Page 1 of 17 1234567891011 ... LastLast
Results 1 to 10 of 167

Thread: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

  1. #1
    Senior Member hobibaca's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    nomaden
    Posts
    1,053
    Rep Power
    7

    Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur


    Oleh: Saidiman

    ADA yang menarik dari konferensi tahunan ketujuh yang diadakan oleh Globalization for the Common Good, From the Middle East to Asia Facific: Arc of Conflict or Dialogue of Cultures and Religions?, 30 Juni – 3 Juli 2008, di Melbourne, Australia. Para peserta dan pembicara yang berasal dari universitas- universitas terkemuka pelbagai Negara ini hampir selalu menyebut nama mantan presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebagai contoh ideal pemuka agama tradisional yang begitu gigih memperjuangkan semangat toleransi dan perdamaian.



    Prof. Muddathir Abdel-Rahim (International Institute of Islamic Thought and Civilization, Malaysia) menunjuk Gus Dur sebagai sosok yang berhasil membalik prasangka banyak kalangan tentang wajah Islam yang cenderung dipersepsi tidak ramah terhadap isu-isu toleransi dan perdamaian.

    Prof. Abdullah Saeed (The University of Melbourne) juga mengakui posisi penting Gus Dur dalam upaya kontekstualisasi nilai-nilai universal al-Qur’an. Dr. Natalie Mobini Kesheh (Australian Baha’i Community) mengatakan bahwa satu-satunya pemimpin Islam dunia yang begitu akomodatif terhadap komunitas Baha’i adalah Gus Dur.

    Prof. James Haire (Charles Stuart University, New South Wales) berkali-kali memberi pujian kepada Gus Dur yang ia nilai paling gigih dalam memberi perlindungan terhadap kelompok minoritas. Sementara Dr. Larry Marshal (La Trobe University, Australia) menyebut Gus Dur sebagai pemikir cemerlang yang memiliki pandangan luas.


    Marshal bahkan sangsi Indonesia bisa melahirkan pemikir-aktivis seperti Gus Dur dalam jangka waktu seratus tahun ke depan. Apresiasi dan pujian dari masyarakat intelektual dunia ini bukan sekali ini saja. Gus Dur kerapkali menerima sejumlah penghargaan dari banyak lembaga internasional yang bersimpati terhadap perjuangannya selama ini.


    Apresiasi semacam itu justru agak berbeda dengan situasi mutakhir di Indonesia. Belakangan ini Gus Dur tampak sedang berada pada fase-fase yang cukup sulit. Setelah tersingkir dari jabatan struktural Nahdlatul Ulama (NU), diganti oleh bekas loyalisnya, Hasyim Muzadi, kini Gus Dur harus menghadapi tekanan politik dari kemenakannya, Muhaimin Iskandar, di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


    Musuh-musuh ideologisnya bahkan secara terang-terangan berani memperolok-olok mantan presiden ini di depan publik. Pada sebuah acara talk show di sebuah stasiun televisi, Rizieq Shihab menyebut Gus Dur “buta mata, buta hati.” Olok-olok dan penghinaan ini kemudian diikuti oleh pengikut-pengikut Rizieq di pelbagai daerah yang tanpa sungkan membawa poster olok-olok tersebut ke jalan-jalan.


    Gus Dur tidak hanya menuai tantangan dari musuh-musuh politik dan ideologisnya. Madina, sebuah majalah yang dikenal moderat dan kerapkali menampilkan gagasan-gagasan pembaruan Islam, tidak menyebut namanya dalam daftar 25 tokoh Islam damai di Indonesia. Gus Dur tersingkir dari nama-nama beken seperti Arifin Ilham, atau Helfy Tiana Rosa. Bahkan di kalangan kelompok moderat Indonesia sekalipun, Gus Dur tak jarang terabaikan.


    Meski begitu, apa yang terjadi pada konferensi Melbourne dan forum-forum internasional lain bukan sekedar apresiasi dan pujian, melainkan harapan. Gus Dur dianggap sebagai harapan bagi masa depan perdamaian di Indonesia dan dunia Islam pada umumnya. Melalui aktivitas pembelaan terhadap kelompok pinggiran, Gus Dur telah memberi bukti bahwa Islam juga punya semangat toleransi dan perdamaian, bahkan dalam bentuk yang paling tradisional sekalipun.


    Posisi Gus Dur sebagai politisi dan pejuang HAM sekaligus adalah sesuatu yang memang langka. Dan kemampuannya melakukan pembedaan secara jernih mengenai posisinya itu adalah sesuatu yang mengagumkan. Perjuangannya untuk tetap membela hak-hak minoritas tak pernah surut kendati tampak tidak menguntungkan secara politik. Ketika kebanyakan politisi angkat tangan dan bungkam terhadap kasus minoritas Ahmadiyah, Gus Dur justru tampil di garda depan sebagai pembela hak-haknya. Bagi Gus Dur, adalah hak pengikut Ahmadiyah untuk hidup sebagaimana rakyat Indonesia pada umumnya. Jaminannya adalah Konstitusi.

