Like Tree459Likes

Thread: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

  1. #6161
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Selamat menonton Kawan, aku mau tidur dulu, sebab besok pagi ada jadwal jogging.
    Sebenarnya tadi aku mau tidur jam 9 malam, sehabis membalas pos Agatha dan posmu kemarin aku bermaksud 'tedong', ternyata, kau muncul pula. Jadi molor tidurku.

    Silahkan menonton, kita junpa besok lagi Sobat.
    Italia kau jagokan, apa tidak ada tim lain?
    Pemain BANCI tukang PARKIR PEMAIN DIDEPAN GAWANG, sama pengecutnya dengan Mou dan kakek kakek di Inter (sorry Ang) dan Chelsea. Aku paling benci dengan lagak PENIPU Italiano itu, apalagi Inzaghi, minta ampun PENIPUNYA. Disenggol angin saja dia jatuh, lalu menuding-nuding wasit minta penalti.

    Salam,
    Tito
    Tidak mengapa boss... Sekalipun Serie A itu luluh lantak, aku juga tidak peduli. Tapi sepertinya ada BANYAK "Inzaghi" di Barcelona.


  2. #6162
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by tom percy View Post
    Alamak...darimana kamu dapat penjelasan premis seperti ini Bro?
    Premis kamu katakan 'lebih berkarakter deduktif'
    Aku katakan MEMANG DEDUKTIF.

    aku orang matematika bro. sudah pasti aku tahu deduktif karena deduktiflah cara berpikir matematika.
    persamaan matematika yang begitu njelimet dan panjang dan setelah melalui penyederhanaan 'tiba2' menjadi satu rumus sederhana dan Tunggal. bagaimana ini bisa terjadi?

    jawabnya: deduktif!!!

    apa operator dari deduktif?

    jawabnya: Premis!!!

    salam
    Persoalannya adalah, PREMIS dalam sebuah ideologi keyakinan adalah belum tentu benar. Sehingga KESIMPULAN nya pun juga belum tentu benar. Mudah saja jika kita mengkoreksi sebuah hitungan MATEMATIS yang dinyatakan SALAH dalam sebuah Calculus, namun hal ini tidak bisa diterapkan begitu saja kepada Ideologi / basis berpikir Agama. Ini disebabkan Agama memiliki KLAIM (meskipun belum tentu benar, namun sudah dianggap benar) dan refutation (yang seringkali berasal dari Premis yang belum tentu benar tadi).

  3. #6163
    Newbie
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1
    Rep Power
    0

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    sungguh senang sekali saya mengikuti tread ini, terutama membaca satu persatu tanggapan yang muncul.
    thanks to rhaine yang memulai tread ini

  4. #6164
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by agatha View Post
    Terima kasih
    Sementara ku ucapkan terima kasih ajah Ada yang mau ku tanya lagi.... tapi mungkin bukan hari ini.
    lagi ribet di dunia nyata tunggu ku beresin duluuu yaaa
    kapan-kapan balik siniiih
    You're welcome...
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  5. #6165
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by mambo View Post
    Mister tito, Kalo beragame ane pasti di ktp (karene aturan) tapi soal pengajaran nti dulu kalo masuk logika akal sehat ane ( spt nyang ente bilang ) baru ane nerime.
    makasih sohib atas penjelasan ente. nti kalo ade pertanyaan lagi ane post skrg bace2 dulu....
    Okay dokay...
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  6. #6166
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by Swan View Post
    Aku malah hampir tidak pernah nonton Euro 2012 ini. Jam nya nggak tepat, jam 11 malam sampai jam 3 pagi. Sedangkan aku pribadi bukan fanatik bola, dan bukan fanatik apapun didunia ini.

    Spanyol diatas angin, Jerman juga diunggulkan.
    Mulai agak terpengaruh sedikit aku gara gara Iniesta memberikan 4 (empat) 'assists' bagi kemenangan Tim Spanyol 4-0.
    Akh, lebih baik tidur.
    HANYA ORANG GILA SAJA YANG MAU SUSAH MELEK NONTON BOLA....
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  7. #6167
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by Swan View Post
    Tidak mengapa boss... Sekalipun Serie A itu luluh lantak, aku juga tidak peduli. Tapi sepertinya ada BANYAK "Inzaghi" di Barcelona.

