TO: MR JABON JAYA
Aapakah Masih Hangat Berita HB HASAN INI?
Mohon kiranya Kabar terbaru. dah berapa hari nih ga ada KABARNYA.
Jangan sampai menjadi berita ANGIN BELAKA.
TERIMAKASIH.
masya allah... kenapa kalian tega menghina dan menjelek2kan yang mulia Habib Hasan? sungguh tega kalian asal terima saja cerita2 yang sok jadi korban untuk menghancurkan pendakwah agama ALLAH SWT. Semoga kalian mendapat hidayah dan penghukuman karena berani menghina habib. Buktinya polisi saja tidak berani karena takut kutukan dari ALLAH SWT dan mereka meragukan bukti2 kalian itu.
Sepi ya, kl cuma fitnah mah g bakal berlanjut... Amiin..
Mana nih bang Jabon jaya, dkk... berita tertelan begitu saja..
Makanya jangan suka fitnah orang sembarangan...
Saya pernah coba mengikuti majelis NM ini ( di daerah tanah kusir ), ternyata ada yang aneh.Kenapa di saat akhir majelis ini, ada seperti pembakaran dupa atau sejenisnya?saya melihat dengan jelas asap yang mengepul dan berbau pekat seperti dupa dari panggung majelis.
Yang saya aneh juga, kenapa setiap ada majelis dan tempatnya tidak memungkinkan tetapi tetap dipaksakan?akibatnya macet.Padahal antum2 pengikut para habib harusnya tahu, dalam syiar tidak boleh merugikan orang lain walaupun itu dianggap sepele.Baiknya antum2 membaca mengenai kisah sayyidina abu bakar assidiq ra, yang memerintahkan seorang gubernur di zaman kekhalifahannya untuk megembalikan tanah dan rumah seorang YAHUDI.Padahal tanah dan rumah itu digusur untuk proyek pembangunan jalan untuk kepentingan umum.
Jadi apa yang jadi pertimbangan dari pihak majelis NM dan lainnya, memaksakan sesuatu yang hanya merugikan orang lain bahkan sesama muslim.Padahal niatnya ibadah untuk syiar, bagaimana bisa membuat saudara kita yang non muslim untuk kembali ke agama fitrah ini bila begini cara dakwahnya.
Baiknya antum semua memikirkan lebih masak, cara dakwah model begini,
salam
Selasa, 06/03/2012 18:40 WIB
2 Remaja Korban Pencabulan Habib
Hasan Diperiksa
E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Dua remaja putra berinisial A (16) dan F (16),
diperiksa penyidik terkait dugaan pencabulan yang
dilakukan oleh Habib Hasan di Mapolda Metro Jaya.
Pemeriksaan keduanya dilakukan untuk melengkapi
keterangan saksi pelapor.
"Diperiksa A (16) dan F (16). Mereka saksi diminta
keterangan untuk melengkapi pemeriksaan korban
sebelumnya," kata konselor korban, Edhi Wahidi
kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta,
Selasa (6/3/2012).
Keduanya menjalani pemeriksaan sejak pukul 16.50
WIB. Hingga berita ini ditulis, kedua saksi yang juga
merupakan korban masih menjalani pemeriksaan.
"Mereka baru diperiksa kali ini," ucapnya.
Sama halnya dengan teman-teman yang lainnya,
keduanya didoktrin sedemikian rupa oleh habib
tersebut. Sang habib, kata dia, memanipulasi korban
dengan ceramah-ceramahnya.
"Penipuan-penipuan dari sisi bahasa seperti
'dikeluarkan setannya dari badannya' sambil meraba-
raba korban," katanya.
Dia memperkirakan, jumlah korban tidak hanya 7 orang
seperti yang dilaporkan ke kepolisian. "Korban ini kalau
mau kita kumpulkan bisa lebih dari 50 orang," katanya.
Sebagai pendukung, pihak korban telah mengumpulkan
bukti-bukti yang menjurus pada tindak pencabulan,
seperti telepon genggam dan beberapa media sosial.
