Baru saja menonton " Sweet Land ".
Menyenangkan, seperti membayangkan kisah tentang seorang perempuan muda imigran yang datang dari Norwegia ke Minnesota pada tahun 1919 sebagai pengantin "mail order" untuk menikahi seorang petani Norwegia.
Bergantian, lucu, lembut, ironis dan sedih, film ini berhasil membangkitkan kehidupan sulit homesteaders asing di tanah baru, dalam cerita yang dikisahkan sederhana, tanpa pretensi dan dengan berbagai nuansa menakjubkan.
Sangat bagus ... film jenis yang tidak dibuat di Hollywood.
Aku membandingkannya dengan Jean de Florette the sequel Manon of the Spring, The France movie
Ceritanya sederhana dengan emosi yang kompleks di mana rincian terkecil, seperti seseorang mengambil satu gigitan besar, mengatakan dengan makna yang banyak sekali artinya di dalam kehidupan.
Regards,
Cicilia.


12Likes
LinkBack URL
About LinkBacks









Reply With Quote



Bookmarks