
Originally Posted by
antasena
Info menarik dulz.
Di website CDC memang bisa dibaca juga. Tapi setauku begini (singkatnya):
Ada virus H1N1 yang beredar di babi, dan ada virus H1N1 yang beredar di manusia. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, tapi intinya virus yg beredar di babi meskipun mirip dengan yg di manusia, hanya beredar dari babi ke babi, sama juga yang manusia yg sekarang beredar hanya beredar dari manusia ke manusia.
Jadi outbreak flu A(H1N1) ini terjadi di manusia, bukan di babi.
Yang menjadikan rancu adalah: strain yg mirip H1N1, dan karakteristiknya yg bisa menular ke species lain.
Flu A(H1N1) bisa menular ke babi, tapi tidak akan jadi pandemi di babi sendiri, meskipun jadi pandemi di manusia. Jadi si babi justru bisa ketularan dari manusia, tapi sepertinya tidak menular dari babi ke babi malahan.
Tambahan info:
Yang ditakutkan sekarang adalah pengalaman di awal abad ke-20 ini. Dulu pernah terjadi outbreak H1N1 seperti sekarang, tapi beda karena sudah bermutasi. Pada kejadian outbreak fase satu, terjadi pandemi skala kecil, dan virus tidak terlalu ganas, masih terkendali. Selang berapa bulan (atau malah tahun), si virus ternyata outbreak lagi, dengan skala baik penyebaran dan keganasan yang lebih, sehingga banyak korban meninggal.
Bookmarks