Results 1 to 10 of 10

Thread: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu


  1. #1
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    187
    Rep Power
    6

    Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Mencermati klaim2x keberhasilan Pemerintah dan beberapa partai akhir2x ini membuat kita harus jeli menyikapi akan kemajuan ekonomi yg telah dicapai mereka selama ini.

    Salah satu kebanggaan rezim sekarang akan hasil karya pembangunannya adalah:

    1. Utang IMF lunas.
    2. CGI dibubarkan.
    3. Angka2x Indikator Pertumbuhan Ekonomi Makro semua meningkat. Seperti Rasio Utang atas PDB, PDB itu sendiri, tingkat Investasi, Laju Inflasi, Jumlah Penduduk miskin dan Pengangguran yg berkurang dll.

    Patut diingat, dari beberapa situs, posisi total utang Luar negeri Indonesia pd periode 2004 - 2009 telah berubah dari 1.200 T menjadi 1.600 T, atau naik 30%.

    Tapi hal itu tdk merisaukan pemerintah dan banyak pihak karena dengan bangganya, kita telah memiliki PDB hingga 5.000 Trilyun lebih.

    Praktis rasio total hutang LN kita hanya sekitar 30% dari PDB, itu ideal. Dan dengan begitu, pemerintah kini masih berencana untuk menambah utang baru (lagi) demi menutup defisit APBN.

    Padahal menurut pengamat ekonomi, indonesia sudah memasuki pd kondisi yg disebut dengan istilah "Debt Trap" dan "Fisher Paradox".

    Dari jebakan utang tsb - dimana pemerintah tdk sanggup membayar seluruh kewajiban bunga dan pokok utang kecuali dg mengutang kembali, tapi dalam setiap penerimaan hutang baru yg diperoleh, ternyata nilainya lebih kecil dari cicilan bunga dan pokok hutang yg ada.

    Dan post pengeluaran terbesar APBN - yg sebagian besar berasal dari pajak rakyat, ternyata digunakan untuk membayar hutang2x tadi.

    Bahkan menurut info yg didapat, demi mengamankan kewajiban membayar bunga Obligasi Rekap yg sangat besar dari bank2x yg bermasalah pd kasus BLBI, pemerintah terpaksa mengorbankan rakyat kecil dg mencabut subsidi, sehingga harga premium naik dari 2400 menjadi 4500.

    Banyak orang yg tdk tahu bahwa sesungguhnya kasus dana Obligasi Rekap nilainya jauh lebih besar dari 140 Trilyun dana BLBI yg dilarikan.

    Kewajiban Pemerintah menanggung Obligasi Rekap adalah 1.030 Trilyun pd skema normal (630 T pokok dan 400 T bunga), di mana hitungan itu berlaku jika pemerintah mampu membayar tepat waktu.

    Skenario terburuk Obligasi rekap (dari suatu situs) jika pemerintah menunda-nunda pembayaran, bisa menggelembung menjadi 14.000 Trilyun!!!

    Demikian pula menyoal utang luar negeri IMF dan CGi yg dibubarkan, ternyata hitunng2x-an di atas kertas, utang baru pemerintah dengan instrumen SUN (Surat Utang Negara) akan lebih memberatkan pemerintah karena bunganya yg lebih besar -sekitar 12%.

    Jadi mengingat janji RI 1 pd masa awal pemerintahannya utk mengurangi utang LN, pasti tdk dapat terpenuhi.

    Mungkin secara ratio PDB / Utang memang tercapai, tetapi secara NOMINAL, angka utang itu terus membengkak.

    Di sisi lain, ada kelemahan dari sistem Indikator Makro Ekonomi terhadap kemajuan Ekonomi Riil rakyat Indonesisa secara menyeluruh.

    Di manakah kelemahan itu?

