Forum


     

Page 3 of 93 FirstFirst 1234567891011121353 ... LastLast
Results 21 to 30 of 924
Like Tree55Likes

Thread: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

  1. #21
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,479
    Rep Power
    10

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    naisss...

    kita segregasi dulu yah..
    antara panbers dan gacoan. saling berhubungan tapi bisa dipisahkan.

    panbers.
    saya berpendapat, jikalau panbers hanya bertujuan untuk mengantarkan gacoan jadi juara maka jangan harap ada perubahan. soalnya gacoan bisa saja digoyang2 mana kala panbersnya bubar atau tindakan gacoan tidak sesuai dengan irama panbers.
    merujuk pada "kebiasaan" panbers. panbers akan mengawal gacoan untuk membukakan serta melapangkan jalan bagi kepentingan panbers (bukan kepentingan rakyat). nah! kalau itu yang terjadi, tinggal simak saja apa yang terjadi kemudian bilamana gacoan hanya jadi kerbau yang dicocok hidungnya atau gacoan yang pro rakyat.
    contoh kasus:
    walikota surabaya

    gacoan.
    biasanya, gacoan harus bisa mengikuti lantunan irama dari panbers. jadi gacoannya pasif.
    kecuali, kalau gacoannya benar2 berani untuk membuat irama sendiri yang sesuai dengan irama rakyat.
    lebih jauh, gacoan yang sekarang belum ada yang bisa bikin irama sendiri nih...
    ibarat di sebuah band, harusnya gacoan itu adalah vokalis yang bikin lagu, biar suara dan musiknya ngeblend
    trims

    Ada fakta yg cukup menggelitik, bahkan, menyedihkan? Begini, kalau Eksekutif dalam hal ini pemerintah sudah mengenal dan menjalankan sistem pendelegasian wewenang (baca : otonomi daerah), ternyata partai politik kebalikannya, anti pendelegasian wewenang!!!

    Buktinya? Dalam penentuan kandidat yg akan bertarung di pemilukada. Ternyata Dewan Pengurus Daerah (DPD) di tempat pemilukada diadakan tidak mempunyai hak otonom utk menentukan calon/kandidat, tapi tergantung apa kata Dewan Pengurus Pusat (DPP)!!! Misalnya : Ada aspirasi kader utk mengusung Nachrowi sebagai kandidat dari Partai Demokrat. Aspirasi itu rupanya baru sebatas tingkat DPD. Walupun sudah jor joran sosialisasi sana sini, ketika ada pertanyaan to the point kepada Nachrowi, misalnya, apakah Partai Demokrat pasti akan mencalonkan anda? Maka, dengan pundak yg turun dia menjawab, tergantung DPP!!!

    Dan ini berlaku kepada semua partai politik. Pantasan aja 90% raport daerah daerah otonom tidak memuaskan, wong UU-nya digodok oleh para politikus yg tidak mempunyai jiwa otonom!!!

    salam

  2. #22
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,289
    Rep Power
    22

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by Taiko-san View Post
    trims

    Ada fakta yg cukup menggelitik, bahkan, menyedihkan? Begini, kalau Eksekutif dalam hal ini pemerintah sudah mengenal dan menjalankan sistem pendelegasian wewenang (baca : otonomi daerah), ternyata partai politik kebalikannya, anti pendelegasian wewenang!!!

    Buktinya? Dalam penentuan kandidat yg akan bertarung di pemilukada. Ternyata Dewan Pengurus Daerah (DPD) di tempat pemilukada diadakan tidak mempunyai hak otonom utk menentukan calon/kandidat, tapi tergantung apa kata Dewan Pengurus Pusat (DPP)!!! Misalnya : Ada aspirasi kader utk mengusung Nachrowi sebagai kandidat dari Partai Demokrat. Aspirasi itu rupanya baru sebatas tingkat DPD. Walupun sudah jor joran sosialisasi sana sini, ketika ada pertanyaan to the point kepada Nachrowi, misalnya, apakah Partai Demokrat pasti akan mencalonkan anda? Maka, dengan pundak yg turun dia menjawab, tergantung DPP!!!

    Dan ini berlaku kepada semua partai politik. Pantasan aja 90% raport daerah daerah otonom tidak memuaskan, wong UU-nya digodok oleh para politikus yg tidak mempunyai jiwa otonom!!!

    salam
    hahahahaha..
    begitulah dilemanya...
    semuanya tergantung dari titah sang raja.
    argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.

