LENSAINDONESIA.COM: Partai Golkar merasa perlu melakukan evaluasi hasil survei yang menyatakan lemahnya nilai elektabilitas Aburizal Bakrie untuk maju sebagai satu-satunya capres Golkar.
Mengingat berdasarkan hasil survei yang dilakukan partai Golkar masih menunjukkan mampu sebagai partai yang memiliki nilai elektabilitas tinggi setelah banyaknya kasus korupsi menyeret sejumlah tokoh politik dari partai lain.
Ketua DPP Golkar sekaligus wakil ketua MPR Hajrianto Thohary mengaku belum bisa mengomentari fenomena yang dialami Golkar tersebut dan menyebut pengkajian perlu dilakukan mengingat Ical merupakan satu-satunya capres Golkar dan sebagai kader terbaik serta memiliki nilai elektabilitas sehingga mampu membawanya duduk sebagai ketua umum.
“Ini kan sesuatu yg musykil. Menurut saya DPP harus mengkaji kecenderungan ini untuk mengambil langkah-langkah. Saya juga belum bisa menjawab pertanyaan itu kok rakyat ingin Legislatif di Golkar tapi belum menginginkan di eksekutif,” ujarnya, Senin (18/06).
Menurut Thohary, berdasarkan hasil survei, rakyat menginginkan Golkar mampu mengendalikan DPR sebagai lembaga legislatif.
Namun, dukungan untuk mengendalikan eksekutif dengan majunya Ical ternyata lemah.
sumber


LinkBack URL
About LinkBacks





Reply With Quote


Bookmarks