    Keterangan berikut adalah hasil copas:

    Pembangunan di Indonesia berjalan dengan MENJADIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI TARGET YANG HARUS DICAPAI. Untuk mencapai TARGET PERTUMBUHAN EKONOMI YANG TINGGI diperlukan INVESTASI YANG BESAR supaya perekonomian dalam negeri menghasilkan output (produksi) yang semakin bertambah besar dari periode sebelumnya. Karena KETERBATASN TABUNGAN NASIONAL dalam MEMBIAYAI INVESTASI (SAVING- INVESTMENT GAP), maka INVESTASI ASING (FOREIGN INVESTMNENT) menjadi PRIORITAS penanganan PEMERINTAH dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menurut pandangan ini, otomatis KESEMPATAN KERJA semakin terbuka lebar, PENDAPATAN MASYARAKAT MENINGKAT yang digambarkan dengan terus bertambahnya PENDAPATAN PER KAPITA Indonesia.

    Berdasarkan hal tersebut, SAYA MENYOROTI TIGA MACAM INDIKATOR MAKRO EKONOMI, yaitu PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN PER KAPITA, DAN INVESTASI ASING.

    PENGUKURAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENDAPATAN PER KAPITA di Indonesia menggunakan PRODUK DOMESTIK BRUTTO/PDB (GROSS DOMESTIC PRODUCT/GDP). PDB Indonesia adalah NILAI BARANG DAN JASA YANG DILAKUKAN OLEH SELURUH FAKTOR PRODUKSI DI INDONESIA baik yang dimiliki oleh BANGSA INDONESIA sendiri maupun oleh BANGSA ASING. Jadi SANGAT JELAS BAHWA PDB TIDAK MENYANGKUT SIAPA YANG MEMILIKI FAKTOR PRODUKSI tetapi MENYANGKUT SIAPAPUN YANG MEMILIKI FAKTOR PRODUKSI DI WILAYAH INDONESIA. Sedangkan ANGKA PENDAPATAN PERKAPITA dihasilkan melalui MEMBAGI PDB INDONESIA PADA SUATU PERIODE dengan JUMLAH PENDUDUK INDONESIA.

    INVESTASI ASINGI Indonesia meliputi DUA JENIS, yaitu INVESTASI SEKTOR RIIL atau biasa juga disebut INVESTASI LANGSUNG (FOREIGN DIRECT INVESTMENT/FDI) misalnya INVESTASI DI SEKTOR INDUSTRI, PERTANIAN, PERTAMBANGAN.
    Sedangkan INVESTASI SEKTOR NON RIIL atau biasa disebut juga INVESTASI TIDAK LANGSUNG (FOREIGN INDIRECT INVESTMENT) berupa investasi di SEKTOR KEUANGAN dan PASAR MODAL (SEKTOR MONETER/SEKTOR MAYA). Besarnya ARUS MODAL ASING masuk ke Indonesia, selain MENGGERAKKAN RODA USAHA SEKTOR RIIL juga diharapkan dapat MEMPERBESAR ARUS PERPUTARAN UANG di pasar uang, MENAMBAH KAPITALISASI PASAR MODAL/BURSA SAHAM Indonesia, serta MEMPERBAIKI/MENUTUPI DEFISIT NERACA TRANSAKSI BERJALAN Indonesia yang selama ini selalu dialami Indonesia.

    Jika PERTUMBUHAN EKONOMI, PENDAPATAN PER KAPITA SERTA ARUS MASUK MODAL ASING ke Indonesia tinggi, APAKAH HAL ITU MENGGAMBARKAN MAJUNYA PEREKONOMIAN INDONESIA SEPERTI YANG BIASANYA DIINGINKAN PEMERINTAH DAN PARA ANALIS…? SAYA BERPENDAPAT HAL ITU MASIH HANYA BERSIFAT IMPIRIS !

    Tingginya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya pendapatan perkapita belum menjamin baiknya atau majunya perekonomian nasional apalagi kalau dihubungkan dengan tingkat kesejahteraan anggota masyarakat. PERUMBUHAN EKONOMI YANG TINGGI DI INDONESIA SEBELUM ERA KRISIS SAMA SEKALI TIDAK MENGGAMBARKAN BAHWA YANG MENGALAMI PERTUMBUHAN ADALAH UNIT- UNIT USAHA YANG DIMILIKI OLEH MASYARAKAT INDONESIA, JUSTRU SEBALIKNYA YANG TERGAMBAR ADALAH PERTUMBUHAN UNIT- UNIT USAHA YANG DIMILIKI OLEH PIHAK ASING DAN PARA KONGLOMERAT. SEKALI LAGI SAYA PERTEGAS, INILAH LETAK KESALAHAN ITU!!!!. DAN INILAH MAKSUD PERNYATAAN SAYA PADA KALIMAT DI ATAS “SANGAT JELAS BAHWA PDB TIDAK MENYANGKUT SIAPA YANG MEMILIKI FAKTOR PRODUKSI TETAPI MENYANGKUT SIAPAPUN YANG MEMILIKI FAKTOR PRODUKSI DI WILAYAH INDONESIA “. Jadi selama ini malah USAHA MILIK PIHAK ASING YANG DITUMBUHKAN PEMERINTAH BUKAN USAHA DALAM NEGERI, BUKAN PULA USAHA YANG DIGELUTI OLEH SEBAHAGIAN MASYARAKAT (MICRO ECONOMIC SECTOR) tetapi USAHA YANG DIGELUTI PARA KONGLOMERAT KEPARAT ITU!!!

    BEGITU PULA DENGAN SEMAKIN MENINGKATNYA PENDAPATAN PER KAPITA INDONESIA TIDAK MENUNJUKKAN BAHWA MENINGKATNYA PEDAPATAN SETIAP WARGA NEGARA INDONESIA. Adalah SUNGGUH NAIF mengatakan PENDAPATAN PERKAPITA ini sebagai CERMIN BERTAMBAHNYA TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT INDONESIA. Di dalam PDB terdapat MILIK ORANG ASING YANG KONTRIBUSINYA CUKUP BESAR. Jadi BAGAIMANA MUNGKIN PDB DIGUNAKAN SEBAGAI BASIS menghitung pendapatan perkapita bagi warga negara Indonesia?

    Jumlah yang besar dan terus bertambah dari investasi asing di Indonesia membuktikan KETERGANTUNGAN YANG BESAR PEREKONOMIAN DALAM NEGERI TERHADAP LUAR NEGERI. Ini bukanlah hal yang menggembirakan apalagi bila dihubungkan dengan kepercayaan luar negeri. BENARKAH INVESTASI ASING MENGUNTUNGKAN BAGI INDONESIA..?

    Secara hitungan AGREGAT DARI NILAI BERSIH (NET) ARUS MASUK MODAL ASING (CAPITAL INFLOW) ke Indonesia dengan ARUS PELARIAN MODAL KE LUAR NEGERI (CAPITAL OUTFLOW), ternyata MODAL ASING TIDAK MENAMBAH SAVING DALAM NEGERI maupun MEMPERBAIKI NERACA PEMBAYARAN Indonesia, tetapi yang terjadi NILAINYA NEGATIF BAGI INDONESIA. Angka-angka neraca pembayaran yang diterbitkan oleh IMF, selama periode 1973-1993, menunjukkan SETIAP 1 DOLAR USA YANG MASUK SEBAGAI INVESTASI ASING AKAN DIIKIUTI OLEH KELUARNYA 10,19 DOLAR USA DARI INDONESIA. Artinya PERBANDINGANNYA 1 BANDING 10, SETIAP SEKIAN MILLIAR DOLAR USA INVESTASI ASING YANG MASUK KE INDONESIA AKAN DIIKUTI OLEH SEPULUH KALI LIPATNYA UANG YANG KELUAR DARI INDONESIA.


    Investasi asing bagi perekonomian riil baik terhadap negara maupun masyarakat SANGAT MERUGIKAN. FAKTA FUNDAMENTAL YANG MENDASARI INI ADALAH SEKARANG SEMAKIN MAENJAMURNYA INVESTASI ASING YANG MEMASUKI ENTITAS USAHA SEKTOR PUBLIC (PUBLIC ENTITY ECONOMIC SECTOR) SERTA SUMBER DAYA ALAM (NATURE SOURCES. Tentu dengan dikuasainya ASET- ASET PELAYANAN PUBLIK ataupun INDUSTRI YANG MENGUASI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK tersebut, maka pihak asing SANGAT DOMINAN dalam mengatur SUPPLY dan MENENTUKAN HARGA. Adalah sangat lucu kebijakan pemerintah sekarang dengan mengupayakan “SEKUAT- KUATNYA” untuk MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PARA INVESTOR LUAR NEGERI terhadap perekonomian Indonesia agar mereka menanamkan modalnya di Indonesia.

