Pada masa menjelang pemilu seperti sekarang ini jadi sulit membedakan kapan seseorang berperan sebagai pejabat negera dan kapan sebagai tokoh partai. Seperti yang dilakukan JK kali ini, sebagai wapres, sebagai bakal calon presiden, atau sebagai Ketua Umum Golkar, jadi campur aduk. Padahal secara faktual dia masih jadi wapres, di lain pihak lebih ngurusin partai dan kampanye sebagai balonpres, walaupun belum waktunya kampanye.
Terus ketika dia keliling daerah untuk "kampanye" bersama Wiranto dan para tokoh Golkar, dimanakah wapres kita..??
Jusuf Kalla Dapat Sangu Buku "Pamong Mengabdi Desa"
http://nasional.kompas.com/read/xml/....Mengabdi.Desa
Rabu, 13 Mei 2009 | 20:41 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Aloysius Budi Kurniawan
SURABAYA, KOMPAS.com — Di sela-sela kunjungan sehari sebagai Wakil Presiden ke Jawa Timur, Rabu (13/5), Jusuf Kalla menyempatkan diri mengunjungi tokoh senior Madura, M Noer, di kediamannya Jalan Anwari Nomor 11, Surabaya. Kalla tak hanya dapat pesan untuk tetap menjaga kesehatan dan memerhatikan rakyat, tetapi juga mendapatkan bekal buku pemberian M Noer.
Jusuf Kalla berkunjung ke kediaman M Noer di Jalan Anwari Nomor 11, Surabaya, Rabu (13/5), sekitar pukul 09.15. Kalla ditemani beberapa tokoh Partai Golkar seperti Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sumarsono.
Di ruang tamu, Kalla dan M Noer berbincang-bincang selama kurang lebih 45 menit. Meski tak sepenuhnya tertutup, pertemuan tersebut berlangsung sangat pribadi dan hanya diikuti beberapa anggota rombongan wapres dan keluarga M Noer. Saat menerima Kalla, M Noer memberikan sebuah buku biografi tentang dirinya yang berjudul Pamong Mengabdi Desa.
Seusai pertemuan, M Noer yang merupakan mantan gubernur Jawa Timur tersebut tak bersedia berpendapat apa pun terkait pencalonan Kalla sebagai presiden RI peridoe 2009-2014. Itu termasuk ketika ditanya apakah akan mendukung pencalonan Jusuf Kalla yang berpasangan dengan Wiranto (JK-Win).
"Walaupun itu ada dalam pikiran, tetapi tidak akan saya ungkapkan. Saya tak membeda-bedakan siapa pun yang datang ke rumah saya karena mereka anggota bangsa Indonesia. Saya menghormati siapa pun yang melaksanakan tugasnya untuk kesejahteraan," tutur M Noer.






LinkBack URL
About LinkBacks





Reply With Quote





Bookmarks