Results 1 to 8 of 8
Like Tree1Likes
  • 1 Post By syx

Thread: Kombinasi Obat Irasional


  1. #1
    syx
    syx is offline
    Senior Member syx's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    1,718
    Rep Power
    9

    Kombinasi Obat Irasional

    satu kombinasi yang dianggap irasional: paracetamol + ibuprofen. kalo kita buka mims india maka kita bakal nemu buanyak banget. di sini juga ada produk dengan kombinasi yang sama. indikasi yang diajukan adalah untuk nyeri muskuloskeletal. tapi ternyata ada penelitian yang bilang paracetamol bisa meningkatkan toksisitas ibuprofen terhadap lambung:

    A fixed dose combination of ibuprofen (400 mg) and paracetamol (325 mg) is by far the most extensively prescribed medicament for a variety of musculoskeletal disorders in India. Following clinical observations that this drug combination induces significant adverse effects, its gastric toxicity was investigated in rats. Ibuprofen (25 mg kg-1 p.o., twice daily x 5 days), paracetamol (20 mg kg-1 p.o, twice daily x 5 days), and a combination of the two, had no significant effect on free and total gastric acidity in pylorus-ligated rats. Ibuprofen induced visible gastric ulceration whereas paracetamol did not. However, the combination of these two drugs had an additive effect inducing severe gastric erosions, ulcerations and bleeding. The augmented toxicity of this drug combination appeared to be a consequence of attenuated gastric mucin activity and reduction in the gastric muco-protective barrier. This investigation indicates the likely hazard of an irrational fixed dose drug combination.

    Bhattacharya SK, Goel RK, Bhattacharya SK, Tandon R. Potentiation of gastric toxicity of ibuprofen by paracetamol in the rat. J Pharm Pharmacol. 1991 Jul;43(7):520-1.

    sementara ini masi saya cari data pendukung berupa uji klinis pada manusia. sulit banget mencari kombinasi ini di tempat lain...
    dr_nandy likes this.

  2. #2
    Beginner knsulsehat's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    Bandung
    Posts
    57
    Rep Power
    6

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Penggunaan Obat yang Kurang Rasional

    Hidup sehat sebagai Hak Azasi Manusia harus diwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upaya kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui penyelenggaraan kesehatan termasuk pemberian obat-obatan yang rasional.
    Pemberian obat-obatan yang rasional merupakan inti dari berbagai kegiatan dalam penyelengaraan upaya kesehatan yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki etika & moral yang tinggi, dengan keahlian yang secara terus menerus harus ditingkatkan mutunya.
    Namun, pada kenyataannya dilapangan pemakaian obat yang kurang rasional masih sering atau banyak dijumpai dalam pelayanan kesehatan sehari-hari, mulai dari praktik dokter, balai pengobatan, puskesmas, sampai di rumah sakit.
    Yang digolongkan pemakaian obat yang kurang rasional antara lain adalah pemakaian obat secara berlebihan baik dalam jenis maupun jumlah dosis, indikasi pemberian obat yang tidak jelas, tatacara pemakaian atau penggunaan yang tidak tepat, kombinasi berbagai obat yang berisiko tinggi, penggunaan obat mahal sementara masih banyak obat sejenis yang lebih murah, & penggunaan jenis obat suntik & infus yang tidak perlu.
    Jika diperhatikan, tujuan pengobatan bahwa secara umum adalah untuk pengobatan tanpa meninggalkan efek samping obat ataupun dengan efek samping seminimal mungkin, serta harga obat yang terjangkau & mudah didapatkan masyarakat.
    Dalam keseharian yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, maka tujuan pengobatan sering tidak tercapai. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemberian obat kurang rasional antara lain:
    - Kurangnya pengetahuan dari tenaga kesehatan dalam ilmu obat-obatan.
    - Adanya kebiasaan meresepkan jenis atau merk obat tertentu.
    - Kepercayaan masyarakat terhadap jenis atau merk obat tertentu.
    - Keinginan pasien yang cenderung ingin mengkonsumsi obat tertentu, dengan sugesti menjadi lebih cepat sembuh.
    - Adanya sponsor dari industri farmasi obat tertentu.
    - Pemberian obat berdasarkan adanya hubungan baik perorangan dengan pihak dari industri farmasi.
    - Adanya keharusan dari atasan di dalam suatu instansi atau lembaga kesehatan untuk meresepkan jenis obat tertentu.
    - Informasi yang tidak tepat atau bias, sehingga pemakaian obat menjadi tidak tepat.
    - Beban pekerjaan yang terlalu berat sehingga tenaga kesehatan menjadi tidak sempat untuk berpikir soal rasionalitas pemakaian obat.
    - Adanya keterbatasan penyediaan jenis obat di suatu instansi atau lembaga kesehatan tertentu, sehingga jenis obat yang diperlukan untuk suatu penyakit justru tidak tersedia, sehingga memakai obat yang lain.
    … Baca kelanjutan tulisan ini di KonsulSehat Layanan Kami

