Page 1 of 12 1234567891011 ... LastLast
Results 1 to 10 of 112
Like Tree27Likes

Thread: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina


  1. #1
    Senior Member Latjuba's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Indonesia
    Posts
    1,353
    Rep Power
    12

    Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Wawancara ini telah dikirimkan keThouShallNotBearFalseTestimony.com
    Salah seorang pengkritik Islam paling keras di dunia hari-hari ini adalah seorang pria Kanada yang bernama Ali Sina, yang adalah seorang mantan Muslim. Ia membuat gerakan Faith Freedom International. Pandangan Ali Sina tentang Islam sangatlah kontroversial, dan juga pandangannya mengenai Presiden Amerika Barrack Obama. Beberapa waktu yang lalu, ia merilis bukunya yang berjudulUnderstanding Muhammad, yang secara simultan menjungkir-balikkan opini. Saya melihat orang ini sebagai sosok yang sangat provokatif tetapi juga seorang yang sangat menarik. Karena itu, saya mengajukan pertanyaan padanya dalam sebuah sesi wawancara, agar ia bisa membagikan pemahamannya mengenai, atas dasar apa Islam dibangun, serta apa yang sedang terjadi dalam dunia kita hari-hari ini. Komunikasi mengalir sebagai berikut:


    Gary Dale Cearley: Bisakah anda memberitahukan sedikit mengenai diri anda dan latar belakang anda?

    Ali Sina: Saya dilahirkan dari sebuah keluarga Muslim. Hari ini, tak satu pun dari anggota keluargaku yang masih memeluk Islam dan aku tahu banyak dari anggota keluarga kami yang lebih luas, sama seperti kebanyakan orang Iran, telah meninggalkan Islam atau sementara dalam proses untuk meninggalkan agama ini. Banyak orang Iran yang sudah berhenti mempercayai Islam.Sejak masa kecil, ketidakadilan merupakan pengalaman yang mengerikan yang dialami oleh jiwaku. Aku menjadi sangat terganggu dengan kebrutalan yang aku saksikan. Dan apa yang kulihat itu benar-benar mempengaruhiku. Mereka masih melakukannya seperti yang dulu pernah mereka lakukan saat aku masih kecil. Banyak orang muda yang bereaksi terhadap ketidakadilan dengan menjadi para revolusioner. Mereka memilih melakukan yang jahat dengan tujuan untuk memerangi ketidakadilan dan karenanya menciptakan lebih banyak lagi ketidakdilan dan kekerasan ke dalam dunia. Aku berdoa supaya aku bisa menjadi instrumen perdamaian. Membawa cinta kasih dimana ada kebencian; pengertian saat ada kebingungan, damai saat terjadi perselisihan. Tentu saja semuanya itu hanya ada dalam pikiranku, yaitu ketika aku sendiri tengah kebingungan, terjebak dalam belenggu kebohongan.Aku mempertanyakan ketidakadilan dan meyakini bahwa hal itu disebabkan oleh keserakahan. Di kemudian hari aku bisa memahami banyak kejahatan yang dilakukan oleh seseorang, disebabkan oleh keyakinan mereka pada doktrin-doktrin yang jahat.
    MengutipBlaise Pascal,
    “Orang tak pernah melakukan kejahatan yang paling sempurna dan melakukannya dengan senang hati, kecuali saat mereka melakukannya melalui keyakinan keagamaan.”Ketika aku membaca Quran, coba memahami apa yang sesungguhnya dimaksudkan oleh Pascal, maka di kemudian hari kata-katanya itu menjadi jelas bagiku. Itulah saat ketika aku memutuskan bahwa waktunya untuk berdoa sudah selesai dan waktunya untuk bertindak telah dimulai. Tentu saja pencerahan ini tidak terjadi dalam satu malam. Itu membutuhkan waktu 2 tahun belajar, peperangan dalam batin dan pencarian jati diri. Aku dibawa dari penyangkalan kepada keterkejutan, kemudian pada perasaan bersalah dan kemudian kebingungan.Aku mulai menulis penemuan-penemuanku di internet dan kemudian semakin banyak mantan Muslim yang telah mendapat pencerahan bergabung denganku. Riak kecil kami menjadi sebuah gelombang dan kini kami adalah sebuah gerakan, yang membawa revolusi yang tenang, tanpa kekerasan, melainkan melalui pemahaman, dengan menjelaskan yang tidak dijelaskan dan menyebarkan pengetahuan.Kami telah menolong ribuan orang Muslim untuk menemukan kesalahan Islam dan bergabung dengan seluruh umat manusia. Doa yang kuucapkan pada masa kanak-kanak kini telah menjadi kenyataan. Aku telah menjadi alat perdamaian dan aku tidak sendirian. Kini kami adalah suatu pasukan yang telah bangkit untuk menyingkirkan kegelapan oleh karena ketidaktahuan, melalui terang pengetahuan.

