Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 17
Like Tree2Likes

Thread: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas


  1. #1
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    172
    Rep Power
    0

    Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Para orang tua di Bali, terbiasa membiarkan anak-anaknya menikmati seks bebas meskipun belum ada ikatan pernikahan. Ada anggapan, jika pelaku seks bebas bisa dan mau bertanggungjawab, para orang tua di Bali tidak mempermasalahkan hubungan seks di luar nikah itu.

    Fakta itu diungkapkan sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Evy Clara kepada itoday (07/12) menanggapi terungkapnya arisan seks di kalangan pelajar Situbondo, Jawa Timur.

    "Soal seks bebas, tak hanya di Situbondo, di Bali lebih parah. Orang tua di Bali membiarkan anaknya pacaran hingga menginap, padahal belum ada ikatan pernikahan. Saya pernah tanya ke orang tuanya, jawabannya, itu biasa yang penting bertanggungjawab. Jika tidak mau bertanggungjawab dosa," ungkap Evy Clara.

    Evy menegaskan perilaku seks bebas di kalangan pelajar sudah umum terjadi di Bali. "Seorang dosen di UNJ, yang baru pindah dari Singaraja, Bali, pernah saya tanya, mengapa sudah 20 tahun di Bali memaksa pindah ke Jakarta. Dia jawab, khawatir dengan masa depan anak perempuannya. Ia takut perilaku seks bebas di Bali," ungkap Evy.

    Terkait fenomena arisan seks pelajar di Situbondo, Evy menegaskan bahwa, testemoni seorang PSK di Sutobondo itu perlu ditelusuri kebenarannya. "Itu harus diusut, benar atau tidak. Jangan-jangan hanya pengakuan sepihak PSK. Karena perbuatan segelintir pelajar, akhirnya ada anggapan bahwa arisan seks pelajar marak di Situbondo," kata Evy.

    Sebagai solusi atas perilaku seks bebas, Evy menyarankan agar para orang tua dan kalangan pendidik menekankan tentang bahaya perzinahan. "Di sekolah perlu disisipkan pesan bahaya perilaku menyimpang dalam pelajaran psikologi ataupun agama," kata Evy.

    Tak hanya itu, Evy juga meminta para orang tua instropeksi diri, bahwa seks bebas pelajar menjadi bukti para orang tua sudah kecolongan. "Menurut saya ini salah keluarga. Berarti kita kecolongan, anak-anak kita kecolongan adanya faham seks bebas. Itu terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan tentang efek seks bebas. Sosialisasi di keluarga kurang, ini tanggung jawab keluarga," pungkas Evy.


    SUMBER

  2. #2
    Junior Member zenie's Avatar
    Join Date
    Dec 2011
    Posts
    434
    Rep Power
    6

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Quote Originally Posted by tirulec View Post
    Para orang tua di Bali, terbiasa membiarkan anak-anaknya menikmati seks bebas meskipun belum ada ikatan pernikahan. Ada anggapan, jika pelaku seks bebas bisa dan mau bertanggungjawab, para orang tua di Bali tidak mempermasalahkan hubungan seks di luar nikah itu.

    Fakta itu diungkapkan sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Evy Clara kepada itoday (07/12) menanggapi terungkapnya arisan seks di kalangan pelajar Situbondo, Jawa Timur.

    "Soal seks bebas, tak hanya di Situbondo, di Bali lebih parah. Orang tua di Bali membiarkan anaknya pacaran hingga menginap, padahal belum ada ikatan pernikahan. Saya pernah tanya ke orang tuanya, jawabannya, itu biasa yang penting bertanggungjawab. Jika tidak mau bertanggungjawab dosa," ungkap Evy Clara.

    Evy menegaskan perilaku seks bebas di kalangan pelajar sudah umum terjadi di Bali. "Seorang dosen di UNJ, yang baru pindah dari Singaraja, Bali, pernah saya tanya, mengapa sudah 20 tahun di Bali memaksa pindah ke Jakarta. Dia jawab, khawatir dengan masa depan anak perempuannya. Ia takut perilaku seks bebas di Bali," ungkap Evy.

    Terkait fenomena arisan seks pelajar di Situbondo, Evy menegaskan bahwa, testemoni seorang PSK di Sutobondo itu perlu ditelusuri kebenarannya. "Itu harus diusut, benar atau tidak. Jangan-jangan hanya pengakuan sepihak PSK. Karena perbuatan segelintir pelajar, akhirnya ada anggapan bahwa arisan seks pelajar marak di Situbondo," kata Evy.

    Sebagai solusi atas perilaku seks bebas, Evy menyarankan agar para orang tua dan kalangan pendidik menekankan tentang bahaya perzinahan. "Di sekolah perlu disisipkan pesan bahaya perilaku menyimpang dalam pelajaran psikologi ataupun agama," kata Evy.

