memang ASI lebih unggul karena anak dengan ASI memiliki tingkat IQ dan EQ yang lebih tinggi. Namun ASI kan bukan satu2nya faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Tetap perlu asah, asih, asuh secara komprehensif.
Yang dimaksud "telmi"nya bagaimana?
Kalau anda mau lebih detail sih bisa konsultasi ke dokter anak atau psikolog anak untuk mengetahui apakah perkembangannya sesuai dengan usianya atau jangan2 kita sebagai ortu yang expectation-nya terlalu tinggi pada anak.
Have u made your heavenly Father smile today???![]()
![]()
Saya berhasil menyusui ASI ekslusif 6 bln dan di lanjutkan hingga kini 3.6 thn umur anak saya dan masih akan berlanjut sampai dia yg minta berhenti.
ASI sangat bermanfaat secara emosional, mental, dan kecerdasan bayi. Saya sendiri telah membuktikan. Dan mitos2 diatas itu benar tidak benar adanya. Jawaban2 yg diberikan sangat tepat dan memang adanya benarnya bgt.
Pengalaman saya: swaktu umur anak 3 bln, sy sakit Thypus dan badan sangat lemah apalagi anak saya kuat ASI, jd sy cuman bisa terbaring lemah di tempat tidur, berusaha utk meminimaliskan kegiatan apapun hingga tdk memandikan bayi saya (dia jadi bau asam ala bayi yg menggemaskan baunya) hanya ganti popok saja, hingga ibu pulang kerja dan dapat membantu sy memandikan. Semua tenaga yg 2 watt itu hanya dipelihara untuk sumber energi menghasilkan ASI saja.
Walhasil, stlh sy sembuh, anak saya sangaat gemuk bukan main krn aktifitasnya tiap kali merengek dan bawel minta main, sy caplok mulut dia dgn ASI(krn pembantu jg sibuk, tidak bisa terus2an menghibur bayi yg aktif dan kuat). Anak sy tidak terjangkit thypus sama skali, saya sakit 3 bulan.. begitu lamanya karena tenaga tidak bisa full buat istirahat jd sakitnya lama pulih, tp anak saya tidak apa2.
Sy juga mengalami byk tantangan sangat keras dan sy setuju sewaktu seorang ibu memutuskan menyusui, dia bukan saja ditantang secara fisik, tp juga secara mental dan kecerdasan. Orang2 sekitar sangat bodoh, arogan, dan memaksa malah kadang abusif terhadap ibu menyusui karena ketidak tahuan dan salah pengertian mrk. Butuh kepribadian sangat tegas dan kuat hingga rela bermusuhan dgn org2 yg tidak membantu malah menghalangi hak anak kita utk mendapatkan yg terbaik, hingga bisa ebrhasil seperti sy hari ini.
Keberhasilan saya dan anak ini tidak bisa diberikan oleh org lain, dan kegagalan kami berdua pun bukan hak mereka utk menyebabkannya, kalau anak kita kurang gisi dan sakit dll pdhal akibat nasihat dan paksaan tidak mendukung dari lingkungan sekitar, apakah mereka akan menanggungnya apalagi mengakuinya? TIDAK. Karena itu dalam menghadapi org2 seperti itu, sy tingal tanya: misalnya: 'kamu harus berhenti menyusui, krn itu sudah bukan susu tapi darah' atau 'tidur saja seharian (ibu nyusu kan slalu mengantuk-red), tidak bisa cari uang (mertua/suami yg mata duitan), anak aja di urus, jaman sudah modern, kuno, susu formula saja seperti org2 bule itu yg anaknya besar2 (termakan iklan), dll dsb' Saya hanya jawab:'kalian bisa ganti sy nyusu bayi ini gak? Kalau bisa, sy baru ikut kata kamu.' atau 'kalau anak saya kecerdasannya biasa2 saja atau kena diare, alergi, obesitas, kamu mau gak bayar dengan uang dan kesehatan kamu.'
Biasa sih muka mereka langsung diam, kalau ada yg brani jawab tidak langsung sy hantam aja, yah sudah, jgn byk omong, diam aja deh, klo mo bantu, bantulah dgn menyokong suksesnya program menyusui saya, klo nda, get lost deh.
Lingkungan keluarga 'yang mendukung' sangat penting. Sy aja minggat dari rumah mertua krn suasana rumah tidak pernah tentram, dan sy butuh kedamaian batin untuk dapat lancar menyusui bayi (sbg pengetahuan klo ibu2 stress, asinya gak bakal keluar biar anda makan sebanyak apapun dan si bayi super sering menyusu). Akhirnya toh suka duka kehidupan dan kesuksesan dan kebahagiaan cuman milik anda-ibu2 yang berbahagia dan bayi anda yg anda kasihi itu kok. Bukan milik siapa2. Sangat membahagiakan batin kita kelak.
