Like Tree459Likes

Thread: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

  1. #6151
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Tom.

    Premis Mayor: SEMUA KERBAU BERKAKI ENAM.
    Premis Minor: TITO SEEKOR KERBAU.
    Kesimpulan: TITO BERKAKI ENAM.

    SILOGISME diatas, bila kamu amati, memiliki PREMIS DAN KESIMPULAN YANG KELIRU, NAMUN, ARGUMENTASINYA MENJADI VALID, KARENA, SAMA SEPERTI KESIMPULAN ARGUMENTASI DIATAS YANG VALID, YAITU KESIMPULAN DARI KEDUANYA SAMA SAMA MENCAKUP PREMIS DIDALAMNYA. Bentuk dari ARGUMENTASI ini, yaitu A = B, dan C = A, maka C pasti akan sama dengan B. Inilah BENTUK LOGIKANYA. Sejauhnya ARGUMENTASI itu BENAR SEBATAS SKEMA LOGIKANYA, maka, ARGUMENTASI ITU VALID.

    Salam,
    Tito
    Tom.

    ARGUMENTASI DIATAS VALID, karena, KESIMPULANNYA TELAH MENCAKUP KEDUA PREMIS YANG ADA, DAN KEDUA PREMIS ITU YANG MEMBENTUK KEBENARAN DARI KESIMPULAN TERSEBUT, HANYA SAJA, APAKAH ARGUMENTASI YANG VALID INI KARENA DIA BERBENTUK LOGIKA A=B, DAN C=A, MAKA C PASTI SAMA DENGAN B, PADA AKHIRNYA AKAN MENGHADIRKAN PREMIS DAN KESIMPULAN YANG BENAR?

    Kacau 'kan?

    Salam,
    Tito
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  2. #6152
    Member tom percy's Avatar
    Join Date
    Oct 2010
    Location
    Bandung, Flower City
    Posts
    823
    Rep Power
    5

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Tom.

    Kuulangi sekali lagi:

    PREMIS lebih BERKARAKTER DEDUKTIF.
    Maksudnya, PREMIS hanya sekedar MENGAMBIL FAKTA YANG TELAH ADA UNTUK KEMUDIAN DITETAPKAN MENJADI DASAR PEMIKIRAN DALAM SEBENTUK KALIMAT. PREMIS, memang, TIDAK SELAMANYA SALAH, baik didalam KEBENARANNYA maupun VALIDITAS ARGUMENTASINYA, namun, bila ia diterapkan secara KAKU, maka, akan timbul kekacauan dari CARA BERPIKIRNYA, karena, dia dan KESIMPULANYA BISA BENAR, NAMUN ARGUMENTASINYA TIDAK VALID, ATAU, ARGUMENTASINYA BISA MENJADI VALID, NAMUN, DIRINYA SENDIRI SERTA KESIMPULAN YANG DIBENTUKNYA SALAH.

    Premis Mayor: SEMUA MANUSIA AKAN MATI.
    Premis Minor: TITO SEORANG MANUSIA.
    Kesimpulan: TITO AKAN MATI.

    Bila kamu memperhatikan bentuk SILOGISME diatas, maka, dapat ditemui bahwa kedua PREMIS serta KESIMPULAN yang dibentuknya sama sama BENAR. Namun, ARGUMENTASI dari CARA BERPIKIR diatas menjadi VALID BUKAN KARENA DITENTUKAN oleh KEHADIRAN KEDUA PREMIS dan KESIMPULANNYA, sebagaimana ia harusnya berlaku demikian, sebaliknya, VALIDITAS dari CARA BERPIKIR diatas DITETAPKAN oleh BENTUK KALIMAT KESIMPULAN YANG HARUS MENCAKUP KEDUA PREMIS TERDAHULU. Mari kita buktikan:

    Premis Mayor: SEMUA KERBAU BERKAKI ENAM.
    Premis Minor: TITO SEEKOR KERBAU.
    Kesimpulan: TITO BERKAKI ENAM.

