Page 8 of 31 FirstFirst 123456789101112131415161718 ... LastLast
Results 71 to 80 of 304
Like Tree8Likes

Thread: The World View Of Misogyny

  1. #71
    Junior Member uci murphy's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    226
    Rep Power
    4

    Re: Misogyny

    Quote Originally Posted by fakfak View Post
    Hi
    Wah kalo ane bilang, kisah nabi A n siti H, adalah ... one of historical fact....ane bisa diomelin ame opa Hawkins ( Stephen Hawkings ? ), krn menurut dia penciptaan kan gak kayak gitu. Juga buat ane sih, apa aja pandangan manusia mengenai penciptaan dunia ato laki-perempuan, biar aja. Bahkan kalo kebo dapat nge-gambar tuhan silahkan aja ( yg nge-gambar ini, kebo laki ato awewe?).Ini kan free-thingking ( kalo kebo bisa mikir silahkan aja juga, ane2 juga kan bisa mikir sendiri2 ), yah kalo mau di-siratin ato di-suratin, oke2 aja. Tapi kalo pake logika utk mnge-gambarin Tuhan mah gak ketemu. " Iman adalah apa yg ane percaya, bukan yg ane tau". "Iman" yg ane maksud disini adalah gambaran Tuhan.

    Wah udah too-oot banget.

    Nah ini misogyny-nya : Ini pengalaman benar, jadi bukan neko2. Suatu ketika terkumpul 11 pria-wanita ( 3 pria bersama istri2nya yg tercinta ) diruang tunggu RSakit, ada seorang kawan wanita di ICU yg tidak sadar, koma, sesudah ngobrol ngalor-ngidul, ntah dari mana ide-nya, ada pertanyaan ttg "kebebasan". Seorang suami bertanya pada kelompok ini."Kebebasan" apa sih yg wanita mau-in? Wah spontan aja, seorang wanita ( yg suaminya tidak hadir ), n wanita ini bahenol banget2 n seksi-nya juga dapat angka 10, n kalo mata laki2 ngeliat langsung ngiler, nyeletuk : " Kebebasan !"
    Nah spontan juga para laki2 nyeletuk "kebebasan" yg bgm yg dia mau-in. Apa "kebebasan" pake duit? Kebebasan "waktu"? Krn kami yg hadir tau begitu bebas-nya si Bahenol ini.Cuman lakinya kayak AB-k-i tampangnya, ( menurut ane sih gak ganteng-lah, tapi kaya, kaya-an si AB sih). Bukan yg itu kata si Bahenol.
    yg mana dong? Salah seorang laki2 ( istri-nya juga hadir), nyeletuk: apa kebebasan seks ? Wah si Bahenol udah gelisah deh dg tembakan pertanyaan2 ini. Jadi-nya dia cuma diam aja, n semua terdiam, begitu juga dg wanita2 lain-nya. N juga para lelaki juga diam.
    Buat ane sih juga gak ngarti, wanita minta bebas, kebebasan yg bgm. Juga si wanita gak ngerti, apakah mereka mau bebas kayak laki2? Yg, banyak contohnya, n si wanita gak bisa ikutin. Kluar malam ? Kluar sendiri?