    Tak hanya itu, Evy juga meminta para orang tua instropeksi diri, bahwa seks bebas pelajar menjadi bukti para orang tua sudah kecolongan. "Menurut saya ini salah keluarga. Berarti kita kecolongan, anak-anak kita kecolongan adanya faham seks bebas. Itu terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan tentang efek seks bebas. Sosialisasi di keluarga kurang, ini tanggung jawab keluarga," pungkas Evy.


    SUMBER
    Oalah ini sosiolog yang tidak pernah belajar statistik..
    Baru lihat satu kasus, langsung main generalisasi saja..

    Saya juga bisa sih main kayak gitu..

    "Di Jawa, orang tua membiarkan anaknya membunuh orang lain atas nama Tuhannya..
    Saya sering lihat anak-anak di Jawa dilepas begitu saja sama orang tuanya ke 'perkumpulan agama' tanpa adanya kontrol sama sekali terkait doktrin agama yang diterima si anak. Akibatnya banyak yang salah memahami agama sehingga menjadi anarkis dan haus darah golongan lain. Jadi saya beranggapan klo orang tua di Jawa, membiarkan anak nya membunuh orang lain atas nama Tuhannya"

    Gampang kan berpikiran seperti orang bodoh dan sempit wawasan?
    zen11 and myosh like this.
    The Heart of Mathematics is Its Problems (Paul Halmos)

  3. #3
    Senior Contributor
    Join Date
    Dec 2010
    Posts
    7,427
    Rep Power
    0

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    wah ini contoh yang tidak baik banget ini ya gan
    jangan sampai di tiru ini norma yang kutang baik

  4. #4
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    172
    Rep Power
    0

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Di bali kayaknya gitu gan? mohon infonya dong, ini khan pendapat sosiolog?

  5. #5
    Senior Member bukanTuhan's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Location
    near
    Posts
    2,185
    Rep Power
    9

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Nah ini nih contoh sosiolog geblek. Kalau dianalogikan begini : gak apa-apa maling cuma sejuta, itu koruptor lebih parah maling semiliar.

    Bukannya memperbaiki diri malah menjelek-jelekkan daerah lain.

    Memang harusnya jangan menggeneralisasikan sebuah kasus. Itu haram hukumnya untuk seorang akademisi kecuali sudah dibuktikan dengan penelitian yang mendalam. Kalau itu hasil dari sebuah penelitian bukan pengamatan, memang Bali dan juga daerah lainnya patut waspada.
    Salam buat semuanya...

  6. #6
    Junior Member
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    172
    Rep Power
    0

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Ini sih provokatorrrr....sosiolog ngak tahu diri

  7. #7
    Senior Contributor ntarluq's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    8,521
    Rep Power
    0

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Quote Originally Posted by tirulec View Post
    Para orang tua di Bali, terbiasa membiarkan anak-anaknya menikmati seks bebas meskipun belum ada ikatan pernikahan. Ada anggapan, jika pelaku seks bebas bisa dan mau bertanggungjawab, para orang tua di Bali tidak mempermasalahkan hubungan seks di luar nikah itu.

    Fakta itu diungkapkan sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Evy Clara kepada itoday (07/12) menanggapi terungkapnya arisan seks di kalangan pelajar Situbondo, Jawa Timur.

    "Soal seks bebas, tak hanya di Situbondo, di Bali lebih parah. Orang tua di Bali membiarkan anaknya pacaran hingga menginap, padahal belum ada ikatan pernikahan. Saya pernah tanya ke orang tuanya, jawabannya, itu biasa yang penting bertanggungjawab. Jika tidak mau bertanggungjawab dosa," ungkap Evy Clara.

    Evy menegaskan perilaku seks bebas di kalangan pelajar sudah umum terjadi di Bali. "Seorang dosen di UNJ, yang baru pindah dari Singaraja, Bali, pernah saya tanya, mengapa sudah 20 tahun di Bali memaksa pindah ke Jakarta. Dia jawab, khawatir dengan masa depan anak perempuannya. Ia takut perilaku seks bebas di Bali," ungkap Evy.

    Terkait fenomena arisan seks pelajar di Situbondo, Evy menegaskan bahwa, testemoni seorang PSK di Sutobondo itu perlu ditelusuri kebenarannya. "Itu harus diusut, benar atau tidak. Jangan-jangan hanya pengakuan sepihak PSK. Karena perbuatan segelintir pelajar, akhirnya ada anggapan bahwa arisan seks pelajar marak di Situbondo," kata Evy.