    SILOGISME diatas, bila kamu amati, memiliki PREMIS DAN KESIMPULAN YANG KELIRU, NAMUN, ARGUMENTASINYA MENJADI VALID, KARENA, SAMA SEPERTI KESIMPULAN ARGUMENTASI DIATAS YANG VALID, YAITU KESIMPULAN DARI KEDUANYA SAMA SAMA MENCAKUP PREMIS DIDALAMNYA. Bentuk dari ARGUMENTASI ini, yaitu A = B, dan C = A, maka C pasti akan sama dengan B. Inilah BENTUK LOGIKANYA. Sejauhnya ARGUMENTASI itu BENAR SEBATAS SKEMA LOGIKANYA, maka, ARGUMENTASI ITU VALID.

    Salam,
    Tito
    Alamak...darimana kamu dapat penjelasan premis seperti ini Bro?
    Premis kamu katakan 'lebih berkarakter deduktif'
    Aku katakan MEMANG DEDUKTIF.

    aku orang matematika bro. sudah pasti aku tahu deduktif karena deduktiflah cara berpikir matematika.
    persamaan matematika yang begitu njelimet dan panjang dan setelah melalui penyederhanaan 'tiba2' menjadi satu rumus sederhana dan Tunggal. bagaimana ini bisa terjadi?

    jawabnya: deduktif!!!

    apa operator dari deduktif?

    jawabnya: Premis!!!

    salam
    Dalam hidup dan nafasku ada harummu

  3. #6153
    Member tom percy's Avatar
    Join Date
    Oct 2010
    Location
    Bandung, Flower City
    Posts
    823
    Rep Power
    5

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Tom.

    ARGUMENTASI DIATAS VALID, karena, KESIMPULANNYA TELAH MENCAKUP KEDUA PREMIS YANG ADA, DAN KEDUA PREMIS ITU YANG MEMBENTUK KEBENARAN DARI KESIMPULAN TERSEBUT, HANYA SAJA, APAKAH ARGUMENTASI YANG VALID INI KARENA DIA BERBENTUK LOGIKA A=B, DAN C=A, MAKA C PASTI SAMA DENGAN B, PADA AKHIRNYA AKAN MENGHADIRKAN PREMIS DAN KESIMPULAN YANG BENAR?

    Kacau 'kan?

    Salam,
    Tito
    ya memang kacau bro. pening kepalaku.
    inikah FILSAFAT?

    salam
    Dalam hidup dan nafasku ada harummu

  4. #6154
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Tom.

    ARGUMENTASI DIATAS VALID, karena, KESIMPULANNYA TELAH MENCAKUP KEDUA PREMIS YANG ADA, DAN KEDUA PREMIS ITU YANG MEMBENTUK KEBENARAN DARI KESIMPULAN TERSEBUT, HANYA SAJA, APAKAH ARGUMENTASI YANG VALID INI KARENA DIA BERBENTUK LOGIKA A=B, DAN C=A, MAKA C PASTI SAMA DENGAN B, PADA AKHIRNYA AKAN MENGHADIRKAN PREMIS DAN KESIMPULAN YANG BENAR?

    Kacau 'kan?

    Salam,
    Tito
    Atau LOGIKA SILOGIS ini:

    Premis Mayor: SEMUA MANUSIA MAHLUK FANA.
    Premis Minor: TITO MAHLUK FANA.
    Kesimpulan: TITO SEORANG MANUSIA.

    LOGIKA BERPIKIR diatas MENAMPILKAN KESIMPULAN DAN KEDUA PREMISNYA BENAR, HANYA SAJA, memang, SEMUA MANUSIA MAHLUK FANA, TETAPI, MAHLUK FANA TIDAK SELAMANYA MANUSIA, DIA BISA JUGA HEWAN DAN TUMBUHAN. JADI, WALAUPUN KEDUA PREMIS DAN KESIMPULANNYA BENAR NAMUN ARGUMENTASINYA TIDAKLAH VALID.

    Salam,
    Tito
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  5. #6155
    Member tom percy's Avatar
    Join Date
    Oct 2010
    Location
    Bandung, Flower City
    Posts
    823
    Rep Power
    5

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Apakah ini?