    Wah udah dulu deh, trims mau baca.
    Fak-fak
    Mungkin kalau wanita menghendaki kebebasan sex, sepertinya itu bukanlah kebebasan, yang diinginkan mungkin adalah kebablasan sex, Lady gaga tipe, akan selalu ada , bagaimanapun dunia akan selalu membuka diri pada entertainment, Kalau wanita menginginkan kebebasan sex yang sesungguhnya , maka wanita akan menjaga dirinya untuk tetap perawan hingga Sang wanita akan mendapatkan kesempatan berekspresi dalam sex. Kedengarannya seperti nenek-nenek jadul gak ya?, mungkin ini seperti sebuah pernyataan kuno, jaman sekarang keperawanan wanita sepertinya bukan sesuatu yang istimewa lagi, wanita menikah tanpa keperawanan sepertinya sudah hal biasa, (degredasi Moral I think)Kalau wanita menginginkan kebebasan sex,wanita sedang mengingkari kewanitaannya, femininity is a jewel, precious jewel, that should never be on sale.
    (dengan menuliskan ini, image saya mungkin menjadi nenek berusia 70an )masih kepala 3lah, sepertinya sex terbebas pada wanita adalah ketika wanita memberikan dirinya untuk pria yang dicintai dan mencintainya, sepenuh hati, Sex adalah sebuah keintiman yang menyatukan pria dan wanita , yang mengantarkan pria dan wanita pada sebuah pengalaman, yang ingin diulangi lagi.Inginkah wanita mengulangi keintiman sex pertama dengan pria yang lain? Wanita harus menjawabnya. Kalau ditanya pada saya pribadi, Saya akan katakana No way! Membayangkan saja tidak bisa.Tetapi kenyataanya adakah wanita yang memberikan dirinya untuk sex dengan pria yang tidak dicintai dan yang bukan suaminya,? Jawabannya Ada. So what is that? Jawabannya mungkin broken personality, Is it misogyny, ?
    Kalau boleh Saya berpendapat, wanita tidak membutuhkan sex seperti pria membutuhkan sex, .Dalam beberapa survey pada Pria, yang questionarynya, seperti ini, berapa kalikah seorang pria memikirkan sex dalam sehari?seberapa kalikah wanita memikirkan sex dalam sehari? Jawabannya sangat berbeda, Pria memikirkan sex, setidaknya sekali dalam 15 menit,is it true? Pria berhak menjawab.
    Sebuah pertanyaan survey pada pria , Ketika seorang wanita cantik seksi memberikan presentasi ,sekalipun dengan dress code yang professional, ketika para peserta presentasi semuanya pria, boleh ditanyakan apakah yang pertama kali terlintas ketika sang wanita bersiap berdiri didepan para partisipannya , jawaban jujur para pria waktu itu adalah,pikiran mereka tertuju pada apa dibalik pakaian sang wanita. Setidaknya para pria harus berusaha konsentrasi lebih karena wanita seksi yang sedang memberikan presentasi.Sering sekali aturan berusaha mengontrol wanita , demi Pria , disini siapakah sebenarnya yang perlu dikontrol Pria atau wanita, salahkah wanita bertubuh seksi? Salahkah pria yang jam biologisnya selalu berdetak ketika melihat wanita seksi?
    Wanita butuh kekebasan , tapi wanita juga butuh batasan (self control), yang seringnya kontrol yang diberikan pada wanita bukanlah kontrol yang sesuai dengan hati nurani wanita, Mungkin bukan kontrol tetapi boundaries, siapakah yang layak memberikan boundries pada wanita. Sepatutnya wanita membuat semacam boundries bagi dirinya sendiri. Ketika boudries tercipta tanpa keterlibatan wanita dalam mengambil keputusan ,maka misogyny sesuatu hal yang biasa, bagian dari hidup, sudah budaya, yah common sense!
    Kalau wanita butuh kebebasan, kebebasan yang wanita perlukan adalah , kebebasan menemukan dirinya sendiri, (be herself)apa yang dia mau, warna apa kesukaanya, mode pakaian apa yang paling nyaman dan pantas bagi dirinya, karir seperti apa yang menjadi fullfimen bagi dirinya, pria seperti apa yang Dia ingin nikahi,dan yang utama, kebebasan menerima TLC, Tender Loving Care dari orang –orang disekitarnya,
    Sayang sekali, yang terjadi adalah keharusan, wanita harus bekerja demi membutuhi keluarga, wanita harus menikah demi rasa malu keluarga, wanita harus berpakaian tertutup demi para pria yg tidak tahan melihat betis indah(yang ini mah ,tidak sulit , kalau wanita rela membantu pria )
    Tetapi yang kupercaya, kebebasan wanita ada dalam beingnya, in her very core being. Dan tida ada seoarangpun yang mampu merebutnya,dan menciptakanya, kalau kembali kekisah adam Dan Hawa, Tuhan psati tahu kisah misogyny, dan Tuhan sudah menyediakan perangkat lunak dan perangkat keras dalam diri wanita untuk menghadapinya.
    BTw fak-fak , yang ketinggalan dihel siapa ya? Sepertinya semua yang berkunjung sudah dihel , ada yg ketinggalan?