"Handphone kalau dibuka isinya SMS, BBM, Facebook,
twitter dan foto-foto," katanya.
"Perilaku seperti itu tidak mencerminkan seorang
habib," imbuhnya.
Selasa, 06/03/2012 12:22 WIB
Polisi Periksa Habib Hasan Pekan Ini
Dhuran Dhara HKP - detikNews
Jakarta - Habib Hasan akan dimintai keterangan oleh
aparat kepolisian tentang tudingan pencabulan terhadap
santrinya pada Minggu ini. Sudah ada 11 saksi yang
diperiksa.
"Habib H rencana panggilan minggu ini," kata Kabid
Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, dalam
jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa
(6/3/2012).
Dikatakan dia, total saksi yang sudah diperiksa jadi 11
orang.
"2 Sedang diperiksa lagi. Tetapi, itu belum tahu bagian
dari 11 saksi atau bukan," ujar dia.
Barang bukti yang disita antara lain berupa handphone.
"HP menjadi barang bukti yang kita sita. Ada juga dari
email," kata Rikwanto.
Rikwanto mengaku belum mengetahui jadwal
pemeriksaan saksi-saksi pada hari ini.
"Belum ada infonya untuk diperiksa hari ini," kata dia.
Habib H sebelumnya dilaporkan oleh 11 pemuda ke
Polda Metro Jaya pada 16 Desember 2011 silam.
Mereka melaporkan Habib Hasan atas tuduhan
pencabulan selama melakukan pengobatan alternatif.
Polisi mengaku kesulitan menyelidiki kasus tersebut,
karena para korban melaporkan kasus yang sudah
terjadi selama bertahun-tahun. Saat kejadian itu, para
korban masih berusia belasan tahun.
Tidak adanya saksi dalam kasus tersebut semakin
menyulitkan pihak penyidik.
Selasa, 06/03/2012 12:45 WIB
Polisi Harus Segara Selamatkan Bukti
Digital Kasus Habib Hasan
Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Barang bukti digital dugaan tindakan
pelecehan yang dilakukan Habib Hasan terhadap
sejumlah muridnya telah dilaporkan ke polisi. Agar
barang bukti tersebut tidak hilang, polisi harus segera
menindaklanjutinya.
"Perlu suatu gerakan cepat dari aparat penegak hukum.
Bukti-bukti digital ini kan gampang sekali dihilangkan,"
kata Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia
(BRTI), Heru Sutadi, di kantor KPAI, Jl Teuku Umar,
Menteng, Jakarta, Selasa (6/3/2012).
Heru datang ke Kantor Komisi Perlindungan Anak
Indonesia (KPAI) untuk mendiskusikan bukti-bukti
digital yang diserahkan korban pencabulan Habib
Hasan ke KPAI. Bukti digital yang dilaporkan para
korban diantaranya adalah dua account Facebook
dengan nama 'Assegaf Beda Cara' dan 'Mengemis Doa
Kalian' yang disinyalir digunakan sang habib untuk
memanggil korbannya.
Menurut Heru, bukti digital adalah sesuatu yang sangat
mudah dihilangkan. Apalagi akun Facebook yang bisa
dibuat dan dihapus kapan saja.
"Katakanlah ada akun Facebook si A hari ini dibuat,
besok dihapus kan bisa," jelas Heru.
Selain akun Facebook, sang habib juga diketahui
menggunakan BlackBerry Messenger (BBM) untuk
memanggil korban-korbannya. Heru mengingatkan
bahwa bukti BBM juga mudah untuk dihilangkan.
"Termasuk juga bukti dari BlackBerry. Kalau BlackBerry
nanti tiba-tiba hilang atau mengaku membuang
BlackBerry," tutupnya.
Habib Hasan sebelumnya dilaporkan oleh 11 pemuda
ke Polda Metro Jaya pada 16 Desember 2011 silam.
Mereka melaporkan Habib Hasan atas tuduhan
pencabulan selama melakukan pengobatan alternatif.
Bookmarks