    PROTESTANISME, misalnya, termasuk salah satu SISTEM KEPERCAYAAN yang AKTIF melakukan usaha PERUBAHAN ini. Aku sengaja mengangkat Tesis PROTESTANISME ini, bukan semata mata didorong oleh kecenderunganku untuk bersikap PRIMORDIAL, tetapi dikarenakan pada beberapa waktu yang lalu aku pernah mempelajari pergeseran paradigma dari AGAMA terkait yang mengakibatkan perubahan ETIKA bagi Masyarakat Barat, sehingganya, sedikit banyak aku paham dengan hal itu.

    Salam,
    Tito
    Heiya...kamu tanya pulak wak wak wak

    nonton bola bro....HIDUP ITALIA!

    salam
    Dalam hidup dan nafasku ada harummu

  6. #6156
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by tom percy View Post
    Alamak...darimana kamu dapat penjelasan premis seperti ini Bro?
    Premis kamu katakan 'lebih berkarakter deduktif'
    Aku katakan MEMANG DEDUKTIF.

    aku orang matematika bro. sudah pasti aku tahu deduktif karena deduktiflah cara berpikir matematika.
    persamaan matematika yang begitu njelimet dan panjang dan setelah melalui penyederhanaan 'tiba2' menjadi satu rumus sederhana dan Tunggal. bagaimana ini bisa terjadi?

    jawabnya: deduktif!!!

    apa operator dari deduktif?

    jawabnya: Premis!!!

    salam
    Ya, cukup beralasan aku katakan 'berkarakter' DEDUKTIF, karena, aku kuatir kamu salah kaprah menganggap bahwa PREMIS sepenuhnya DEDUKTIF. Terbukti kekuatiranku menjadi KENYATAAN, karena, kamu mengaitkannya lagi dengan MATEMATIKA yang memang DEDUKTIF, padahal, subjek DEDUKTIF MATEMATIKA yang AKSIOMA itu TIDAK PERSIS SAMA DENGAN MAKSUD DEDUKTIF PADA PREMIS AGAMA.

    Aku berharap kita tidak menjalar pada kata AKSIOMA lagi.
    Santai Bro.

    Salam,
    Tito
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  7. #6157
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by tom percy View Post
    ya memang kacau bro. pening kepalaku.
    inikah FILSAFAT?

    salam
    Quote Originally Posted by tom percy View Post
    Heiya...kamu tanya pulak wak wak wak

    nonton bola bro....HIDUP ITALIA!

    salam
    Selamat menonton Kawan, aku mau tidur dulu, sebab besok pagi ada jadwal jogging.
    Sebenarnya tadi aku mau tidur jam 9 malam, sehabis membalas pos Agatha dan posmu kemarin aku bermaksud 'tedong', ternyata, kau muncul pula. Jadi molor tidurku.

    Silahkan menonton, kita junpa besok lagi Sobat.
    Italia kau jagokan, apa tidak ada tim lain?
    Pemain BANCI tukang PARKIR PEMAIN DIDEPAN GAWANG, sama pengecutnya dengan Mou dan kakek kakek di Inter (sorry Ang) dan Chelsea. Aku paling benci dengan lagak PENIPU Italiano itu, apalagi Inzaghi, minta ampun PENIPUNYA. Disenggol angin saja dia jatuh, lalu menuding-nuding wasit minta penalti.

    Salam,
    Tito
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  8. #6158
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,710
    Rep Power
    19

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Tha.

    Sudah tentu setiap AGAMA memiliki CIRI dan BENTUKNYA masing masing, entah itu berupa RITUAL, PERANGKAT PERATURAN, HUKUM, DOKTRIN dan sebagainya, dimana kesemua hal itu kemudian akan menentukan KARAKTER dari AGAMA itu sendiri, yaitu, apakah AGAMA itu bersifat UNIVERSAL ataukah EKSKLUSIF kepada golongannya sendiri, apakah ia lebih FOKUS kepada pengalaman pribadi ataukah justru cenderung pada aktivitas kelompok, apakah ia lebih menekankan pada KE-IMAN-AN perseorangan belaka ataukah lebih kepada PRAKTEK PERILAKU didalam kehidupan.

