I believe you try to be modest...

You choose imut-imut instead of *** and manis instead of ex*tic! and being om2 can be imut2 and manis also! LOL.
BTT.
Reinhart (nama anda mengingatkan saya pada seseorang yang bernama: Rain, yang pernah kutemui di Shanghai sana, dulu!)
Ada yang menyebut kejadian tsb sbg prahara jaman, dimana muncul suatu nilai baru yang 'menantang' nilai2 yang diyakini pada jaman itu. Tentu saja kemunculannya tsb diiringi gesekan2 panas karena benturan budaya sebagaimana dituliskan oleh Samuel H.
Yang terjadi sebenarnya adalah 'pengujian' hypotesa terhadap thesis, budaya yang ada, dan anti thesis budaya yang baru tumbuh tsb. Dengan segala pertanyaan dan tantangan menjadi ujian nyata dari keduanya, yg harus menjawabnya dengan menyajikan bukti2 nyata berupa realita sosial!
Ini menjadi suatu ketidakpatutan yang menimbulkan kontroversi ketika nilai tsb sebelumnya sudah dianggap tdk masuk pra kualifikasi karena secara otoriter mendikte dan menghilangkan hak seseorang sebagai individu bebas yang justru merupakan dasar utama yang sdg dan terus diperjuangkan, sementara dari sisi budaya lainnya tetap saja menyodorkannya sebagai bagian dari thesis-anti thesis yang harus diujikan dalam realita sosial.
Pengujian yang pada akhirnya diyakini hanya memakan korban yang tidak perlu.
Pada dasarnya tentu sebagai mahluk Tuhan yang dikaruniakan rasio, kita tidak boleh justru menihilkan fungsi rasio tsb hanya karena sentimen yang tidak jelas. Bukankah pendidikan dan ilmu pengetahuan ada untuk merayakan rasionalitas kita umat manusia. Disini ada friksi antara yang dianggap bernilai spiritual irrasional dan rasionalitas. Semisal: antara alkohol dan kesehatan. Terbukti dalam takaran overdosage, tidak saja alkohol tapi air putihpun terbukti bisa merusak kesehatan! Sebaliknya alkohol dalam takaran yang pas bisa mengurangi resiko stroke dan penyumbatan pembuluh darah! Tapi ada yang serta merta 'mematikan' thesis tsb dg argumentasi tidak jelas, yang hanya mengandalkan otot ketimbang otak. Budaya inilah yang menimbulkan friksi yang sebenarnya tidak perlu, karena pra-kualifikasinya sudah gagal!
Bookmarks