baru. Kalo dibilang sejarah berulang, memang polanya sama (walau kadang-kadang ada juga yang tidak berpola, alias melakukan perang just for fun—Genghis Khan memang great leader tetapi tujuan dia menaklukan dunia hampir-hampir absurd—ini pendapat pribadi).
    Semua perang yang tercatat dalam sejarah, pada akhirnya selalu menyatakan bahwa setiap pemenang perang memaksakan kehendaknya menjadi hukum dalam wilayah yang berhasil direbutnya. Tidak sekedar hukum, namun juga pemaksaan budaya, agama dan tentu saja nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pemenang perang.
    Banyak contohnya kok. Let me see... (yang mana ya….) ah, gimana kalo saya sodorkan perang sipil amerika? Pemenang perang sipil (wilayah utara/daerah industri dan perdagangan; yankee-dah) memaksakan adanya pembebasan perbudakan yang masih dipraktekkan di wilayah selatan (nota bene perkebunan, pertanian yang luas tanahnya ngga bisa dibayangin seberapa luas…dan butuh tenaga kerja yang banyak) cara pandang yankee yang dipaksakan melalui sebuah perang.
    Lainnya… mmm apa ya… kalo perang jaman dulu? Aku ngga begitu inget perang-perang apa saja yang dilakukan oleh Alexander the Great selain perangnya lawan Persia, tetapi karena peperangan meluaskan pengaruh budaya Yunani, mulai dari bahasa, cara berpakaian, cara berpolitik, yang akhirnya menjadi budaya helenisme…
    terus ada istilah si vis pacem para bellum… kalo mo damai bersiaplah berperang… , untuk mewujudkan perdamaian ya harus lewat perang juga, biar damai gitu loh…. Memaksakan keadaan damai dengan perang… hohohoho, aneh juga, tapi ini memang sisi praktisnya perang.
    This is not a black and white world; you can't afford to believe in your side

  2. #42
    Junior Member honk4281's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Exclamation Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    apa gunanya menguasai dunia lebih baik pikirkan cara masuk surga yang merupakan tempat abadi kita benar gak...???

  3. #43
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by artemis View Post
    Perang untuk menanamkan suatu ideologi baru? Akhirnya kalo dipikir-pikir, masih sama saja dengan perang untuk meluaskan pengaruh kekuasaan. Dan bukan pula suatu yang baru. Kalo dibilang sejarah berulang, memang polanya sama (walau kadang-kadang ada juga yang tidak berpola, alias melakukan perang just for fun—Genghis Khan memang great leader tetapi tujuan dia menaklukan dunia hampir-hampir absurd—ini pendapat pribadi).
    Semua perang yang tercatat dalam sejarah, pada akhirnya selalu menyatakan bahwa setiap pemenang perang memaksakan kehendaknya menjadi hukum dalam wilayah yang berhasil direbutnya. Tidak sekedar hukum, namun juga pemaksaan budaya, agama dan tentu saja nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pemenang perang.
    Banyak contohnya kok. Let me see... (yang mana ya….) ah, gimana kalo saya sodorkan perang sipil amerika? Pemenang perang sipil (wilayah utara/daerah industri dan perdagangan; yankee-dah) memaksakan adanya pembebasan perbudakan yang masih dipraktekkan di wilayah selatan (nota bene perkebunan, pertanian yang luas tanahnya ngga bisa dibayangin seberapa luas…dan butuh tenaga kerja yang banyak) cara pandang yankee yang dipaksakan melalui sebuah perang.
    Lainnya… mmm apa ya… kalo perang jaman dulu? Aku ngga begitu inget perang-perang apa saja yang dilakukan oleh Alexander the Great selain perangnya lawan Persia, tetapi karena peperangan meluaskan pengaruh budaya Yunani, mulai dari bahasa, cara berpakaian, cara berpolitik, yang akhirnya menjadi budaya helenisme…
    terus ada istilah si vis pacem para bellum… kalo mo damai bersiaplah berperang… , untuk mewujudkan perdamaian ya harus lewat perang juga, biar damai gitu loh…. Memaksakan keadaan damai dengan perang… hohohoho, aneh juga, tapi ini memang sisi praktisnya perang.
    I have nothing to say.
    YOU READ MY MIND WORD BY WORD.