    Perkataan Gus Dur dalam sebuah konferensi pers mungkin akan sulit dilupakan para pejuang HAM dan demokrasi: “Selama saya masih hidup, saya akan tetap membela keberadaan Jemaat Ahmadiyah, karena itu sesuai dengan amanat Konstitusi.” Bagi Gus Dur, hak hidup semua orang dengan latar belakang primordial apapun adalah harga mati.


    Barangkali memang Gus Dur tidak sedang berada pada waktu dan tempat yang tepat. Aktivitas dan pemikirannya terlalu jauh meninggalkan zamannya. Hanya masyarakat maju dan tercerahkan yang bisa mengapresiasi perjuangannya. Ketika Gus Dur berjibaku dengan isu-isu perdamaian bagi negeri tercinta, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap gagasan-gagasannya justru melemah. Dalam pelbagai survey opini public, suara Gus Dur malah anjlok ke titik terendah. Jika di dalam negeri Gus Dur dicaci dan direndahkan, untuk masyarakat internasional pecinta perdamaian, Gus Dur adalah pemimpin.

  2. #2
    Senior Contributor ~mamamia~'s Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    in my cozy home (:
    Posts
    5,043
    Rep Power
    14

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Thanks for sharing... dari dulu saya sangat mengagumi beliau.


    "Character is not formed, nor are rewards earned in the absence of options"
    ~ Bill Johnson ~

  3. #3
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Waduh.... dapat penghargaan semacam itu tidakkah akan membuat Gus Dur makin dimusuhi sebagian orang?

  4. #4
    Member
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    33
    Rep Power
    0

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Setuju sekali, tapi mulutnya yang celethukan itu kurang bijaksana

  5. #5
    Senior Contributor earsun's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    where many malls and culinary gathered
    Posts
    6,602
    Rep Power
    26

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Yup, saya juga mengagumi beliau.

    Walau matanya buta, tapi hati dan pikirannya lebih melihat dari orang lain pada umumnya
    "Negara ini TDK bs dipimpin BAIK2, mesti diajak BERANTEM"-Basuki TP-

  6. #6
    Senior Member ChinXian's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,386
    Rep Power
    8

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Quote Originally Posted by winona571 View Post
    Waduh.... dapat penghargaan semacam itu tidakkah akan membuat Gus Dur makin dimusuhi sebagian orang?
    paling nggak ketahuan orang2 yang hobinya memusuhi gus dur itu isinya seperti apa

  7. #7
    Senior Member klimis's Avatar
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,856
    Rep Power
    7

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    saya kagum dgn daya ingatnya dan ilmu sejarah islam/dunianya ...
    tapi nggak cocok dgn ide2 ucapan2 dan tindakan2 dalam kancah politiknya ...

    beda ngga apakan?
    mau marah silahkan, asal jangan koputuskan cintamu

  8. #8
    Senior Member hobibaca's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    nomaden
    Posts
    1,053
    Rep Power
    7

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    gus dur memang top markotop....

    cobain baca buku biografi ttg gus dur karangan greg barton... anda akan makin tahu siapa gus dur dan bagaimana pandangannya.

  9. #9
    Member
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    33
    Rep Power
    0

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Quote Originally Posted by klimis View Post
    saya kagum dgn daya ingatnya dan ilmu sejarah islam/dunianya ...
    tapi nggak cocok dgn ide2 ucapan2 dan tindakan2 dalam kancah politiknya ...

    beda ngga apakan?
    Cocoknya memang guru bangsa, bukan presiden

  10. #10
    Senior Member antasena's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Jakarta-Bandung PP
    Posts
    2,007
    Rep Power
    10

    Re: Semangat Toleransi & Perdamaian Gus Dur

    Quote Originally Posted by klimis View Post
    saya kagum dgn daya ingatnya dan ilmu sejarah islam/dunianya ...
    tapi nggak cocok dgn ide2 ucapan2 dan tindakan2 dalam kancah politiknya ...

    beda ngga apakan?
    Memang daya pikir beliau, terutama di jaman dahulu, sebelum berulang kali keluar masuk rumah sakit sungguh luar biasa.

    Bila anda pernah membaca sedikit tentang si Gus ini, maka tentunya anda akan teringat kisah beliau ketika menempuh pendidikan di Mesir (saya lupa nama universitasnya). Dikisahkan si Gus muda sering tidur ketika kuliah, akan tetapi bila ditanya mengenai satu materi jawabannya selalu tepat dan bahkan lebih baik dari temen2nya yang lebih rajin mengikuti kuliah

    Bagaimanapun usia jua yang "melemahkan" Gus Dur, dan waktu yang memang tidak berpihak. Di era yang seharusnya beliau produktif, justru ketika itu Indonesia sedang berada di bawah masa represif yang sangat membatasi gerak langkah beliau.

    Salam ..

Page 1 of 17 1234567891011 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0