    Salam,

    uci

  2. #72
    Junior Member uci murphy's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    226
    Rep Power
    4

    Re: Misogyny

    Quote Originally Posted by Taiko-san View Post
    trims

    Benar, kita memang dibesarkan dgn pola pengasuhan anak yg membuat kita menjadi seperti yg sekarang ini. Apakah ini hanya berdosis ringan sehingga tdk perlu ditanggapin atau sebenarnya psychological harm sdh taraf mengganggu, kita tunggu komentar Uci..

    salam
    Hallo There 3 Serangkai,
    Indeed, the mild thing is often essential,
    Sering sekali hal-hal yang kecil dan tidak kelihatan itu sebenarnya sangat fundamental. Sudah menjadi semacam stigma budaya kita menyepelekan hal kecil, hingga program pendidikan kitapun sering sekali terlihat seperti sebuah program besar tetapi tidak mudah mengaplikasikan, pola konservatif sering sekali membentuk narrow mindset. Mindset yang terbentuk cendrung sempit dan sulit menerima perubahan.kalau mau dibahas hal ini bisa sangat panjang
    Saya coba mngambil sebuah contoh mild,Program keluarga berencana memberi slogan Dua anak cukup , laki perempuan sama saja, slogan ini tidak mengubah kebanggan pasangan keluarga yang mindsetnya sudah terbentuk , kalau anak laki-laki lebih berharga daripada perempuan, atau memiliki anak sulung lelaki memberi kelegaan tersendiri pada keluarga. Setidaknya , untuk anak kedua , laki prempuan sama saja, kalau dapat laki lagi ndak apa-apa, kalau dapat perempuan luar biasa jadi klop.tetapi beban untuk memiliki anak laki-laki seakan hilang ketika anak pertama yang lahir adalah laki-laki .seperti ini sangat mild tetapi berpengaruh besar. Laki-laki dan perempuan sangat berbeda, dan memang anak laki-laki sering sekali digambarkan , lebih sederhana dari anak perempuan, sekalipun hal ini tidak sepenuhnya benar. Banyak buku yang memberikan berbagai pendidikan, bagaimana membesarkan anak laki-laki dan banyak juga buku –buku yang memberikan panduan bagaimana membesarkan anak perempuan.
    DiChina, One Child policy punya slogan, Nu hai, Nan Hai Iyang de! Ketika berkunjung dirumah sakit bersalin sekali waktu saya dan teman saya, salah antrian, berada pada antiran aborsi, panjangnya melebihi 200 orang, semua antrian antri untuk aborsi anak perempuan, Ironis!
    Mindset anak laki –laki lebih penting, anak laki –laki lebih mudah mendidiknya , sudah terbentuk dalam mindset kita,anak laki-laki adalah penerus generasi keluaraga.

    Untuk budaya seperti kita, sering sekali program televisi berpengaruh besar membentuk mindset kita, sayang sekali Program televisi kita banyak mengadopsi acarayang sebanarnya bukanlah bagian budaya kita, sebenarnya bisa saja mengadopsi acara tetapi mengaplikansikanya pada budaya dan perubahan pola pikir kita tanpa menghilangkan cirikhas kebangsaan.

    Contoh mild yang lain yang dapat mengubah mindset kita, pemilihan putri Indonesia. Memberikan sebuah mindset , kalau putri –putri Indonesia yang tidak berwajah Indo tidak layak menajdi putri, dari berjuta- juta putri diindonesia, tidak sulit menemukan sosok putri yang mewakili putri Indonesia. Wajah asli dayak, wajah asli Batak, Wajah asli putri padang, wajah asli putri jawa, wajah asli putri kalimatan tidak layak menjadi putri Indonesia, hanya wajah indo yang pantas.bukankah ini membentuk mindset kalau cantik berarti berwajah Indo?what a nonsense.12 tahun yang lalu dalam ekspedisi ke Kalimantan , kepedalaman kalaimantan, tidak ada jalan raya ,tidak ada lampu listrik tidak ada TV, anak-anak perempuan pedalaman dengan keluguan dan kepolosannya adalah sebuah gambaran kecantikan yang sempurna. Ya putri Indonesia yang mewakili wajah asli asia-Indonesia tidak hanya polos tetapi harus juga berotak, ada banyak putri yang luar dalam nya cantik bertebaran diseluruh pelosok tanah air tetapi tidak pernah berani mendaftarkan diri jadi putri Indonesia karena hidungnya tidak mancung seperti putri berdarah indo, mengapa , darimanakah mindset itu hadir?lihatlah putri dari afrika apakah mereka memilih perwakilan putri mereka dengan wanita afrika berkulit putih berhidung bangir ? tidak , siapa yang membentuk mindset itu? Mindset kita terjual pada produk holiwood, saya tidak menyalahkan amerika karena amerika bukan holywood tapi holywood ada di Amerika.