    Sebagai solusi atas perilaku seks bebas, Evy menyarankan agar para orang tua dan kalangan pendidik menekankan tentang bahaya perzinahan. "Di sekolah perlu disisipkan pesan bahaya perilaku menyimpang dalam pelajaran psikologi ataupun agama," kata Evy.

    Tak hanya itu, Evy juga meminta para orang tua instropeksi diri, bahwa seks bebas pelajar menjadi bukti para orang tua sudah kecolongan. "Menurut saya ini salah keluarga. Berarti kita kecolongan, anak-anak kita kecolongan adanya faham seks bebas. Itu terjadi salah satunya karena kurangnya pengetahuan tentang efek seks bebas. Sosialisasi di keluarga kurang, ini tanggung jawab keluarga," pungkas Evy.


    SUMBER
    analisa diatas saya rasa mengandung kebenaran , kerna ada ortu yg kawatir pada anak gadisnya jika tinggal di bali , lalu ngotot pindah ke jkt ...

    Quote Originally Posted by zenie View Post
    Oalah ini sosiolog yang tidak pernah belajar statistik..
    Baru lihat satu kasus, langsung main generalisasi saja..


    Saya juga bisa sih main kayak gitu..


    "Di Jawa, orang tua membiarkan anaknya membunuh orang lain atas nama Tuhannya..
    Saya sering lihat anak-anak di Jawa dilepas begitu saja sama orang tuanya ke 'perkumpulan agama' tanpa adanya kontrol sama sekali terkait doktrin agama yang diterima si anak. Akibatnya banyak yang salah memahami agama sehingga menjadi anarkis dan haus darah golongan lain. Jadi saya beranggapan klo orang tua di Jawa, membiarkan anak nya membunuh orang lain atas nama Tuhannya"


    Gampang kan berpikiran seperti orang bodoh dan sempit wawasan?
    sy pikir ini hanya reaksi kekanakan thdp ulasan TS ....
    nggak perlu repotlah ...
    Last edited by ntarluq; 16-12-12 at 12:04 PM.
    1+1+1=1 (?) TAU SAMA TAU AJA ....

  8. #8
    Junior Member zenie's Avatar
    Join Date
    Dec 2011
    Posts
    434
    Rep Power
    6

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Quote Originally Posted by ntarluq View Post
    analisa diatas saya rasa mengandung kebenaran , kerna ada ortu yg kawatir pada anak gadisnya jika tinggal di bali , lalu ngotot pindah ke jkt ...

    sy pikir ini hanya reaksi kekanakan thdp ulasan TS ....
    nggak perlu repotlah ...
    Memang ada kasus seperti itu, tapi yang jadi masalah adalah kita tidak bisa menggeneralisasi sifat sebuah masyarakat dari 1 atau 2 buah kasus saja..
    Seperti yang diungkapkan di sini

    Quote Originally Posted by tirulec
    "Soal seks bebas, tak hanya di Situbondo, di Bali lebih parah. Orang tua di Bali membiarkan anaknya pacaran hingga menginap, padahal belum ada ikatan pernikahan. Saya pernah tanya ke orang tuanya, jawabannya, itu biasa yang penting bertanggungjawab. Jika tidak mau bertanggungjawab dosa," ungkap Evy Clara.

    Evy menegaskan perilaku seks bebas di kalangan pelajar sudah umum terjadi di Bali. "Seorang dosen di UNJ, yang baru pindah dari Singaraja, Bali, pernah saya tanya, mengapa sudah 20 tahun di Bali memaksa pindah ke Jakarta. Dia jawab, khawatir dengan masa depan anak perempuannya. Ia takut perilaku seks bebas di Bali," ungkap Evy.
    Klo kita setuju dengan cara menarik kesimpulan dosen itu, harusnya kita juga setuju klo agama I adalah agama teroris yang menghalalkan darah orang kafir..
    Karena ada kasus penganut agama I yang didoktrin seperti itu..

    Ini yang Anda mau?
    The Heart of Mathematics is Its Problems (Paul Halmos)

  9. #9
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,986
    Rep Power
    22

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    Quote Originally Posted by hktoyshop View Post
    wah ini contoh yang tidak baik banget ini ya gan
    jangan sampai di tiru ini norma yang kutang baik
    yihaaaaah...apa itu.. ?
    ---*" Jangan sampai di tiru ini norma kutang baik"

    Ada norma kutang???:P
    Norma dodol garut kalii yee ???

  10. #10
    Senior Member BincgWnita's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    1,517
    Rep Power
    4

    Re: Di Bali, Orang Tua Biarkan Anaknya Nikmati Seks Bebas

    iya agak ndak percaya juga....

    Quote Originally Posted by tirulec View Post
    Di bali kayaknya gitu gan? mohon infonya dong, ini khan pendapat sosiolog?

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO