Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 20

Thread: Indikator Miskin


  1. #1
    Junior Member blessDo's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    126
    Rep Power
    0

    Indikator Miskin

    Kalau kita ingat, tahun yang lalu sempat mencuat pertikain di media antara pemerintah dengan Wiranto. Wiranto menggunakan kriteria orang miskin yang dikeluarkan oleh bank dunia yang mengatakan bahwa orang miskin adalah orang yang berpenghasilan di bawah $2 per hari. Itu bisa berarti hampir sekitar 100 juta rakyat indonesia miskin.

    Sedangkan BPS telah menetapkan 14 (empat belas) kriteria keluarga miskin, seperti yang telah disosialisasikan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika (2005), rumah tangga yang memiliki ciri rumah tangga miskin, yaitu:
    1. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 m2 per orang
    2. Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan.
    3. Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari babmu/rumbia/kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester.
    4. Tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama-sama dengan rumah tangga lain.
    5. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik.
    6. Sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan.
    7. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah.
    8. Hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu.
    9. Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun.
    10. Hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari.
    11. Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/poliklinik.
    12. Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 0,5 ha,buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan di bawah Rp. 600.000 per bulan.
    13. Pendidikan tertinggi kepala kepala rumah tangga: tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD.
    14. Tidak memiliki tabungan/barang yang mudah dijual dengan nilai Rp. 500.000, seperti: sepeda motor (kredit/non kredit), emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.

    Menurut teman-teman bagaimana dilapangan?
    Pecinta Kebenaran

  2. #2
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    197
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Yang benar ya pakai standar bank dunia dong supaya aturannya jelas. Bangsa kita memang aneh, ketika survey asing menempatkan indeks korupsi Indonesia semakin menurun (baik) bukan main gembiranya pemerintah dan ini (bisa dibenarkan) diklaim sebagai keberhasilan.
    Akan tetapi ketika bank dunia menganggap bahwa siapa saja yg berpenghasilan kurang dari 2 dollar perhari dianggap miskin maka dengan segala jurus pemerintah membantahnya dengan bikin standar sendiri yang lucu dan tdk masuk akal.

  3. #3
    Member
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    674
    Rep Power
    6

    Re: Indikator Miskin

    Itu indikator miskin harta..
    Lebih parah kalau miskin mental atau hati. Gak mau usaha, gak ngerti perjuangan, gak mau denger nasehat kemajuan, gampang menyerah kalau ada cobaan, sedikit2 ngadu, protes.....
    harta bisa diusahakan. Gampang. Tapi mental miskin, susah ngobatinnya.
    Hidup Adalah Perjuangan Tanpa Henti-henti....

  4. #4
    Junior Member blessDo's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    126
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by Gharib View Post
    Itu indikator miskin harta..
    Lebih parah kalau miskin mental atau hati. Gak mau usaha, gak ngerti perjuangan, gak mau denger nasehat kemajuan, gampang menyerah kalau ada cobaan, sedikit2 ngadu, protes.....
    harta bisa diusahakan. Gampang. Tapi mental miskin, susah ngobatinnya.
    Problem karakter memang lebih parah.
    Tapi apa Gharib melihat bangsa ini sudah "separah" itu?
    Pecinta Kebenaran

  5. #5
    Junior Member blessDo's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Indonesia
    Posts
    126
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by Jose View Post
    Yang benar ya pakai standar bank dunia dong supaya aturannya jelas. Bangsa kita memang aneh, ketika survey asing menempatkan indeks korupsi Indonesia semakin menurun (baik) bukan main gembiranya pemerintah dan ini (bisa dibenarkan) diklaim sebagai keberhasilan.
    Akan tetapi ketika bank dunia menganggap bahwa siapa saja yg berpenghasilan kurang dari 2 dollar perhari dianggap miskin maka dengan segala jurus pemerintah membantahnya dengan bikin standar sendiri yang lucu dan tdk masuk akal.
    Pada dasarnya saya setuju pendapat Jose, tapi ada juga penpata yang mengatakan bahwa, standar yang diterbitkan Bank Dunia memang disengaja untuk tetap menempatkan negara-negara berkembang seperti Indonesia tergantung kepada Banj Dunia yang didanai negara-negara maju.

    Jadi pakai yang mana nih?
    Pecinta Kebenaran

  6. #6
    Newbie
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    3
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by blessDo View Post
    Pada dasarnya saya setuju pendapat Jose, tapi ada juga penpata yang mengatakan bahwa, standar yang diterbitkan Bank Dunia memang disengaja untuk tetap menempatkan negara-negara berkembang seperti Indonesia tergantung kepada Banj Dunia yang didanai negara-negara maju.