  3. #23
    Member
    Join Date
    Jan 2011
    Location
    perumahan pondok cipta blok E85 bintara bekasi barat (021)88854506
    Posts
    44
    Rep Power
    0

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    yang penting, membangun bersama.
    mengajak komponen masyarakat membangun kota jakarta memang susah, kepedulian hampir tidak ada dikarenakan citra/ image dari pemerintah pun banyak tercoreng.
    bentuk2 penggusuran,kekerasan belum lagi ulah instansi2 yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.
    masyarakat cendrung pesimis dengan pemerintah, pola2 pendekatan masyarakat sangat tidak manusiawi kalau bisa ditinggalkan.
    hal2 yang menyangkut hajat hidup orang/masyarakat banyak perlu di tingkatkan pembangunannya.
    masyarakat merindukan pemimpin yang mendengar akan keluhan2. jangan hanya masyarakat kecil didekati kala saat maw kampanye.
    jadi, harmonisasi kehidupan harus diutamakan. bukan infrastruktur maju yang diinginkan/ diutamakan. tapi pembangunan mental paling utama. jangan dirusak oleh hal2 yang menyangkut kepentingan segelintir orang. contohnya: pembangunan mal yang menggusur pasar2 tradisional.
    ini suatu saat akan terbentur oleh bentuk masyarakat itu sendiri.
    Last edited by energihaq; 22-03-11 at 07:26 PM.

  4. #24
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,289
    Rep Power
    22

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by energihaq View Post
    yang penting, membangun bersama.
    mengajak komponen masyarakat membangun kota jakarta memang susah, kepedulian hampir tidak ada dikarenakan citra/ image dari pemerintah pun banyak tercoreng.
    bentuk2 penggusuran,kekerasan belum lagi ulah instansi2 yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.
    masyarakat cendrung pesimis dengan pemerintah, pola2 pendekatan masyarakat sangat tidak manusiawi kalau bisa ditinggalkan.
    hal2 yang menyangkut hajat hidup orang/masyarakat banyak perlu di tingkatkan pembangunannya.
    masyarakat merindukan pemimpin yang mendengar akan keluhan2. jangan hanya masyarakat kecil didekati kala saat maw kampanye.
    jadi, harmonisasi kehidupan harus diutamakan. bukan infrastruktur maju yang diinginkan/ diutamakan. tapi pembangunan mental paling utama. jangan dirusak oleh hal2 yang menyangkut kepentingan segelintir orang. contohnya: pembangunan mal yang menggusur pasar2 tradisional.
    ini suatu saat akan terbentur oleh bentuk masyarakat itu sendiri.
    angguk2 setuju.
    sayangnya pemimpin sekarang lebih suka "menyendiri" di istananya
    argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.

  5. #25
    Member
    Join Date
    Jan 2011
    Location
    perumahan pondok cipta blok E85 bintara bekasi barat (021)88854506
    Posts
    44
    Rep Power
    0

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    angguk2 setuju.
    sayangnya pemimpin sekarang lebih suka "menyendiri" di istananya
    begini maspras,..
    kalau cara2 begini dipertahankan, akan sulit berkembang bangsa ini kearah yang sebagaimana mestinya pola hidup,pola pikir masyarakat ini peninggalan leluhur nenek moyang yang sampai sekarang dan akan datang masih tetap begitu.
    suatu saat, bangsa ini akan mengalami benturan, clash action of civilizition, ini sangat mengerikan. belum lagi arah membangun krakter bangsa ini sangat jauh dari harapan.
    media dikedepankan jadi tren pola pikir masyarakat, akhirnya rakyat sendiri berbenturan.
    duhh,..

  6. #26
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,479
    Rep Power
    10

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by energihaq View Post
    begini maspras,..
    kalau cara2 begini dipertahankan, akan sulit berkembang bangsa ini kearah yang sebagaimana mestinya pola hidup,pola pikir masyarakat ini peninggalan leluhur nenek moyang yang sampai sekarang dan akan datang masih tetap begitu.
    suatu saat, bangsa ini akan mengalami benturan, clash action of civilizition, ini sangat mengerikan. belum lagi arah membangun krakter bangsa ini sangat jauh dari harapan.
    media dikedepankan jadi tren pola pikir masyarakat, akhirnya rakyat sendiri berbenturan.
    duhh,..
    em.., kalo boleh nimbrung, menurutmu apakah tdk lebih baik mencari sosok yg punya konsep utk mengatasi banjir, sampah dan kemacetan di Jakarta daripada membahas ttg benturan peradaban?

