Maksudnya saya tidak mempermasalahkan pemeriksaan narkoba dan kehamilan untuk calon siswa sekolah. But i know that every person has their own problem. Karena itu saya berharap pihak sekolah ngga asal mengeluarkan si calon siswa. Tapi filter tetep diperluin.
untuk menguatkan status, sekalipun kemungkinan sekian persen siswi sudah tidak perawan (maaf), lantaran dampak pornografi yang kerapkali mencoreng citra sekolah...bisa saja kerjaan tambahan bagi sebagian petinggi sekolah, namun rasanya lebih bijak jika tes adalah untuk bebas narkoba...mungkin seharusnya diadakan pula semacam tes psikologi bagi para guru, sebagai imbangannya untuk membersihkan sekolah daripada kejadian2 penerapan pornoaksi dari para pendidik seperti yang kerapkali muncul di media...
Sebelum mulai berandai-andai, saya rasa lebih baik kita mundur satu langkah dan memulainya dengan kata "unggulan".
Menurut pendapat saya, yang dimaksud dengan unggulan disini adalah sukses mendidik muridnya dengan berbagai prestasi yang membanggakan civitas akademika sekolah. Prestasi disini yang dimaksud adalah pencapaian oleh murid baik internal maupun external. Internalnya lebih diarahkan pada kemampuan murid2nya untuk lulus dalam tahapan ujian nasional serta murid2nya tidak neko-neko. Sedangkan externalnya adalah kemampuan murid2nya dalam "berburu" piagam/piala kejuaraan akademis. Hal-hal ini yang secara langsung dan tidak langsung akan mengangkat derajat sekolah menjadi "unggulan". Correct me if I'm wrong. I'm open to critics
Kehamilan (entah sebelum diterima atau sesudahnya diterima) dan obat2an terlarang secara tidak langsung akan mempengaruhi status unggulan mereka. Masyarakat, umumnya orang tua murid akan secara tidak langsung menghakimi bahwa sekolah itu ada yang "tidak beres". Meski secara akademis bagus, tapi lingkungan sekolah tetap akan membawa dampak yang kuat terhadap opini orang tua.
Bukankah begitu adanya yang terjadi di masyarakat ini?
Jadi, menurut pandangan saya, rasanya siswi tersebut akan susah diterima disekolah unggulan. Disukai atau tidak rasanya itulah kenyataannya sekarang.
Bagaimana pendapat anda tentang pandangan saya ? your feedbacks are always welcome![]()
NO SIGNATURE JUST WISH YOU ALL THE BEST THROUGHOUT YOUR DAYS
Yah well...
Miris dengan pendidikan di Indonesia.
Macam saya ini produk tahun 1990 an.. saat dimana kurikulum begitu banyaknya, tapi alhasil, ga ada satu pun yang nyantel di kepala.
Balik lagi ke status check kehamilan dan narkoba, saya tetap tidak setuju.
Adalah hak setiap warganegara untuk mendapatkan pengajaranno matter their backgroundnya macam apa...
Cuma ya...sekali lagi terpulang pada "sekolah unggulan2" itu sih...
Minded nya kan mereka mengejar spt yang kamu utarakan di atas bro...prestasi akademis...prestasi akademis...prestasi akademis..
Sayang tidak memiliki budi pekerti yang luhur...![]()
The religious moderate is nothing more than a failed fundamentalist. (Harris, Sam)
Hmmm...Apakah kejadian ini hanya di karenakan memakai narkoba dan pornographic???
Apakah kejadian ini hanya kejadian di tahun2 yang baru???
Kalau hanya di tuduh di karenakan pemakaian narkoba dan pornographic , seprtinya tidak masuk akal deh...bagaimana dengan moral dan kepercayaan mereka yang di terima dari keluarga dan sekolah pd waktu usia dini???
Regards...=)
NO SIGNATURE JUST WISH YOU ALL THE BEST THROUGHOUT YOUR DAYS
Biasa Indonesiakan lbh mementingkan nilai norma yg sebetulnya kaga nyambung sekalian cari uang tambahan, lbh baik tes iq kalau menurut saya mah. Nanti aja kalau udah mau UN baru deh pada nyari wangsit ke kuburan wong mau masuknya di tes kehamilan![]()
Bookmarks