    Jadi pakai yang mana nih?

    kita perlu liat perbandingan standar yg dipake masing2 pihak. semua pembuat standar mengklaim masing2 bikin standar objektif yg sesuai dgn metodologi. metodologi itu sekaligus dijalankan buat sensus, ato sampling dsb.
    nah, yg dibikin rame itu kan hasilnya. sby pk standar BPS blg kalo jumlah org miskin sekian persen, wiranto blg lbh byk krn dia pk standar world bank. nah, biarin aja mrk berdebat, kita liat aja apa yg sbnrnya terjadi. org miskin itu ms ada, entah tambah sedikit ato tambah byk...tetep aja ada org susah.

    poinnya, angka statistik itu selama ini dipake buat jualan politik. pakai manapun kalo ga ditangani bener, org susah tetep ms banyak kita temuin d sekitar kita

  7. #7
    Member
    Join Date
    Apr 2009
    Posts
    674
    Rep Power
    6

    Wink Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by blessDo View Post
    Problem karakter memang lebih parah.
    Tapi apa Gharib melihat bangsa ini sudah "separah" itu?
    ya gak tau banyak atawa sedikit. Tapi yang gw temukan banyak orang yang takut miskin harta sehingga cari jalan pntas untuk mendapatkannya. Dan standar "kaya" menurut mereka itu bersifat "maximal" bukan "minimal".
    Contohnya: harus punya HP, harus punya motor, harus pake baju kayak arts A, .....
    padahl kan, utamanya sandang, pangan, papan (kpan2). Bisa makan aja udah bersyukur. Ada sedikit buat beli pakaian pantas (wajar).
    jadi kembali ke mental.
    Hidup Adalah Perjuangan Tanpa Henti-henti....

  8. #8
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    197
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by blessDo View Post
    Pada dasarnya saya setuju pendapat Jose, tapi ada juga penpata yang mengatakan bahwa, standar yang diterbitkan Bank Dunia memang disengaja untuk tetap menempatkan negara-negara berkembang seperti Indonesia tergantung kepada Banj Dunia yang didanai negara-negara maju.

    Jadi pakai yang mana nih?
    Jadi sebenarnya mau tergantung dengan WB atau tdk terletak pada pemimpinnya, sialnya selama ini APBN sengaja dibuat defisit oleh pemerintah supaya bisa berutang lagi. Zaman SBY utang Indonesia mencapai rekor tertinggi, jadi setiap bayi yang baru lahir menanggung hutang 11.8 juta.

  9. #9
    Contributor klimis's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,856
    Rep Power
    8

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by Jose View Post
    Yang benar ya pakai standar bank dunia dong supaya aturannya jelas. Bangsa kita memang aneh, ketika survey asing menempatkan indeks korupsi Indonesia semakin menurun (baik) bukan main gembiranya pemerintah dan ini (bisa dibenarkan) diklaim sebagai keberhasilan.
    Akan tetapi ketika bank dunia menganggap bahwa siapa saja yg berpenghasilan kurang dari 2 dollar perhari dianggap miskin maka dengan segala jurus pemerintah membantahnya dengan bikin standar sendiri yang lucu dan tdk masuk akal.
    ya tahun 2004 , tak satupun koruptor yg ditindak ....ingat?
    sekarang hampir tiap hari ada yg ditangkap dan adili .... paham?

    dan diantara yg belumm diadili tapi sdg ditelusuri adalah dari partai yg berkuasa di tahun 2002-2004

    data statistik hutang LN dizaman itu tercatat paling tinggi , yg sekarang sdh berkurang tinggal 33%nya saja
    padahal bencana dan krisis dunia melanda di era ini

    salam SBY
    mau marah silahkan, asal jangan koputuskan cintamu

  10. #10
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2009
    Posts
    197
    Rep Power
    0

    Re: Indikator Miskin

    Quote Originally Posted by klimis View Post
    ya tahun 2004 , tak satupun koruptor yg ditindak ....ingat?
    sekarang hampir tiap hari ada yg ditangkap dan adili .... paham?

    dan diantara yg belumm diadili tapi sdg ditelusuri adalah dari partai yg berkuasa di tahun 2002-2004

    data statistik hutang LN dizaman itu tercatat paling tinggi , yg sekarang sdh berkurang tinggal 33%nya saja
    padahal bencana dan krisis dunia melanda di era ini

    salam SBY
    Hutang kita sekarang ini terbesar dalam sejarah, tahun kemarin U$ 86 milliar + U$ 14,5 milliar dari Jepang kemarin dan terakhir dari WB sebesar U$ 5 milliar (2009).
    Tapi rasio hutang terhadap GDP turun.

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0