Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 24

Thread: Apa yang Lebih Berdosa Dari Korupsi...!!!

  1. #1
    Senior Member posd1's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,052
    Rep Power
    3

    Apa yang Lebih Berdosa Dari Korupsi...!!!

    Sebelum kita mulai membahas topik ini. Ada baeknya kita mengosongkan dulu gelas yg ada di kepala kita masing-masing. Sebab dengan kaca mata kuda dan aturan aturan dan pengertian yang tak jelas logikanya akan meracuni topik ini.
    Kalau kita bicara korupsi tentu saja kita bicara sejumlah uang negara yang hilang atau dihilangkan oleh orang yang menjabat di pemerintahan. Mari kita berhitung berapa sih jumlah uang yang dikorupsi yang kita ingat? Coba kita sebutkan satu persatu. Lalu kita jumlahkan, adakah lebih besar dari sesuatu yang lebih jahat dari korupsi yang pernah terjadi di Indonesia.
    Edi tansil 1,3 T
    Gayus sekitar 100 m lebih.
    Bank century sekitar 1,4 T
    Bisakah kita bandingkan dengan ini?...
    2000 Triliun Hutang negara ini yg dibuat oleh oknum pemeritah dengan maksud tertentu.
    Mari kita anggap bunga pertahunnya 5% . Saya yakin jumlah sebenarnya melebihi ini.
    5% x 2000T . Setahunnya kita harus membayar bunga sekitar 100 Triliyun.
    Ingat sistim bunga berbunga. Dengan kata lain tiap tahun bunga yang akan kita bayar selalu bertambah.
    Apa yg telah sby bangun untuk negri ini? Yang kita lihat dengan jelas sekarang hanyalah mall, apartemen yang bertebaran di jakarta. Terus yang disuruh bayar siapa? tentu saja kita rakyat kecil, Kita membayar dengan apa? dengan bbm yang akan dinaikan sampe tak bersubsidi, harga gas kita juga sudah teramat mahal $ 10 /mmbtu Padahal Singapura harganya baru $11 / mmbtu.
    Alasan penghematan semuanya omong kosong. Yang harus kita perjuangkan sekarang adalah:

    1. Mencari tahu berapa komisi yang di berikan kepada pemerintah jika berhutang ke imf, bank dunia, dll
    Karena kita tahu dengan jelas marketing di bank mendapatkan insentif yg lumayan jika menggoal kan pinjaman ke pihak swasta.
    2. Kemana larinya hutang itu? jika hanya diam saja di bank Indonesia. Maka itu dosa besar.
    Terakhir mari kita semua doakan biar dosa dan sengsara hutang ini jangan ditimpahkan ke orang yang bersalah. Tetapi biar yang tanggung pemerintah sendiri dan yang memilih pemerintah ini pada pemilu.
    Last edited by posd1; 21-06-12 at 05:54 AM.

  2. #2
    Member
    Join Date
    May 2012
    Posts
    684
    Rep Power
    6

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    ayo sodare2 nyang ahli ekonomi diskusi nyang sehat di thread ni, TS nye ude berube...
    ane nunggu inpo2 hebatnye yeee...

  3. #3
    Contributor tamandewi's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    http://tips-info-wanita.blogspot.com/
    Posts
    3,237
    Rep Power
    0

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    cm pengen tau aja nich, jumlah segitu dibuat masa pemerintahan ini saja, atau akumulasi dari sebelumnya kah?
    n pngen tahu sumber datanya juga klo ada,hehe...


    Quote Originally Posted by posd1 View Post
    ....
    1300 Triliun Hutang negara ini yg dibuat oleh oknum pemeritah dengan maksud tertentu.
    .....

  4. #4
    Senior Member posd1's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,052
    Rep Power
    3

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Quote Originally Posted by tamandewi View Post
    cm pengen tau aja nich, jumlah segitu dibuat masa pemerintahan ini saja, atau akumulasi dari sebelumnya kah?
    n pngen tahu sumber datanya juga klo ada,hehe...
    Utang Indonesia Sudah Rp 1.900 Triliun, Pemerintah Diminta Stop Biayai Pembangunan dari Utang
    Jumat, 05 Agustus 2011, 11:21 WIB
     