    Ketika membawa anak saya secara terpisah pada keramaian di Indonesia , ketika saya bersama anak lelaki saya orang akan berkata anaknya ganteng ya ! kalau saya bawa anak perempuan,orang-orang berkata ,wow cantiknya seperti luna maya (mungkin sekarang setelah kasus video porno orang tidak berkata sperti itu lagi)karena luna maya nongol ditv maka orangpun beranggapan cantik = luna maya. Putri saya bertanya , who is Luna Maya why am I look like her, saya bilang not at all you are not like her, your beauty is inside, luna maya yes punya dua mata , punya satu hidung dan mulut dan berkelamin perempuan itu yang menayamakanmu, saya tidak ingin anak saya mindsetnya terbentuk , kalau cantik , harus seperti luna maya,That would be A Nonsense.
    Nenowarisman adalah salah satu wanita cantik,jamannya saya masih remaja, sayang sekali Icon sperti Dia sudah tidak banyak lagi ditampilkan.
    Ya ini hanya contoh mild saja, perlakuan misogyny
    Taiko and 3ser,
    Untuk makna psikologisnya nanit saja menyusul, kalau ada waktu mengetik. is this sounded true?
    Last edited by uci murphy; 12-04-11 at 09:52 AM.

  3. #73
    Member
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    47
    Rep Power
    0

    Re: Misogyny

    Ada sedikit pertanyaan di benak sy kenapa seorang perempuan yg sdh tahu kalau lelaki yg diingininya sdh ada istri tapi perempuan tsb masih saja mau dijadikan piaraan (maaf) dr sang lelaki yg beristri tsb dan yg kedua sudah tahu kalau waktu berpacaran sang calon suami kerjaannya hanya menghasilkan uang 2 sd 3 jt sebulan tp sang perempuan masih mau menikah juga (bukankah menjadi resiko bersama utk dua2nya bekerja utk mencukupi keluarga - jd menurut sy dlm hal ini adalah bukan keharusan seorg perempuan bekerja utk mencukupi kebutuhan keluarga).

    terima kasih

  4. #74
    Junior Member uci murphy's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    226
    Rep Power
    4

    Re: Misogyny

    Quote Originally Posted by ujanghitam View Post
    Ada sedikit pertanyaan di benak sy kenapa seorang perempuan yg sdh tahu kalau lelaki yg diingininya sdh ada istri tapi perempuan tsb masih saja mau dijadikan piaraan (maaf) dr sang lelaki yg beristri tsb dan yg kedua sudah tahu kalau waktu berpacaran sang calon suami kerjaannya hanya menghasilkan uang 2 sd 3 jt sebulan tp sang perempuan masih mau menikah juga (bukankah menjadi resiko bersama utk dua2nya bekerja utk mencukupi keluarga - jd menurut sy dlm hal ini adalah bukan keharusan seorg perempuan bekerja utk mencukupi kebutuhan keluarga).