    Aku percaya, sebagaimana yang kamu ungkapkan diatas, ada beberapa AGAMA yang terus mencoba untuk melakukan pelbagai upaya RE-INTEPRETASI serta RE-POSISI dari SISTEM KEPERCAYAAN yang dimilikinya untuk disesuaikan dengan REALITA zaman. PROTESTANISME, misalnya, termasuk salah satu SISTEM KEPERCAYAN yang AKTIF mekakukan usaha PERUBAHAN ini. Aku sengaja mengangkat Tesis PROTESTANISME ini, bukan semata mata didorong oleh kecenderunganku untuk bersikap PRIMORDIAL, tetapi dikarenakan pada beberapa waktu yang lalu aku pernah mempelajari pergeseran paradigma dari AGAMA terkait yang mengakibatkan perubahan ETIKA bagi Masyarakat Barat, sehingganya, sedikit banyak aku paham dengan hal itu.

    Ada banyak PREMIS didalam sebuah AGAMA, namun, yang menjadi sorotan kita disini bukanlah hanya satu atau dua PREMIS yang telah mendapatkan INTEPRETASI BARU, dimana AGAMA itu kemudian tampil menjadi lebih 'mutakhir' atau 'up to date', tetapi, keprihatinan kita justru terletak pada KERANGKA BERPIKIR yang telah menjadi CIRI KHAS dari SEMUA AGAMA, yang mana, HUKUM BERPIKIR ini, tanpa perduli apakah AGAMA yang bersangkutan telah melakukan pelbagai macam perubahan didalamnya, tetap saja pada akhirnya akan mengulangi kesalahan yang sama sebagaimana bentuknya dulu, yaitu MENG-KRISTAL-NYA AJARAN MENJADI SEBUAH IDEOLOGI.

    Stalin, misalnya, melalui Revolusi Bolsheviks berhasil meruntuhkan Tsar Nicholas II yang dianggap lalim.
    Melalui gerakan KOMUNISME-nya yang dianggap IDEAL ia berhasil menghimpun kekuatan massa rakyat untuk menghancurkan kekuasaan kaum Borjuisi sampai tuntas. Namun, ketika gerakan ini pada satu titik MENG-KRISTAL menjadi TIRAN BARU yang IDEOLOGIS, maka, dengan demikian, Stalin, tak pelak lagi, TELAH MEGULANGI KESALAHAN TIRAN TERDAHULU YANG DIKALAHKANNYA.

    Jadi, persoalannya adalah bahwa, apabila PREMIS tetap menjadi TUMPUAN serta DASAR PEMIKIRAN dari AGAMA, maka, berapapun besar upaya untuk MEROMBAK serta MENGUBAHNYA, ia hanya akan bergeser untuk menjadi IDEOLOGI BARU YANG LAIN. Dengan penjelasan ini kita menjadi tahu, bahwa, sumber dari keseluruhan kekisruhan PEMIKIRAN AGAMA ini justru terletak pada KEHADIRAN PREMIS itu. Yang menjadi FOKUS kita saat ini adalah 'dapatkah kita MENGHILANGKAN atau setidaknya membuat KEHADIRAN PREMIS itu TIDAK menjadi TETAP didalam AGAMA?'

    Salam,
    Tito
    Terima kasih
    Sementara ku ucapkan terima kasih ajah Ada yang mau ku tanya lagi.... tapi mungkin bukan hari ini.
    lagi ribet di dunia nyata tunggu ku beresin duluuu yaaa
    kapan-kapan balik siniiih

  9. #6159
    Member
    Join Date
    May 2012
    Posts
    684
    Rep Power
    6

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Bo.

    Tidak ada yang salah bilapun kamu BERAGAMA, dan memang, ketika kamu meyakini AJARAN Kristus tentang mengasihi Allah serta sesama Manusia, itu juga merupakan bagian dari PREMIS AGAMA. Kita disini sama sekali tidak mempersoalkan AGAMA sebagai sebuah AJARAN atau JALAN bagi Manusia, sebaliknya, permasalahannya justru terletak pada PENG-KRISTAL-AN AGAMA YANG MENJADI SEBUAH IDEOLOGI.

