dulu sandiwara radio ini sangat populer dan ditunggu-tunggu tiap harinya. saat indosiar menayangkan iklan tayangannya edisi terbaru saya senang juga. rupanya ada yang meniru sineas asia seperti taiwan, hongkong, cina daratan, hingga singapura, yang gemar membuat versi terbaru cerita-cerita silat terkenal. tetapi setelah melihat seri pertama, kontan saya kecewa. akting yang berlebihan sangat mengganggu. belum lagi busana yang tidak sesuai dengan masanya, era hindu majapahit tetapi busana seperti era kerajaan islam. emang sih era hindu majapahit tidak mungkin ditampilkan setepat mungkin karena masa itu banyak wanita yang tidak menutup bagian atasannya. tetapi bisa dibuat lebih sopan tanpa mengganggu dengan pemandangan seperti era yang berbeda.
lebih parah lagi perhiasan yang digunakan terlalu berlebihan. biasanya pendekar menggunakan pakaian seringkas mungkin untuk memudahkan pergerakan. nah ini kepala sampai dibebani perhiasan mengkilap sebanyak-banyaknya...
semoga aja masih ada yang berminat bikin versi yang lebih baru dan lebih baik lagi. juga dengan sandiwara radio lainnya seperti saur sepuh, misteri gunung merapi.



2Likes
LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote





...untung anak tertukar udh tamat riwayatnya penayangannya....


. Cuma yg versi 2011 banyak dikritik dari sisi alur sejarahnya serta teknik sinemanya.
Bookmarks