    Gary Dale Cearley: Anda telah menulis sebuah buku, yaitu: Memahami Muhammad: Psikobiografi Nabi Allah. Ceritakanlah buku itu kepada kami.

    Ali Sina: Buku tersebut, seperti judulnya, menyingkapkan motivasi-motivasi di balik semua tindakan Muhammad. Muhammad adalah sebuah enigma (teka-teki). Ia melakukan banyak hal yang membuat orang percaya bahwa ia tulus. Ia memberi kesan bahwa ia yakin akan kenabiannya, sedangkan pada saat yang sama ia kejam, licik dan jahat. Jadi bagaimana anda dapat menjelaskan hal yang bertentangan ini? Apakah ia seorang pembohong? Jika demikian, bagaimana ia dapat begitu meyakinkan?Dalam buku saya, Memahami Muhammad, secara singkat saya menceritakan biografinya. Kisah hidup Muhammad ditulis dalam banyak buku dan kita dapat mempelajarinya dari sumber-sumber orisinil yang disebut Sira. Buku saya lebih memperhatikan psikologi Muhammad.Memahami Muhammad tidak berfokus pada “apa”, melainkan pada “mengapa”. Alih-alih mengisahkan apa yang dikatakan atau dilakukan oleh Muhammad, buku tersebut menjelaskan dorongan-dorongan mental yang membuat dia melakukan hal-hal yang dilakukannya semasa hidup.Aku telah menunjukkan bahwa Muhammad menderita serangkaian morbiditas (abnormal), gangguan-gangguan mental dan kepribadian yang secara kolektif menjelaskan fenomena yang dikenal sebagai Islam. Apabila anda telah mengerti masalah psikologis Muhammad dan cara dia beroperasi, anda akan dapat melihat bahwa Islam hampir-hampir tidak terelakkan.Buku tersebut benar-benar sesuai dengan klaim yang diucapkannya. Buku itu membuat pembaca bisa memahami Muhammad dan Islam. Buku itu telah mendapat ulasan-ulasan yang membangkitkan semangat. Sam Vaknin, penulis buku Malignant Self-love menulis, “Memahami Muhammad memberikan sebuah penjelasan. Suatu momen langsung menuju kepada momen pencerahan berikut hingga pada puncaknya dimana sebuah rantai kausatif muncul, mulai dari para pendirinya pada abad pertengahan hingga para pengikut dan penganutnya di masa kini”. Jika anda telah membaca buku ini, anda tidak hanya akan memahami Muhammad, namun juga memahami orang Muslim.Buku tersebut telah dibaca oleh banyak orang Muslim, yang pertama-tama menulis padaku untuk membuktikan bahwa aku keliru. Aku menantang mereka untuk membaca buku itu dan kini banyak diantara mereka yang telah menjadi sekutu-sekutu saya yang kuat. Aku yakin, jika pencerahan yang diberikan oleh buku ini telah menyebar, maka Islam akan menjadi sejarah dan dengan demikian terorisme tidak akan ada lagi.

    Gary Dale Cearley: Mengingat anda telah menjadi seorang yang murtad di mata orang Muslim, saya tertarik dengan macam-macam ancaman yang anda terima dari komunitas Muslim dan dari mana ancaman-ancaman itu datang?

    Ali Sina: Apabila anda meninggalkan Islam, ancaman akan datang dari segala arah. Murtadnya anda menghina semua orang Muslim, dan masing-masing mereka akan menyerang anda dengan cara mereka sendiri. Ada orang-orang Muslim yang berniat untuk membunuhmu, namun tidak semua orang Muslim adalah pembunuh. Mereka yang tidak mengeluarkan ancaman mati terhadap anda akan mengacuhkan anda, mengasihani anda dan menjelek-jelekkan anda dengan perkataan atau tulisan sehingga orang lain pun terpengaruh. Aku mendapat informasi, ada dua fatwa untuk membunuh saya yang dikeluarkan oleh dua orang mullah di India. Juga ada harga untuk kepalaku, yaitu: satu juta Rupee. Jumlah ini hanya sekitar 20.000 dollar Amerika. Aku agak sedikit kecewa. Menurutku, aku bernilai lebih dari itu, tapi aku sadar, jumlah itu lebih dari 30 keping uang perak untuk menghargai Kristus.

