Di kancah Olimpiade, Belanda terhitung kurang memiliki atlet yang mampu bersinar dengan sumbangan medali. Makanya saat ada nama Ranomi Kromowidjojo dalam tim, mereka patut bersyukur karena ditangannyalah harapan meraih medali dibebankan.
Harapan itu tentu bukan sebuah pepesan kosong belaka, atlet renang ini sudah banyak menyumbangkan medali emas bagi Belanda. Salah satu catatan fenomenalnya dibuat di Kejuaraan Dunia Renang 2010, Ranomi menggondol dua medali emas di nomor individu gaya bebas 50 dan 100 meter.
Kini di Olimpiade 2012, ia pun kembali menjadi andalan di nomor tersebut. Lalu sebenarnya siapakah sosok Ranomi? Tentu tidak sedikit yang mengkaitkan dirinya dengan Indonesia, terlebih melihat nama belakang yang dipakainya.
Ya, Ranomi Kromowidjojo merupakan atlet Belanda berdarah Jawa. Lahir dari Ayah asal Suriname dan Ibu asal Belanda, darah jawa tersebut didapatkan dari kedua kakek dan neneknya yang berasal dari Jawa. Ketika itu, keluarga Kromowidjojo datang ke Suriname sebagai pekerja perkebunan saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda.
Ayah Ranomi kemudian hijrah ke Belanda saat tempat kelahirannya merdeka pada tahun 1975.
Menurut situs Wikipedia, nama gadis kelahiran Sauwerd, 20 Agustus 1990 ini, pertama kali melejit saat ia berhasil meraih medali perunggu dalam kejuaraan renang jarak 50 meter gaya bebas pada kejuaraan junior Eropa, pada tahun 2005. Kemudian, pada 2006, ia berhasil meraih medali perak pada gaya bebas dan medali perunggu untuk 50 meter gaya Kupu-kupu.
Sumber;
Pecahkah Rekor Olimpiade, Inilah Perenang Keturunan Jawa Yang Mengharumkan Belanda
Penumpang Pesawat Menemukan Jarum di Sandwichnya!! 


Bookmarks