  3. #3
    Junior Member choeroetz's Avatar
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    291
    Rep Power
    6

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Ternyata ada juga kombinasi obat seperti ini yak? makasih banget infonya mas

  4. #4
    Junior Member devogando's Avatar
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    141
    Rep Power
    5

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Quote Originally Posted by alindri View Post
    mau tanya nich, ibuprofen itu sebenarnya manfaatnya untuk apa ya???
    sebab banyak sekali orang menggunakan ibuprofen yang katanya untuk mengurangi rasa sakit..benar tidaknya ...tidak tau.......
    bukannya sama kayak paracetamol cuman beda kadarny aja,begitu bukan?

  5. #5
    syx
    syx is offline
    Senior Member syx's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    1,718
    Rep Power
    9

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    ibuprofen adalah obat antiradang, penurun panas, dan pereda nyeri. parasetamol hanya penurun panas dan pereda nyeri, tidak punya khasiat antiradang. jadi kalo ada bengkaknya, mending jangan pake parasetamol karena tidak bakal menyusut bengkaknya, cuma nyeri dan panasnya mereda.
    obat antiradang biasanya bermasalah dengan saluran cerna. karena itu ibuprofen harus digunakan dengan hati-hati untuk penderita penyakit saluran cerna seperti tukak lambung.
    paracetamol aman terhadap saluran cerna, tetapi hasil metabolismenya di hati punya resiko menyebabkan kerusakan hati.

  6. #6
    Member dr_nandy's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    manila
    Posts
    502
    Rep Power
    6

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Quote Originally Posted by alindri View Post
    mau tanya nich, ibuprofen itu sebenarnya manfaatnya untuk apa ya???
    sebab banyak sekali orang menggunakan ibuprofen yang katanya untuk mengurangi rasa sakit..benar tidaknya ...tidak tau.......
    ibuprofen tidak boleh diberikan pada pasien dengan manifestasi perdarahan seperti demam berdarah dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil
    mortui vivos docent
    _________________
    yang hidup belajar dari yang mati

  7. #7
    Newbie herwindo's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Bandung, Indonesia, Indonesia
    Posts
    11
    Rep Power
    0

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Kalo menurut Prof. Lucas Meliala nggak masalah kombinasi; Ibuprofen menghambat COX perifer, Paracetamol menghambat prostaglandin sentral (SSO)

    Soal risiko tukak itu "unpreventful event"... lapisi saja dengan bicarbonate

  8. #8
    Senior Member Alphe's Avatar
    Join Date
    Nov 2011
    Location
    Banggai
    Posts
    1,621
    Rep Power
    7

    Re: Kombinasi Obat Irasional

    Quote Originally Posted by herwindo View Post
    Kalo menurut Prof. Lucas Meliala nggak masalah kombinasi; Ibuprofen menghambat COX perifer, Paracetamol menghambat prostaglandin sentral (SSO)

    Soal risiko tukak itu "unpreventful event"... lapisi saja dengan bicarbonate
    Ibuprofen adalah inhibitor COX yg nonspesifik, baik COX-1 maupun COX-2. COX-1 bekerja dalam proses pembekuan darah pertahanan terhadap asam lambung, dll sedangkan COX-2 bekerja dalam proses peradangan. Adapun COX-3 ditemukan ada di susunan saraf pusat hewan yg rupanya dihambat parasetamol. COX-3 ini berperan mengatur suhu tubuh hewan tersebut. Namun, keberadaan COX-3 pada manusia belum dibuktikan secara pasti. Adapun parasetamol, menghambat COX-1 dan 2 secara lemah namun dipercayai mempengaruhi kerja enzim COX di saraf pusat (yg diperkirakan COX-3). Jadi, jika membagi parasetamol bekerja di pusat dan ibuprofen bekerja perifer kurang tepat. Buktinya ibuprofen juga bisa menurunkan suhu tubuh dengan baik.

    Menghambat tukak akibat obat kelas NSAID (no steroid anti inflammatory drug) seperti ibuprofen adalah dengan tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Tidak semudah memberikan bikarbonat karena tukak lambung terjadi bukan hanya berlebihnya asam lambung tetapi juga turunnya mekanisme pertahanan lambung terhadap asam lambung. NSAID menurunkan daya pertahanan lambung terhadap asam lambung. Selain itu, bicarbonat adalah golongan basa lemah yg efeknya hanya mengurangi keasaman cairan lambung namun tidak melapisi dinding lambung.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0