    Gary Dale Cearley: Perubahan-perubahan apa yang telah anda alami dalam keluarga anda sendiri sejak anda meninggalkan Islam?

    Ali Sina: Tidak terlalu banyak. Keluargaku tidak fanatik. Kami termasuk orang-orang beriman yang tertipu, yang sebelumnya berpikir bahwa Islam berarti damai dan para teroris sangat keliru memahami Islam. Aku sangat terkejut membaca Qur’an dan mendapati bahwa kamilah yang sangat keliru dan para teroris itu hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang Muslim yang baik.Mayoritas orang Muslim berada dalam kategori ini. Mereka tertipu dan berpikir bahwa Islam adalah agama damai. Mereka mengutuk kaum ekstrimis. Namun demikian, kebenarannya adalah kaum ekstrimis itulah yang merupakan orang-orang yang paling memahami Islam, sementara kaum moderat tidak. Kaum moderat percaya pada sebentuk Islam yang jinak yang dikarang oleh mereka sendiri, dan tidak bersangkut-paut dengan Islam yang diajarkan Muhammad.

    Gary Dale Cearley: Apakah anda masih mempunyai hubungan dengan orang Muslim setelah anda meninggalkan agama Islam?

    Ali Sina: Aku sama sekali tidak lagi mempunyai kontak dengan mereka.

    Gary Dale Cearley: Seandainya anda bertemu dengan Osama Bin Laden danAyman Al Zawahiri, apa yang akan anda katakan kepada mereka?

    Ali Sina: Satu-satunya pesan yang akan kusampaikan kepada binatang-binatang itu adalah peluru di kepala mereka. Pesanku kepada semua orang Muslim adalah: “Islam adalah sebuah kebohongan dan mereka tidak boleh membunuh orang atau mengorbankan hidup mereka sendiri demi sebuah kebohongan.” Tidak semua orang Muslim adalah teroris, namun mereka semua tidak percaya, bahkan benci kepada non Muslim, hingga pada tingkatan dimana mereka mempraktekkan Islam.
    Esfandiar Rahim Mashai, mantan Wakil Presiden Iran, dengan Paus Benediktus XVI
    Islam adalah agama yang dibangun di atas kebencian. Tanpa adanya musuh, Islam akan kehilangan alasan utama eksistensinya. Contoh yang tepat mengenai hal ini adalah apa yang baru-baru ini terjadi di Iran. Ahmadinejad, orang yang mencurangi pemilu, menunjuk [Esfandiar Rahim] Mashai, seorang kerabatnya, sebagai wakilnya. Para pemilih Mashai murka terhadap kelompok garis keras dan Khamenei merasa terhina oleh penasehat Presiden yang dipilihnya sendiri dan memerintahkannya untuk melengserkan Mashai. Mengapa? Karena tahun lalu Mashai berkata, Orang Iran adalah sahabat semua bangsa di bumi – bahkan orang Israel.” Ketika itu ia menjabat sebagai Wakil Presiden yang menangani bidang pariwisata dan peninggalan budaya” .Dengan membuat pernyataan ini, walaupun ia tidak bersungguh-sungguh akan hal itu; karena ia adalah bagian dari rejim Islam dan sama seperti orang sebangsanya yang membenci Israel, Mashai telah meremehkan legitimasi Republik Islam yang didirikan atas dasar kebencian dan yang membutuhkan musuh-musuh yang nyata bagi keberlangsungannya. Bukan hanya itu, ia juga meremehkan legitimasi Islam yang didirikan di atas kebencian terhadap orang non Muslim dan terutama orang Yahudi. Islam membutuhkan musuh-musuh agar ia bisa tetap hidup. Kebencian itu harus tetap dipelihara.
    Sigmund Freud menulis dalam Civilization and Its Discontents,
    Kita selalu dapat menggabungkan sejumlah besar orang dalam kasih, asalkan ada orang-orang lain yang tersisa untuk menerima manifestasi-manifestasi keagresifan mereka.Orang Muslim akan dipersatukan selama ada orang non Muslim untuk dibenci. Tapi diantara mereka sendiri mereka saling bertikai mengenai siapakah yang disebut orang beriman yang sejati, dan kebencian mereka akan ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai penafsiran yang berbeda mengenai Islam. Selama Islam diyakini sebagai agama dari Tuhan, kebencian itu akan berlanjut dan pembunuhan serta peperangan tidak akan berakhir. Jadi, memang tidak ada pilihan lain selain mengekspos kesalahan Islam dan memisahkan orang Muslim dari Islam.Pesan ini tidak didengar oleh para teroris yang keras hati. Pesan ini adalah bagi orang-orang Muslim yang tidak mengetahui kebenaran mengenai Islam, yang akan sangat terkejut jika mempelajarinya. Kelompok orang Muslim yang moderat ini adalah tulang punggung jihad Islam. Para Jihadis berasal dari kaum awam Muslim dan mereka didukung secara moral dan finansial. Jika kita dapat membuat mereka melihat kebenaran, maka terorisme Islam akan berakhir.Terorisme Islam adalah buah dari Islam. Islam adalah pohon yang harus dicabut. Selama pohon ini masih berdiri, pohon ini akan terus menghasilkan buah yang pahit.


