yang jangan jadi salah kaprah ketika pria memutuskan berpoligami, dan wanita memutuskan untuk berpoligami
1. Daripada Zina mendingan poligami ( ngak nyambung---> dari pada Zina mendingan puasa)
2. Membiayai anak Yatim (meskipun bisa menjadi alasan, namun sama sama ngak nyambung ketika kita menolong anak yatim merupakan kewajiban, jadi ngak ikhlas kalau kita membantu tapi mengawininya juga hanya demi nafsu.
3. Sudah mampu secara Ekonomi (belajar dari kasus penculikan anak ketua himpi, dimana penculik merasa mampu berpoligami karena berpenghasilan 5 Juta ?????

) Tidak ada kaitan kemandirian dan kemajuan ekonomi berarti bisa menambah istri ? bukankah semua harta itu hanya titipan dari yang kuasa, demikian mudah pula titipan itu untuk diambil kembali.
4. Istri harus tunduk kepada suami, dan ketika suami menginginkan poligami maka harus diijinkan karena berdosa apabila kita tidak menuruti suami

argumen yang ngawur, jangan menjual nama Tuhan, hanya untuk kepentingan syawat semata.
dan masih banyak lagi......
poligami tidak dilarang namun sebagai seorang Muslim, tidak semudah itu untuk berpoligami. dan jangan menjustifikasi bahwa Nabi saja berpoligami,
wanita seperti apa yang oleh nabi dijadikan istri. dan jangan melakukan pembodohan diri sendiri dengan mencari cari alasan untuk berpoligami.
terutama apabila kita sudah mengerti apa yang diajarkan oleh agama dan kemudian kita membengkokannya demi kepentingan syahwat semata.
Bookmarks