Penghina-penghina tingkat akut tuh.
Apapun kata orang tentang Rosul saya namun dia tetap yang terbaik.
Satu-satu nya orang pilihan dari keturunan Siti hajjar.
Dari keturunan Siti sarah banyak namun tidak di hargai.
Penghina-penghina tingkat akut tuh.
Apapun kata orang tentang Rosul saya namun dia tetap yang terbaik.
Satu-satu nya orang pilihan dari keturunan Siti hajjar.
Dari keturunan Siti sarah banyak namun tidak di hargai.
Banyak penulis di Amerika yang juga suka menghina agama lain.
Beberapa orang menganggap novel seperti "Da Vinci Code" bersifat menghina juga.
Tapi saya belum pernah mendengar ada orang yang meminta presiden Amerika minta maaf karena novel ini.
Pemerintah Amerika pasti tidak akan mau minta maaf karena ini bukan tanggung jawab mereka (justru minta maaf atas hal ini akan jadi preseden buruk buat mereka). ________________________________________________
Intinya, marah dan tersinggung adalah hal yang biasa setiap hari. Namun, reaksi yang terkontrol harus tetap diutamakan.
Kalau pernah ikut Seven Habits-nya Stephen Covey (dia memang orang Amerika), kita pasti tahu beda antara bersikap reaktif dan proaktif.
"I looked into the eye of the Island. And what I saw was beautiful"
Konstitusi Amerika menjamin kebebasan berpendapat di sana, yang pada saat ini memang sedang diperdebatkan di Amerika sendiri sampe mana kebebasan berekspresi ini diperbolehkan, tapi pada saat ini pemerintah Amerika tidak dapat berbuat banyak.
Kita bisa saja menuntut Amerika berbuat seperti yang kita mau, tapi kita juga harus berpikir fair, apakah bangsa Indonesia mau dituntut menetapkan sesuatu yang bertentangan dengan hukum dan konstitusi Indonesia oleh Amerika? Jika jawabannya TIDAK, tentunya kita tidak boleh munafik menuntut negara lain untuk melakukan apa yang kita mau dan tuntutan itupun menentang hukum dan konstitusi di Amerika.
Sebaiknya, kita berkaca dulu, kasus Sampang apa kabarnya? Film Innocence of Muslims memang boleh diprotes, tapi penindasan terhadap kaum Muslim sendiri seperti tutup mata dan tidak mau diurusin.
Ada juga pemberitaan di Kompas baru2 ini yang mengatakan bahwa Tuhan Yesus sebenarnya beristri, tetapi saya sendiri yakin kalo umat Kristiani tidak akan membuat demo yang berakhir perusakan fasilitas umum atau menuntut mereka untuk meminta maaf terhadap hal ini.
Saya pun setuju dengan pernyataan Kapolri di TV yang mengatakan bahwa, apakah kemuliaan Allah akan hilang atau luntur dengan adanya film ini? Tentu saja tidak!!
Juga tentang penuntutan pemerintah Amerika untuk meminta maaf, sepertinya ini salah. Yang membuat film ini memang warga negara Amerika asal Mesir (bukan Yahudi!!) dan pemerintahan Obama juga menentang film ini. Jadi penuntutan ini salah orang, seharusnya orang yang membuat film yang dituntut, bukan negaranya.
Contoh saja, waktu itu ada pembakaran gereja di Indonesia oleh sekelompok orang, apakah pemerintah Indonesia HARUS meminta maaf kepada semua umat Kristiani di dunia? Atau misalnya ada seorang Indonesia yang melakukan tindakan terorisme di negara orang, apakah pemerintah Indonesia HARUS meminta maaf kepada negara itu? Coba renungkan baik2 dan jangan ada double standard.
ada aja ya agama yg haus darah dan gila hormat...ckckck...
Scor setuju dengan pernyataan kamu itu.
Tetapi Aku, Scor memandang perminta maafan itu adalah 'cuma strategi saja'.
Strategi untuk mencegah kebodohan kebodohan yang meluas dan berakibat fatal itu.
Terutama untuk mereka mereka para prajurit Amerika Serikat dan sekutunya di medan pertempuran.
Mereka lah yang akan paling kena imbasnya.
Padahal mereka tidak terlibat sama sekali di dalam mengenai film itu.
Just call Me Scor;
Member and Son of God,
Brother of Jesus Christ in Heaven.
Nah, Scor akan beri contoh.
Coba kalian lihat pernyataan di atas itu.
?.
Untuk mengcounter ataupun berhadapan dengan orang orang seperti sekelas dia itu adalah penerangan/ Pencerahan.
Melalui sesuatu pendidikan.
Biasanya sich harus dari keluarga terdekatnya, Keluarga daging nya.
Tahu sama tahu saja.
Just call Me Scor;
Member and Son of God,
Brother of Jesus Christ in Heaven.
pertanyaan tolol hanya cocok untuk orang tolol
Just call Me Scor;
Member and Son of God,
Brother of Jesus Christ in Heaven.
Bookmarks