    Gary Dale Cearley: Bagaimana orang non Muslim menerima anda?

    Ali Sina: Tidak ada masalah dengan komunitas non Muslim. Non Muslim tidak mempunyai konsep “kita versus mereka” yang sangat kentara dalam tubuh Islam. Aku tinggal di Kanada. Kami adalah bangsa imigran. Kami semua setara dan menanyai orang mengenai agamanya dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Tidak seorang pun peduli apa yang anda yakini. Di Kanada aku hanyalah seorang Kanada.Ada orang-orang Muslim yang merasa terasing di negara-negara Barat. Itu karena mereka memilih untuk tidak berbaur. Mereka ingin mengenakan pakaian Muslim, menyelubungi para wanita mereka dengan kain seprei hitam, makan dengan cara yang berbeda, bersikap lain, berpikir lain, dan tidak menyatu dengan budaya dan negara dimana mereka tinggal. Wajarlah jika anda tidak diterima jika anda aneh. Di Kanada kami mempunyai komunitas orang Hindu dan Sikh yang besar dan mereka sangat membaur, dan mereka adalah tulang punggung ekonomi Kanada sementara orang-orang Muslim yang datang dari hutan yang sama, sama sekali tidak membaur. Salah mereka sendiri jika mereka tidak membaur. Negara-negara Barat terbuka untuk semua dan mengakui keragaman. Disini orang tidak berburuk sangka. Mereka belajar tidak menyukai orang Muslim, lalu siapa yang dapat menyalahkan mereka?

    Gary Dale Cearley: Banyak orang, mulai orang-orang yang ada di jalanan, para sosiolog hingga para politisi, sudah mengekspresikan kepedulian mengenai pertumbuhan imigran Muslim ke Barat. Haruskah mereka peduli dan jika ya, kepedulian yang bagaimana yang seharusnya mereka miliki?

    Omar Ahmad
    Omar Ahmad dari CAIR (Council on American-Islam Relationship)

    Ali Sina: Ya, mereka harus bersikap peduli. Orang-orang Muslim tidak seperti para imigran lainnya. Mereka tidak mau berintegrasi dengan budaya anda, sebaliknya mereka bermaksud untuk menaklukkan negara melalui kelahiran dan peperangan. Mari kita dengarkan apa yang dikatakan oleh Omar Ahmad, Wakil Pendiri Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) yang mengatakan:
    “Islam ada di Amerika tidak dimaksudkan untuk menjadi setara dengan iman-iman lainnya, tetapi untuk menjadi dominan. Qur’an, kitab suci Muslim, harus menjadi otoritas tertinggi di Amerika, dan Islam menjadi satu-satunya agama di bumi…”
    “Berperang melawan kebebasan, berperang demi Islam, bukanlah aksi bunuh diri…Mereka membunuh diri mereka sendiri demi Islam.”

    Sumber: “Islamic terrorism is the fruit of Islam



    Last edited by Latjuba; 04-09-12 at 03:03 PM.

  2. #2
    Senior Contributor earsun's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    where many malls and culinary gathered
    Posts
    7,936
    Rep Power
    33

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Sis,
    Tolong diberi paragraph supaya enak bacanya




    Btw, saya suka quote dibawah ini :

    Quote Originally Posted by Latjuba View Post
    MengutipBlaise Pascal, “Orang tak pernah melakukan kejahatan yang paling sempurna dan melakukannya dengan senang hati, kecuali saat mereka melakukannya melalui keyakinan keagamaan.”