    Kenapa lucu? Karena hal ini sama saja pemerintah menaruh KEPERCAYAAN KEPADA INVESTOR LUAR NEGERI AGAR MEREKA MENGGOROK USAHA- USAHA EKONOMI MASYARAKAT SERTA MENCEKIK HAK MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK dan HAK AKAN MENDAPAT MANFAAT DARI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA. Perlu diingat bahwa PARA SESEPUH PENDAHULU KITA, PERANCANG UUD 1945, yang mana dalam salah satu pasalnya telah disiratkan bahwa sebenarnya SUMBER- SUMBER YANG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI OLEH NEGARA, DAN DIGUNAKAN SEBESAR- BESARNYA UNTUK KEMAKMURAN MASYARAKAT, bukanlah ORANG- ORANG GILA YANG KURANG KERJAAN UNTUK MEMIKIRKAN INI, saya pikir mereka sudah CUKUP ARIF UNTUK BERFIKIR SAMPAI KE ARAH ITU.



    Last edited by kiamad; 17-03-09 at 04:10 PM. Reason: Menambah data penting dan revision

  2. #2
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    187
    Rep Power
    6

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Jelas terlalu percayanya pemerintah dan para analis terhadap indikator makro ekonomi tersebut, HARUS DIGUGAT. PERTAMA karena menyebabkan negara ini LALAI DAN TIDAK WASPADA TERHADAP BAHAYA BESAR yang menimpa negara dan masyarakat Indonesia, YAITU PENGUASAAN ATAS ASET NEGARA, DAN LAMA KELAMAAN NEGARA INI BISA TERJUAL. KEDUA, kebijakan tersebut secara RIIL mencerminkan PEMBANGUNAN DILAKUKAN UNTUK PIHAK ASING dan PIHAK KONGLOMERAT YANG KEPARAT ITU, dan BUKAN untuk MASYARAKAT. KETIGA, supaya PEMERINTAH MELAKUKAN KEBIJAKAN- KEBIJAKAN PEMBANGUNAN YANG BENAR- BENAR BERMANFAAT BAGI SETIAP INDIVIDU MASYARAKAT INDONESIA, TERKHUSUS MASYARAKAT EKONOMI MENENGAH KEBAWAH (MARGINAL SOCIETY OF THE NATION).

    SOLUSI

    Untuk MENGETAHUI PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN DAN PEREKONOMIAN, seharusnya yang DIUTAMAKAN dan menjadi TARGET adalah INDIKATOR YANG LEBIH MENYENTUH BAGAIMANA GAMBARAN RIIL/ SEBENARNYA TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Saya ambil sebuah contoh kecil misalnya TERPENUHI TIDAKNYA KEBUTUHAN- KEBUTUHAN PRIMER SETIAP WARGA NEGARA. Hal ini BUKAN BERARTI MENGABAIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI SECARA AGREGAT, tetapi HANYA TIDAK MENJADIKANNYA SEBAGAI TARGET UTAMA dan ASAS PEMBANGUNAN.

    Memang untuk MENGHITUNG INDIKATOR- INDIKATOR TERSEBUT dalam kondisi sekarang cukup sulit, juga PERLU DIDEFINISIKAN STANDAR ATAS INDIKATOR TERSEBUT. Tetapi saya berpendapat bahwa PEMERINTAH dalam hal ini harus segera MENDEFINISIKAN DAN MENENTUKAN INDIKATOR TERSEBUT, agar kita mendapatkan gambaran yang jelas dan riil sehingga diharapkan kebijakan-kebijakan pemerintah tidak salah arah lagi.