    trims

  7. #27
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,289
    Rep Power
    22

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by energihaq View Post
    begini maspras,..
    kalau cara2 begini dipertahankan, akan sulit berkembang bangsa ini kearah yang sebagaimana mestinya pola hidup,pola pikir masyarakat ini peninggalan leluhur nenek moyang yang sampai sekarang dan akan datang masih tetap begitu.
    suatu saat, bangsa ini akan mengalami benturan, clash action of civilizition, ini sangat mengerikan. belum lagi arah membangun krakter bangsa ini sangat jauh dari harapan.
    media dikedepankan jadi tren pola pikir masyarakat, akhirnya rakyat sendiri berbenturan.
    duhh,..
    sejak dahulu kala, rakyat negeri ini mempunyai pemikiran bahwa perubahan itu datangnya dari yang didepan/diatas (ada contohnya). kita mungkin bisa berbantah2an sampai guling2an pun nyatanya begitu.
    bagaimana caranya berubah?
    menurut saya, langkah yg paling bisa dilakukan adalah memberi contoh.
    memberi contoh pun kurang greng kalau dilakukan oleh orang biasa2 saja, soalnya yang dilihat bukan aksinya tetapi pelakunya. gak percaya? silahkan diuji.
    mana yang lebih efektif ketika kampanye menanam sejuta pohon dilakukan oleh direktur sebuah perusahaan dengan yg dilakukan oleh presiden.

    yang ingin saya katakan adalah pemimpin itu harus bisa memberikan contoh.
    tidak hanya sekali tetapi menjadi sebuah rutinitas.

    ttg pola hidup.
    rakyat jakarta itu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan terkesan masa bodoh.
    cenderung pasif.
    yg seperti ini harus diubah. gmana caranya?
    mulai dari pucuk pimpinannya.. kalau pucuk pimpinannya cuma bisa ngomel2 dan emosian
    kapan ada selesainya?

    pemimpin jakarta sekarang ini seringnya hanya berkutat di istana pemerintahannya
    sekali2 turun ke bawah jika ada seremonial semata.
    sementara untuk lihat dan terjun ke lapangan, sangat jarang.

    kita gak nyari benturan tetapi kita perlu shock therapy
    itu yang menurut saya perlu dilakukan.
    siapa yang bisa bikin shock therapy?
    anda bisa menjawabnya sendiri.

    Quote Originally Posted by Taiko-san View Post
    em.., kalo boleh nimbrung, menurutmu apakah tdk lebih baik mencari sosok yg punya konsep utk mengatasi banjir, sampah dan kemacetan di Jakarta daripada membahas ttg benturan peradaban?

    trims
    rasa2nya jikalau hanya konsep2 semata kurang plong dech.
    harusnya sebelum konsep2 itu diterangkan
    harus ada studi lapangan.

    kalau ingin menemukan konsep penanganan banjir,
    coba dech tinggal di wilayah banjir
    dicari pokok masalahnya, kenapa bisa banjir
    trus apa yang bisa dilakukan

    kalau ingin mengatasi kemacetan
    harusnya juga pernah ngerasain macet.
    kalau di jalan raya selalu dibukakan jalan dan gak pernah merasakan macet
    yaa susah juga donk..

    kan gak cocok
    kalau berbicara kemacetan tapi gak pernah merasakan macet
    berbicara ttg kelaparan tapi perut selalu kenyang
    berbicara ttg kemiskinan tapi gaya hidup glamour
    argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.

  8. #28
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,479
    Rep Power
    10

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    rasa2nya jikalau hanya konsep2 semata kurang plong dech.
    harusnya sebelum konsep2 itu diterangkan
    harus ada studi lapangan.

    kalau ingin menemukan konsep penanganan banjir,
    coba dech tinggal di wilayah banjir
    dicari pokok masalahnya, kenapa bisa banjir
    trus apa yang bisa dilakukan

    kalau ingin mengatasi kemacetan
    harusnya juga pernah ngerasain macet.
    kalau di jalan raya selalu dibukakan jalan dan gak pernah merasakan macet
    yaa susah juga donk..

    kan gak cocok
    kalau berbicara kemacetan tapi gak pernah merasakan macet
    berbicara ttg kelaparan tapi perut selalu kenyang
    berbicara ttg kemiskinan tapi gaya hidup glamour
    trims

    pada titik ini, konsepnya dululah yg kita cermati. Kan baru tahap sosialisasi, bakal calon aja belum ada. So, ini baru tahap liat penampilan, gaya bicara, ya..semacam prakualifikasi deh, jd masih casing, blm ke fitur2nya.

    btw, maspras, apakah km berfikir bahwa pemprov dan DPRD DKI blm punya solusi ttg bagaimana mengatasi kemacetan dan menangani banjir? Kalo ya, maka kamu kecele!!! Mereka tau koq, masalahnya mau atau tidak?

