Mungkin Brunei tak berada dalam daftar tempat wisata yang harus dikunjungi. Namun negara tetangga ini masih merupakan tempat penting untuk pencinta alam dan wisatawan yang mencari kesunyian.

Bandar Seri Begawan adalah ibukota dan kota terbesar Kesultanan Brunei. Di balik hiasan-hiasan mewah, menara-menara emas, air mancur mewah, dan ubin musik yang berwarna-warni, terdapat ketenangan yang berdasar pada tradisi Islam di kota ini. Foto: Josh Marvin

Brunei, juga dikenal sebagai Abode of Peace, merupakan satu dari dua kesultanan yang tersisa di dunia. Menggabungkan modernitas dan kerajaan, Brunei juga memiliki sentuhan alam, menawarkan wisatawan pemandangan Laut China Selatan yang sejernih kristal serta air terjun hutan hujan, hewan langka dan etnis Iban, penduduk asli pulau tersebut dan rumah panjang tradisional mereka.

Pekan ini, kami kunjungi ibukota Brunei Bandar Seri Bengawan, tempat monarki berumur 600 tahun.
Tempat menginap

Berlokasi di salah satu hutan hujan tertua di Asia Tenggara dengan taman tropis seluas 180-hektar menghadap Laut Cina Selatan, Empire Hotel and Country Club adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan keindahan alam. Jaraknya hanya 20 menit dari Bandar Seri Begawan.

Hotel ini sudah identik dengan Brunei; mencerminkan warisan dan kebesaran negeri tersebut. Terletak di Brunei, dekat Laut Cina Selatan, hotel ini dikenal sebagai salah satu resor golf, tempat pertemuan, dan spa terbaik di kawasan Asia Pasifik. Foto: Kiwi Collection

Hotel tersebut dibangun satu dekade lalu dengan sentuhan kerajaan bagi wisatawan yang ingin menikmati kemewahan. Sudutnya dihiasi sutera, emas berkilauan, marmer mewah, guci dan perak berkilauan. Dengan 423 kamar, Empire Hotel memberikan ketenangan yang jauh dari keramaian kota Brunei, dengan beberapa fasilitas terbaik, akomodasi mewah dan layanan memuaskan.

Jika Anda mencari tempat tinggal di pusat kota Bandar Seri Begawan, Radisson Hotel Brunei Darussalam merupakan pilihan kami.

Radisson Hotel Brunei Darussalam juga satu-satunya hotel internasional di dalam kota, dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari Kampong Ayer Water Village, Royal Regalia Museum dan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien.
Tempat yang menarik

Berada langsung di hadapan pemandangan laut yang menakjubkan saat Anda melakukan swing pertama di lapangan yang didesain Jack Nicklaus. Foto: Empire Hotel

Satu-satunya resor pantai di Brunei, Empire Hotel and Country Club berlokasi di ambang pintu hutan hujan tertua di dunia, dengan pemandangan Laut Cina Selatan dari lapangan golf. Lapangan golf membentang di sepanjang pantai. Paparan hijau ke-18 itu terselip sampai ke tebing, menawarkan pemandangan laut serta enam lantai atrium kaca hotel.

Di samping lapangan Golf, Masjid Omar Saiffuddin yang indah juga harus ada dalam daftar kunjungan Anda selain desa air Kampung Ayer, yang telah berabad-abad usianya dan dibangun di atas sungai.

Istana Nurul Iman adalah tempat tinggal resmi Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, juga pusat dari pemerintahan negeri ini. Tempat ini tidak dibuka ke hadapan publik kecuali saat hari raya Idul Fitri. Foto: Totravelling

Atraksi lainnya dari kerajaan Brunei adalah Istana Nurul Iman. Istana ini merupakan bangunan terbesar di dunia, dengan 1.788 ruangan. Meskipun Anda dapat melihatnya dari sungai, istana hanya dibuka saat libur Hari Raya Idul-Fitri. Saat istana dibuka untuk umum, banyak pengunjung dari seluruh dunia yang datang untuk melihat kemegahannya.
Tempat makan

Banyak masakan di Brunei serupa dengan banyak tempat di Malaysia dan Singapura. Jika Anda mencari masakan asli Brunei, pergilah ke Shikai Restaurant, yang terkenal dengan bebek panggangnya. Beberapa menu khusus restoran ini yakni Bihun Kolo dan Bebek Goreng.

Untuk rasa yang lebih Eropa, cobalah The Savy's Brasserie Restaurant di Bandar, Brunei. Mengikuti budaya Muslim Brunei, citarasa Eropa disesuaikan dengan citarasa negara tersebut, menawarkan produk makanan halal seperti ayam dan sapi.