  4. #44
    Contributor artemis's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    3,864
    Rep Power
    9

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by tito View Post
    I have nothing to say.
    YOU READ MY MIND WORD BY WORD.
    gara-gara nonton Kyo Kara Maou semaleman neeeh.... 15 series in one night!
    my brain full of alliances, wars, tactic and strategy, logistics, and politics and also how to make the new and a peace world through a war if necessary.
    This is not a black and white world; you can't afford to believe in your side

  5. #45
    Senior Member hatinurani's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    sukabumi
    Posts
    4,340
    Rep Power
    8

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Bung Tito kira2 apa yg didapat amerika dan negara2 dunia jika irak menjadi negara demokrasi? seandainya demokrasi menjadi target US untuk negara2 diseluruh dunia,apakah ada kemungkinan negara lain yg tidak menganut demokrasi juga diperangi?korut,kuba,rusia,china apakah juga merupakan target perang juga?
    Dan satu lagi apakah demokrasi itu merupakan tujuan akhir ataukah sebuah proses untuk menuju suatu kemakmuran dalam sebuah negara?
    Thanks sebelumnya atas pencerahannya...

    Salam
    Katakanlah yg benar itu benar dan yg salah itu salah walaupun pahit adanya

  6. #46
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Sepertinya saya harus menuntaskan pekerjaan ini.
    Sepertinya pula, para kaum idiot yang berpikiran sederhana tidak punya cukup nyali untuk mampir disini sekedar memberikan rangsangan bagi saya untuk BERPIKIR.

    Maafkan bahasa saya.
    Dan ini bukan gaya saya; ini saya pinjam dari Goebbels.

    Perang Irak, sebagaimana perang yang lain mempunyai TUJUAN YANG BAIK. Disini saya tidak mengatakan DIA BENAR; karena BAIK dan BENAR adalah dua hal yang berbeda. Secara OBJEKTIF, manusia mengupayakan berbagai macam cara untuk survive dan ITU BAIK. Secara SUBJEKTIF manusia mempunyai ukuran MORAL dan ITU BENAR.

    TANAH ARAB MEMBUTUHKAN DEMOKRASI!


    Demi Tuhan dan atas nama segala makhluk yang hidup SUNGGUH MEREKA BUTUH DEMOKRASI. ARAB membutuhkan Demokrasi untuk membuat mereka tetap eksis sebagai umat manusia. Perang yang telah mereka lalui selama berabad abad selalu BERSUMBER PADA POLA YANG TUNGGAL:

    BANALITAS PUAK!


    Bahasa yang SATU tidak menolong mereka.
    Budaya yang SATU tidak menolong mereka.

    Ketika mereka dianggap tidak mampu lagi mengatasi persoalan mereka sendiri; dan ketika BANALITAS ITU DIANGGAP MEMBAHAYAKAN DUNIA PADA UMUMNYA maka memang layak HARUS ADA YANG DATANG MENYELESAIKAN PERSOALAN MEREKA.

    Tagore mengatakan:

    “I have become my own version of an optimist. If I can't make it through one door, I'll go through another door - OR I'LL MAKE A DOOR. Something terrific will come no matter how dark the present”.

    Regards,
    Tito

  7. #47
    Member assayoda's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    Balikampong
    Posts
    463
    Rep Power
    4

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Setelah perang dingin antara USA & USSR berakhir,semua isu dunia mulai bergeser dari isu nuklir ke isu2 agama dan ekonomi dan tempatnya bergeser ke daerah yang konflik permanen yaitu TIM-TENG yang kaya akan minyak dan tempat berasalnya agama2 dunia,sementara USA tidak mau melepas hegemoninya sebagai Polisi dunia tetap harus melakukan tindakan untuk mendapat pengakuan tersebut dan ketika itu Saddam Husein seperti mengusik keberadaan USA dengan menyerang Kuwait, inilah yang menjadikan alasan Irak dijadikan sasaran setelah Afhanistan tidak menghasilkan apa2 untuk USA,karena dikhawatirkan Saddam mendukung kegiatan teroris dengan bukti genocide suku kurdi maka diseranglah Irak dengan diboncengi oleh isu senjata pemusnah massal (yang tidak terbukti) yang pada akhirnya perang ini menghasilkan Proyek2 utk perusahaan USA terutama di Migas yang sekarang menjadi isu dunia juga setelah harga minyak bisa disulap menjadi US 140.
    Ini sih menurut perkiraan pengamat politik luar negri jebolan warung kopi!!!