    Sebagai contoh, tidak persis tp bisa sbg gambaran. Perda ttg larangan merokok di tempat umum. Km tau sejarah perda ini? Alkisah, sekitar 4 atau 5 tahun yg lewat, dewan mengadakan rapat utk membahas ttg emisi gas buang dan pencemaran udara. Setelah melalui rapat rapat secara marathon, maka utk mengendalikan pencemaran udara Jakarta direncanakan utk membatasi usia laik jalan kenderaan bermotor. Jadi, kalo mobil umur sekian atau tdk lulus KIR akan di afkirkan, kira kira begitu.

    Namun, pd rapat Muspida, Polda Metro memberikan argumen, bahwa primadona PAD DKI Jakarta adalah pajak kenderaan bermotor. Kalo kebijakan usia kenderaan ini di Perda-kan, bayangkan aja berapa rupiah yg gagal disetor ke Kasda, kira kira begitu.

    Alhasil? Hepeng do mangatur negara on!!! Namun harus dibuat se elegan mungkin. Kan ga lucu, sdh rapat hitungan bulan ga ada out put sama sekali, padahal rapat menghabiskan anggaran lho? Maka, dengan anggun, seolah lahir dari kesucian hati yg paling dalam, muncullah Perda pencemaran udara, yaitu? Dilarang merokok!!! Kweq..weq..wq..

    salam

  9. #29
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,479
    Rep Power
    10

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Kata orang, pencapaian dalam materi sangat mempengaruhi rasa percaya diri seseorang. Tapi di sisi lain, ada juga yang berpendapat, tergantung orangnya. Sebab banyak juga kita lihat orang yang hidupnya pas pasan namun penuh percaya diri. Okelah, dua pendapat itu kita anggap mengandung kebenaran.

    Namun, menurut kabar kabare, adalah tidak logis kalau tiga orang Ketua DPD dari tiga partai politik ngumpul, salah satunya menunjukkan gejala minder. Kok bisa? Ceritanya, di suatu tempat di bilangan Jaksel, berkumpullah Prya Ramadhani, Ketua DPD Partai Golkar, Nachrowi, Ketua DPD Partai Demokrat dan Taufik, Ketua DPD Parati Gerindra. Pertemuan ini diprakarsai sebuah organisasi mahasiswa.

    Tentu saja topik yg dibahas dalam pertemuan itu dari awal sampai akhir ttg Pemilukada 2012. Prya berniat mencalonkan, Nachrowi juga. Taufik? Nah ini dia.., jadi broker politik!!! Ceritanya, Taufik yg mantan aktifis ini, dengan gaya dan tutur kata yg tidak mirip seorang politisi, menyampaikan harapannya agar Nachrowi dan Prya menjadi calon pasangan kandidat. Nachrowi ketua dan Prya wakilnya. Sedang Taufik, tim suksesnya!!! kweq..weq..wq..

    Kabarnya, hadirin yg tentu saja kader dari ketiga partai, bersorak setuju. Sedangkan kedua orang yg dicalonkan, mesem mesem, untung gak garuk garuk kepala. Sulit menggambarkan bagaimana posisi Taufik yg Ketua DPD, sama dgn dua sejawatnya, terlalu merendahkan dirinya.

    Namun ada juga yg membela. "Ya.., Taufik sadar diri, dua orang tu kan dari partai besar, Gerindra harus pintar pintarlah bermanuver," belanya. Tapi yg lain nyelutuk, "Jangan salah lho, pada titik ini, posisi Taufik setara dgn Prya, kan yang berhak mengajukan calon secara otomatis hanya Demokrat dan PKS. Jadi Gerindra dan Golkar posisinya sama sama harus koalisi dgn partai lain.." Benar juga.., nah lho, trus napa Taufik bertingkah seperti broker gitu?

    Naa, kalo nyang ini baru kena dengan pembukaan di atas. Katanya Taufik agak minder duduk bersanding dengan dua sejawatnya yg kuayo rayo. Prya selain anggota dewan juga pengusaha nan sukses sekaligus besan Aburizal Bakrie. Sedangkan Nachrowi, Jenderal yg punya bisnis dimana mana. Taufik, "hanyalah" mantan aktifis.