    terima kasih
    hello Ujang


    Selamat datang dithread ini, I was wondering where are taiko and fak-fak, hope they are doing well
    Membaca pertanyaanmu diatas, sedikit berpikir ,saya berpikir ini lebih pada pertanyaan hati bukan pertanyaan pikiran, kalau secara logika, saya akan menjawab tidak tahu , mengapa wanita mau menjadi istri simpanan laki-laki beristri
    Tetapi kalau secara hati mungkin pertanyaan ini bisa dibalik, mengapa pria beristri mau memiliki istri simpanan, bukankah punya istri satu sudah lumayan pusing
    Seseorang pernah bertanya dithread ini ttg kodrat wanita, sejatinya wanita ,Sayang sekali pertanyaanya seperti sebuah pertanyaan seorang Hakim pada terdakwa, hingga pembahasan tentang kodrat wanita tidak mungkin terjadi saat itu.
    Sebuah hubungan terjadi jika dua pihak menyetujuinya, so there are two people involve, jika keduanya ditanya pada tempat terpisah, ujang menanyakan sang wanita, nape sih mbak, mau jadi sitri simpanan?
    Mungkin jawaban si wanita , Karena Dia sayang saya,benarkah Sang pria mencintai mbak? Iya masa sih nggak? Kalau Dia benar-benar mencintai mbak, bukankah lebih baik Dia mencarikan pria lain yang mungkin juga mencintai mbak, daripada meninggalkan atau menduakan istrinya?kalau saya yang bertanya,saya akan berkata, Pria yang memilki istri simpanan tidak punya cinta.
    Kalau bepikir dari pengertian kodrat wanita, wanita adalah mahluk relational. Hubungan sangat berarti pada wanita. Wanita ingin dicintai, wanita ingin disukai, wanita ingin menjadi seorang beauty pada seseorang, wanita mendambakan seseorang berjuang mendapatkannya, wanita merindukan prince charming seperti dalam dongeng dongeng, seorang pangeran yang rela mati untuk mendapatkannya. Sayangnya ketika kebutuhan ini hanya dapat terpenuhi oleh seorang pria beritri maka , wanitapun mau jadi istri simpanan. Yang perlu diingat oleh wanita adalah konsekuensi, Ganjaran apa yang didapat jika memilih jadi istri simpanan. True femininity akan berpikir dengan konsekuensi, wanita memiliki beauty dan power dan juga insting, wantia punya antenna , tetapi kalau antenanya diaborsi maka antenna tidak berfungsi , maka wanitapun melakukan apa yang Dia mau, konsekuensi tidak ada dalam kamusnya, Ada hokum tabor tuai, apa yang ditabur akan dituai,

    Untuk pertanyaan kedua,
    Kata keharusan disini, beranjak dari pertanyaan , Kebebasan seperti apakah yang diinginkan oleh wanita?satu contoh saja yang saya ambil pada wanita menikah dan punya anak.Ada banyak wanita yang ingin tinggal dirumah saja mengurus anak dan suami, tetapi tidak ada pilihan lain mereka harus bekerja. Terutama Di Indonesia no choice, ketika kata no choice, berarti no freedom . Kalau dinegara mapan, wanita lebih memilih jadi wanita karir dari pada tinggal dirumah ,setidaknya itu datang dari free choice mereka , kebebasan memilih mereka miliki. Tidak ada salahnya wanita bekerja dikantoran atau jadi dirumah ,hidup tida berarti kalau tidak ada kegiatan berarti. dirumah wanita juga bekerja mengurus rumah tangganya. Pekerjaan rumah tangga jaman sekarang lebih dari pekerjaan kantor, seorang Ibu rumah tangga job descripsinya paling panjang, merangkap segalanya mulai dari operator telepon, supir banker, marketing, PR, educator,chef executive, nurse,belum lagi kalau dari tempat pekerjaan suami menghendaki kehadirannya dievent tertentu, apalagi kalau diminta untuk memberikan pidato , wah jaman sekarang menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang berat. Tetapi tidak ada gaji bulan ketiga belas buat ibu rumah tangga, sehingga wanita lebih memilih jadi wanita kantoran.tetapi jika itu adalah pilihan bebas wanita maka itulah kebebasan yang diinginkan wanita Menikah.ini hanya sebuah contoh tentang kebebasan saja,tidak menyalahkan keadaan atau keharusan itu sendiri , hanya untuk mencari arti dari kebebasan yang sewajarnya diinginkan oleh wanita


    salam,

    Uci

  5. #75
    Junior Member fakfak's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    167
    Rep Power
    5

    Re: Misogyny

    BTw fak-fak , yang ketinggalan dihel siapa ya? Sepertinya semua yang berkunjung sudah dihel , ada yg ketinggalan?

    Salam,

    Hi mpok uci

    Itu-tuh yg ketinggalan rombongan di Helsinki, ane singkat aja jadi hel ( bukan 2 -el). Tentunya awewe-kan? wah misonoodle banget nih, maapin aje deh!

  6. #76
    Junior Member fakfak's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    167
    Rep Power
    5

    Re: Misogyny

    Hi mpok Uci

    Ane mau crita dikit nih mengenai misogyny yg kliwatan menurut ane. Ini crita, bisa bener, bisa juga gak, kan namahya crita.