  8. #48
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Dan, filsafat yang semacam yang diutarakan oleh Tagore itulah yang menjadi nafas bagi perang ini, PERANG IRAK.

    Ketika segala pembelajaran, imbauan, bujukkan, konspirasi dan berbagai upaya untuk MEMPERKENALKAN NILAI NILAI DEMOKRASI INI DIANGGAP GAGAL, maka:

    DEMOKRASI HARUS DATANG KESANA DENGAN SEGALA KONSEKUENSINYA!

    Dan HARUS diingat satu hal:

    SEBUAH PAHAM, SEBUAH IDEOLOGI, SEBUAH ILMU BUTUH:

    LABORATORIUM!

    LABORATORIUM DITEMPAT DIMANA ILMU BARU ITU DIKULTIVASI, DIKEMBANGKAN, DIUJICOBAKAN HARUS:

    NYATA!

    Dalam hal ini, ILMU DEMOKRASI INI BUTUH HOME GROUND; BUTUH TEMPAT BERPIJAK; BUTUH RUANGAN; BUTUH MANUSIA .

    Dan, dengan berbagai faktor yang telah saya jelaskan terdahulu maka:

    INVASI KE IRAK MENEMUKAKAN TAKDIRNYA!

    Regards,
    Tito

  9. #49
    Contributor
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    2,886
    Rep Power
    7

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by tito View Post
    Dan, filsafat yang semacam yang diutarakan oleh Tagore itulah yang menjadi nafas bagi perang ini, PERANG IRAK.

    Ketika segala pembelajaran, imbauan, bujukkan, konspirasi dan berbagai upaya untuk MEMPERKENALKAN NILAI NILAI DEMOKRASI INI DIANGGAP GAGAL, maka:

    DEMOKRASI HARUS DATANG KESANA DENGAN SEGALA KONSEKUENSINYA!

    Dan HARUS diingat satu hal:

    SEBUAH PAHAM, SEBUAH IDEOLOGI, SEBUAH ILMU BUTUH:

    LABORATORIUM!

    LABORATORIUM DITEMPAT DIMANA ILMU BARU ITU DIKULTIVASI, DIKEMBANGKAN, DIUJICOBAKAN HARUS:

    NYATA!

    Dalam hal ini, ILMU DEMOKRASI INI BUTUH HOME GROUND; BUTUH TEMPAT BERPIJAK; BUTUH RUANGAN; BUTUH MANUSIA .

    Dan, dengan berbagai faktor yang telah saya jelaskan terdahulu maka:

    INVASI KE IRAK MENEMUKAKAN TAKDIRNYA!

    Regards,
    Tito
    Tito,
    saat awal menanggapi thread ini, saya tahu pasti akan mengecewakan mu dengan gaya pragmatis saya..

    idealisme memang bukan gaya saya..

    saya langsung bilang memang pencangkokan demokrasi untuk dunia Arab memang terlalu jauh..

    seharusnya jika demikian US mulai berpikir bahwa sejak jatuhnya Reza Pahlevi bahkan budaya Persia pun hendak dihilangkan oleh fundamentalisme Arab..bahkan nama teluk Persia yg terkenal itu sudah menjadi Arabian Gulf.. apakah CNN memakai Persian Gulf untuk merujuk ke teluk tsb, saya nggak memperhatikan..

    Memang pengaruh mempengaruhi dalam budaya itu hal yg lazim.. bahkan di Indonesia kalau saya merujuk ke Baby Boomer adalah bayi yg lahir angkatan 90-an mungkin mereka kaget ketika masuk Universitas nama-nama mereka sama.. nama mereka adalah nama-nama dari budaya Arab..

    Dulu orang2 Jawa jika mempunyai anak akan mengambil nama-nama yg sangat Jawa, kemana nama-nama itu?