    Tapi.., benar ga tu argumen ya? Soalnya, biarpun hidupnya pas pasan, perasaan gak pernah liat aktifis yg minderan. Karena kekuatan aktifis bukan pada materi, tapi pada sebuah konsep pemikiran, yg menurutnya ideal disertai nyali yg so pasti gede.

    "Lha kalo gitu apa dong alasannya Taufik jadi bertingkah seperti broker politik di depan umum. Pan jamaknya lobi lobi dan bargaining politik dilakukan di ruang tertutup dengan tingkat kerahasiaan ala ninja?"

    Ya pula ya.., trus apa dong???????

  10. #30
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,289
    Rep Power
    22

    Re: Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

    Quote Originally Posted by Taiko-san View Post
    trims

    pada titik ini, konsepnya dululah yg kita cermati. Kan baru tahap sosialisasi, bakal calon aja belum ada. So, ini baru tahap liat penampilan, gaya bicara, ya..semacam prakualifikasi deh, jd masih casing, blm ke fitur2nya.

    btw, maspras, apakah km berfikir bahwa pemprov dan DPRD DKI blm punya solusi ttg bagaimana mengatasi kemacetan dan menangani banjir? Kalo ya, maka kamu kecele!!! Mereka tau koq, masalahnya mau atau tidak?

    Sebagai contoh, tidak persis tp bisa sbg gambaran. Perda ttg larangan merokok di tempat umum. Km tau sejarah perda ini? Alkisah, sekitar 4 atau 5 tahun yg lewat, dewan mengadakan rapat utk membahas ttg emisi gas buang dan pencemaran udara. Setelah melalui rapat rapat secara marathon, maka utk mengendalikan pencemaran udara Jakarta direncanakan utk membatasi usia laik jalan kenderaan bermotor. Jadi, kalo mobil umur sekian atau tdk lulus KIR akan di afkirkan, kira kira begitu.

    Namun, pd rapat Muspida, Polda Metro memberikan argumen, bahwa primadona PAD DKI Jakarta adalah pajak kenderaan bermotor. Kalo kebijakan usia kenderaan ini di Perda-kan, bayangkan aja berapa rupiah yg gagal disetor ke Kasda, kira kira begitu.

    Alhasil? Hepeng do mangatur negara on!!! Namun harus dibuat se elegan mungkin. Kan ga lucu, sdh rapat hitungan bulan ga ada out put sama sekali, padahal rapat menghabiskan anggaran lho? Maka, dengan anggun, seolah lahir dari kesucian hati yg paling dalam, muncullah Perda pencemaran udara, yaitu? Dilarang merokok!!! Kweq..weq..wq..

    salam
    wah yang ini saya gak sempat baca.. maaf jadi keselip.

    ketika berbicara solusi, bagi saya, tidak hanya dalam sisi potensi - draft - rencana - studi dsb dsb dsb.. tapi merupakan sebuah sinergisitas dari olah pikir, olah rasa dan tindakan.
    ketiga hal tersebut harus hadir (bersifat akumulatif) baru bisa dianggap sebagai solusi. bagi saya loh...
    tapi kalau baru dari rencana2, diskusi2 dsb dsb
    yaa itumah bukan kelasnya pejabat pemerintahan lah..
    mereka diberi kewengan loh.. masak hanya sebatas ide2 semata...

    pernah nonton NGC tentang Jakarta Megapolitan ?
    huih.. itu rencananya bagus buanget nget nget...
    tapi masih dalam tataran rencana..

    jakarta bebas macet?
    kurangi jumlah kendaraan atau batasi jumlah kendaraan yang beredar.
    **gimana bisa mengurangi la wong mobil di depan kantor gubernur banyakan mobil pribadi.

    jakarta bebas banjir?
    saluran air diperbaiki.
    resapan air perlu direhabilitasi.
    mental pembuang sampah juga dirapihkan (operasi otak maksudnya).
    **gimana bisa bersih dari sampah, la wong tong sampah di depan kantor gubernur udah hilang berminggu2..

    balik ke topik awal.

    perjalanan masih panjang.. masih ada kesempatan untuk bersolek diri..
    apalagi buat yang aktor2 baru..
    bikin sensasi dulu lah biar dikenal..
    masak mau jadi kuda hitam mulu..
    argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0