    KOMUNISME, misalnya.
    KOMUNISME meyakini bahwa Masyarakat yang TANPA KELAS EKONOMI, Kaya dan Miskin, misalnya, adalah bentuk Masyarakat yang paling IDEAL serta ADIL, dan dalam dimensi POLITIK, Anggota Masyarakat yang seperti itu akan menikmati pula HAK dan KEWAJIBANNYA secara MERATA. Sebenarnya tidak ada yang SALAH dengan pemahaman ini, sampai kemudian PAHAM KOMUNISME INI LALU DI-IDEOLOGI-KAN SECARA KAKU, BAHKAN MENJADI ABSOLUT. Ini persoalannya. PENG-KRISTAL-AN AJARAN KOMUNISME YANG SEBENARNYA IDEAL DAN ADIL ITU PADA AKHIRNYA BERBALIK MENJADI PENGHAMBAT KEATAS KEADILAN YANG DIPERJUANGKANNYA. Persoalan ini muncul bukan saja dari sisi FILOSOFISNYA, tetapi juga terjadi pada tataran SOSIAL dan POLITIS didalam kehidupan Masyarakat yang menganut IDEOLOGI kaku itu tadi.

    Demikian pula halnya AGAMA.
    Bila ia telah menjadi IDEOLOGI, maka, mau tidak mau dia akan menjadi sebuah INSTITUSI SAKRAL YANG TAK DAPAT DIUBAH. Persoalan kemudian akan muncul karena, bukan saja pada basis FILOSOFISNYA, tetapi juga pada tataran REALITA bahwa sifat ABSOLUT ini malah mendorong AGAMA MENJADI PELAKU KETIDAK-ADILAN, PENGUCILAN, BIAS JENDER, PENGANJUR KEKERASAN dan sebagainya.

    Satu satunya cara untuk MENGENYAHKAN KARAKTER IDEOLOGIS PADA AGAMA, kita, secara terus menerus harus mampu melakukan 'pemahaman ulang' terhadap PREMIS yang ada pada AGAMA itu sendiri. Sebenarnya kamu telah melakukan hal itu. Pada posmu diatas, kamu mengatakan 'ude ane bilang ber-kali2 ikutin aturan nyang satu ini aje gak selesai2' yang dengan demikian, kamu sedang melakukan ANTI-TESIS atau KRITIK terhadap PREMIS yang tak sudi kamu terima begitu saja.

    Salam,
    Tito
    Mister tito, Kalo beragame ane pasti di ktp (karene aturan) tapi soal pengajaran nti dulu kalo masuk logika akal sehat ane ( spt nyang ente bilang ) baru ane nerime.
    makasih sohib atas penjelasan ente. nti kalo ade pertanyaan lagi ane post skrg bace2 dulu....

  10. #6160
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Terkait soal Euro Cup, aku hanya berupaya menjadi pribadi yang WARAS.
    Sudah cukup penderitaan yang kualami selama bertahun-tahun, didalam pengembaraan ESKAPISME-ku terhadap klub kesayangan Barca. Aku hanya ingin menjadi seperti MANUSIA NORMAL lain yang tidak lagi dijajah oleh MEDIA dan ANGAN-ku sendiri. Aku hanya ingin mengembalikan KEWARASANKU.

    Biarlah berjuta dari mereka diluar sana, saat ini mengalami DERITA sebagaimana NESTAPA yang pernah kualami dulu.
    Lama sekali aku ingin menjadi seperti salah satu dari mereka, HIDUP TANPA BARCA.
    Kini, bila mereka dirudung kegelisahan karena TAK KUASA HIDUP TANPA TIM BELANDA, JERMAN, PORTUGAL, INGGRIS, ITALIA, maka, izinkan aku menikmati KEWARASANKU diatas KEGILAAN mereka.


    Salam,
    Tito
    Aku malah hampir tidak pernah nonton Euro 2012 ini. Jam nya nggak tepat, jam 11 malam sampai jam 3 pagi. Sedangkan aku pribadi bukan fanatik bola, dan bukan fanatik apapun didunia ini.

    Spanyol diatas angin, Jerman juga diunggulkan.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0