Sungguh tragis. Sentimen positif yang terjadi di Eropa masih belum direspons baik oleh bursa di kawasan Asia. Kesepakatan pemerintah Yunani untuk menerima persyaratan Uni Eropa agar melakukan penghematan anggaran jika ingin menerima bantuan dana talangan, belum cukup memberikan sinyal positif. Bagaimana Indonesia?
Indeks Nikkei pagi ini dibuka turun 0,2 persen, Australia terkoreksi 0,4 persen, dan bursa di Korea Selatan ikut melemah 0,5 persen. Sementara bursa di kawasan Eropa dan Amerika hanya terkena tipisnya hembusan aroma positif dari Yunani itu.
Bukan apa-apa, ternyata bursa masih menanti klausul dan keseriusan Yunani dalam rencana reformasi dan penghematan anggaran. Sehingga, kesepakatan yang diperoleh oleh pemerintah serta opsisi di Yunani, belum cukup meyakinkan Uni Eropa untuk memberikan dana talangan.
Bursa Asia menjadi penting bagi bursa di Indonesia, mengingat indikasi yang ditebar oleh kawasan tersebut sebagai co-incident, yang biasanya diikuti oleh tren di Indonesia. Apalagi hari ini merupakan perdagangan di akhir minggu.
Terkait dengan Yunani, saat ini para menteri keuangan di kawasan Eropa masih belum bersedia menandatangani bantuan bagi Yunani, sebelum Parlemen menyepakati apa yang sudah jadi komitmen pemerintah yang diputuskan tadi malam itu.
Untuk Indonesia sendiri, belum ada pendorong sentimen positif di tengah kegamangan bursa. Rasanya, penurunan suku bunga acuan BI Rate oleh Bank Indonesia sebesar 0,25 persen agak sulit mengangkat indeks.



LinkBack URL
About LinkBacks





Reply With Quote
Bookmarks