    Bagus juga fotonya, Busquets ketahuan ngintip....
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  8. #6168
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by ukmasik View Post
    sungguh senang sekali saya mengikuti tread ini, terutama membaca satu persatu tanggapan yang muncul.
    thanks to rhaine yang memulai tread ini
    Reinhart bukan Rhaine.
    Reinhart itu aku, TITO.
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  9. #6169
    Senior Member -Tito-'s Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    1,673
    Rep Power
    7

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by tom percy View Post
    Alamak...darimana kamu dapat penjelasan premis seperti ini Bro?
    Premis kamu katakan 'lebih berkarakter deduktif'
    Aku katakan MEMANG DEDUKTIF.

    aku orang matematika bro. sudah pasti aku tahu deduktif karena deduktiflah cara berpikir matematika.
    persamaan matematika yang begitu njelimet dan panjang dan setelah melalui penyederhanaan 'tiba2' menjadi satu rumus sederhana dan Tunggal. bagaimana ini bisa terjadi?

    jawabnya: deduktif!!!

    apa operator dari deduktif?

    jawabnya: Premis!!!

    salam
    Quote Originally Posted by Swan View Post
    Persoalannya adalah, PREMIS dalam sebuah ideologi keyakinan adalah belum tentu benar. Sehingga KESIMPULAN nya pun juga belum tentu benar. Mudah saja jika kita mengkoreksi sebuah hitungan MATEMATIS yang dinyatakan SALAH dalam sebuah Calculus, namun hal ini tidak bisa diterapkan begitu saja kepada Ideologi / basis berpikir Agama. Ini disebabkan Agama memiliki KLAIM (meskipun belum tentu benar, namun sudah dianggap benar) dan refutation (yang seringkali berasal dari Premis yang belum tentu benar tadi).
    Kawan Kawan.

    Mari kita perhatikan KESIMPULAN dibawah ini:

    TITO AKAN MATI.

    Kesimpulan 'Tito akan mati' diatas, sebenarnya tidak muncul begitu saja, karena selalu ada 2 (dua) PREMIS untuk MEMBENTUK 1 (satu) KESIMPULAN. PREMIS 'Tito' sebagai SUBJEK dan PREMIS 'Mati' sebagai PREDIKAT pada akhirnya MEMBENTUK LOGIKA pada KESIMPULANNYA. Mohon perhatikan contoh dibawah ini:

    Premis Mayor: SEMUA MANUSIA (A) AKAN MATI (B) (ini adalah PREMIS untuk MENENTUKAN PREDIKAT pada KESIMPULAN kelak).
    Premis Minor: TITO (C) SEORANG MANUSIA (A) (ini adalah PREMIS untuk MENENTUKAN SUBJEK pada KESIMPULAN kelak).
    Kesimpulan: TITO (C) AKAN MATI (B) (pada KESIMPULAN ini, SUBJEK diambil dari Premis Minor dan PREDIKAT dari Premis Mayor).
    SILOGISME dari proposisi diatas mencakup 2 (dua) PREMIS dan 1 (satu) KESIMPULAN untuk MEMBANGUN sebuah LOGIKA BERPIKIR. Bentuk LOGIKA dari SILOGISME diatas adalah: A = B, dan C = A, maka C PASTI AKAN SAMA DENGAN B. Jadi, dengan hanya mengamati KESIMPULAN yang berbunyi 'Tito akan mati' dari SILOGIS diatas, yaitu C PASTI AKAN SAMA DENGAN B, maka kita sudah tahu bahwa pernyataan KESIMPULAN itu TELAH MENCAKUP PREMIS A (Semua Manusia), B (Mati) dan PREMIS C (Tito).

    KEBENARAN dari HUKUM BERPIKIR atau LOGIKA diatas BUKAN DISEBABKAN oleh BENARNYA KEDUA PREMIS DAN SEBUAH KESIMPULANNYA, walaupun kita tahu bahwa SEMUA MANUSIA AKAN MATI dan TITO ADALAH MANUSIA, yang karenanya DIA PASTI AKAN MATI, tetapi, yang sesungguhnya terjadi adalah bahwa KEBENARAN dari LOGIKA diatas justru terletak pada VALIDNYA ARGUMENTASI atau ABSAHNYA BENTUK LOGIKA yang terbentuk dari proposisi itu.

    Sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah 'apakah ARGUMENTASI YANG VALID itu?'
    Hal inilah yang penting.
    Harap dipahami, bahwa, sebuah KESIMPULAN dianggap BENAR bila ia TERDIRI DARI 2 (dua) PREMIS yang BENAR dan ARGUMENTASI YANG DIBANGUNNYA JUGA VALID. ARGUMENTASI YANG VALID itu, didalam LOGIKA SILOGIS berbentuk A = B, dan C = A, maka, C PASTI AKAN SAMA DENGAN B. Bila sebuah KESIMPULAN mencakup 2 (dua) PREMIS yang BENAR serta BENTUK LOGIKANYA SESUAI DENGAN SKEMA YANG VALID, maka, KESIMPULAN itu BENAR.

    Masalahnya, didalam LOGIKA SILOGIS ini, seringkali kendatipun KEDUA PREMIS DAN KESIMPULANNYA TIDAK BENAR, NAMUN BENTUK SKEMA LOGIKANYA VALID yaitu A = B, dan C = A, maka C PASTI AKAN SAMA DENGAN B, pada akhirnya menimbulkan banyak kebingungan. Contoh:
    Premis Mayor: SEMUA KERA BEREKOR SEPULUH.
    Premis Minor: TITO SEEKOR KERA.
    KESIMPULAN: TITO BEREKOR SEPULUH.
    Dari contoh diatas kita menjadi tahu, bahwa, walaupun KEDUA PREMIS DAN KESIMPULANNYA SALAH, tetapi, LOGIKA BERPIKIRNYA yang berskema A = B, dan C = A, maka C PASTI AKAN SAMA DENGAN B, adalah VALID, maka, proposisi diatas sulit dianggap TIDAK BENAR.

    Didalam SILOGISME AGAMA seringkali hal yang seperti itu terjadi.
    LOGIKA AGAMA YANG MENGANDALKAN PREMIS TANPA BUKTI SEBAGAI LANDASAN KESIMPULAN, PADA AKHIRNYA HANYA MENJADI SEBUAH LOGIKA BERPIKIR YANG BENAR SERTA VALID SEBATAS SKEMA LOGIKANYA BELAKA YANG BERBENTUK
    A = B, dan C = A, maka C PASTI AKAN SAMA DENGAN B.

    Salam,
    Tito
    Swan likes this.
    -It is better to be Socrates dissatisfied than a fool satisfied-


  10. #6170
    Member tom percy's Avatar
    Join Date
    Oct 2010
    Location
    Bandung, Flower City
    Posts
    823
    Rep Power
    5

    Re: Problematika Globalisasi: Dunia di Dalam Ancaman Puritanisme

    Quote Originally Posted by -Tito- View Post
    Selamat menonton Kawan, aku mau tidur dulu, sebab besok pagi ada jadwal jogging.
    Sebenarnya tadi aku mau tidur jam 9 malam, sehabis membalas pos Agatha dan posmu kemarin aku bermaksud 'tedong', ternyata, kau muncul pula. Jadi molor tidurku.

    Silahkan menonton, kita junpa besok lagi Sobat.
    Italia kau jagokan, apa tidak ada tim lain?
    Pemain BANCI tukang PARKIR PEMAIN DIDEPAN GAWANG, sama pengecutnya dengan Mou dan kakek kakek di Inter (sorry Ang) dan Chelsea. Aku paling benci dengan lagak PENIPU Italiano itu, apalagi Inzaghi, minta ampun PENIPUNYA. Disenggol angin saja dia jatuh, lalu menuding-nuding wasit minta penalti.

    Salam,
    Tito
    aku menjagokan Jerman untuk juara eropa.
    hanya saja tiap2 pertandingan tentu aku memilih salah satu untuk menang agar semangat menontonnya.

    sebentar lagi prancis vs ukraina. prancis memang lebih baik. tapi aku mengharap ukraina yang menang

    salam
    Dalam hidup dan nafasku ada harummu

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0