ORAET LABORA PROBONO PUBLICO...sekali berarti...setelah itu mati...
ude cere aje!
ini TSnya masi klemat klemet!
speak only no action!
klo gw jadi istrinya mah ude ada suami kedua deh gw.... aka boytoy
biar gw puas dong....![]()
Tanggung jawab sama siapa? Atas apa?
Pada perempuan yg kamu perawani hingga mlendung 13 tahun yg lalu? Bisa...
Pada anak2mu?
Kamu sudah menyekolahkan mereka, memberi mereka makan, memberi mereka pakaian, memenuhi semua kebutuhan dan keinginan mereka...OK. Sayangnya, tong, itu semua KEWAJIBAN...bukan tanggung jawab!
Bagaimana dengan menyayangi anak2mu? Lepas dari siapa ibu mereka, toh jelas2 kamu bapaknya. Bibitmulah yg menghadirkan mereka ke dunia ini. Kalo kamu ngga pernah baca Reader's Digest, nih ada kutipan yg harusnya kamu ukirkan dalam2 di jidatmu (atau di jidat pisang bantatmu spy kamu lebih ingat..):
"Seorang ayah menunjukkan cintanya kepada anak-anaknya dengan mencintai ibu mereka."
hahahaha...
si TS masih mencari pembenaran atas perlakuan dy ke istrinya ya...
pesan buat TS : mending lo cerein aja istri lo ya..tapi jangan lupa ma uang tunjangan perbulan ke dia...
trs klo dah cere kan lo bisa cari lagi tuh wanita idaman lo...(yang gw yakin lo bakal susah nemuinnya)
....seberkas sinar lembut menerangi hatiku....
Cinta yg menggebu dan bernafsu itu hanya ada ketika dalam proses pacaran, selanjutnya setelah proses pacaran itu di legalkan oleh ikatan perkawinan secara alamiah cinta menggebu itu perlahan2 akan semakin menurun seiring dengan rutinitas rumahtangga,ketemunya itu lagi itu lagi..bini lagi bini lagi dan mungkin itu akan membuat suatu kejenuhan....tetapi cinta menggebu itu kemudian berubah menjadi sebuah tanggung jawab dari lelaki sebagai seorang suami dan wanita sebagai seorang istri dimana kelanggengan hubungan itu akan ditentukan seberapa besar tanggung jawab dan kerjasama dari kedua pihak...kalo hanya mengandalkan cinta semata perkawinan itu ngga akan tahan lama..karena cinta/nafsu itu lambat laun akan mengalami perubahan...
Untuk memperhangat permainan di ranjang saya kira kita bisa pake stimulan salah satunya nonton film biru dll..
Kalau toh itu juga tidak berhasil dan membuat ketidak bahagian kedua fihak langkah terakhir adalah berpisah secara baik2 dan bertanggung jawab terhadap si istri dan anak2 dengan memberikan nafkah selama si istri belum nikah lagi..
Katakanlah yg benar itu benar dan yg salah itu salah walaupun pahit adanya
Bookmarks