    Berita Terkait
    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- LSM Koalisi Anti Utang (KAU) mendesak agar pemerintah tidak lagi mengandalkan dana yang berasal dari utang luar negeri sebagai salah satu sumber untuk membiayai pembangunan di dalam negeri.
    "Semakin besar kita mengandalkan utang maka akan semakin besar bahaya yang bisa berdampak pada ekonomi nasional," kata Ketua LSM Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan di Jakarta, Jumat. Menurut dia, isu utang seharusnya saat ini menjadi "debat panas" di dalam DPR karena banyak hal yang harus diperhatikan terkait hal itu.
    Ia mencontohkan, hal penting yang harus dicermati terkait dengan utang adalah sejauh mana jumlah cicilan pokok dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar utang tersebut. Dani juga mengingatkan bahwa Indonesia juga harus belajar dari kekisruhan dalam penentuan pagu utang AS yang sempat menjadi perdebatan hangat baik di dalam tubuh pemerintah AS maupun kongres negara itu.
    "Di AS terlihat isu utang menjadi krusial tetapi di Indonesia isu utang masih belum menjadi debat politik yang panas," katanya. Sebelumnya, Kepala Biro Humas Bank Indonesia Didi A Johansyah juga menilai, total utang luar negeri Indonesia baik pemerintah maupun swasta yang terus meningkat hingga kwartal I tahun ini patut terus dicermati.
    "Meski ekonomi kita stabil dan fundamental ekonomi bagus, tetapi utang luar negeri harus terus dicermati dengan mengingatkan pelaku bisnis untuk mengelola utang luar negerinya secara berhati-hati," kata Didi di Jakarta akhir Juni lalu.
    Jumlah utang luar negeri Indonesia sampai kwartal I 2011 mencapai 214,5 miliar dolar AS, meningkat 10 miliar dolar AS dibanding posisi akhir 2010. Jumlah tersebut terdiri atas utang Pemerintah sebesar 128,6 miliar dolar AS dan utang swasta 85,9 miliar dolar AS.
    .

    Redaktur: Stevy Maradona
    Sumber: Antara

  5. #5
    Senior Member posd1's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,052
    Rep Power
    3

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Dulu Bank Indonesia ada secara jelas memperlihatkan jumlah Hutang Indonesia. Jadi saya tahu hutang Indonesia setelah merdeka 53 tahun. Atau selama Soekarno dan Soeharto berkuasa ditotal baru 350 Trliun. Diulang 53 tahun hutang baru 350 triliun. Pembangunan jelas sangat terasa dengan dengan hutang sekecil itu bisa mendapat begitu banyak hal. bandingkan dengan 8 tahun ini. Pembangunan biasa aja. Tapi hutang telah 1700 triliun tok dilakukan partai berkuasa ini selama 8 tahun. Coba dicium sekali lagi. Ada bau korupsi skala dahsayat tidak?

    lanjut pada usia pemerintah ke 56-57 tahun hutang berkurang menjandi sekitar 335 triliun. Itu adalah jaman pemerintahan bu Mega.

  6. #6
    Senior Member posd1's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,052
    Rep Power
    3

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Belum lagi ekpoitasi sumber daya alam skala dahsyat juga dilakukan pemerintah ini. Bumn juga semua dijual jualin pemerintah ini. Seperti krakatau steel, garuda. Dan sisa -sisa saham bumn banyak yang dilepas. Sadarlah rakyat. Sadarlah

  7. #7
    Senior Member Alphe's Avatar
    Join Date
    Nov 2011
    Location
    Banggai
    Posts
    1,320
    Rep Power
    5

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Mesti dibedakan antara go public dengan dijual. Tidak ada aset yg dijual waktu go public. Aset Garuda tidak dijual, begitu juga dengan Krakatau Steel. IPO itu nambah modal, bukan jual modal.

    Kenapa utang kita besar? Salah satunya karena krisis moneter berkat kebobrokan orde baru. Keuangan negara saat itu ancur sementara utang harus dibayar. Mau tidak mau, kita mesti minta kucuran dana pinjaman IMF. Tentu IMF minta syarat. Biasanya, IMF ngasih bantuan dengan meminta sistem ekonomi kita diperbaiki. Pada waktu itu, resep terbaik yg diyakini oleh IMF adalah liberalisasi ekonomi. Nah, dari waktu ke waktu, strategi peningkatan ekonomi kita adalah dengan berusaha agar pengeluaran lebih besar sedikit dari penerimaan. Tujuannya, untuk menumbuhkan ekonomi. Namun, karena penerimaan yg kurang ditambah harus membayar hutang, terpaksa defisit yg disebabkan oleh strategi ini harus ditambal dengan utang baru. Utang baru yg ada tidak ke IMF lagi, tapi melalui mekanisme penerbitan obligasi negara. Selama pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari bunga obligasi dan proporsi utang terhadap PDB masih kecil (Indonesia 20%, Jepang 200%), penerbitan obligasi masih bisa dibilang wajar. Utang kita memang bertambah. Tetapi, PDB kita juga semakin tumbuh dengan presentasi yg lebih besar dari utang.

    Memang strategi ini tidak terlalu bagus. Salah satu tujuan menghapus subsidi adalah mengurangi defisit yg artinya mengurangi utang.
    Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit

  8. #8
    Senior Member posd1's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    1,052
    Rep Power
    3

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Quote Originally Posted by Alphe View Post
    Mesti dibedakan antara go public dengan dijual. Tidak ada aset yg dijual waktu go public. Aset Garuda tidak dijual, begitu juga dengan Krakatau Steel. IPO itu nambah modal, bukan jual modal.

