Pemilik Malaga, Sheikh Abdullah Bin Nasser Al Thani mengecam 'keserakahan' dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Hal itu terkait dengan ketidakadilan dalam hal kesepakatan pembagian keuntungan hak siar televisi dengan spakbola Spanyol.
Berbeda dengan Premier League yang membagi rata semua pendapatan hak siar kepada semua 20 klub, di Liga Spanyol, klub-klub kecil harus mengalah dari Real Madrid dan Barcelona yang meraup keuntungan paling besar.
"Di manakah keadilan itu? Bagaimana kami bisa bermain dengan benar jika tim posisi pertama dan kedua masing-masing menerima uang dalam kisaran €140 juta dan posisi ketiga hanya mendapat €65 juta?" ujar Al-Thani seperti dilansir Tribal Football, Senin, 9 Juli 2012.
"Saya menuntut semua tim mendapat persamaan hak dalam hal pembagian keuntungan hak siar televisi. Saya mengetahui ada suap yang dilakukan oleh beberapa klub kepada klub-klub kecil agar tidak meminta persamaan hak atas hak siar," lanjutnya.
Menurutnya, jika tidak ada perubahan, maka situasi ini bisa merusak kemampuan bersaing klub-klub lain dan bakal merusak reputasi La liga sebagai kompetisi elit di Eropa. "Oleh karenanya saya meminta penyelidikan dari media yang non-politis. Karena situasi ini sangat berbahaya dan merugikan reputasi liga Spanyol," tandasnya.
sumber


LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote

Bookmarks