    Saya tahu bahwa ide mencangkokan demokrasi di dunia Arab, jika berhasil akan menciptakan dunia yg lebih baik. Tapi saya orang yg pesimis Tito, saya pesimis itu terjadi disana dalam waktu 20 tahun lagi.

    Ada beda dunia Arab dan Eropa, neo-nasionalisme Nazi, dan fasisme tidak berkultur pada agama tertentu, maka "kesetiaan" pendukung aliran2 itu tidak sekuat jika budaya dikawinkan dengan agama..

  10. #50
    tito
    Guest

    Re: PERANG IRAK: Sebuah Tantangan Bagi Otak Mini

    Quote Originally Posted by assayoda View Post
    Setelah perang dingin antara USA & USSR berakhir,semua isu dunia mulai bergeser dari isu nuklir ke isu2 agama dan ekonomi dan tempatnya bergeser ke daerah yang konflik permanen yaitu TIM-TENG yang kaya akan minyak dan tempat berasalnya agama2 dunia,sementara USA tidak mau melepas hegemoninya sebagai Polisi dunia tetap harus melakukan tindakan untuk mendapat pengakuan tersebut dan ketika itu Saddam Husein seperti mengusik keberadaan USA dengan menyerang Kuwait, inilah yang menjadikan alasan Irak dijadikan sasaran setelah Afhanistan tidak menghasilkan apa2 untuk USA,karena dikhawatirkan Saddam mendukung kegiatan teroris dengan bukti genocide suku kurdi maka diseranglah Irak dengan diboncengi oleh isu senjata pemusnah massal (yang tidak terbukti) yang pada akhirnya perang ini menghasilkan Proyek2 utk perusahaan USA terutama di Migas yang sekarang menjadi isu dunia juga setelah harga minyak bisa disulap menjadi US 140.
    Ini sih menurut perkiraan pengamat politik luar negri jebolan warung kopi!!!
    Selamat datang.

    Pendapat anda mirip dengan ramalan Huntington; cuma berbeda pada beberapa detail.

    Untuk beberapa poin anda benar:
    1. Runtuhnya Uni Soviet.
    2. Egoisme Adidaya.
    3. Perang Teluk I.
    4. Konflik permanen di Tim-Teng.
    5. Genosida di Irak.

    Bukankah semua poin itu sama dengan faktor faktor pendukung Perang Irak sebagaimana yang telah saya utarakan terdahulu?

    Cuma anda berbeda didalam satu soal:

    PENGUASAAN SUMBER MIGAS TIM-TENG.

    Persis seperti yang telah saya utarakan terdahulu, TIDAK ADA SATU ALASAN PUN YANG MENDORONG AS UNTUK MENGUASAI MIGAS TIM-TENG.

    1. Impor MIGAS AS yang terbesar bukan berasal dari TIM-TENG.
    AS cukup pintar untuk TIDAK TERJEBAK KEDALAM POLITIK ENERGI.
    2. Basis ekonomi negara negara ARAB yang BERBASIS KONSUMSI.

    Perlukah saya jelaskan lagi?
    TIDAK DIBUTUHKAN SEBUAH PERANG UNTUK MENGUASAI MIGAS TIM-TENG. Cukup nina bobokan mereka dengan Petro Dollar dan barang konsumsi SAMPAI SEMUA CADANGAN MINYAK ITU LUDES!

    Lihat fakta ini (Arab Saudi sebagai contoh):

    1. GDP per capita $ 16,500 (ranking 31 didunia).
    2. GDP by sector (Agriculture 4%; Industry 67%; Service 29%).
    3. Unemployment 25%.
    4. Labour Force 6.62 million;more than 35% of the population in the 15-64 age group is non-national.
    5. 90% of Export earnings adalh MIGAS.

    Kalau saya jadi Orang Saudi, LUTUT SAYA GEMETARAN MEMBACA DATA DIATAS.

    JADI:

    TIDAK PERLU PERANG UNTUK MENGUASAI MINYAK ARAB!

    Masih butuh contoh KONKRET lainnya?

    KUWAIT!

    Apa yang bisa dilakukan Kuwait TANPA RESTU PAMAN SAM?

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0