    Legion of mindless zombies could even turned insolent marauder into a demigod

  3. #3
    Senior Contributor ntarluq's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    8,522
    Rep Power
    0

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Originally Posted by Latjuba
    MengutipBlaise Pascal, “Orang tak pernah melakukan kejahatan yang paling sempurna dan melakukannya dengan senang hati, kecuali saat mereka melakukannya melalui keyakinan keagamaan.”



    Originally Posted by Ntarluq
    Ungkapan tsb benar jika disandangkan pada cap agama non-islam ....karena ,...

    islam justru rasional dan mengajak pada kebaikan dan mencegah pada tindakan yang buruk ....
    Tuduhan kejahatan yg dilakukan oleh agama islam praktis nihil semua ....

    Ini link nya http://m.youtube.com/watch?v=_TPjE2s-Xnc
    Last edited by ntarluq; 04-09-12 at 09:46 AM.
    1+1+1=1 (?) TAU SAMA TAU AJA ....

  4. #4
    Senior Contributor earsun's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    where many malls and culinary gathered
    Posts
    7,936
    Rep Power
    33

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Iseng cari2 downloadan gratis buku yg dimaksud, ketemu link ini : LINK

    Ternyata sudah di translate ke bahasa Indonesia.
    zen11 and Latjuba like this.
    Legion of mindless zombies could even turned insolent marauder into a demigod

  5. #5
    Advisor Cicilia, FL, + ND, USA's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    3,933
    Rep Power
    17

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    I really really very sad at the moment, because I have my family and friends died with this stupid and coward action with the name of their ideology...!!!...=(

    Regards...=(
    earsun, zen11 and bombom like this.

  6. #6
    Advisor Cicilia, FL, + ND, USA's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    3,933
    Rep Power
    17

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    With the name their god to this F action!!! WTF!!!

    Tell me why and tell me why!!!!

    All F sh2tt...=(

  7. #7
    Senior Member Latjuba's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Indonesia
    Posts
    1,353
    Rep Power
    12

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Ok, Linknya..Thanks bukunya :

    Sy baru membaca beberapa halaman depan!!! Sungguh Menarik, realita dr seorang tokoh yg mengalami sendiri,,,tdk ada orang yg mempengaruhinya,,,namun akal sehat dan Nuraninya yg menjawab....

    Kata untuk mereka,,,Beranikah anda membaca bukunya :

    ???ataukah anda takut iman anda goyah....Ia tdk pernah mengancam anda dgn pedang!!! Apa yg anda takutkan dr dia??? Apa yg ditakutkan Habib Rizieq dengan dia di FFI,,
    mereka semua tdk memegang pedang ataupun membalut ransel BOM di pinggang mereka!! justru andalah yg mereka takutkan, karena anda telah memberi harga Kepala mereka!!!!

  8. #8
    Senior Contributor earsun's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    where many malls and culinary gathered
    Posts
    7,936
    Rep Power
    33

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Quote Originally Posted by Cicilia, FL, + ND, USA View Post
    I really really very sad at the moment, because I have my family and friends died with this stupid and coward action with the name of their ideology...!!!...=(

    Regards...=(
    Care to share it with us?

    my deepest condolences for your lost. May the mourning ones found the strength to get through the grieve
    Legion of mindless zombies could even turned insolent marauder into a demigod

  9. #9
    Senior Member Durga Umayi's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Posts
    1,714
    Rep Power
    12

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Quote Originally Posted by Cicilia, FL, + ND, USA View Post
    I really really very sad at the moment, because I have my family and friends died with this stupid and coward action with the name of their ideology...!!!...=(

    Regards...=(

    My deep condolances and sympathy Cicil... :'(
    Percayalah... ga lama kok urusan beginian.
    Seluruh dunia bersatu padu memerangi teroris.. apalagi yang pake jual2 agama dan keyakinan
    The religious moderate is nothing more than a failed fundamentalist. (Harris, Sam)

  10. #10
    Member
    Join Date
    May 2012
    Posts
    771
    Rep Power
    8

    Re: Mengenal Tokoh Kontroversi: Ali Sina

    Quote Originally Posted by Cicilia, FL, + ND, USA View Post
    I really really very sad at the moment, because I have my family and friends died with this stupid and coward action with the name of their ideology...!!!...=(

    Regards...=(
    Ane ame keluarge besar nyang macem2 agame turut berduka nyang sedalem dalemnye atas keilangan sodare + sobat2 mpo...

Page 1 of 12 1234567891011 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0