    Dari tulisan copas di atas, kita bisa buktikan kondisi sekarang dlm konteks PDB Indonesia yg telah mencapai 5.000 T.

    Pd ssalah satu elemen PDB yaitu expor sebagai indikator keberhasilan Pertumbuhan Ekonomi, berikut copasnya:

    Selain itu, PDB sangat bergantung pada proyek atau industry skala besar yang dapat menghasilkan produksi skala besar, tidak berorientasi pada penyerapan tenaga kerja. Hal ini dikarenakan PDB sangat melekat hubungannya dengan kemampuan eksport sebagai mana yang diharapkan oleh lembaga-lembaga pemberi pinjaman. Sementara yang menjadi andalan negara-negara terbelakang seperti Indonesia adalah eksport bahan mentah.

    Penggunaan eksport sebagai indicator pengelolaan hutang semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai pelayan dalam hal penyediaan bahan mentah. Karena memang sebagian besar dari barang-barang eksport Indonesia masih didominasi oleh eksport bahan mentah dengan nilai tambah yang sangat rendah. Selain itu, eksport yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri dihitung sebagai ekspor Indonesia. Penggunaan indikator ini dalam kontek Indonesia jelas adalah hal yang kurang relevan, karena segera setelah bahan mentah murah, Indonesia akan menerima import produk olahan dari negara-negara maju dengan nilai tambah yang sangat besar.

    Hubungan Expor dan Investasi asing semakin jelas dlm meningkatkan PDB Indonesia, walau itu bukan berarti peningkatan kesejahteraan rakyat banyak, tapi hanya pada pihak asing penanam modal dan konglomerat2x sebagai pelaksana mega proyek tsb.

    Siapa pemilik bank2x swasta nasional yg besar? Pemilik Perusahaan Telekomunikasi? Pemilik Hypermart? Pemilik Ladang2x Minyak? Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit? Pengelola Beberapa Pelabuhan? Pemilik PDAM? dan berapa BUMN lain, yg merupakan hasil dari usaha Divestasi pemerintah beberapa waktu yg lalu.


    Salah satu pihak asing yg sangat mengincar aset2x indonesia adalah tetangga dekat kita, yaitu Singapur. Di mana dipercaya oleh sebagian orang, Singapura adalah merupakan agen israel di Asia.

    Saham2x yg telah lepas ke Singapur cukup signfikan seperti operator telekomunikasi dan perbankan swasta nasional.

    Ada cerita menarik dari Obligasi Rekap pd bank, di mana pemerintah yg telah memberikan bantuan, statusnya ternyata adalah menjadi pengutang pd bank2x tsb (seperti BCA yg sebesar 60T).

    Lucunya setelah dijual dg harga cuma 5 T kepada pihak asing, pemerintah kini mempunyai kewajiban untuk membayar bunga utang dan cicilan pokok kepada pemilik baru, di mana pemilik baru itu memang mempunyai hak Tagih kepada Pemerintah dari instrumen invesatsi Portofolio berupa Obligasi Rekap tadi..........

    Katanya itu merupakan instruksi IMF, di mana para pemimpin ekonomi kita
    banyak yg terindikasi terlibat dalam jaringan mafia berkeley.

    Dari uraian singkat di atas, maka untuk ke depannya, marilah kita untuk lebih arif dlm memilih wakil rakyat dan pemimpin pd pemilu nanti.

    Semoga mereka2x yg terpilih nanti, betul2x memperjuangkan nasib rakyat Indonesia, bukan hanya menjadi budak kepentingan asing.
    Last edited by kiamad; 17-03-09 at 04:25 PM. Reason: Penambahan Info yg masih kurang.

  3. #3
    Junior Member zzhenghe's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Hm........ earth??
    Posts
    292
    Rep Power
    7

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Dear kiamad..
    jika masalahnya seperti itu, saya yakin siapapun wakil rakyat yang menjadi pemimpin, tidak akan mampu menyelesaikan masalah..

    Tapi lucu yah, masalah Indonesia sebenarnya memiliki kesamaan dengan masalah China ketika baru pertama kali merdeka (bahkan saya rasa China lelbih parah dari Indonesia) tapi mereka akhirnya berhasil melewatinya loh..

