Waduh...keluar deh jurus pamungkas,'pokoknya'...
Kalo gitu caranya, umat HKBP Depok pun juga bisa membalas dengan mengatakan "Pokoknya kami mau IMB gereja kami dikembalikan..!!"..
Ngomong^, kenapa sih 'warga' merasa ketenangannya terganggu oleh kehadiran gereja HKBP di lingkungan mereka..?? (itu pun kalo mereka benar^ warga disana)..
Btw, tolong jgn pake kata 'pokoknya' lagi ya...menurut saya penggunaan kata 'pokoknya' adalah cerminan keputusasaan seseorang yang sudah gak bisa memberikan argumen yang kuat dalam sebuah debat..
Maaf kalo oot, salam..
"The very essence of romance is uncertainty." (O.W.)
Last edited by Mogul; 06-07-09 at 01:56 PM.
tak gendong....kemana-mana....
pokoknya tutup rumah ibadah yang mengganggu ketertiban...!!!
saya sebagai rakyat terganggu dengan suara keras dari
pengeras suara pada jam jam tertentu.
bahkan saya terbangun dari tidur saya ketika hari masih gelap.
tutuuuupppp.....!!!!!
" sudahlah, mundur saja....jangan bebal"
modnote:
terima kasih atas diskusinya.. diskusi di thread ini tidak bisa dilanjutkan lagi karena forum kompas bukan tempat yang tepat membahas hal2 yang seperti ini berikut dengan variasi diskusinya.
thx.
![]()
argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.
Bookmarks