    Suatu ketika sepasang suami-istri (bukan istri-suami, mau-nya sih si wanita didepan, tapi gak bisa tuh, kedengaran-nye gak enak!) pergi kedokter, dimana sang laki lagi sakit. Abis dokter priksa, dokter kluar kamar, dimana sang laki masih dikamar priksa, n bercakap dg sang bini.
    "Nyonya, nyonya harus menjaga laki nyonya baik2. Beri dia breakslow ( bukan breakfast, lakinya kan lagi sakit), lunch n dinner full course.Jangan nagging n couple of times make love a week, we hope he will be fine soon, otherwise......" said the doctor.
    On the way back home, si laki tanya ama si istri, tadi dokter bilang ape sih. Si bini menjawab dg ketus :" ..ntar juga lu mati.."

    Nah inilah yg ane bilang misogyny banget, kok bini yg udah dikawinin sekian puluh taon sih begitu.
    Barangkali juga pandangan perempuan lain, apa yg ada di-mind-nya. Ane sih laki2 pasti berpikiran lain dg sang wanita......

  7. #77
    Member
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    47
    Rep Power
    0

    Re: Misogyny

    Terima kasih atas tanggapan saudara Uci, kalau bicara soal keinginan sy rasa perempuan/lelaki sama saja mempunyai banyak keinginan akan tetapi kita manusia harus bisa mengontrol keinginan diri utk melakukan yg terbaik bukan ?
    Mengenai kasus yg sy sebutkan 2 diatas tetap menjadi misteri apakah mereka bisa disebut sebagai yg suka menyakiti diri sendiri ? karena mereka bukan org yg tdk terdidik, mereka jg tdk org miskin, dlsbgnya. Akan tetapi kalau saudara sdh mengatakan tabur tuai yah sy bisa mengerti.
    Oh ya banyak lelaki yg tdk merasa repot walau sdh beristri dan mempunyai anak2 loh... Kalau perempuan sy percaya mereka kerepotan sekali (sy prihatin)...

  8. #78
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,430
    Rep Power
    9

    Re: Misogyny

    Quote Originally Posted by ujanghitam View Post
    Ada sedikit pertanyaan di benak sy kenapa seorang perempuan yg sdh tahu kalau lelaki yg diingininya sdh ada istri tapi perempuan tsb masih saja mau dijadikan piaraan (maaf) dr sang lelaki yg beristri tsb dan yg kedua sudah tahu kalau waktu berpacaran sang calon suami kerjaannya hanya menghasilkan uang 2 sd 3 jt sebulan tp sang perempuan masih mau menikah juga (bukankah menjadi resiko bersama utk dua2nya bekerja utk mencukupi keluarga - jd menurut sy dlm hal ini adalah bukan keharusan seorg perempuan bekerja utk mencukupi kebutuhan keluarga).

    terima kasih
    cinta kah??? Akhir akhir ini setiap aku memikirkan misogyny selalu ujung ujungnya ke cinta, tau benar apa salah..

    trims

  9. #79
    Junior Member uci murphy's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    226
    Rep Power
    4

    Re: Misogyny

    Quote Originally Posted by fakfak View Post
    BTw fak-fak , yang ketinggalan dihel siapa ya? Sepertinya semua yang berkunjung sudah dihel , ada yg ketinggalan?

    Salam,

    Hi mpok uci

    Hello fak-fak,
    Asli Misonoodle, Yang ketinggalan di Hel sudah nyampe, pas jemput diBandara, hati ini sedikit kasihan, kirain datangnya udah ma pangerannya, ternyata pangeran yang ditunggunya masih misteri, saat memberi welcoming hug , ta bilangin where does all the Good man hide? Dia Bilang I dont know, I really dont know, most of man that want to come with me , wasnt good enough (Dia bercanda)

    Thanks clarifikasinya kirain , aye yang dituduh misogynyst lagi .

    salam Uci

    Itu-tuh yg ketinggalan rombongan di Helsinki, ane singkat aja jadi hel ( bukan 2 -el). Tentunya awewe-kan? wah misonoodle banget nih, maapin aje deh!

  10. #80
    Junior Member uci murphy's Avatar
    Join Date
    Jun 2009
    Posts
    226
    Rep Power
    4

    Re: Misogyny

    Hello Fak-Fak, yang ketinggalan DI Hels sudah nyampe, sudah ta bawa keliling, ke Botanical Garden
    Waktu jemput Dibandara , Ta candain , where does all the Good man Hide. why my beautiful charming friend masih datang sendiri. Dia Bilang, I dont know where are all the Good man Hide
    Aku pikir sih , The Good man ada di Thread misogyny
    soale hanya Good man yang berani berhadapan dengan Topik Misogyny


    Salam ,


    Uci

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0