    Setelah berperang mati matian melewati perang dunia ke dua, Hutang China telah melebihi kemampuannya dalam membayar.. Pemerintah saat itu mengeluarkan salah satu kebijakan (yang menggoncang dunia), yakni, menjadi sumber satu satunya kehidupan bagi warganya.

    Melalui kebijakannya, semua aktivitas warga dkontrol oleh pemerintah. Pekerjaan disediakan pemerintah, Pasangan disediakan pemerintah, Bahan baku, makanan, tempat tinggal, semua disediakan pemerintah. Gaji pegawai pada waktu itu adalah sebesar 200 perak (rupiah masa kini) atau sebesar 20 perak (besaran rupiah masa itu) perharinya. Mengapa dilakukan seperti ini?

    Mereka yakin, bahwa untuk dapat melunasi hutangnya tersebut, semua rakyat harus bekerja sama dan saling membantu. Oleh karena itu, 80 kesejahteraan masyarakat diambil untuk melunasi hutang negara. Tidka tanggung2, para pejabat pun ikut sengsara agar hutang itu terlunasi (ketika zhou'en lai, salah seorang pemimpin China meninggal dunia, ia meninggalkan warisan sebesar 500 ribu rupiah-- bayangkan, seorang pemimpin negara besar seperti China, namun hanya meninggalkan warisan sebesar 500 ribu rupiah.. uangnya dipakai kemana? Uangnya dipakai untuk membayar hutang rakyat..)

    saat itu adalah saat kelam bagi China. ratusan ribu orang meninggal dunia karena kelaparan. Sanitasi tidak diperhatikan, pembangunan tidak berjalan.. (bandingkan dengan Indonesia yang saat itu telah dijuluki sebagai macan asia karena pembangunannya).. Saat itu, orang orang yang kelaparan, tidak mendapat makanan, memutuskan untuk keluar dari China (walaupun orang orang China terkenal sebagai orang ber-nasionalisme tinggi dan cinta negara,namun hal ini dilakukan untuk mendapatkan sesuap nasi) untuk mencari makan di tempat lain. Pada waktu ini, terjadi gelombang besar-besaran Imigrasi dari China ke tempat lain. salah satunya yah Indonesia

    Hari ini, China telah membuktikan dirinya, bahwa mereka mampu menjauhkan hutang dari negara mereka.
    Yang saya ingin katakan, apakah bedanya China tempoe doeloe dengan Indonesia tempo kini?
    Dapatkah kita membayangkannya?

    Pemerintah berhutang sebenanrya tidaklah salah..
    setiap perusahaan, mustahil jika tidak berhutang kepada orang lain untuk memajukan usahanya. Masalahnya, kita telah terlalu terbiasa berhutang dan terlalu tidak terbiasa mengembalikan hutang.

    Walau kita miskin, tetapi kita berusaha hidup glamour..
    tidak percaya, lihat saja pemerintah ..
    mo lebih percaya, silahkan liat kawaasan jakarta selatan tempat para pejabat dan anak anaknya.
    bagaimana hutangnya bisa terbyar?

    Lalu satu masalah lagi... Pemerintah telah gagal dalam mempersatukan bangsa Indonesia yang besar ini. ditambah lagi, sempitnya pengetahuan pemerintah terhadap perekonomian.. malahan, sekarang muncul banyak partai yang sama sekali gak ngerti mengenai pereknomian (mereka cuma mengerti doa dan berdakwah)... mereka bisa bisanya berkata, pemerintah itu haruslah punya moral dan nilai akhlak yang tinggi, pengetahuan tidak dibutuhkan karena membuat manusia buta.. loh loh loh.. mas, ente mo nutup diri kah? utang bisa lunas gak neh?

    ngomnk masalah Indonesia, walau Langit jadi kertas, tidak akan cukup menulis semuanya. Tetapi secercah harapan muncul, yakni dengan begitu majunya teknologi saat ini, dengan semakin banyaknya forum forum kompas seperti ini, memungkinkan pemerintah semakinleluasa dalam menyerap aspirasi rakyatnya.
    Bukannya tidak mungkin suatu saat Indonesia akan melunasi hutangnya dan menjadi negara yang memiliki derajat di kancah dunia.
    BUKA dan Ingat SAYA
    Barangkali anda membutuhkannya. Konsultasi Mandarin GRATIS, Terjemahan,dll

