
Originally Posted by
Gharib
Dibalik kritikan terhadap manuver PKS.......
Sesungguhnya PKSlah, bintang dalam koalisi ini..........
1. Seorang sahabat, akan menyingkirkan rasa "teganya" ketika ia harus menegur kesalahan sahabat lainnya. Kendatipun secara "cara" agak kurang berkenan. Persahabatan menumbuhkan empati, maka kesalahan sesama, bukanlah "kesalahan". Ada teguran, ada kritikan, karena sayang, karena peduli.
PKS bersama yang lainnya, karena sayang dengan Demokrat, peduli dengan sahabat, terus bergerak, berdebat, "bertengkar", demi kemenangan SBY, kemenangan bersama, menuju tujuan yang sama, kekuasaan utuk kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.
2. Orang yang cerdas, tidak pernah diam. Selalu bergerak, berfikir, terkadang senggol sana-sini. Tetapi ujung dari aktivitasnya, kelegaan dan kepuasan. PKS. senggol sana-sini, tanda orang cerdas, tidak mau "ikut2an" iya atau tidak. Harus berdasar, beralasan dan tentu bisa dipertanggungjawabkan.
3. Kritikan itu diibaratkan melempar batu bata ke arah musuh. Semakin banyak batu-bata2 yang dilempar, semakin senang si musuh karena bisa membangun sebuah rumah dengan batu-bata gratis...... kerugian buat si pengkritik.....
PKS, akan semakin maju dengan "batu-bata" kiriman. Dan tentu semakin kuat karena "diajari" oleh rivalnya perhal kelemahannya.
Tahukah anda, kontrak politik Demokrat dkk disusun oleh PKS?
Bookmarks