    Kenapa utang kita besar? Salah satunya karena krisis moneter berkat kebobrokan orde baru. Keuangan negara saat itu ancur sementara utang harus dibayar. Mau tidak mau, kita mesti minta kucuran dana pinjaman IMF. Tentu IMF minta syarat. Biasanya, IMF ngasih bantuan dengan meminta sistem ekonomi kita diperbaiki. Pada waktu itu, resep terbaik yg diyakini oleh IMF adalah liberalisasi ekonomi. Nah, dari waktu ke waktu, strategi peningkatan ekonomi kita adalah dengan berusaha agar pengeluaran lebih besar sedikit dari penerimaan. Tujuannya, untuk menumbuhkan ekonomi. Namun, karena penerimaan yg kurang ditambah harus membayar hutang, terpaksa defisit yg disebabkan oleh strategi ini harus ditambal dengan utang baru. Utang baru yg ada tidak ke IMF lagi, tapi melalui mekanisme penerbitan obligasi negara. Selama pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari bunga obligasi dan proporsi utang terhadap PDB masih kecil (Indonesia 20%, Jepang 200%), penerbitan obligasi masih bisa dibilang wajar. Utang kita memang bertambah. Tetapi, PDB kita juga semakin tumbuh dengan presentasi yg lebih besar dari utang.

    Memang strategi ini tidak terlalu bagus. Salah satu tujuan menghapus subsidi adalah mengurangi defisit yg artinya mengurangi utang.

    IPO dan dijual ya sama saja. Beda apanya coba? sahamnya sudah bukan milik pemerintah lagi. Sahamnya sekarang sudah dimiliki asing pasti. Sebab itu perusahaan strategis.

    Kedua anda kayaknya gak sadar ye. sby baru jadi presiden akhir tahun 2004. Persoalan krisis sudah selesai oleh 3 presiden. Hutangnya malah berkurang. Sadarlah sadarlah.

  9. #9
    Member Bidan Ismi's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Posts
    885
    Rep Power
    0

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Yang lebih berdosa dari korupsi adalah hakim/pihak yang menyatakan koruptor tidak bersalah.

  10. #10
    Senior Member Alphe's Avatar
    Join Date
    Nov 2011
    Location
    Banggai
    Posts
    1,320
    Rep Power
    5

    Re: Apa yang lebih berdosa dari korupsi...!!!

    Pemerintah tetap punya saham dan jumlahnya juga tidak berkurang. Analoginya begini, saya punya usaha, asetnya 200 juta. Saya menjual usaha saya, seharga 200 juta. Itu namanya menjual.

    Kalau IPO, saya punya perusahaan, asetnya 200 juta. Saya mengundang pengusaha lain, dia menanamkan uang senilai 200 juta ke perusahaan saya. Perusahaan tersebut mendapat dana tambahan 200 juta, asetnya nambah 200 juta, saham saya tetap 200 juta, tetapi porsi kepemilikan saya yg berkurang. Dari 100%, menjadi 50%. Lihat, aset saya tetap tapi perusahaan saya mendapat tambahan modal yg bisa dipakai untuk mengembangkan usaha ke depan.

    Dengan IPO, perusahaan malah bisa lebih profesional. Lewat IPO, tidak hanya asing, warga negara Indonesia juga turut bisa ikut serta aktif mengendalikan perusahaan dengan membeli saham. Sekarang Garuda sudah berada di atas MAS. Tinggal selangkah lagi menjadi maskapai terbesar di Asia Tenggara. Asing memang membeli saham kita. Tapi berarti modal asing masuk ke negara kita. Lebih banyak modal artinya lebih banyak uang yang dipakai untuk mengembangkan perusahaan. Semakin berkembang, pemegang saham makin untung. Ingat, pemerintah merupakan pemegang saham mayoritas sehingga penerimaan negara bukan pajak atau PNBP naik lewat dividen. Selain itu, penerimaan pajak juga naik. Mereka yg mendapatkan keuntungan, pajak penghasilannya juga ditarik oleh negara. Asalkan negara masih memegang saham mayoritas, kendali negara atas perusahaan go public tetap ada.

    Coba posd kasih data contoh keburukan IPO. Katanya dijual sama sama dengan IPO? Jelaskan alasannya, argumentasinya.

    Kemudian persoalan hutang selesai dengan 3 Presiden. Mana buktinya? Kalau selesai berarti lunas kan? Yang ada malah hutang semakin besar. Kata siapa krisis selesai saat 3 presiden? Mana datanya? Krisis ekonomi barangkali sudah reda tetapi sisanya masih terasa. Kemampuan ekspor kita masih belum menggembirakan, infrastruktur masih tertinggal, kesejahteraan belum merata. Apanya yg sudah selesai? Belum lagi kalau kita bicara korupsi yg merupakan warisan terbesar era orde baru.

    Yang pasti saya mengapresiasi kerja Presiden sejak Habibie sampai sekarang dalam pengelolaan hutang. Menurut saya, masih bisa dibilang OK. Yg kurang adalah pemanfaatan APBN karena masih banyak bocor di sana-sini.
    Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0