Oh ya, klo aku mo jd duta promosi Asi, gimana caranya yah? Pengen turut mempromosikan ASi
Bu, ada yg salah dgn posisi menyusunya mungkin, dan bertanya apakah anda cemas. Kalau anda terus mencemaskan dan panik waktu anak tidak puas dapat asi, asi makin tidak keluar. Kadang anak2 itu mengalami growth spurt (kenaikan pertumbuhan tiba2) seperti yg sy alami waktu anak baru umur 2 minggu, tiba2 'sepertinya tidak cukup asi, pdhl badan dia lagi mau bertumbuh, dgn tenang sy biarkan dia mengisap walaupun dia nangis sy tetap kalem aja, setelah 5-6 jam menderita, akhirnya dia yg kewalahan krn Asi membanjir keluar (payudara mengeluarkan asi sesuai dgn permintaan Bayi-jd klo biasa cuman 5 kali isap yah 5 kali jg asi produksi klo tiba si anak 'order' lbh byk, yah tunggu dong respon tubuh membaca permintaannya dan tiba2 HUPLA, Asi kluar sesuai pesanan) anggap anak itu sebagai 'customer' anda itu restaurant aja. =) jd lucu kan? Nda stresss lagi dan santai2 nyusuin, dan bayi jg klo tahu mamanya tenang nda lama dia jg berhenti nangis. Dia sampe tersedak krn Asi membludak - kan dia jg blum biasa diserang sama 'pesanan' sendiri hahahaha lucu skali suara tersedak Bayi yg masih kecil, menggemaskan.
Tips saya, anda cari bidan yg sangat mendukung asi klo perlu ke klinik laktasi untuk membimbing anda sejak selesai melahirkan (klo bisa sblmnya anda udah ke sana belajar). Dan ingat masalah terhambat asi, slallu lbh byk ke psikologis mencakup diri anda sndiri dan org skitar saya seperti suami, kluarga suami, kluarga anda sndiri, atau anak yg sulung. Begitu bayi lahir anak2 yg telah besar di minta ada yg menjaga mrk, dan klo bisa latihlah mereka jg untuk membantu anda mengurus bayi kecil, bawalah mrk ke klinik laktasi. jangan kelelahan Bu, klo fisik letih, kita cenderung emosional, dan ada rasa benci sekecil apapun, buanglah jauh2. Sy pakai baby sitter utk menolong sy dikala sy letih. Sy membutuhkan bantuan tenaganya utk menjaga stamina saya tetap ada untuk 'pproduksi susu'. ketika menyusui kita cenderung kelelahan dan ketiduran (pabirk lagi tutup buat maintenance peralatan haha) jd baby sitter bisa ambil alih bermain2 dgn bayi kita yg kekenyangan itu tapi masih nda puas mau main, kadang kita ketiduran bayi hampir jatuh dr genggaman 9saya sempat alami, hingga baby sitter untung di dekat2 bisa tangkap bayinya haha. Soalnya bayi sy berat jd sy menyusui berbaring miring. Kalau gendong dia wahh dna kuat haha.tangan pegal mulu. Selain memakai baby sitter anda bisa jg dengan nenek sang bayi atau suami. Tidak perlu baby sitter, sy cuman memakainya krn suami slalu pergi jauh ke daerah kerja. Jadi praktis tdk ada yg membantu sy menjaga bayi. Mandilah bu, dan keramaslah sesering mungkin (ibu mnyusui serign kepanasan dan keringat apalagi klo asinya penuh) dan seringnya, bayi itu pintar skali, dia tahu ibunya telah mandil, makan dan keramas, pasti asinya banyak skali (krn suasana hati anda sangat nyaman dan rileks setelah mandi dan keramas memicu hormon pembuat asi dan perangsang lancarnya asi kluar hormon oksitoksin, dan krn anda telah makan kan berarti cadangan kalori tergantikan lagi dan minum lah air yg sangat byk yah) Bayi pasti 'serbuuuu' anda seperti superman ketika dengar bunyi pintu kamar mandi terbuka (anak sy jadi licik mimiknya klo tahu sy habis makan lanjut mandi keramas- aka jadi ganas dia haha). Semoga membantu.
Rajin belajar menyusui bu. Pasti salah posisi. Sy dulu begitu jg lecet2 dan sy tidak jadi pulang ke rumah dari rumah sakit hingga saya berhasil menyusui tidak lecet jd sy khusus minta ibu bidan memantau sy (ala kursus privat ama dia) hingga dia angkat jempol dan mengijinkan sy pulang kerumah krn dianggap sudah bisa mandiri menyusui tanpa keraguan dan masalah lagi. Kira2 1 minggu sy dirumah sakit skalian kursus memandikan bayi tiap pagi (sy bayar biaya perawatan bayi tp sy tdk mau mrk yg mandikan krn jadinya sy nda pintar2 dong klo bgt haha). Dokter kebidanan jg membantu tiap pagi menyediakan waktu 1 jam membimbing malasah menyusui dan gratis, tanpa biaya ekstra krn beliau termotivasi oleh semangat juang saya pula.
Dokter dan bidan senang membantu ibu2 yg 'mau membantu diri mrk sndiri pula'. Siapa yg mau membantu ibu2 yg malas dan acuh2 ttg menyusui??? Capek loh mendidik seseorang pandai menyusui. IMD itu sangat penting.
Semoga sukses dgn anak kedua
Postingan no 26 tadi untuk ibu cempakasari postingan no 14
Asi memang makanan terbaik buat seorang anak, karena kandungan gizi yang terbaik disertai zat aktif buat kekebalan tubuh.
Sincerely yours,
Anugra Martyanto, MD
yup, asi memang penting
info tambahan ada juga lho di web kami klik di bawah ini ya
http://fkunair99.blog.friendster.com/2007/11/agar-asi-lancar-di-awal-masa-menyusui/
terimaksih buat info nya, bagus banget dan bermanfaat tentunya
Bookmarks