  4. #4
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    187
    Rep Power
    6

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Persoalan utama dari hutang pemerintah adalah:

    Duit atau dana yg diterima sejatinya tdk dipakai untuk hal2x yg menunjang produktifitas, kemajuan dan kemakmuran bangsa.

    tapi lebih kepada membocorkan dan menyalahgunakan bantuan tsb untuk kepentingan pribadi dan golongan saja.

    tapi cilakanya, saat musti membayar bunga dan cicilan utang pemerintah itu (yg pemakaiannya tdk jelas dan tdk untuk kesejahteraan rakyat), masyarakat luaslah yg harus menanggung beban beratnya dengan cara membayar pajak sebagai wajin pajak yg terus dikejar dan digenjot pungutan pajaknya.

    mengenai senasib sepenanggungan, di mana pejabat cina mau untuk ikut merasakan penderitaan rakyatnya dengan hidup (sangat) sederhana, merupakan contoh yg amat baik.

    Tapi untuk Indonesia, rasanya masih jauh langit dari inti bumi.

    lihat saja gubernur bank BI yg gajinya mencapai 160 juta/bulan (itu sudah termasuk berbagai tunjangan dan fasilitas belum ya?), padahal dari lembaga itulah, salah satu kebangkrutan negara berasal (BLBI, Dana Obligasi Rekap dll).

  5. #5
    Junior Member zzhenghe's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    Hm........ earth??
    Posts
    292
    Rep Power
    7

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Dear kiamad,

    Istilahnya , kalo kacang sudah lepas dari kulitnya, pasti dy lupa kalau sebelumnya dy memiliki kulit yang kasar, setelah melihat dirinya yang halus itu.
    itulah mental para pejabat kita.

    kalo boleh tau, pilih apa neh taon 2009?
    BUKA dan Ingat SAYA
    Barangkali anda membutuhkannya. Konsultasi Mandarin GRATIS, Terjemahan,dll

  6. #6
    Senior Member ChinXian's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,353
    Rep Power
    10

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Msalah2 diatas ditambah dengan besarnya biaya yang harus ditanggung pemerintah untuk pemilu dan cara para caleg mempromosikan dirinya yang sangat memakan biaya. Dapat dipastikan setelah dipilih para caleg tersebut akan menggali kekayaan negara sehingga biaya yang dikeluarkan bisa kembali plus 'bunga'.
    Jadi tunggu apa lagi? pilihlah mereka sebagai wakil anda

  7. #7
    Senior Contributor Flores's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    6,972
    Rep Power
    14

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Sampai hari ini juga, untuk pil-dpr, saya bingung mau pilih siapa, lah ngga pernah kenal satu pun calon. Kami yang tinggal di negeri orang alias pengungsi kan milih calon yang dari DKI, dan saya ngga tahu siapa saja mereka.

    Kalau Pilpres nanti, yang jelas saya ngga bakal milih SBY atau Mega.



    Salam!

  8. #8
    Junior Member tukijan's Avatar
    Join Date
    Jan 2009
    Posts
    309
    Rep Power
    6

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Setengah dari ucapan politisi sudah pasti bohong,
    setengahnya lagi masih diragukan kebenaranya.

    Yang tua bikin utang yang muda yang harus membayarnya.

    wah.. bakalan golput dech

  9. #9
    Member Shannon's Avatar
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    Heaven on earth
    Posts
    810
    Rep Power
    7

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    ah...pusing bacanya...tapi yang jelas klo satu orang manusia aja harus menyelesaikan masalah yang sudah bertumpuk bertahun2 rasanya kok ya mustahil yah?apalagi dalam jangka waktu 5 thn....
    ....I'm not a perfect person but I learn to be perfect....

  10. #10
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    187
    Rep Power
    6

    Re: Berita Penting Agar Kita tdk Memilih Wakil Rakyat & Pemimpin yg Salah pd Pemilu

    Mengenai pilihan saya, saya menunggu pemimpin yg mau membahas masalah ini dan melihat misi dan visi dia dalam menangani mega utang yg membengkak ini.

    harus ada pemimpin seberani dan sekaliber sukarno hatta yg memang berniat memandirikan dan memerdekakan rakyatnya secara sungguh2x.

    Moratorium hutang dan nasionalisasi perusahaan2x yg menguasai hidup orang banyak adalah pilihan mutlak pemimpin itu atas nama bangsa indonesia ini.

    Pemimpin itu jangan takut dengan embargo dan dikucilkan dunia. Contoh nyatanya Kuba hingga sekarang tetap "JAYA" walau menghadapi embargo blok barat.

    Sedangkan indonesia punya segalanya (hasil tambang, laut, hutan, alam, sdm, dll) kenapa harus takut?

    Sesungguhnya dunia yg membutuhkan Indonesia, bukan Indonesia yg membutuhkan dunia.

    tapi meminjam istilah salah seorang anggota penulis di kompasiana, karena sekarang lagi jaman Kualikologi (kualik-walik = kebalik-balik dalam bhs jawa), maka yg benar jadi salah, yg salah jadi benar.

    begiu juga dg posisi bargain Indonesia tadi.

    dan salah satu contoh konyol ilmu kualikologi yg paling nyata adalah Dana Obligasi Rekap (yg juga sudah saya tulis di Thread).

    Pemerintah yg membantu, ko' bisa-bisanya pemerintah yg dianggap berhutang? Uaneh tenan jaman saiki.............

    Sepertinya Prabowo yg berrpihak pada para petani, coba kita berikan kesempatan, apakah dia cukup berani seperti bung Karno yg memerdekakan rkayat Indonesia dari penjajah Belanda, kini Prabowo harus berani memerdekakan rakyat dari hutang.

    Apalagi dipercaya banyak orang, sebagian besar utang itu adalah hutang najis. Di mana hutang luar negeri tsb, sejak didonorkan sudah 30% bocornya, oleh negara pendonornya sendiri.

    bagaimana caranya.

    Terutama pinjaman yg berupa pembangunan proyek. Misal proyek petrokimia (chandra Asri?)

    Pertama nilai proyek digelembungkan, lalu biaya tenaga ahli, gaji supervisi dan bahan serta teknologi harus menggunakan jasa dan produk dari negara pendonor tsb. Dan pastinya, dengan mengenakan biaya yg amat mahal sekali untuk ongkos2x dari setiap pos-pos pengeluaran buat mereka itu.

    Setelah jadi pun, biasanya mereka jugalah yg memanfaatkan keuntungan dari hasil produksi proyek pinjaman itu.

    Di mana Produk petrokimia tadi memang diperlukan sebagai bahan baku untuk menyuplai kebutuhan industri mereka, tapi mereka pula-lah yg menentukan harga dg serendah mungkin.

    sedangkan kemaslahatan untuk rakyat banyak relatif sedikit (cuma sebagai buruh misalnya).

    tapi beban bunga utang dan cicilan pokok dari pinjaman yg telah digelembungkan harganya itu, rakyat yg harus menanggung untuk keuntungan pihak asing itu.

    Keuntungan itu adalah dari (misal), Pihak asing di atas kontrak mengeluarkan dana pinjaman 1 T, tapi ongkos dan nilai proyek yg didanai oleh mereka itu sebenarnya hanya 600 M, maka dia sudah medapat margin 400 M.

    Belum lagi kalau menghitung sebagian besar ongkos itu kembali ke kantungnya melalui jasa dan produk mereka sendiri yg mereka pakai.

    Kenapa pejabat kita diam saja, sederhana saja, karena mereka juga sudah mendapat cipratan dana sekian persen.....

    ah jadi gak habis-habis kayaknya kalo' membicarakan borok utang ln indonesia, nanti deh disambung lagi.
    Last edited by kiamad; 18-03-09 at 10:59 AM.

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO